The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
first meeting with Morgan



hari ini adalah hari pertama Lily kuliah


Lily sedang mengendarai mobil tiba tiba ada mobil warna hitam sengaja menghadang Lily


"sial kurang ngajar sekali tu orang mau cari mati dia??" Lily keluar dari mobil


"woyy keluar!!" Lily mengetuk ngetuk kaca mobil


seorang pria tampan keluar dari dalam mobil


pria itu menatap Lily dari ujung kaki sampai ujung kepala


"hai cantik aku Morgan"


"cihh murahan sekali kamu jadi pria"


Morgan mendekatkan wajahnya kewajah Lily Morgan berusaha mencuri ciuman dari Lily tapi Lily memukulnya


"awwa!! cantik cantik kok galak sih??"


"jangan macam macam" Lily kembali masuk kedalam mobil dan melanjutkan perjalanannya


seaampainya dikampus semua mata memandang Lily


"kenapa aku selalu jadi pusat perhatian semua orang??" tanya Lily pada dirinya sendiri


sepulang kuliah Lily mampir ke EriFa resto yang tak jauh dari kampusnya


"selamat datang nona Lily" sapa ramah pelayan restoran


Lily duduk disalah satu meja direstoran itu


"nona Lily mau dibuatin minum atau makan??"


"aku mau minuman aja aku haus" balas Lily ramah


"minuman apa nona??"


"apa saja deh yang penting aku bisa menghapus dahaga yang haus"


"baik nona mohon ditunggu"


tak lama teman teman dikampus Lily datang


"ehh itu bukannya Lily ya mahasiswi angkatan baru??" tanya salah satu teman Lily


"iya bener"


"nona silahkan" pelayan itu menyajikan minuman yang dipesan Lily


"terima kasih" balas Lily ramah


Lily langsung meleguk minumannya



"kak Lily" panggil Sakira anak dari Sasya


"Sakira" balas Lily


"wah kebetulan banget kita ketemu disini ya" ucap Sakira


"iya ehh kamu apa kabar?? gimana kabar tante Sasya??"


"aku baik mama juga baik"


"ehh itu Tuan Faiz?? ganteng banget ya padahal di udah gak muda lagi tapi wajahnya masih kelihatan usia 27 tahunan" ucap salah satu teman Lily yang bisa didengar oleh Lily


Lily langsung menghampiri papanya


"papa" panggil Lily


"ah Lily sayang kamu disini??" balas Faiz memeluk Lily


"what itu papanya Lily??"


"kamu ngapain disini??"


"ya main aja boleh dong kali kali Lily main kesini"


"iya boleh sayang papa kedalam dulu ya"


"iya pah"


ketika Lily berjalan kembali ke mejanya dia bertabrakan dengan Morgan


"aww,, woy kalau jalan lihat lihat dong" ucap Lily


"kamu" ucap Morgan


"ya ampun dia lagi dia lagi"


"lihat lah kalau jodph pasti akan selalu dipertemukan"


"cihh"


satpam melihat Lily yang merasa terganggu dengan Morgan langsung menghampiri Lily


"nona Lily apa dia mengganggu anda??" tanya satpam


"ohh jadi nama kamu Lily nama yang cantik sama kaya orangnya"


"apa perlu saya mengusirnya??"


"biarkan saja,, lagian aku mau keruangan papa"


"baik nona"


ohh jadi perempuan cantik itu anak dari pemilik restoran ini,, hmmm keren aku harus bisa dapatin dia. ucap Morgan dalam hati


Lily kembali kemejanya untuk mengambil tasnya dan pamitan pada Sakira lalu pergi ke ruangan papanya


Lily tertarik dengan pekerjaan papanya dia mulai belajar mengurus restoran sejak itu


Biran datang ke restoran


"selamat datang nona Biran" sapa satpam


para pelayan juga menyambutnya


Biran tersenyum manis dia tak sengaja menabrak seorang pria yang tak lain adalah Morgan


Biran terjatuh dan Morgan membantinya berdiri


"maaf aku tidak lihat lihat kamu ada yang sakit??" tanya Morgan Biran menatap Morgan menggelekan kepalanya


"kalau gitu aku permisi" Biran menatap kepergian Morgan.