
keesokan harinya semua berkumpul
"pah sebsnarnya ada apa sih kenapa papa minta kita kumpul disini??" tanya Lily
"mungkin merencanakan pernikahan kita Li" jawab Aqsa Lily bangkit dari posisinya
"jangan pernah menyela pembicaraan aku terutama jika dengan papa dan mama aku" Lily kelihatan emosi
"Lily kamu sama calon suami kamu kok gitu??" tanya Erina
"mama tahu benar bagaimana Lily mama masih bertanya??" balas Lily
"iya mama tahu tapi Aqsa kan calon suami kamu sayang"
"Lily gak peduli" Lily pergi penuh kekesalan
"Lily kamu mau kemana??" tanya Faiz
"mau ketemuan sama Dr. Hiro" jawab Lily tegas
"Lily kamu udah tunangan tapi kamu malah ketemuan sama pria lain" ucap Erina
"terserah tapi asal mama sama papa tahu lebih baik Lily sama Dr. Hiro dari pada sama dia" Lily semakin terbakar emosi dan pergi
Aqsa hanya terdiam menatap perubahan yang sangat drastis pada Lily
"maaf ya kelakuan Lily makin menjadi jadi"ucap Erina
"ya wajar aja sih ma kak Lily kaya gitu" Biran keceplosan bicara
"maksud kamu??" tanya Bagas
"aduh Biran Biran kenapa kemu malah bialang kaya gitu" Biran mengutuki dirinya sendiri
"katakan saja yang sejujurnya Biran" ucap mamanya Aqsa
"apa Aqsa benarkah apa yang Biran katakan??" tanya Bagas
"i..iya pah tapi kalau tentang Dr. Hiro aku gak tahu pah" Jawab Aqsa
ohh Biran kak pasti memarahi kamu tapi syukurlah aku bisa mengelihkan perhatian mereka dengan hubungan kakak dan kak Hiro putranya pertama tante Mizuki. ucap Biran dalam hati
"Biran siapa Dr. Hiro itu?? kenapa kakak tidak pernah mengatakan apapun??" tanya Erina
"kaka bertemu Dr. Hiro saat dikampusnya Biran sendiri kurang tahu tapi kakak cuman bilang kaya gitu"
"padahal tadinya kita mau membicarakan masalah pernikahn Lily dengan Aqsa tapi semuanya jadi kacau" ucap Faiz
"selama bertahun tahun Lily menahan rasa sakit dihatinya tapi dia berusaha menyembunyikannya"ucap mamanya Aqsa
"mah pah tante om Aqsa akan perbaiki segalanya"
"saat hati seorang wanita terluka akan sangt sulit menyembuhkannya" balas Maria
"tapi aku bisa lihat jelas kallau masih ada cinta dimata Lily untuk kaka Aqsa" ucap Marvel
"aku akui aki juga melihatnya dimata Lily tapi aku juga melihat kebencian yang lebih besar dari pada cinta dimata Lily"
Biran pergi ke arah pintu dia menghentikan langkahny kala merasa menginjak sesuatu
"ini Cincin pertunangan kakak" Biran mengambil cincin itu
"aku melihat Lily melepaskan cincin itu tadi Biran Lily melepaskannya dengan penuh emosi" ucap Maria
semua orang sekain khawatir apakah hubungan Lily dan Aqsa harus berlanjut atau tidak
Faiz hanya ingin Lily bahagia namun kini Faiz sendiri jadi bimbang dengan keputusannya menjodohkan Lily dengan Aqsa
Biran sendiri ingin agar hubungan Lily dan Aqsa dibatalkan karena Biran tidak melihat Lily bahagia.