
saat ini Lily sudah bekerja sebagai dokter kecantikan sedangkan Biran mulai menggemari profesinya sebagai artis namun dia juga tetap fokus dengan kuliahnya
Rayan baru saja menyelesaikan Kuliahnya dia mengambil Fakultas hukum
Biran mendapatkan undangan pesta ulang tahun dari Morgan
dengan bahagia Biran datang
penampilan Biran sangatlah berbeda dari biasanya
suasana pesta yang meriah membuat semua orang senang
seorang pria tampan datang menggandeng seorang gadis cantik
"perhatian guys hari ini bukan hanya ulang tahun gue tapi hari ini gue juga akan tunangan sama pacar gue" ucap Morgan
Biran terkejut kala mendengar pengumuman dari kekasihnya emosi dalam diri Biran tidak bisa dia tahan
Biran menampar keras pipi Morgan
"jadi ini jadi ini kejutan yang kamu bilang!!??" Teriak Biran semua orang memamdamg Biran
"siapa dia??" tanya semua orang
"kamu siap ya kenapa kamu datang datang nampar tunangan aku??" tanya Vanya tunangan Morgan
"kamu tanya aja sama Morgan siapa aku dan apa hubungan kami??" Biran menangis
"Morgan siapa gadis ini??"
"hanya gadis jalanan hang tergila gila sama aku sayang"
"apa gadis jalanan kamu bilang?? kamu lupa dengan janji janji yang kamuucapkan sama aku!!??"
"kamu itu hanya wanita hina mana ada pria yang mau sama kamu,, kalaupun ada sudah jelas statusnya itu pasti sama kaya kamu"
"berani sekali kamu bilang aku wanita hina!!" Biran memukuli Morgan
"jangan sentuh aku dasar wanita xxxx!!" Morgan mendorong Biran
sebelum Biran jatuh seorang gadis cantik menahan tubuh Biran dia memeluk tubuh Biran
"jangan menangis Biran" ucap Lily
Lily menampar keras pipi Morgan sampai bibir berdarah
"tidak ada yang boleh menghina adikku" Lily sangat marah
"maksud kamu??" tanya Morgan
"aku Lily Dirga Adipratama putri pertama Erina Jordan dan Faiz Dirga Adipratama kakak dari Biran Dirga Adipratama gadis yang kamu sebut wanita jalanan wanita hina wanita xxx aku akan pastikan kamu dihukum dengan seberat mungkin aku akan menjadi kehancuran dari keluarga Sanjaya" Lily sangat marah jika Lily sudah mengucapkan kalimagnya dalam kemarahan maka siapapun tidak akan bisa lolos dari Lily
Lily membawa Biran pulang keapartemen
Biran sangat hancur ketika mengetahui semuanya
"maafkan aku kak Lily karena aku tidak mendengarkan apa kata kakak" ucap Biran
"tidak perlu minta maaf,, minggu depan Rayan pulang setelah dia menyelesaikan kuliahnya biar kakak dan Rayan yang urus masalah Morgan untuk sementara kamu istirahat dan tenangkan diri kamu disini kakak harus kembali klinik kakak harus bekerja"
"iya kak"
Biran membaringkan tubuhnya diatas ranjang besar
"kenapa kamu mengkhianati janji janji kamu Morgan??"
Flashback on
"Morgan seberapa besar kamu mencintai aku??" tanya Biran
"sebesar kamu mencintai aku,, Biran aku janji saat kamu menyelesaikan pendidikan kamu aku pasti akan melamar kamu"
"sungguh??"
"iya tentu saja"
Morgan selalu menjanjikan itu pada Biran
Flashback off
"semua janji itu sekarang sudah ternoda karena pengkhianatan dari kamu,, aku menyesal karena aku mencintai kamu"
Biran sangat menyesal karena tidak mendengarkan apa kata Lily sewaktu dulu
kini Biran harus menanggung rasa sakit yang diberikan oleh Morgan
Lily sendiri sangat marah karena dia gagal mencegah adiknya memilih pria yang salah hingga akhirnya luka yang dia dapatkan harus didapatkan juga oleh adinya.