
Erina dijemput Faiz karena hari ini Erina harus memeriksakan kandungannya kedokter
ketika sampai di rumah sakit ternyata Miki dan Bintang juga ada disana
"hai Erina" sapa Miki
"hai Miki" balas Erina
"kamu mau memeriksa kandungan kamu ya??" tanya Miki
"iya kamu sendiri lagi ngapain Miki??"
"aku juga sama Erina aku lagi hamil usia kandungan aku baru 2 minggu"
"oh ya kalau gitu selamat ya"
"makasih"
"Erina bentar ya aku angkat telpon dulu" pamit Faiz
"oke"
"pasien atas nama Miki silahkan" panggil Suster
Miki langsung masuk sedangkan Bintang tidak ikut
"kamu seneng denger kabar tentang kehamilan Miki??" tanya Bintang
"iya tentu saja" jawab Erina singkat
"biar aku katakan yang sejujurnya,, aku sama sekali tidak bahagia karena Miki yang akan melahirkan anak aku aku akan bahagia jika kamu yang melahirkan anak aku,, jika kamu melihat aku bahagia maka itu hanya sebatas sandiwara"
"terserah"
tak lama Faiz kembali Miki juga sudah selai dengan pemeriksaannya kini giliran Erina,, Erina tidak masuk sendirian tapi Faiz juga ikut.
"Sweet banget ya mereka" ucap Miki
"jangan ikut ikutan orang lain aku gak suka" jawab Bintang
"kamu apaan sih aku kan cuman bilang mereka sweet banget"
selesai mandi mereka turun untuk makan malam Reina masih terlihat kesal kala melihat kemesraan yang dilakukan Faiz dan Erina
Faiz memang sengaja melakukan itu agar Raina tahu kalau Faiz hanya mencintai Erina
"Erina sebaiknya kamu istirahat" ucap Faiz
"iya baiklah" Erina langsung kekamar
"kamu sengaja ya??" tanya Reina
"sengaja apa??" balas Faiz
"kamu mau bikin aku cemburu iya??"
"kalau iya kenapa??"
"kamu tega banget ya,, kamu kan tahu kalau aku cinta sama kamu sejak dulu"
"dan kamu juga tahu dejak dulu kalau aku cuman cinta sama Erina"
Faiz dan Reina terus berdebat sedangkan Erina memainkan hpnya dengan pikiran yang tak tahu dimana
aku akui Bintang hatiku sangat sakit ketika melihat kamu menikah dengan Miki,, aku akui juga aku pura pura bahagia dengan pernikahan aku,, aku akan sangat bahgia jika aku ada diposisi Miki aku akui hatiku sangat berat kala harus menyerahkan kehormatanku pada orang yang tidak aku cintai aku melakukannya hanya semata mata untui memenuhi kewajibanku sebagai istri yang baik. ucap Erina dalam hati
sebelum tidur Miki memposting Foto dengan caption "kebahagiaanku kini lengkap selain aku menjadi istri dari pria yang sangat aku cintai aku juga akan menjadi ibu dari anaknya"
Erina juga memposting fotonya dengan caption "semua berawal dari takdir jika takdir menyatukan kita maka itulah yang akan terjadi,, walau pun jalan yang kita tempuh penuh duri jika kita melaluinya bersama makan kita pasti akan sampai di tempat tujuan"
Laura dan Sasya ternganga melihat posstingan keduanya
"waw keren sekarang Miki udah beneran bisa milikin Bintang sepenuhnya,, dan si Erina gila dia makin hari makin modis aja Miki aja sampai kalah" ucap Laura
"seandainya saja aku anaknya pak Jordan mungkin aku juga akan sama kaya Erina selalu modis aku bisa ngalahin Miki,, dan pasti aku yang bakalan jadi istrinya Bintang aku yang akan jadi ibu dari anak Bintang. hahhh.... tapi nasib nasib kenapa sih gak ada satupun cowok yang mau sama aku??" ucap Sasya.