Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
Menjadi kekasih kak Riko



Aku menghampiri kak Riko, dia melihat aku dengan ekspresi kagum. Kak Riko berdiri dan mengatakan "kamu sangat cantik sayang"


Aku menjawab "jadi maksud kamu, tadi aku jelek" (ucapku sambil cemberut)


Kak Riko mengatakan "ihh ngambek nih"(ucapnya sambil tersenyum)


Aku menjawab "tidak, siapa yang ngambek" (ucapku tanpa melihat wajah kak Riko)


Kak Riko mengatakan "kamu itu selalu cantik sayang, walaupun kamu jelek, aku juga akan tetap mencintai kamu" (ucapnya sambil memegang dagu aku)


Aku menjawab "gombal banget sih, siapa yang mengajarkan gombal begini" (ucapku sambil tersenyum)


Kak Riko mendekatkan wajahnya ke wajah aku dan berhenti beberapa cm dari wajah sku dan mengatakan "ini bukan gombal sayang, ini isi hati aku"


Kak Riko mendekatkan wajahnya ke wajah aku, aku tahu kak Riko ingin mencium aku, aku menghentikan kak Riko dengan tangan aku di wajahnya dan mengatakan "ini di rumah kak, nanti ada yang melihat kita"


Kak Riko menjawab "ya tidak apa-apa, kan kamu kekasih aku, aku ingin seluruh dunia tahu bahwa kamu adalah kekasih aku"


Aku tersenyum dan menjawab "tapi tidak sekarang sayang, papa dan mama belum tahu kebenarannya. Jika kita ketahuan sebagai sepasang kekasih, pasti papa dan mama akan marah"


Kak Riko mengatakan "ya sudah, kita jujur saja ke papa dan mama. Kita bilang kalau kamu bukan adik kandung aku dan kamu bukan anak kandung papa dan mama"


Aku menunduk dan menjawab "aku tidak ingin papa dan mama tahu siapa aku sebenarnya, kemudian mereka akan membenci dan menjauhi aku"


Kak Riko mengatakan "tidak mungkin, papa dan mama membenci kamu. Walaupun kamu bukan putri kandung mereka dan kamu juga bukan bangsa manusia, mereka pasti akan menyayangi kamu selamanya"


Aku menjawab "tapi aku takut kak"


Aku menjawab "ya sudah, ayo kita berangkat, aku sudah lapar" (ucapku sambil tersenyum)


Kak Riko mengatakan "ayo sayang, nanti kamu kurus kalau kita kelamaan" (ucap kak Riko sambil tertawa)


Aku refleks menutup mulut kak Riko dengan tangan aku dan menjawab "jangan panggil sayang, nanti ada yang dengar"


Kak Riko merangkul pinggang aku, kami berjalan menuju mobil dan kak Riko mengatakan "ya sudah, aku panggil baby aja gimana?" (Ucapnya sambil tersenyum)


Aku menjawab "sama aja kak, apa bedanya sayang sama baby" (ucapku sambil cemberut)


Kak Riko mengatakan "beda tulisannya" (ucap kak Riko sambil tertawa)


Aku mencubit pinggang kak Riko dan menjawab "ihhh dasar kak Riko"


Kak Riko mengatakan "iya deh, maaf sayang, cuma becanda" (ucap kak Riko sambil tersenyum)


Aku menjawab "iya, aku maafin" (ucapku sambil tersenyum)


Akhirnya kami sampai diparkiran, kak Riko membukakan pintu mobil dan mengatakan "silahkan princess" (ucap kak Riko sambil tersenyum)


Aku menjawab "makasih kakakku tersayang" (ucapku sambil tersenyum)


Kami berangkat menuju cafe tempat nongkrong kak Riko, karena kata kak Riko di cafe tersebut, makanannya enak. Akhirnya kami sampai di cafe, aku melihat nama cafenya, namanya garden's cafe. Di cafe ini banyak tanaman hias yang sangat cantik, aku tidak menyangka ternyata kak Riko dan teman-temannya suka nongkrong di cafe seperti ini.


Kami masuk ke dalam cafe, kami ke kasir untuk memesan makanan, aku memesan ice chocolate dan black pepper chicken sticks, sementara kak Riko memesan orange juice dan fried rice.