
Ujian sudah selesai Eriana harus menepati janjinya Erina mulai pindah kerumah Orang tuan nya dia kini tak perlu bekerja lagi namun Erina masih tetap msnyembunyikan identitasnya.
sore hari Erina duduk dibalkon kamarnya dinya dia melihat keindahan warna jingga dilangit
"selama ini aku sangat suka melihat wara langit yang jingga disore hari,, setiap kali aku memandangnya aku merasa sangat tenang,, seolah semua beben hilang" ucap Erina pada dirinya sendiri
kemudian Erina masuk dia mulai membereskan semua barang barang miliknya
"ini... ini kan saputangan Bintang aku harus mengembalikannya pada Bintang" Ucap Erina memeggang saputangan Bintang
keesokan harinya Erina masih menjalani rutinitasnya dia masih harus kesekolah,, untuk melihat pengumuman nilai setiap mata pelajaran.
ketika Erina berjalan menuju kelas Erina bertemu Bintang.
"Bintang"panggil Erina Bintang menghampiri Erina
"ini saputangan kamu maaf aku baru bisa kembalikan" Erina mengulurkan saputangan Bintang
"makasih ya"
"untuk apa??" Bintang mengambil saputangan miliknya
wisuda akan dilaksanakan besok lusa malam ini keluarga Mahesa diundang maka malam dirumah keluarga Jordan.
kali ini Bintang juga ikut
"hai selamat malam pak Mahesa" sapa Jordan
"malam pak Jordan" sapa balik Mahesa
"Bunda aku mau ke mini market Bunda mau nitip gak??" teriak seorang gadis yang tak asing ditelinga Bintang
"itu....??" tanya mama Bintang
"ohh itu putriku" jawab Jordan
"lohh kamu kok gak bilang kalau kamu punya anak gadis"
"ya mau gimana"
tak lama Erina turun dia melihat Bintang ada dirumahnya.
"Bintang" ucap Erina sangat pelan seakan tak bersuara
"Erina" ucap Bintang menhejutkan semua orang
"kamu kenal sama anaknya pak Jordan??"
"jadi kamu,, kamu anaknya om Jordan kenpa kamu...." Bintang mengjentikan kalimatnya
"Aku mohon Bintang janagan bilang kesiapapun sampai dihari wisuda" Erina memasang wajah memohon
"Bintang kamu anterin Erina ke mini market" ucap mama Bintang
"gak perlu repot repot tante Erina bisa semdiri kok"
"udah jangan nolak lagian Bintang sama kamu udah kenalkan" Erina menganggukan kepalanya Bintang tidak bisa menolak keinginan mama nya.
selama perjalanan diselimuti keheningan
"boleh aku tanya??" Bintang membuka pembicaraan Erinamenganggukan kepalanya
"kenapa kamu menyembunyikan identitas kamu??"
"aku... aku cuman ingin tahu bagaimana berjuang sendiri" Jawab Erina
"orang tua kamu ngijinin??" tanya Bintang lagi Erina mengangguk
"awalnya sihh bunda ngelarang tapi ayah ngijinin asalkan saat aku wisuda SMA aku akan memperkenalkan diri aku ke publik siapa aku sebenarnya" jawab Erina
"kenapa??" tanya Bintang
"karena ayah mau aku kuliah di Swiss sebelum aku ke Swiss ayah mau semua orang tahu siapa aku dan dimana putri Jordan"
seketika Bintang terdiam dan mobil dihentikan
"udah sampai" ucap Bintang Erina turun dari mobil ketika Erina akan masuk Bintang ada dibelakanynya dia memegang tangan Erina,, Erina sangat terkejut dia membalikan tubuhnya.
"Bi..Bintang" ucap Erina
"aku janji aku gak akan beritahu siapapun kalau kamu adalah Erina Jordan sebelum kamu sendiri memberitahu mereka semua" ucap Bintang tiba tiba,, Erina tersenyum.
mereka masuk ke dalam mini market
terlihat disisi lain ada Miki Laura dan Sasya.
"ehh itu bukannya Bintang ya??" tanya Laura
"mana??" tanya Sasya
"itu tuh" Laura menunjukan keberadaan Bintang
"tapi Bintang sama siapa??" tanya Miki
"ohh iya tu perempuan siapa??"
"mungkin adiknya atau sepupuhnya"
Miki Laura dan Sasya tidak mengenali Erina dalam penampilannya yang sekarang,, Erina benar benar betubah total.