The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
Holiday



karena akhir tahun jadi Aqsa dapat libur


rencananya Keluarga Faiz dan Aqsa akan liburan ke Jepang


Erina mengajak Maria mengingat kini hubungan Erina dengan Maria semakin membaik


Maria Lily Marvel dan Aqsa jalan jalan dikota Tokyo sedangkan Biran malah tidur



"Li kamu makin hari makin cantik aja wajah kamu kelihatan makin glowing deh" ucap Maria


"benarkah??" Lily memegang kedua pipinya



"iya kamu sebagi dokter kecantikan pasti tahu dong apa yang bagus untuk aku pake agar aku juga bisa kaya kamu"


"kamu coba aca cara aku"


"apa??"


"aku sih menerapkan cara yang sama yang dilakukan wanita wanita Jepang untuk merawat wajah mereka aku sendiri udah buktiin"


"kalau gak salah wanita wanita Jepang itukan selalu merawat dirinya dengan cara alami"


"iya bener tante Mizuki sama mama juga kaya gitu makannya mama masih kelihatan kaya dulu"


"aku mau coba ah"


malam harinya Lily dan Biran main ke disnep



Maria juga ikut Maria memilih menyendiri


aku sudah jahat sama Lily dulu aku selalu mengancam Lily agar Lily menjauhi Rangga tante Erina juga dia selalu tulus sama aku kasih sayang seorang ibu yang tidak pernah aku dapatkan dari mama aku dapatkan dari tante Erina. ucap Maria dalam hati



Biran asik bermain bersama Marvel sedangkan Lily ditinggalkan berdua dengan Aqsa


Aqsa membawa Lily ketempat yang lebih sepi


"kenapa kamu membawa aku kesini??" tanya Lily


"Lily sejak aku tahu kamu adalah perempuan yang dipilih oleh papa untuk menjadi istri aku sejak saat itu juga aku tidak bisa menahan diriku lagi" Jawab Aqsa


"aku sudah bilang aku masih bisa jika hanya berciuman tapi jika hubungan badan sebelum menikah aku tidak bisa"


"kalu begitu kita lakukan satu hal saja mungpung lagi sepi"


Aqsa langsung mencium bibir Lily tanpa memberikan isyarat pada Lily


semula hanya Aqsa yang memainkan bibir Lily karena Lilu hanya diam saja tapi lama kelamaan Lily mulai terbawa suasana


"kak Lilu mana ya??" tanya Biran mencari Lily


"mungkin sama kak Aqsa,, mereka butuh waktu untuk beruaan" jawab Marvel


"buat apa??" tanya Biran polos


"kamu itu polos banget ya"


"kenapa emangnya??"


"nih denget ya kalau pria sama perempuan udah saling cinta kamu pikirin aja apa yang akan dilakukan oleh mereka"


"hubungan Fisik maksud kamu nggak nggak kak Lily gak mungkin ngelakuin hubungan itu ssbelum dia reami menikah dengan kak Aqsa"


"siapa juga yang bilang kalau mereka sekarang lagi berhubungan badan"


"terus tadi kamu bilang.."


"bisa aja kan mereka lagi duduk dibawah indahnya langit bertabur bintang dengan hembusan angin dingin"


ditempat lain Lily dan Aqsa masih berciuman semula Aqsa ingin menghentikan ciumannya karena Lily tidak merespon tapi ternyata Lily mulai terbawa suasan dan akhirnya ciuman itu berlanjut


hampir 2 jam lamanya kahirnya mereka berhenti berciuman karena Aqsa kewalahan melayani ciuman Lily


"Lily" kedua tangan Aqsa menghalangi tubuh Lily


"apa??"


"bagaimana bisa kamu bertahan selama ini??" tanya Aqsa dengan nafas sedikit ngos ngosan


"entahlah"


"sepertinya kamu sudah sering berciumannya"


"jangan sembarangan bicara bair aku beri tahu kamu adalah pria pertama yang mencium bibir aku meski aku tidak menginkannya kamu tidak peduli dengan apa yang aku mau"


"benarkah lalu kenapa kamu selalu membalas ciuman dari aku bahkan selalu kamu yang agresif??"


"i....itu" Lily enggan menjawabnya


"jangan menjawab jika kamu sendiri tidak tahu apa jawaban kamu,, tapi aku bahagia karena kamu tidak pernah menolak aku. Lily lku berjanji aku akan meunggu sampai kita resmi menjadi suami istri,, tapi jangan salahkan aku jika dimalam pertama kita nanti kamu gak akan bisa tidur karena melayani aku"


Lily menghempas tangan Aqsa dan pergi ninggalin Aqsa.