
malam hari Lily pulang bersama Biran Faiz dan Erina sudah nunggu Lily dan Biran sejak tadi
"Lily cepat bersiap kita akan kerumah om Bagas sekarang kamu juga Biran" ucap Faiz
"baik pah" jawab Lily dan Biran kompak
jarak beberapa lama Lily dan Biran keluar mereka sangat cantik
Lily dan Biran mengambil foto
dirumah Bagas
Marvel masuk kekamar kakaknya dia melihat hp kakaknya ketika dia menyalakan hp kakak nya yang dia lihat Foto Lily yang dijadikan walfeper
"Lily??" tanya Marvel
kakak Marvel merebut hpnya dari Marvel
"lancang sekali kamu nyentuh barang barang pribadiku" ucap Aqsa
"kenapa kamu takut ketahuan kalau kamu mencintai anaknya om Faiz yang akan dijodohkan sama kamu kak"
"apa maksud kamu??"
"iti buktinya Fotonya kamu jadiin walfeper"
"Lily"
Faiz dan keluarganya datang Bagas dan istrinya menyambut hangat kedangan mereka
"Li bisa ikut aku sebentar" ucap Marvel baru datang
Lily menatap Faiz,, Faiz mengedipkan matanya memberikan ijin
Lily pergi dengan Marvel
sesampainya diatap Marvel menunjukan kakak nya
"Li sebenarnya dia lah yang akan dijodohkan sama kamu"
Aqsa membalikan tubuhnya Marvel meninggalkan Lily dengan Aqsa
"Lily benarkah ini kamu??" Aqsa langsung memeluk Lily
Lily tak bisa menahan air matanya
"Lily aku tidak menyangkan kalau ini kamu"
Lily membalas Ciuman Aqsa
mereka berciuman cukup lama sampai akhirnya Lily sadar apa yang sedang mereka lakukan
Lily berusaha melepaskan dirinya namun Aqsa menarik tubuh Lily dan tidak melepaskan ciumannya
kini tubuh Lily sangat dekat dengat Aqsa
setelah Aqsa puas mencium bibir Lily Aqsa melepaskan Lily
Lily menangis
"Lily kenapa kamu nangis??" tanya Aqsa cemas
"ini salah ini benar benar salah"
"apa maksud kamu??"
"tidak sepantasnya kita berciuman apa lagi kita masih belum menikah"
"Lily sebentar lagi kita akan nikah"
"tetap saja ini salah"
tak bisa menahan diri Aqsa kembali lelahap bibir Lily,, namun Lily tak bisa menolaknya karena Lily sendiri menginginkannya
tangan Aqsa mulai merayap kedada Lily
namun sebelum Aqsa mendapatkan apa yang dia ingikan Lily menghentikannya Lily berusaha melepaskan ciuman Aqsa dan lari meninggalkan Aqsa namun Aqsa menarik tangan Lily
Aqsa menarik Lily sehingga Aqsa bisa memeluknya dari belakang
"bertahun tahun aku menanggung derita ini sendiri bertahun tahun aku memendam luka yang kamu berikan dan sekarang kamu datang lagi" Lily meneteskan air mata
"Lily aku mohon jangan menangis,, Lily sungguh aku sendiri tidak tahu kalau ternyata perempun yang akan dijodohkan dengan ku adalah kamu"
"Lily aku tidak pernah ingin melukai kamu aku bahkan tidak pernah memikirkan untuk mengkhianati kamu" lanjut Aqsa
"biarlah semuanya berlalu Biran pasti akan bilang ke mama sama papa tentang semua ini sebelum itu terjadi aku harus mencegah Biran mengatakan apa hubungan kita sebelumnya"
"Lily apa yang harus aku lakukan untuk membuktikan kalau aku sangat mencintai kamu dan kamu yakin percaya sama cinta aku"
"hatiku sudah hancur walaupun kamu sendiri orang yang dulu aku cintai yang akan dijodohkan sama aku tapi hatiku sudah beku"
Aqsa tak bisa berkata apa apa lagi Lily meninggalkannya Aqsa kini hanya mampu menatap kepergian Lily
dalam hati kecil Aqsa dia menangis mendengar pengakuan Lily.