The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
Love or just obsession



hari ini Erina akan pergi ke lapangan golp bareng Faiz.


mereka sangat bahagia setelah sekian lama akhirnya mereka bisa main golp bareng lagi


ternyata Bintang juga ada disana,, Erina duduk utuk istirahat tiba tiba Bintang datang menghampirinya.


"hai Er gimana kabar kamu??" tanya Bintang


"aku baik" Jawab Erina singkat


"kamu... selamat ya kamu udah nemuin pasangan yang kamu cari"


"hah??"


"aku tahu kamu mempercepat pergi ke Swiss karena Faiz kan"


"konyol"


"Er kalau hari itu saat kamu pergi ke Swiss aku mau bilang kalau aku cinta sama kamu"


"harusnya kamu pikirkan dulu apa itu cinta atau hanya obesesi semata" Erina pergi meninggalkan Bintang.


"hei Faiz foto aku ya"


"oke"


Faiz memotret Erina,, kemudian Erina mempostingnya ke akun sosmed milik dia dengan caption go home welcome bakce Makasar.


"eh si Erina dah balik ke Makasar ya??" tanya Sasya


"apa Erina balik ke Makasar yang bener aja??" ucap Miki


"ihh beneran lihat aja postingan di Ig nya" tambah Laura


Miki melihat postingan diIg Erina,, Erina memposting fotonya dengan baju warna pink topi dan sarung tangan warna putih.



"gila ini bisa jadi gawat,, bisa bisa pernikahanku dengan Bintang batal gara gara Erina balik ke Makasar" ucap Miki


keesokan harinya Bintang duduk ditaman untuk mengenang momentnya bareng Erina.


Faiz datang menghampiri Bintang.


"hai aku Faiz kita belum kenalan resmi waktu itu" ucap Faiz duduk disamping Bintang


"kalau aku lihat kayanya kamu gak behagia dengan pernikahan kamu" ucap Faiz


"bagaimana orang bisa bahagia jika orang yang dia sayangi memilih orang lain" jawab Bintang


"hahh kamu tahu dulu aku menyukai seorang gadis dia tetanggaku tapi saat aku bilalng sama Erina kamu tahu apa yang dia katakan?? dia bilang jangan terburu buru memilih pasangan pikirkan dengan baik apa itu cinta atau hanya obsesi semata"


Bintang terkejut mendengar kalimat Faiz


"kemarin Erina juga bilang kaya gitu"


"Erina emang kaya gitu bagi dia tidak ada waktu untuk memikirkan cinta,, aku berharap dia bisa menemukan orang yang bisa mencintainya"


"apa?? bukankah kamu pacar Erina??" Faiz tertawa mendengar kalimat Bintang


"kenapa tertawa??" tanya Bintang


"aku bukan pacarnya Erina aku teman Erin sejak kecil kita selalu bersama tapi saat SMA aku harus pindah ke Bandung saat aku kembali ke Makasar malah Erina yang peegi jauh"


Bintang kini tersadar kalau Erina tidak pernah mencampakannya tapi Bintang masih penasaran apa alasan Erina meninggalkan Makasar tiba tiba.


"Erina banyak berubah sekarang dia lebih modis tapi bagiku dia tetap Erina yang Dulu Erina sahabatku"


"apa kamu tahu siapa orang yamg sangat dicintai Erina??"


"sepertinya kamu sangat tertarik dengan masalah pribadi Erina harusnya kamu pikirkan bagaimana perasaan calon istri kamu kalau dia tahu calon suaminya malah memikirkan gadis lain"


Faiz pergi meninggalkan Bintang.


"bodoh kenapa kamu mau menikah dengan Miki sekarang seamnya gak ada gunanya lagi karena semunya udah terlambat" Bintang mengutuki dirinya sendiri


Erina mengunjungi salah satu Restoran,, Restoran itu akan opening malam ini restoran tersebut ternyata milik Erina.


restoran itu menjajika sensasi Swiss semua interiornya sengaja dibuat seakan ada di Swiss.



"hai Erina" panggil Faiz


"ah,, Faiz"


"gimana semuannya udah siap??"


"udah dong"