
Aku menaiki tangga dan di belakang ku ada kak Riko yang juga menaiki tangga, aku menuju ke kamar ku dan kak Riko menuju kamarnya. Saat masuk kamar aku melempar tas ke kasur, aku mengambil jubah handuk dan berjalan menuju kamar mandi. Aku berendam di bathtub, kemudian ekor ku muncul. Beberapa menit setelah mandi, kemudian aku pergi ke dunia duyung. Aku berjalan menuju istana dan saat sampai aku mencari ibunda dan Romo, aku bertanya pada pelayanan "bi, dimana ibunda dan romo?"
Bibi menjawab "yang mulia raja dan yang mulia tuan putri berada di aula depan""
Aku menjawab "makasih bi"
Aku berjalan menuju aula depan dimana Romo dan Ibunda sedang berbicara. Aku menyapa "selamat malam ibunda, selamat malam Romo"
Romo dan ibunda menoleh ke arah ku dan berlari kemudian memeluk aku, ibunda mengatakan "akhirnya kamu kembali, ibunda sangat merindukan kamu"
Romo mengatakan "Romo sangat merindukan kamu juga, cucu Romo tersayang"
Aku menjawab "aku juga merindukan Romo dan Ibunda"
Romo dan ibunda melepaskan pelukannya, ibunda bertanya "apakah kamu baik-baik saja? Bagaimana luka kamu?"
Aku menjawab "aku baik-baik saja, luka ku sudah lebih baik sekarang" (ucapku dengan senyuman)
Romo mengatakan "kenapa kemarin malam kamu tidak datang ke istana, bukankah kamu sudah berjanji akan datang?"
Aku menjawab "kemarin aku nonton televisi dan ketiduran"
Romo mengatakan "lain kali jangan begitu lagi, kami semua sangat khawatir terjadi sesuatu yang buruk kepada kamu"
Aku menjawab "iya Romo, maaf"
Romo mengusap rambut ku, Romo menoleh ke arah pengawal dan mengatakan "cepat panggil tabib kemari"
Pengawal menjawab "baik yang mulia raja"
Pengawal pergi menjemput tabib, Romo mengatakan "kita ke kamar kamu, kamu pasti lelah dan kamu harus banyak istirahat"
Aku menjawab "aku tidak lelah Romo"
Romo mengatakan "tapi kamu sedang sakit jadi kamu harus istirahat"
Ibunda mengatakan "sudah Romo, Amora baru datang, kasian dia kalau baru datang dan Romo sudah marah-marah"
Romo menjawab "siapa suruh, dia lagi sakit tapi memilih pergi, dan katanya kemarin malam akan kembali tapi ternyata tidak datang"
Aku menjawab "karena aku tahu, Romo sangat menyayangi aku, jadi sekarang aku datang untuk menemui Romo dan Ibunda"
Romo menoleh ke arah pengawal dan mengatakan "pengawal, kamu tunggu tabib di depan, jika tabib datang langsung antar ke kamar putri Amora"
Pengawal menjawab "baik yang mulia raja"
Pengawal pergi meninggalkan kami, Romo mengatakan "ayo Amora kita tunggu tabib di kamar kamu"
Aku menjawab "baik Romo"
Kami berjalan menuju kamar, saat sampai kamar ibunda menoleh ke arah dayang dan mengatakan "cepat kalian siapkan makanan dan minuman yang enak untuk putri ku dan tabib"
Dayang menjawab "baik yang mulia tuan putri, kami permisi"
Dayang pergi menuju dapur untuk menyiapkan makanan dan minuman, ibunda kembali ke arah aku. Ibunda mengatakan "kamu pasti belum makan, jadi sekarang kamu harus makan yang banyak agar cepat sembuh"
Aku menjawab "ibunda tahu, kalau aku belum makan?"
Ibunda mengatakan "aku kan ibu mu, aku yang melahirkan kamu, jadi aku tahu semua yang kamu rasakan"
Aku bertanya "ibunda tahu semuanya? Apa ibunda juga tahu siapa laki-laki yang aku suka?"
Ibunda menjawab "ibunda tahu siapa laki-laki yang sudah membuat kamu jatuh cinta, dia bernama Riko kan"
Aku bertanya "bagaimana ibunda tahu bahwa aku menyukai kak Riko?"
Ibunda menjawab "karena setiap kamu mengatakan nama Riko, maka mata kamu berkata bahwa dia adalah orang yang spesial, jadi Riko yang akan jadi menantu ibunda?" (goda ibunda)