
"Hiro" panggil Lily
"Lily kamu disini??" tanya Hiro
"Hiro aku yakin tente Yuka sudah memberi tahu kamu semuanya"
"iya ibu sudah memberitahu aku,, tapi kenapa kamu melukukan semua ini??"
"aku akui Hiro dulu aku sanat mencintainya tapi saat aku tahu bagaimana dia aku mulai membencinya,, kamu tahu benar kalau aku sangat membenci hal hal yang seharusnya dilakukan suami istri malah dilakukan sebelum menikah"
"aku tahu Lily kamu sangat membenci hal itu aku juga sama,, tapi kamu harus pikirkan juga orang tua kamu"
pertemuan Lily dan Dr. Hiro dimulai saat Lily masuk kuliah
saat itu Lily sering berkunjung kerumah Mizuki dan saat itulah Lily bertemu dengan Hiro
Lily menceritakan semua yang terjadi dihari ulang tahunnya yang ke 18 tahun pada Mizuki saat itu Hiro ada di Makasar untuk penelitian
saat itulah Lily dan Hiro mulai menjadi teman hati yang luka perlahan dapat membaik saat dr.hiro mengobatinya
namun Lily sama sekali memiliki perasaan lebih pada Hiro
Lily pulang semua orang masih berkumpul menunggu Lily
"Lily kemari mama sama papa mau bicara" ucap Erina
"ada apa mah pah??" tanya Lily
Erina dan Faiz menanyakan semua pertanyaan mengeni hubungan Lily dengan Aqsa dan hubungan Lily dengan Dr. Hiro
Lily menjelaskan segalanya tapi Lily tidak memberi tahu siapa Dr. Hiro sebenarnya
ditempat lain Hiro mendapat telepon dari Mizuki ibunya
"hallo ibu apa kabar??" tanya Hiro
"kabar ibu baik tapi ibu menelepon karena ada kabar buruk"
"apa kabar buruk??"
Mizuki menjelaskan apa kabar buruk yang dia maksud
"jadi dugaanku benar" ucap Hiro
"sekarang apa yang akan kamu lakukan untuk menyelamatkannya??"
"yang jelas aku akan lakukan segala cara untuk menyelamatkannya"
"Hiro ibu punya satu permintaan"
"kamu herus menikahinya bagaimanapun caranya karena hanya itu satu satunya cara untuk menyelanatkannya"
"ibu tapi"
"Hiro ibu mau dia selamat dari rencana jahat mereka"
"baiklah bu"
telepon ditutup
Hiro mulai memikirkan rencana untuk memenuhi permintaan sang ibu sampai akhirnya Hiro mendapatkan rencana bagus
namun Hiro masih berpikir harus mulai dari mana secara orang yang ingin Mizuki selamatkan sangat sulit untuk dijebak
"biar kita lihat situasi saja tapi aku harus memanfaatkan situasi dengan baik ini bukan menyangkut keegoisan tapi ini menyangkut keselamatan" ucap Hiro
ditempat Lily
"Lily bagaimana caraku agar kamu bisa memaafkan aku??" tanya Aqsa
"sangat mudah pergi dari hidupku untuk selamanya" jawab Lily tegas
"Lily itu tidak mungkin"
"kalau begitu jangan harap aku bisa memaafkan kamu dan jangan harap kamu akan bersanding denganku"
"Lily bigitukah cara kamu bicara??" tanya Erina
"aku tidak peduli"
"Lily bicara lebih sopan pada orang yang lebih tua dari kamu" bentak Faiz
"terserah yang jelas Lily tidak mau bersanding dengannya dan Lily mau perjodohan ini dibatalkan"
"Lily kamu yakin??" tanya Bagas
"aku yakin 100% om"
dengan terpaksa semua orang harus menerima keputusan dari Lily walaupun berat namun kebahagiaan Lily adalah segalanya untuk Faiz dan Erina
Bagas merasa malu karena ulah putranya
beberapa hari kemudian semua orang kembali ke Makasar
Lily merasa bahagia karena dia tidak akan menikah dengan Aqsa
Hiro juga ikut ke Makasar dia pulang karena permintaan sang ibu tidak ada yang tahu kalau Hiro adalah putra dari Mizuki.