The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
plans that failed



"bagaimanapun caranya aku harus bisa membalaskan dendamku,, dulu mereka memenjarakan aku dan sekarang aku sudah bebas akan aku pastikan aku membalas semua yang sudah mereka lakukan padaku" ucap seorang Pria yang tak muda lagi


"ayah" ucap Evan pelan


"Lily Dirga Adipratama kamu berhasil lolos tapi adik kamu Biran Dirga Adipratama tidak akan bisa lolos,, aku akan pastikan kehidupannya menjadi seperti dineraka dia pasti akan sangat menderita"


tidak aku tidak akan biarkan Biran terluka aku harus bisa melimdungi Biran bagaimanapun caranya. ucap Evan dalam hati


Evan mendengarkan semua rencana jahat sepupunya yang disusun oleh ayahnya


keesokan harinya Evan dan Biran bertemu disebuah restoran didekat kantor Biran


"Biran maaf"


"hmm?? untuk apa??"


"aku rasa kita tidak akan bisa melanjutkan hubungan kita"


"kenapa??"


"aku tidak bisa mengatakan alasannya tapi yang jelas aku tidak ingin kamu menungguku karena aku akan pindah ke Prancis"


"kalau untuk itu aku bisa nunggu kamu sampai kapanpun"


"Biran maaf tapi aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita"


"baiklah jika itu keputusan kamu"


Biran pergi meninggalkan Evan air mata berlinang membasahi pipi Biran jatuh disetiap langkah Biran


Biran pergi ke taman dimana dia Lily dan Rayan selalu datang kala hati sedang hancur ataupun disaat mereka sedang menghadapi masalah rumit


hari semakun larut Biran pulang terlambat


"Biran sayang kamu baru pulang??" tanya Faiz yang duduk disifa ruang keluarga


"ada banyak kerjaan pah,, Biran udah makan tadi dikantor" jawab Biran berbogong


"mah pah Biran cape Biran mau langsung istirahat"pamit Biran


"iya sanah jangan lupa kamu mandi dulu" ucap Faiz menggoda Biran


"iya dong pah masa iya Biran mau istirahat tanpa mandi dulu" Biran berusaha tersenyum dan berusaha menyembunyikan semuanya


Di Kanada


Lily dan Hiro terlelap tidur Lily membuka matanya dan menyadari apa yang sudah terjadi buru buru Lily langsung masuk kekamar mandi


Lily menyesali semua yang sudah terjadi namun Lily tidak menangis


"apa?? apa yang sudah aku lakukan?? inu salah ini salah,, aku bahkan tidak mencintainya tapi kenapa aku malah menyerahkan diriku padanya dengan sangat mudah apa yang akan dia pikirkan??" ucap Lily pada dirinya sendiri


Di Makasar


selesai mandi dan memakai pakaian Biran langsung merebahkan diri tetesan demi tetesan air mata jatuh membasahi kasur


disisi lain Evan terlihat bingung dia terlihat sangat buruk


"maaf Biran,, aku terpaksa melakukan senua ini setelah aku tahu apa rencana busuk dari papa aku. Biran aku tahu kamu terluka tapi aku lebih terluka karena aku bukan hanya menyakiti kamu tapi aku juga sudahmembohongi kamu,, Biran aku tidak akan biarkan rencana papa berhasil karena aku sangat mencintai kamu" ucap Evan penuh kepiluan


Biran berusaha tegar dan kuat menghadapi semua masalah yang sedang dia hadapi saat ini sama seperti kakaknya Lily yang selalu mampu menghadapi semua masalah dalam hidupnya


Selama ini Biran selalu dilindungi oleh Lily dan Rayan namun kini Biran memendam semua lukanya sendiri jangankan memberi tahu Lily memberi tahu Rayan saja tidak


Laura dan Verel saat ini ada di Bangka karena urusan pekerjaan yang mengharuskan mereka pergi


Rayan semakin sibuk setelah dia bekerja sebagai pengacara seakan pekerjaan adalah cintanya.