Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
Mengingatkan



Kak Riko mengatakan "baiklah sayang, jika ada yang menggangu kamu di sekolah, kamu bilang ke aku" (ucap kak Riko sambil tersenyum)


Aku menjawab "iya kakak aku yang bawel"


Kak Riko mengatakan "ya sudah kamu masuk ke kelas, nanti terlambat"


Aku menjawab "dah kak" (ucapku sambil tersenyum)


Aku keluar dari mobil, aku melihat kak Riko melambaikan tangan, aku membalas lambaian tangannya. Mobil kak Riko pergi meninggalkan sekolah, aku menghampiri teman-teman aku.


Siska mengatakan "kita ke kelas yuk"


Kami semua menjawab "ayo"


Kami berjalan menuju ke kelas, Rani mengatakan "Rin, aku boleh nanya sesuatu tidak?"


Aku menjawab "iya tanya saja"


Rani mengatakan "kamu sama kak Riko punya hubungan spesial ya?"


Aku terdiam, aku menjawab "maksud kamu apa Ran?"


Rani mengatakan "kamu dan kak Riko terlihat aneh-aneh akhir-akhir ini, kalian terlihat seperti sepasang kekasih"


Siska menjawab "aku setuju sama Rani, sikap kalian berdua tadi, itu terlihat aneh, tidak seperti biasanya"


Aku terdiam, Jesika mengatakan "sudahlah, mereka kan kakak adik, tidak mungkin ada hubungan spesial"


Aku menjawab "sebenarnya....."


TET...TET...TET....


Tiba-tiba bel sekolah berbunyi, Jesika mengatakan "sekarang kita cepat pergi ke kelas, nanti kalau terlambat kita bisa dimarahi pak Dika (guru bahasa Inggris)"


Siska menjawab "ya sudah cepat kita ke kelas"


Kami berjalan terburu-buru menuju ke kelas, kami sampai di kelas sebelum pak Dika masuk ke kelas. Kami duduk di bangku masing-masing, aku berfikir "apa aku harus jujur ke mereka ya?"


Kami menjawab "good morning sir"


Pelajaran pun dimulai, waktu istirahat tiba. Bel istirahat berbunyi, Siska mengatakan "kita ke kantin yuk, aku lapar nih"


Kita semua menjawab "ayok"


Kami berjalan menuju kantin, aku dan Jesika membeli minuman, sedangkan Rani dan siska pergi membeli mie pangsit. Aku dan Jesika mencari tempat duduk, kami duduk berhadapan. kami menunggu Rani dan Siska yang masih membeli makanan, tiba-tiba Elvano datang dan duduk disamping aku.


Elvano mengatakan "hai Rindu" (ucap Elvano sambil tersenyum)


Aku terkejut melihat Elvano, aku menjawab "hai El" (ucapku sambil tersenyum)


Elvano mengatakan "aku cuma mau mengingatkan kamu, acara reuni lima hari lagi" (ucap Elvano sambil tersenyum)


Aku menjawab "oh iya acara reuni, makasih sudah kamu ingatkan, aku lupa" (ucapku sambil tersenyum)


Elvano mengatakan "ya sudah aku tinggal dulu ya, aku ada urusan. Kamu makan yang banyak biar gendut" (ucap Elvano sambil tersenyum)


Aku menjawab "jahat banget kamu El"


Elvano mengatakan "aku cuma bercanda Rindu, aku pergi ya, dah rindu"


Elvano pergi meninggalkan aku, aku tersadar dengan keberadaan Jesika di depan aku. Aku mengatakan "maaf Jes, kamu jangan cemburu, aku sama El cuma teman" (ucapku sambil tersenyum)


Jesika menjawab "santai saja Rin, aku tidak apa-apa. Lagi pula El juga tidak suka sama aku" (ucap Jesika sambil tersenyum)


Aku mengatakan "aku benar-benar tidak bermaksud membuat kamu cemburu" (ucapku dengan rasa bersalah)


Jesika menjawab "aku tahu Rin, aku baik-baik saja" (ucap Jesika sambil tersenyum)


Tiba-tiba Rani dan Siska datang membawa makanan, Siska mengatakan "maaf ya lama"


Aku dan Jesika menjawab "tidak apa-apa"


Rani dan Jesika duduk di tempat duduknya, Rani mengatakan "tadi El kesini ya? Ngapain dia kesini?"