The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
What Is Love??



Setelah punang dari kantor Maria datang menemui Erina di restorannya


"tante Erina" panggil Maria


"hai Maria" balas Erina


"tante ada yang ingin aku tanyakan sama tante"


"ya udah kita keruangan tante aja yah"


Maria menganggukan kepalanya


Maria dan Erina pergi keruangan Erina


"nah apa yang mau kamu tanyakan??" tanya Erina Maria terdiam seakan enggan mengatakannya


"tante,, tante Erina pasti tahu banyak tentang ibu aku"


"maksud kamu??"


"aku ingin tahu seperti apa sih ibu aku sewaktu dulu??"


Erina terdiam dia takut salah menjawab


"kamu bertanya seperti ini ingin mengetahui bagaimana hubungan antara Miki Bintang dan tante kan??"


"i... iya tante"


"oke tante akan cerita"


Erina menceritakan segalanya tentang hubungan Miki Bintang dan Erina


"jadi papa menikahi Ibu bukan karena papa mencintai ibu?? tapi karena papa dipaksa sama ibu??"


"kalau masalah itu tante kurang tahu,, karena saat itu tante di Swiss tante memutuskan pergi ke Swiss lebih cepat agar tante tidak terjebak lebih dalam dengan perasaan tante sendiri,, dan saat tante pulang ke Makasar Bintang sudah ada dirumah tante dengan undangan ditangannya"


"apa tante masih mencintai papa??"


Erina terdiam mendengar pertanyaan Maria


"jika tante masih mencintai papa kamu maka tante gak akan mungkin bisa melahirkan Lily sama Biran,, karena Lily dan Biran adalah bukti dari cinta tante sama om Faiz"


"Lily dan Biran sangat beruntung karena memiliki orang tua yang sangat menyayanginya"


"Maria kamu sudah tante anggap seperti putri tante sendiri,, kamu tahu saat ini Lily di Kanada dengan suaminya sedangkan Biran dia di Swiss bersama oma dan opa nya tante dan om Faiz merasa sangat kesepian tapi kamu hadir menggantikan mereka jadi tante tidak akan merasa kesepian karena ada kamu"


"tante Erina" Maria memeluk Erina dengan hangat



Biran menjadi model dari prodak yang akan dikeluarkan oleh perusahaan keluarga Bunda


"nona Biran sangat cantik ya" ucap salah satu kariawan


"iya sama kaya nyonya Erina walaupun sudah memiliki dua putri yang sudah cukup dewasa tapi nyonya Erina masih terlihat sangat cantik masih terlihat seperti saat Nyonya Erina datang ke Swiss untuk pertama kalinya" balas kariawan lain


Biran mendengar semuanya dia hanya tersenyum mendengar pujian demi pujian dari kariawannya


selesai dengan pemotretan Biran istirahat


"nona Biran" panggil salah satu kariawan pria


Biran tersenyum padanya



"nona Biran aku Kevin aku sudah menantikan anda Tuan besar memintaku untuk menjaga anda"


"apa opa??"


"benar"


Biran melangkahkan kakinya diikuti oleh Kevin


"nona Biran boleh aku bertanya??"


"katakan"


"anda sangat cantik pasti banyak pria yang mengejar anda"


Biran menghentikan langkah kakinya


"sayangnya setiap aku menyukainya mereka selalu pergi meninggalkan aku"


"apa?? tapi kenapa??"


"apa itu Cinta?? bagiku cinta hanyalah luka" Biran masuk kedalam mobil sedangkan Kevin terdiam melihat kepergian Biran


"cinta?? hanyalah luka?? aku tidak mengerti" ucap Kevin pada dirinya sendiri


kenapa kenapa kamu sangat mudah jatub cinta Biran setelah Morgan mengkhianti kamu dengan mudah kamu membuka hati kamu untuk Evan dan sekarang dia juga sama mengkhianati kamu,, sekarang tidak akan ada pria yang bisa meluluhkan hati aku bagiku cinta hanyalah membawa derita aku tidak akan dan tidak mau mengenal yang namanya cinta lagi. ucap Biran hati memandang kearah luar