
pagi yang cerah Erina berjalan menuju sekolahnya,, walaupun jarak antara rumah dan sekolah Erina lumayan jauh namun Erina terap memilih berjalan.
Erina tidak hanya pintar dalam mengatur waktu tapi dia juga sangat pintar dalam pelajaran bahkan Erina selalu menjadi perwakilan dari sekolahnya.
semua guru sangat menyukai Erina dia tidak hanya pintar tapi dia juga sangat sopan.
saat samapi disekolah Erina mendengar bisikkan demi bisikan dari teman temannya.
"hei katanya ada mirid baru ya,, dan katanya murid baru itu sangat tampan aku jadi penasaran deh gimana dia"
"aku dengar dengar namanya itu Bintang Mahesa kalau gak salah"
Bintang Mahesa kalau gak salah ayah pernah bilang kalau sahabatnya tuan Rangga Mahesa dia juga punya anak seusiaku namanya Bintang apa dia bintang yang sama??. ucap Erina dalam hati
Erina hendak masuk ke kelas namun 3 perempuan cantik dengan gaya modis sudah ada didepan Erina.
"mau kemana??" tanya Miki
"a..aku mau kekelas" jawab Erina
"gak kamu gak bisa kekelas sebelum kamu ngerjain apa yang kita suruh" ucap Sasya
"bener banget tuhh kamu harus ngerjain rutinitas kamu Cupu" tambah Laura
perasaan Erina mulai tak tenang Miki dan kedua temannya mulai mendekati Erina namun guru melihat kejadian itu lalu mendekati mereka.
Miki Sasya dan Laura lari ke dalam kelas terbirit birit ketika melihat guru datang,, Erina merasa lega.
bel berbunyi semua murid masuk kelas guru sudah ada didalam kelas.
"anak anak hari ini bapak mau memperkenalkan murid baru silahkan masuk" ucap pak Anton wali kelas Erina
murid baru itu masuk semua mata memandang irinya Miki tak bisa berhenti menatap murid baru itu.
"silahkan perkenalkan diri kamu" ucap pak Anton
"hai guys aku Bintang mulai hari ini aku akan sekolah disini" ucap Bintang
"waw ganteng banget" semua orang histeris kecuali Erina
meski Erina menatap Bintang namun Erina memikirkan apakah dia Bintang yang dikatakan ayahnya atau bukan.
Bintang menatap Erina seolah Bintang sudah lama mengenal Erina.
"Bintang disini aja dekat aku" ucap Miki
"huhh dasar gak tahu lihat kinclong dikit langsung aja digebet" teriak salah satu murud
"apaan sih suka suka aku dong" jawab Erina
"sudah sudah diam jangan ribut" pak Anton bersaha menenangkan suasan kelas
"pak aku mau duduk disana" Bintang menunjuk ke meja sebelah Erina
"ohh iya silahkan"
Bintang duduk disebelah Erina,, Miki merasa sangat kesal. kelas dimulai
setelah kelas selesai Miki menghampiri Erina.
"Heh cupu awas ya kalau berani macem macem Bintang cuman milik aku ingat itu" Miki dan kedua temannya pergi Bintang yang mendengarkan segalanya hanya diam saja.
Erina segera mengemasi semua buku bukunya itu.
"Er kamu buru buru banget mau kemana sihh?? apa semua ini karena ancaman Miki tadi??" tanya Yuka sahabat Erina
"Yuka aku harus kerja" jawab Erina
"kamu udah dapet kerja lagi Er??"
"iya aku sangat bersyukur"
"kamu kerja dimana sekarang Er??"
"di Jordan Grup"
"waw keren itukan salah satu perusahaan terbesar di kota ini"
"keren apa nya aku cuman jadi OG"
"ihh ya kerenlah gak semua orang bisa jadi kariawan Jordan Grup sekalipun cuman jadi OG atau OB"
"sudahlah aku duluan nya"
Erina pergi meninggalkan Yuki ini adalah minggu pertama dia bekerja di Jordan Grup jadi dia tidak mau datang terlambat.