The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
hooked



badai salju masih turun de gan deras


Lily membuka matanya merasakan kegelian karena tangan Hiro mulai meraba raba dadanya


Lily menjauhkan tuhnya dari Hiro,, Hiro membuka mata dia kembali meraba raba dada Lily bagian kiri sedangkan yang bagian kanannya Hiro menghisapnya layaknya bayi minum asi


"Hiro geli"


Hiro mengacuhkan Lily dan terus melanjutkan aksinya Lily mengeluarkan suara desahan Hiro lempaskan Lily


"kamu bilang geli tapi kamu malah mengeluarkan suara desahan" Hiro mulai menindih tubuh Lily


"Hiro"


"apa??"


"aku mau lagi"


"mau apa??"


"yang semalam"


"ohh jadi kamu ketagihan ya??"


"rasnaya sangat nikmat aku belum pernah merasakan kenikmatan itu Hiro aksi kamu samgat luar biasa"


"janagan memujiku terus" Hiro kembali memasukan miliknya kemilik Lily


Lily mulai memberikan pelayanan terbaiknya agar Hiro tak berhenti


Lily mencium bibir Hiro dan memainkannya


Lily sangat agresif


"kenapa kamu agresif sekali??"


"karena aku tidak mau kamu mengakhirinya secepat itu"


"tapi aku sudah lemas"


"kalu begitu biar aku yang melakukannya"


"emangnya bisa??" Hiro masih melanjutkan aksinya


"bisa tapi kapan kapan aja ya sekarang aku masih mau menikmati aksi dari suamiku"


Aqsa menghubungi Biran memintanya bertemu


Biran datang menemui Aqsa


"ada apa?? kenapa kamu minta ketemu sama aku??" tanya Aqsa


"aku sangat mencintai Lily tapi dia malah menikahi pria lain"


"salahmu sendiri kenapa kamu malah mencampakan kakak"


"lepaskan aku!!" Biran mendorong Aqsa


"Biran aku...."


"aku tidak akan pernah memaafkan mereka yang telah menyakiti kak Lily,, sama halnya seperti kak Lily aku juga akan pastikan siapapun yang menyakiti kak Lily akan aku hancurkan" ancam Biran lalu pergi


Erina sibuk sendiri di butik sampai dia tidak menyadari kedatangan Faiz


"kapan kamu punya waktu untukku??" Faiz memeluk Erina dari belakang


"Faiz"


"kamu terlalu sibuk Erina sudah waktunya makan siang"


"maaf akhir akhir ini pekerjaan aku selalu berantakan,, aku kepikiran dengan Biran"


"Biran kenapa dia??"


"kamu tahu sendiri selama ini Lily yang selalu melindungi Biran tapi sekarang Lily bahkan ada di Kanada"


"kamu benar tapi kita harus percaya pada anak anak kita aku yakin mereka pasti bisa menyalesaikan setiap masalah mereka sendiri"


"iya kamu benar"


keesokan harinya Biran pergi ketaman untuk menemui Evan


selesai menemui Evan Biran pergi ketempat anak anak jalanan yang tinggal di rumah Erina sewaktu Erina masih SMA


"nona Biran selamat datang" sambut Jery


"dimana yang lain??" tanya Biran


"mereka sedang sibuk dengan pekerjaan mereka,, berkat dedi kasih kak Erina kami bisa memdapatkan kehidupan yang layak"


"mama"


"ohh iya silahkan masuk biar aku bawakan minum untuk nona Biran,, nona Biran mau dibuatin minuman apa??"


"orange juice aja"


"baik nona"


Biran memeandang rumah itu dia melihat ada banyak hal yang menarik


Biran melihat ada terompet dan memainkannya


semua orang keget ketika mendengar suara terompet dimainkan ternyata Biran yang memainkannya


Biran sangat suka dengan alat musik dia selalu mendapatkan ketenangan jika mendengarkan musik


Biran memutuskan berhenti menjadi artis karena dia tidak tega melihat orang tuanya masih harus bekerja padahal seharnya orang tua Biran sudah bisa bebas dari beban pekerjaan karena itulah Biran mengambil alih untuk mengurus perusahaan Jordan Grup sepenuhnya.