
malah hari tiba semua tamu sudah hadir
Erina datang bersama bunda dan ayahnya
Opening restoran milik Erina ini bertempatan dengan hari ulang tahun Erina ke 25 tahun.
"Selamat malam semuanya" ucap Erina
"selamat malam" jawab Semua orang serempak
"sebelumnya terimakasih atas kehadiran kalian dipembukaan EriFa Resto yang kebetulan bertempatan dengan hari ulang tahun aku karena itu untuk hari ini dan besok siapapun yang mampir ke EriFa Resto mereka gak perlu bayar untuk makan disini" semua orang tepuk tangan Erina menggunting pita
Erina mempersilahkan semua tamu masuk Erina mengundang semua teman SMA nya bahkan Bintang Miki Laura san Sasya hadir diacara tersebut.
seorang Pria tamoan dengan pakaian Formal datang menghampiri Erina kedatangannya menjadi pusat perhatian.
"gila keren bangt tu cowok"ucap Laura
"ini mahk lebih keren lebih ganteng dari pada Bintang" Sasya mulai histeris
"siapa tu cowok" bisik semua orang
"hai Erina" sapa Faiz
"hai Faiz aku senang kamu datang" balas Erina
"mana mungkin aku gak datang,, ngomong ngomong selamat ulang tahun ya" Faiz memberikan bunga untuk Erina dan hadiah
"maksih Faiz" Erina memeluk Faiz Bintang sanat risih dan tidak suka dengan apa yang dia lihat
Erina mengambil Foto dengan memegang bunga dari Faiz lalu memposting di akun sosmed milik dia.
"kenapa nama restonya EriFa Resto??" tanya Faiz
"kamu tahu kepanjangan dari EriFa??" tanya Erina
"enggak" jawab Faiz
"EriFa Erina Faiz" Erina membisikan kalimatnya ditelinga Faiz
Faiz tak percaya dengan apa yang Erina katakan
spontan Faiz memeluk Erina Bintang mengepalkan kedua tangannya.
ketika semua orang sibuk dengan tamu Bintang menari Erina ke sebuah ruangan.
"Er kenapa kamu tega ngelakuin ini sama aku?? apa kamu mau nyakitin aku??" tanya Bintang
"apa maksud kamu??" tanya Erina
"kamu ingat 7 tahun yang lalu ditaman itu saat hujan deras turun apa yang kamu lakukan sama aku??"
"maaf aku sudah lupa semuanya"
"semudah itu Er?? jangan katakan kalau kamu juga lupa dengan perasaan kamu sama aku??"
"perlu kamu ketahui Bintang itu bukan Cinta sejati tapi Obsesi,, satu hal lagi dalam cinta tidak ada keegoisan" Erina pergi meninggalkan Bintang
"kamu mengatakan semua itu karena sskarang udah ada Faiz kan bahkan nama restoran ini EriFa Erina Faiz" kalimat Bintang menghentikan langkah Erina
"ya anggap saja begitu" Erina pergi
dia mencoba untuk tersenyum walaupun hatinya menangis.
"hai Erina apa kabar?? kamu makin cantik aja" seorang pria berusaha menggoda Erina
"buang semua pikiran kotor kamu" seakan Erina tahu apa yang dipikirkannya
Faiz menghampiri Erina
"ada apa Erina?? siapa dia??" tanya Faiz
"tidak ada apa apa,, hanya Sampah busuk" kalimat Erina menyinggung pria itu
"apa?? sampah busuk??" Faiz tidak mengerti dengan kalimat Erina
"udahlah kita pergi"
"oh iya bunda sama ayah kamu nungguin kamu tuh"
Erina dan Faiz pergi untuk menemui Bunda dan Ayahnya Erina.
"sombong banget tu cewek berabi bener dia bilang aku sampah busuk biar aku tunjukan apa yang bisa aku lakukan,, aku Rico Ardiansyah aku akan pastikan kamu menyesali apa yang kamu lakukan sama aku tadi Erina" ancam Rico