The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
Distance



Biran kembali terdiam Lily juga ikut terdiam


"kamu ingat kak dulu aku selalu berpikir kalau kamu sudah mengambil seluruh kasih sayang mama dan papa??" tanya Biran diantara keheningan


"iya aku masih ingat" jawab Lily singkat


"sekarang aku tahu dan mengerti kenapa mama dan papa lebih memperhatikan kakak"


"ehh??"


"dulu aku selalu ingin seperti kakak tapi..."


"Biran dengar jadilah diri kamu sendiri jangan takut kakak ada disini kakak akan selelu melindungi kamu sayang"


Evan hanya bisa terdiam mendengarkan pembucaraan kakak dan adik itu


***


keesokan harinya Ean dan Vanya datang lagi hari ini giliran bunda dan Jordan yang menjaga Biran


Mizuki terus merawat Biran kondisinya semakin membaik


sebulan sudah Biran dirawat dirumah sakit hari ini Biran diperbolehkan pulang Biran bahagia karena dia bisa pulang


***


keesokan harinya Maria datang menemui Biran


"Biran??"


"hmm??"


"bagaimana perasaan kamu sama Evan??" pertanyaan Maria membuat Biran membulatkan matanya


"aku...itu..."


"Biran aku masih bisa melihat cinta yang sama dimata kamu pada Evan begitu juga Evan,, tapi ada jarak diantara kalian dan jarak itu adalah Vanya"


Biran terdiam menundukan kepalanya Maria menyadari kalimat demi kalimat yang dia ucapkan itu sudah membuat Biran berssedih


"Oh iya hari ini aku gak sengaja lewat ketoko boneka dan aku belikan boneka ini untuk kamu aku harap kamu suka"


Maria meletakan bonekanya didepan Biran didekat vas bunga



"lucu sekali aku sangat suka,, terima kasih Maria"


"syukur deh kalau kamu suka aku ikut senang"


Maria pamitan pulang


***


"maaf Lily aku ada pekerjaan mana mama papa Biran ibu dan yang lainnya ada hal yang harus aku sampaikan"


"apa??"


"penting tentang Biran"


"ada apa Hiro mama dengar kamu nyebut Biran??" tanya Erina mendorong kursi roda Biran


"Hiro akan jelaskan semuanya ma"


setelah semuanya berkumpul Hiro menjelaskan tentang kecurigaan Mizuki dengan kecelakaan yang menimpa Biran dan bagaimana dia bisa menemukan bukti yang dia cari


"jadi kecelakaan itu disengaja??" tanya Rayan


"iya dan yang paling mengejutkan itu bukan direncanakan oleh ayahnya Evan tapi seorang wanita,, direkaman cctv terlihat jelas siapa orang yang sengaja melakukan itu semua"


"siapa dia??" tanya Laura


"aku tidak tahu siapa dia mungkin mama sama papa tahu" Hiro menunjukan rekaman cctv


Erina dan Faiz sangat terkejut melihat rekaman cctv yang hiro tunjukan


"Reina" ucap Faiz dan Erina kompak


"Reina??" tanya Verel


"dia adik sepupu Faiz"


"sepertinya dia dendam karena dia gagal memisahkan aku sama Erina dulu"


"apa??" tanya Mizuki


Faiz menjelaskan segalanya tentang Reina termasuk tentang kejadian dimana Erina harus mengalami keguguran karena Reina


semua orang terkejut mendengar lenjelasan Faiz


"bagaimana sekarang dia Kak Hiro??" tanya Biran


"dia saat ini sedang dicari polisi dia sekarang jadi buronan"


"ibu selalu bangga sama kamu sayang,, ibu tahu kamu tidak akan menyerah sebelum kamu mendapatkan apa yang kamu cari"


"Yuka putramu sangat luar biasa aku sangat bersyukur karena Hiro kini menjadi menjadi putraku,, dulu aku selalu ingin memiliki seorang putra tapi kamu mengabulkannya"


"Erina aku juga sangat bahagia karena Lily yang menjadi istri putraku"


semua orang sedikit merasa lega ketika mendengar semua berita yang dibawa Hiro


kini semua orang berfokus pada kesembuhan Biran