
pagi hari Maria turun untuk sarapa Bintang sudah ada dibawah dimeja makan menunggu putrinya untuk sarpan
"pagi pah" sapa Maria menciup pipi Bintang
"pagi sayang" Balas Bintang
"gimana kerjaan kamu sekarang??" tanya Bintang memebuka pembicaraan
"lancar pah" jawab Maria sudah duduk dan mengambil sepotong roti
"rencananya papa mau ke Prancis besok lusa urusan pekerjaan,, kamu nggak apa apakan kalau papa tinggal sendiri??"
"ya ampun papa aku udah bukan anak kecil lagi,, aku nggak apa apa kok ditinggal sendiri"
selesai sarapan Maria bergegas kekantor
saat Maria tengah berjaan keluar Rumah langkahnya terhenti melihat seorang wanita yang sangat Maria rindukan sosok wanita yang selama ini Maria inginkan kasih sayangnya ya Miki ibunya Maria
"Ibu"panggil Maria pelan
"ada apa sayang??"tanya Bintang yang juga kaget melihat Miki
"Miki" panggil Bintang
"kamu Maria putriku,, ahhh aku sudah besar rupanya ya" Miki terus mengusap wajah Maria
rasa bahagia dan sedih dirasakan Maria
"kemana selama ini Ibu pergi?? aku tidak butuh kasih sayang palsu bu" kalimat Maria seakan menusuk hati Miki
"ibu tahu ibu salah karena selama ini ibu membenci kamu,, tapi ibu sadar bagaimanapun juga kamu adalah putri ibu tidak sepantasnya ibu mengasingkan putri kandung ibu sendiri" Miki menundukan kepalanya
Maria tersenyum palasu
"ibu akui ibu salah,, ibu terima sikap kamu seperti ini karena ibu tidak pernah ada untuk kamu dan ibu juga yang salah"
"Maria sebaiknya kamu segera pergi kekabtor supaya kamu gak telat" Bintang berusaha mengalihkan pembicaraan antara anak dan istrinya
Maria pergi tanpa menatap Miki
"Bintang,, Bintang aku mohon maafkan aku"
"setelah semua yang udah kamu lakukan sama aku sama Maria kamu berharap aku memaafkan kamu?? lucu sekali. dengar Miki kesalahan terbesar yang pernah aku lakukan adalah menikah dan menerima kamu sebagai pasangan aku,, seandainya saja dulu aku tetap memperjuangkan cinta aku sama Erina semua ini gak akan pernah terjadi kehidupan aku gak ak ancur kaya gini"
"Erina Erina dan Erina kapan sih kamu bisa terima kalau Erina itu istrinya Faiz!!! kehidupan rumah tangga kita hancur karen kamu yang selalu memikirkan Erina"
"cukup Miki!! setelah semua yang kamu lakukan kamu masih menyalahkan orang lain tanpa kamu lihat dulu kesalahan yang sudah kamu buat"
"Bintang aku...."
"sudahlah berapa tahun kita berpisah?? secara agama kita sudah bukan suami istri lagi aku akan segera membebaskan kamu dari hubungan paslu ini"
"a..apa?? apa maksud kamu??"
Dikantor kerjaan Maria berantakan pikirannya kemana mana setelah pagi ini Miki yang tiba tiba datang
luka yang selama ini Maria tanggung sendiri dan bisakah Maria memaafkan Miki ibu kandungnya
berbagai pertanyaan muncul dipikiran Maria,, kenapa ibu kembali?? untuk apa ibu kembali?? jika bukan untuk Maria kenapa untuk siapa ibu kembali?? apa untuk balas dendam pada Erina?? atau untuk menambah luka yang mulai disembuhkan oleh Erina??
Maria terlihat sangat kacau pikirannya tak karuan
"arhhh!!" Maria menyapu semua barang yang ada dimeja dengan tangannya.