
selesai makan malam dan berbincang Bagas dan Stela pamit pulang
sedangkan semua orang masih berkumpul
"Stela tidak tahu masalah antara Erina Faiz dan Rico dimasa lalu" ucap Laura
"bagaimana kamu bisa seyakin itu??" tanya Mizuki
"aku lulusan Psikolog jadi aqku tahu ketika orang sedang berbohong atau tidak"
"jadi aku rasa Rico sengaja memenfaatkan adinya seolah dia tahu jika Bagas dia adaah teman baik Faiz"
"lalu bagaimana pendapat kak Dirga tentang penculikan Lily watu itu??" tanya Verel tiba tiba semua orang terkejut menatap Verel
"entahlah" jawab Faiz singkat
"apa ada kemungkinan Rico juga yang menculiknya??" tanya Laura
"tapi dulu Lily selalu bilang tante itu jahat tante itu kejam" balas Erina
"siapa yang ada dibalik penculikan Lily aku rasa itu bukan Rico"
teka teki ini semakin rumit untuk dipecahkan
pagi hari Biran sudah ada diruang musik sambil meniup terompet dan mulai berlatih
suara terompet itu membangunkan Lily dengan segera Lily turun dan melihat Biran
"pagi pagi gini udah berisik banget sih" ucap Lily yang tak dihiraukan oleh Biran
merasa kesal diacuhkan Biran Lily pergi dia bersiap karena Erina mengajaknya kebutik
sesampainya dibutik Erina dan Lily disambut hangat oleh Maria yang tengah menunggunya dari tadi
disisi lain Miki berdiri didekat pot
Lily memandang Miki,, tubuh Lily gemetar keringat dingin keluar dari tubuhnya tangannya tak bisa diam
Erina melihat tingkah Lily sesekali Erina menatap kearah Lily memandang
Erina segera membawa Lily keruangannya yang diikuti Maria tak selang lama Faiz dan Hiro datang
"ada apa sayang kenapa kamu lihat apa?? apa kamu lihat ular lagi??" tanya Faiz mencoba menenangkan Lily
"sejak tadi aku sama tante Erina berusaha menenangkan Lily tante Erina juga terus menanyakan hal yang sama tapi Lily tidak meresponnya" balas Maria
"kemana Erina sekarang??" tanya Faiz
"tadi ada klien tante Erina jadi sekarang tante Erina ada kemungkinan masih sama kliennya"
"tante itu..." ucap Lily gemetar Faiz Hiro dan Maria saling menatap
"siapa tante yang mana??" tanya Faiz penuh selidik
"tante itu... tante itu jahat tante itu ingin bunuh Lily" Lily semakin ketakutan
"Miki" ucap Erina pelan yang barru datang
"Faiz bisa kita bicara tentang tante yang Lily bilang" Faiz mengangguk
"jadi kamu tahu siapa dia??"
"tadi Miki datang awalnya semua baik baik saja tapi tak selang lama Lily bereaksi seperti ini ketika aku melihat kemana tatapan Lily ternyata mengarah kearah Miki"
"Miki?? tapi apa keuntungannya dengan menculik Lily??"
diruangan Erina Maria dan Hiro masih berusaha menenangkan Lily
Lily menyandarkan kepalanya ketubuh Maria yang sendari tadi memeluk Lily
"dia jahat dia mau membunuhku,, dia jahat dia jahat"
"Lily tenanglah"
Lily memeluk erat Maria merasa sangat takut melihat apa yang dia lihat
rasa trauma Lily benar benar tidak bisa hilang meski Laura sudah membantunya menghilangkan rasa trauma Lily
Faiz dan Erina kembali keruangannya dimana Lily Maria dan Hiro ada disana
Lily lari kearah Faiz dan Erina langsung memeluk Erina
"Lily takut mah Lily takut tante itu jahat dia ingin bunuh Lily"
"sayang Lily tenanglah papa sama Mama ada disini kami gak akan biari dia mendekati kamu"Faiz mencoba menenaangkan Lily