The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
I'm sorry Erina



"semua ini kesalahan aku,, jika saja dulu aku tidak hadir dalam kehidupan kalian mungkin semua ini tidak akan terjadi" Bintang mendudukan diri disebelah Verel


Erina masih belum bisa mengatakan apa apa karena pikirannya fokus pada Lily


"jika saja dulu aku tidak pindah sekolah ke sekolah kamu mungkin semua ini tidak akan terjadi"


"Er maaf untuk waktu itu saat di Jepang aku benar benar frustasi dengan penolakan kamu jadi...." Erina menoleh kearah Bintang


"lupakan semua itu sudah tidak ada gunanya lagi,, lagian kita tidak bisa memutar waktu kita hidup dimasa kini menuju masa depan bukan menuju masa lalu sekarang kita harus pikirkan bagaiman anak anak kita karena kebahagian anak anak itu lebih penting"


"iya Erina benar Bintang kita buka lembaran baru mari kita mulai semuanya dari awal" tambah Faiz


Bintang terharu ketika mendengar pengakuan Erina dan Faiz padahal selama ini Bintang selalu berusaha memisahkan Erina dari Faiz


****


waktu terus berjalan malam sudah tiba semua orang masih dirumah Erina


"Maria kamu nginep dirumah tante ya malam ini aja" ucap Erina tiba tiba


"tante Erina" balas Maria pelan


"demi tante demi Lily"Erina terlihat memohon


Maria menoleh kearah Bintang


Bintang mengerjapkan matanya pelan dan agak lama menandakan jawaban "iya"


Maria menganggukan kepalanya setelah menerima jawaban iya dari sang ayah


Bintang pamit pulang


Erina Mizuki Laura Verel dan Faiz masih terjaga mereka masih memikirkan apa yang harus mereka lakukan agar rasa trauma Lily bisa hilang


mereka juga memikirkan bagaimana keadaan Maria setelah kejadian itu


hingga akhirnya Erina memutuskan untuk liburan ke Bangka kebetulan keluarga Jordan punya Bungalow di Bangka


namun Faiz terlihat kurang setuju,, ketika Erina menanyakan apa alasannya Faiz menjawab jika dia takut Rico akan menghancurkan kebahagian mereka


jadi semua orang setuju kalau acara liburannya dipanding hingga mereka bisa benar benar punya bukti kuat untuk menghukum Rico


sepanjang malam Erina Mizuki Laura Verel dan Faiz terjaga memastikan anak anak mereka bisa tidur dengan nyenyak


sesekali Erina datang ke kamar Lily untuk melihat Lily dan Maria yang tengah tertidur Erina juga datang ke kamar Biran bagaimanapun Erina juga mencemaskan putri keduanya itu


setelah mendaptkan penjelasan dari Hiro dan Lily tentang rencana Evan pada Biran Erina semakin mencemaskannya putrinya dia takut Biran kenapa napa


pikiran Erina benar benar kemana mana disatu sisi ada Lily dan Biran disisi lain ada Maria dan rencana jahat Rico untuk balas dendam


kekhawatiran Erina juga dirasakan Faiz dan Mizuki sebagai sahabat Erina mereka berdua tahu benar bagaimana Erina


Erina yang mereka kenal Erina tidak pernah memikirkan dirinya sendiri sebelum memikirkan dirinya sendiri Erina selalu memikirkan orang lain terlebih dahulu


terkadang Faiz dan Mizuki merasa kesal dengan pemikiran Erina namun disisi lain Faiz dan Mizuki bahagia karena Erina selalu mementingkan orang yang ada disekitarnya


***


setelah kejadian hari itu Bintang dan Faiz sangat bersahabat Bintang juga sudah melupakan perasaannya pada Erina meskipun tidak sepenuhnya


Biran yang sangat suka dengan Musik selalu saja membangunkan semua orang dengan alat musik yang dia gunakan disetiap pagi pasalnya alasan Biran latihat dipagi hari karena masih Fres.