The Cold Wind And Lonly Love

The Cold Wind And Lonly Love
I Hate Mom



"jadi katakan apa keinginan terakhir kamu!!! jangan menguji kesabaranku!!!" bentak wanita itu


"aku,, aku ingin penjelasan darimu ibu" mendengar kalimat Maria wanita itu sangat tersentak cahaya mulai menerang


Wanita itu terkejut kala melihat Maria yang ada disana bukannya Lily


"jadi apa ibu mau mengabulkan keinginan putrimu??" tanya Maria lebih tegas


kini Maria bisa melihat wajah wanita itu dengan sangat jelas dan ya benar wanita itu adalah Miki ibunya Maria


"Maria??"


"kenapa?? kenapa kamu diam!!?? kamu terkejut melihat anakmu yang disandra bukannya Lily Dirga Adipratama tapi malah Maria Mahesa"


"cuihh menjijikan,, kamu benar benar wanita yang hina!! aku benci kamu,, kamu bukan ibu aku!!"


Miki semakin terpukul kala mendengar kalimat yang Maria lontarkan


"Maria denar ini tidak seperti yang kamu kira" Miki berusaha menjelaskan segalanya namun Maria menolak penjelasan Miki


"apa?? apa lagi alasan kamu?? aku benar benar muak mendengar semua ocehan kamu"


"aku nggak nyangka dibalik wajah kamu yang cantik ternyata hati kamu busuk!!"


"Miki ibu mohon dengarkan penjelasan ibu"


"tidak ada lagi jyang perlu dijelasin"


"hei kalian kenapa kalian malah menyandra putriku!!!?? sekarang lepaskan dia!!"


"maaf nyonya kami tidak tahu jika dia adalah putri nyonya"


"cepat lepaskan ikatannya"


dengan segera tali yang mengikat kaki dan tangan Maria dilepaskan


Maria berdiri dan mendekati Miki bukannya memeluk Miki Maria malah mematung


"sekarang aku bisa membayangkan betapa takutnya Lily kala itu,, seorang anak kecil yang tidak tahu apa apa harus berada dirunangan yang penuh dengan ular betapa takutnya dia"


"Maria aku..." Maria tidak memberikan Miki celah untuk berbicara


"jika aku harus memelih antara kamu dan tante Erina aku akan memelih tante Erina sebagai ibu aku bukan kamu ibu yang jahat!!!"


"aku tidak akan pernah memaafkan kamu,, jika saja papa tahu apa yang sudah kamu lakukan aku yakin papa juga akan sama dia akan semakin membenci kamu!!"


Miki menangis mendengar pernytaan Maria


Faiz mendengarkan segalanya dia sangat terkejut mendengar dan menyalsikan segalanya


dengan segera dia menghampiri Maria tak lama Bintang datang


Bintang melihat hal yang tak pernah dia sangka ya keakraban Maria dengan Faiz


orang yang Bintang angga sebagai musuhnya karena Erina yang lebih memelih Faiz dari pada dirinya


kedatangan Bintang disusul dengan kedatangan polisi Miki dan anak buahnya diamankan oleh polisi


pandangan Miki terus menatap Mari dengan mata yang berlinang air mata


sedangkan Maria membuang wajahnya


mereka memutuskan untuk kembali


****


Rayan pulang membawa Lily melihat keadaan Lily Erina sangat cemas


"Rayan apa yng terjadi sama Lily??" tanya Erina cemas


"itu kak Lily..." Rayan ragu mengatakannya


"katakan Rayan ada apa??"


belum sempat Rayan menjawab Lily yang terlanjur lemas dan lemah langsung jatuh pingsan


kondisi Lily membuat semua orang semakin cemas


dengan segera Rayan mengangkat tubuh Lily dan ditidurkan diatas sofa


Mizuki memerikasa kondisi Lily


raut wajah Mizuki membuat Erina tambah cemas


"gimana?? apa Lily baik baik saja??" tanya Erina


"kamu harus tenang Erina,, Lily bik baik saja tapi..."


"tapi apa Yuka??"


"sepertinya kita harus lebih memperhatikan Lily rasa traumanya tidak masih belum bisa hilang sepenuhnya"


"Lily bertahun tahun dia harus melawan rasa takut akan hari itu" semua mata memanda g ke arah asal suara pria itu ya yang berbicara adalah Bintang