Amora'S True Love Part 1

Amora'S True Love Part 1
Rahasia keluarga Ayah



Ayah menjawab "setahun sebelum nenek Erina meninggal, ada berita bahwa keluarga paman Gani, paman Gani adalah paman yang mengasuh nenekmu Alia dari kecil, dan paman Gani adalah satu-satunya keluarga dari nenekmu Alia, tapi paman Gani dan keluarganya dibunuh karena perampokan. Ayah mencari tahu tentang berita itu, tapi ayah gagal mendapatkan informasi tentang pembunuhan paman Gani dan keluarganya itu"


Aku bertanya "pembunuhan paman Gani dan semua keluarga dari nenek Alia terbunuh dalam satu hari?"


Ayah mengatakan "iya mereka semua terbunuh di hari yang sama, mereka meninggal dengan cara yang tragis. Sehari sebelum nenek Erina meninggal karena sakit, dia mengatakan bahwa pembunuhan paman Gani satu tahun yang lalu adalah rekayasa menteri yang membenci nenek Alia"


Aku bertanya "membenci keluarga nenek Alia, kenapa mereka membenci nenek Alia? Nenek Alia adalah ratu yang baik?"


Ayah menjawab "karena nenek Alia adalah seorang ratu, anaknya akan menjadi raja, kerabat dekat nenek Alia akan mendapatkan gelar bangsawan terhormat. Itu adalah alasan kenapa paman Gani terbunuh, nenek Erina mengatakan bahwa ayah harus selalu berhati-hati dengan para menteri dan paman Rafa, tapi ayah harus memaafkan kesalahan paman Rafa dan selalu menyayangi dia"


Aku mengatakan "jadi paman Rafa dan para menteri itu bersekongkol untuk menghancurkan ayah dan aku begitu?"


Ayah menjawab "iya, mata-mata ayah mengatakan bahwa mereka berencana untuk membunuh ayah dan kamu, karena itu kamu harus berhati-hati. Jangan sampai mereka menyakiti dan melukai kamu sedikit saja, ayah tidak ingin kehilangan kamu lagi"


Aku mengatakan "ayah tenang saja, aku akan selalu menjaga ayah. Terima kasih sudah menyayangi aku dan memberi tahu segalanya"


Ayah menjawab "ayah tidak perlu dijaga sama kamu sayang, justru ayah yang akan menjaga kamu"


Aku mengatakan "tapi aku tidak ingin seseorang melukai ayah, aku baru bertemu ayah, aku tidak ingin kehilangan ayah lagi"


Ayah menjawab "ayah tidak akan pernah meninggalkan kamu, ayah akan selalu ada disamping kamu sayang, ayah akan selalu menjaga kamu" (ucap ayah sambil tersenyum)


Aku mengatakan "terima kasih ayah" (ucapku sambil tersenyum)


Aku bertanya "ayah tidak ingin bertemu dengan ibunda? Ayah tidak merindukan ibunda?"


Ayah menjawab "ayah sangat merindukan ibumu, tapi ayah takut bertemu dengannya. Selama bertahun-tahun ayah pergi meninggalkan ibu kamu tanpa kabar, ayah takut jika ayah bertemu dengan ibu kamu lagi, kami akan terpisah lagi dan ayah akan menyakiti hati ibu kamu lagi"


Aku mengatakan "lain kali, aku akan minta ibunda ke dunia manusia, supaya ayah dan ibunda bisa bertemu" (ucapku sambil tersenyum)


Ayah menjawab "kamu yakin, ibu kamu mau bertemu ayah?"


Aku mengatakan "ibunda sangat merindukan ayah, ibunda pasti senang bisa bertemu ayah kembali" (ucapku sambil tersenyum)


Ayah menjawab "baiklah, terserah kamu putri kecil" (ucap ayah sambil tersenyum)


Kami akhirnya sampai di perbatasan, ayah mengatakan "ayo putri kecil" (ucap ayah sambil tersenyum)


Aku menjawab "iya ayah" (ucapku sambil tersenyum)


Kami melewati perbatasan itu, kami keluar dari perbatasan dan ayah mengatakan "setelah sekian lama, akhirnya ayah bisa ke dunia manusia" (ucap ayah sambil tersenyum)


Aku ikut tersenyum melihat ayah tersenyum, aku tahu apa yang ayah pikiran. Dalam hati ayah pasti sedih karena merindukan ibunda, tapi ayah tetap tersenyum demi aku. Aku mengatakan "ayo ayah kita temui kak Riko" (ucapku sambil tersenyum)