
Kak Andi datang, mereka bertiga duduk didepan aku dan kak Riko. Kak Farel mengatakan "kamu cantik banget malam ini Rindu" (ucap kak Farel sambil tersenyum)
Aku menjawab "makasih kak Farel" (ucapku sambil tersenyum)
Kak Riko tiba-tiba mengatakan "jangan pernah berfikir untuk merayu Rindu" (ucap kak Riko terlihat marah)
Kak Bimo menjawab "kok kamu marah sih ko?, kamu cemburu ya ko?"
Kak Riko langsung menjawab "aku tidak suka rindu dekat dengan cowok lain dan digombalin cowok lain"
Tiba-tiba pelayan datang membawa makanan yang dipesan kak Andi tadi. Makanan yang dipesan kak Andi, kak Bimo dan kak Farel tersaji di depan mereka. Kak Bimo mengatakan "ayo kita semua makan dahulu, aku sudah lapar" (kami semua tertawa bersama karena ucapan kak Bimo)
Kak Andi menjawab "dasar Bimo, makan terus pikirannya"
Kami semua memakan makanan masing-masing, suasana berubah jadi hening. setelah makanan habis, kemudian kak Andi bertanya "malam ini kalian tidak lagi ngedate kan?"
Kak Riko tiba-tiba batuk mendengar ucapan kak Andi, kak Farel mengatakan "kalian pacaran ya?"
Kak Riko menjawab "iya, kami pacaran. Sekarang Rindu adalah pacar aku, jadi kalian jangan merayu Rindu lagi" (ucap kak Riko dengan wajah serius)
Aku menyenggol tangan kak Riko dan mengatakan "kak"
Kak Riko menoleh dan mengatakan "kita memang sepasang kekasih kan, kamu tenang saja, mereka semua bisa dipercaya kok"
Kak Bimo menjawab "bener itu yang dikatakan Riko, kami berempat ini sudah berjanji harus selalu jujur, dapat dipercaya dan selalu melindungi satu sama lain"
Aku menjawab "makasih semua" (ucapku sambil tersenyum)
Kak Riko mengatakan "awas kalau kalian megoda Rindu, dia kekasih aku" (ucap kak Riko sambil memeluk aku)
Aku menjawab "kak lepasin, malu dilihat sama kak Andi, kak Bimo, dan kak Farel"
Kak Riko mengatakan "biarkan saja, mereka bertiga kan jomblo" (ucap kak Riko sambil tertawa)
Kak Bimo menjawab "kurang ajar si Riko, sombong banget"
Kak Riko mengatakan "biarin" (ucap kak Riko sambil mengeluarkan lidahnya)
Kami tertawa karena kelakuan kak Riko dan kak Bimo yang kekanakan. Kak Andi mengatakan "bagaimana bisa kalian jadi sepasang kekasih? Kalian kakak adik kandung kan?"
Kak Riko menjawab "sebenarnya aku dan Rindu bukan kakak adik kandung, kami terlahir dari orang tua yang berbeda"
Kak Farel bertanya "bagaimana kalian tahu kalau kalian bukan kakak adik kandung? Orang tua kalian juga tahu kalau kalian bukan kakak adik kandung?"
Kak Riko menoleh ke arah aku dan mengatakan "kamu mau jawab pertanyaan mereka sayang? Atau aku saja yang menjawab?" (Ucap kak Riko sambil tersenyum)
Aku tersenyum ke arah kak Riko dan menjawab "iya kami memang bukan kakak adik kandung, sejak kecil aku selalu bermimpi tentang seorang perempuan yang mengatakan bahwa dia adalah ibu kandung aku. Saat usia tujuh belas tahun, aku akhirnya bertemu dengan kedua orang tua aku dan kedua kakek aku, mereka semua sangat baik dan sangat menyayangi aku. Tapi aku menolak untuk tinggal bersama mereka, bukan karena tidak sayang pada mereka. Aku hanya ingin dekat dengan papa, mama dan kak Riko. Sejak kecil aku selalu bersama mereka, sejak kecil mereka selalu menjaga dan melindungi aku"