
Lily kembali ke Kanada saat sampai di rumah Hiro langsung memeluk Lily
"Li kamu dari mana saja aku sangat mencemaskan kamu??" tanya Hiro melepaskan pelukannya
"oma sakit jadi aku harus ke Swiss" jawab Lily dingin
"sekarang bagaimana keadaannya??"
"sudah membaik,, aku lelah aku mau istirahat"
Lily meninggalkan Hiro tanpa menatapnya
"Lily kenapa sikap kamu jadi dingin kaya gini??"
beberapa hari kemudian Lily pergi keluar untuk mencari ketenangan
Lily duduk direstoran outdor dengan mengenakan baju warna hitam
dari kejauhan terlihat seorang pria menghampirinya
"Hai Lily" sapa pria yang sangat Lily kenal
"Aqsa" bisik Lily
"bagaimana kabar kamu setelah kamu menikah dengan pria pilihan kamu??"
"apa peduli kamu??"
"jelas aku peduli karena aku sangat mencintai kamu Lily aku tidak mau kamu menderita"
"terima kasih tapi kamu tidak perlu repot repot memikirkan bagaimana kehidupan aku"
Hiro tak sengaja lewat dan melihat Lily bersama Aqsa
"Lily" panggil Hiro
"ahh Hiro kamu" balas Lily ramah
"Li kamu ngapain disini??" tanya Hiro
"aku cuman pengen keluar aja ehh tiba tiba tamu tak diundang datang"
"Lily sebenci itukah kamu sama aku??"
"sebaiknya kita pulang sekarang"
"iya ayo"
Lily dan Hiro pulang sedangkan Aqsa masih ditempat yang sama
"pergilah Lily menghindarlah Lily karena sebentar lagi kamu akan menjadi milik aku sepenuhnya,, aku akan pastikan hal itu" ucap Aqsa pada diririnya sendiri
bagaimana ini aku harus melindungi Lily apapun yang terjadi,, aku harus bisa menyelmatkan Lily dari rencana busuk mereka. ucap Hiro dalam hati
Hiro masuk ke kamar dia menatap Lily yang sangat cantik
Lily dia cantik sekali. ucap Hiro dalam hati
Hiro menghampiri Lily dan duduk disampingnya
"Lily kamu cantik sekali,, kamu mau menggodaku ya??" bisik Hiro
Lily hanya terdiam seakan dia tidak sadar dengan apa yang dia lakukan sekarang
tak bisa menahan diri melihat Lily yang sangat cantik Hiro langsung melepaskan semua pakaian Lily dan dia
Lily haya terdiam tanpa mengatakan sepatah kata pun ketika mereka melakukannya lagi
pagi harinya Lily membuka mata
dia tersadar bahwa dirinya dalam keadaan polos tanpa mengenakan busana Lily menatap Hiro dan Hiro pun dalam keadaan yang sama
dengan segera Lily langsung berlari kekamar mandi
Lily menangis didalam kamar mandi
k**enapa kenapa harus terjadi lagi?? apa apa yang sudah terjadi semalam kenapa aku sama sekali tidak ingat apa apa??. ucap Lily dalam hati
Setelah beberapa Lama Lily keluar dari kamar mandi dan mengenakan pakaian lengkap
Lily melihat Hiro masih tidur pulas Lily keluar dari kamar
di Kanada
Biran merasa sangat bahagia untuk sesaat Biran berhenti memikirkan Evan
dia dan Kevin menjadi sahabat walaupun pada awalnya Biran merasa risih karena harus dikawal
namun kini Biran mulai terbiasa dengan keberadaan Kevin disisinya sampai mereka menjadi sahabat
"Biran kalau boleh tahu idola kamu itu siapa sih??" tanya Kevin
"hmmm,, Masaki Sato" jawab Biran
"kenapa??"
"dia itu manis aku suka suaranya yang kaya anak kecil"
"gak tersa ya sekarang kita jadi sahabat"
"iya benar"
Biran pergi kehalaman belakang rumah dimana ada banyak tanaman kesukaannya Bunga Camellia
Biran sangan menyukai bunga Camellia terutama bunga Camellia warna putih dan pink.