
Bintang mulai merencanakan sesuatu pada Erina
malam hari tiba
Miki gelisah menunggu Faiz
akhirnya Faiz datang
"Faiz syukurlah kamu datang" ucap Miki cemas
"ada apa kenapa kamu kelihatan cemas??" tanya Faiz
"i...itu Bintang"
"ada apa dengan bintang??"
Miki menjelaskan semua rencana Bintang
Faiz sangat terkejut dengan segera Faiz langsung lari ke kamar
tok...tok...tok...
Faiz mengetuk ngetuk pintu kamar
"Erina... Erina ini aku Faiz" teriak Faiz
"Faiz lalu kamu??" Erina menatap Bintang heran karena kamar sangat gelap
posisi Erina menyandar ke tembok sedangkan kedua tangan Bintang menghalangi tubuh Erina
sial kenapa dia datang sekarang!! aku gak boleh gagal. ucap Bintang dalam hati
Faiz semakin cemas akhirnya Faiz mendobrak pintu kamar Miki menyalakan lampu
Erina terkejut kala melihat yang ada dihadapannya Bintang bukan Faiz
Erina langsung lari kepelukan Faiz
"jangan lari kamu" ucap Bintang
"kamu gak diapa apain kan sama dia??" tanya Faiz mengusap pipi Erina
"enggak dia belum sempat ngapa ngapain aku" jawab Erina
"sial kesini kamu Erina ayo kita bercinta" Bintang tetlihat sangat bernafsu
"Bintang sadarlah Erina itu istri nya Faiz" Miki berusaha menenangkan Bintang
"ahh diam kamu!!! ayo Erina kenapa kamu lari saat aku ngajak kamu bercinta sedangkan kamu sangat menikmatinya ketika kamu bercinta dengan Faiz pagi ini" sebuah pukulan keras mendarat dipipi Bintang
"pria breksek pria xxxx!!!" ucap Faiz emosi Bintang menahan rasa sakit akibat pukulan Faiz
"kamu itu bukan suaminya Erina jadi wajara jika Erina tidak mau ngelakuin itu sama kamu karena itu sama saja dengan berzinah!!"
"hahh terserah aku tidak peduli aku hanya ingin merasakan tubuh Erina walaupun cuman sekali"
"Erina istri sahku jadi sudah seharusnya Erina menjaga kehormatannya dari pria yang bukan suaminya!!" Faiz sangat emosi
"menjaga kehormatan lalu apa semua ini Erina dia bilang kamu menjaga kehormatan kamu sedangkan dia sudah mengambil kehormatan kamu walaupun kamu mencintai aku"
"Bintang!!!!" Faiz semakin emosi Miki hanha bisa menangis melihat suaminya seperti itu Erina berusaha tetap tenang
"apa yang kamu lihat dari dia Erina?? apa karena dia lebih tampan dari aku lebih penampilannya keren dari aku?? menjijikan kamu wanita yang sangat xxx"
plakkkk... sebuah tamparan keras diberika Erina untuk Bintang
Bintang yang semula banyak bicara langsung terdiam
"cukup Bintang!!! udah cukup kamu menghina aku dan Faiz!!! kamu bilang aku wanita yang xxxx dan menjijikan iya anggap saja begitu karena aku hampir diperkosa sama Ricko!!! Tapi Faiz dia tidak pernah memandang aku hina!!! aku akui pernikahan aku dan Faiz dilakukan bukan karena cinta tapi Faiz mengorbankan masa depannya agar tidak ada yang menghina aku dan memandang aku jiji seperti yang kamu bilang tadi!!!" Miki Bintang dan Faiz terkejut dengan lengakuan Erina
"apa salahku sampai hal yang sama terjadi lagi padaku" Erina duduk dilantai dan menangis Faiz memeluknya
"Erina lihat aku" Faiz memegang kepala Erina dan menghadapkannya ke Faiz
"dengar aku tahu kamu bukan perempuan yang mudah trauma kamu perempuan yang kuat" Faiz mencoba menenangkan Erina
"tapi aku kotor Faiz"
"suttt..."Faiz menempelkan jarinya dibibir Erina
"kamu gak kotor Erina,, bagiku samapi kapanpun kamu tetap Erina yang sama Erina istriku Erina sahabatku Erina yang hanya menyerahkan dirinya untuk aku suaminya" Faiz mencoba menenangkan Erina
Miki membawa Bintang keluar Faiz bawa Erina kekamar lain agar mereka bisa istirahat.