
kasus pemerkosaan Erina yang digagalkan Faiz terus berjalan hari ini keputusan terakhir.
Erina merasa ketakutan kala harus datang ke persidangan namun Faiz terus menyakinkan Erina kalua dia selalu bersama Erina.
persidangan berlajan dengan lancar meski ada sedikit kendala keputusan terakhir Rico dihukum dengan berat.
Bunda merasa lega karena pria yang berusaha mengambil kehormatan putrinya mendapatkan hukuman setimpal.
hari demi hari berlalu Hari ini pernikahan Bintang dan Miki semua tamu undangan hadir untuk menjadi saksi pernikahan pasangan tersebut.
sebuah mobil warna pink berhenti didepan
ternyata itu Erina dan Faiz,, mereka jadi pusat perhatina.
Akad nikah diucapkan Bintang dengan lancar tanpa ada kendali.
harapanku impianku sudah direnggut dariku,, aku siap mengubur dalam dalam perasaanku sama kamu Bintang aku hanya gak mau ada perselisihan karena pria. ucap Erina dalam Hati
walaupun Erina tersenyum namun hatinya menangis melihat orang yang dia sayangi menikahi gadis lain.
"Erina" ucap Mizuki
"Yuka" balas Erina mereka saling berpelukan tak lupa mereka mengabadikan moment mereka
Erina dan Faiz menghampiri Miki dan Bintang untuk memberikan selamat
"selamat ya untuk pernikah kalian" ucap Erina
"makasi Erina kamu kapan nyusul" jawab Miki dengan nada nyinggung
"4 hari lagi" jawab Faiz
"4 hari lagi??" tanya Bintang penasaran
"aku dan Faiz akan menikah 4 hari lagi jangan lupa kalian datang ya" jawab Erina,, kalimat Erina bagaikan petir menyambar Bintang
"ya kami mai banget datang tapi besok lusa kamu akan ke Prancis untuk bulan madu,, oh iya kalian mau bulan madu kemana??" tanya Miki Erina tak mampu menjawabnya
"Faiz" ucap Erina manja dia memegang tangan Faiz dan menyandarkan kepalanyan dibahu Faiz
"Sweet banget sih kalin" ucap Miki
Erina dan Faiz pergi.
"Faiz bentar ya aku mau ketoilet dulu" ucap Erina
"oke" jawab Faiz singkat
saat Erina berjalan tangannya ditarik
"Bintang"ucap Erina
"apa maksud kamu dengan memgatakan kalau kalian akan menikah 4 hari lagi?? katakan kalu itu tidak benar" Bintang menundukan kepalanya diatas tangan Erina yang dia genggam erat
"itu benar Bintang,, apa yang akan kamu lakukan dengan pacar kamu jika kalian sudah saling mencintai dan mendapatkan restu dari kedua belah pihak pastinya mengganti statuskan" jawab Erina
"kamu lupa kalau kamu mencintai aku Er aku bisa lihat dari mata kamu meski kamu tidak mengatakannya"
"perlu kamu tahu kalau itu bukan cinta tapi obsesi" jawab Erina yang tak mampu membuat Bintang bertanya apa apa lagi
Erina kembali kemeja tempat dia dan Faiz duduk.
ditengah tengah acara Erina minta pulang Faiz tidak pernah menolak keinginan Erina.
selama perjalanan Erina hanya diam
"ada apa Erina?? apa kamu masih ragu dengan pernikahan kita??" tanya Faiz membuka pembicaraan
"berjanjilah kamu bakalan tetap menjadi Faiz sahabat aku Faiz yang aku kenal" jawab Erina Faiz menghentikan mobilnya
"Erina sampai kapanpun aku akan tetap menjadi Faiz yang kamu kenal aku kan tetap memjadi Faiz sahabat kamu walaupun kita sudah menikah" ucap Faiz Erina tersenyum
"aku gak mau kalau kamu ninggalin aku suatu hari nanti"
"Erina apa aku pernah ninggalin kamu?? walaupun aku harus pindah ke Bandung tapi pada akhirnya aku kembali lagi ke Maksar kan" Erina merasa lega dengan jawaban Faiz Erina memeluk Faiz
aku tahu Erina walaulun kamu bersedia menikah denganku tapi hati kamu untuk orang lain,, aku berjanji aku akan terus nunggu kamu sampai kamu mencintai aku. Ucap Faiz dalam hati