
di EriFa resto banyak tamu datang yang semua orang ikut berbahagia dsngan pernikahan Morgan dan Vanya
seorang gadis cantik naik keatas panggung sambil membawa biola dan mulai memainkannya
"ngapain Biran disana??" tanya Morgan pada dirinya sendiri
Biran muli menyanyi dia membawakan lagu dari Cakra Khan yang berjudul Mencari Cinta Sejati
Mencari Cinta Sejati
Hembusan angin meniup wajah alam
Mataku tak berkedip menatap langit
Terlalu luas tak bertepi pandang
Bisakah aku menyentuh awan
Berwaktu-waktu aku mengasuh rasa
Mendengarkan jiwaku berkata-kata
Tak mungkin aku abaikan kata hati
Ku harus jujur pada hatiku
Bagai syair lagu tak berirama
Selamat tinggal kenangan denganku
Senyumku melepaskan kau pergi
Engkau bukanlah sebuah kesalahan
Tak pernah aku menyesal mengenalmu
Tapi biarkanlah aku terbang bebas
Mencari cinta sejati
Berwaktu-waktu aku mengasuh rasa
Mendengarkan jiwaku berkata-kata
Tak mungkin aku abaikan kata hati
Ku harus jujur pada hatiku
Bagai syair lagu tak berirama
Selamat tinggal kenangan denganku
Senyumku melepaskan kau pergi
Bagai syair lagu tak berirama
Selamat tinggal kenangan denganku
Senyumku melepaskan kau pergi
Bagai syair lagu tak berirama
Selamat tinggal kenangan denganku
Senyumku melepaskan kau pergi
Biran menyimpan Biolanya
ada perasaan sesak didadanya kala melihat Morgan bersanding dengan perempuan lain namun Biran juga bahagia karen dia bisa terbebas dari pria seperti Morgan
mata Biran mengatakan segalanya dan hal itu bisa dilihat semua orang
Biran masih berdiri ditempatnya sambil memegang mixrofon
tak lama ketika Morgan akan melakukan ijab kobul datang polisi
semua orang terkejut polisi menangkap Morgan atas tuduhan pelecehan
Rayan datang kehadapan Morgan
"kak Rayan" ucap Biran pelan
"kamu harus menerima hukumannya karena kamu sudah menghina adik ku dan kamu juga sudah benyak menghancurkan kehidupan para gadis yang tidak bersalah hanya karena ingin memuaskan nafsu kamu" ucap Rayan
"a.. apa maksud anda tuan??" tanya Vanya
"pak sebaiknya bawa penjahat ini"
polisi membawa Morgan sedangkan Vanya merasa sangat hancur kala melihat calon suaminya dibawa oleh polisi
Lily datang menghampiri Vanya orang tua Morgan dan keluarga Vanya
"sekarang kamu tahu kan bagaiman rasa sakit yang diberikan calon suami kamu sama adik kesayangan aku?? ini bukan akhir tapi ini awal dari akhir,, aku sudah berjanji aku akan menghancurkan keluarga Sanjaya karena anak dari keluarga sanjaya berani menghina Biran Dirga Adipratama" ucap Lily dengan penuh ketenangan namun terdengar sangat tegas
"Biran" panggil Rayan
"kak Rayan" Biran langsung lari dan memeluk Rayan
"kakak??" ucap Vanya
"aku tidak akan biarkan siapapun menyakiti kamu Biran" ucap Rayan membalas pelukan Biran ssang adik sepupu
"kak Rayan terima kasih kakak selalu ada untuk Biran"
"apapun akan kakak dan kak Lily lakuakan demi kebahagiaan kamu"
"Vanya bersyukurlah karena kamu masih belum terlambat meresmikan hubungan kamu dengan Morgan,, Hari ini aku Lily Dirga Adipratama aku berjanji aku akan menghukum siapa saja yang sudah menyakiti hati perempuan yang tidak bersalah" Lily membalikan tubuhnya kearah pintu keluar lalu pergi
Rayan membawa Biran pergi Vanya sangat terluka dengan kejadian ini
keluarga Vanya merasa sangat malu begitu juga dengan keluarga Sanjaya.