
Alex berlari menuju kamar inap istrinya, dia baru saja menerima telepon dari Angel jika Anna sudah bangun.
Alex menarik nafasnya panjang sebelum ia membuka pintu di depannya.
Ceklek...
Alex tak sabar masuk ke dalam, namun ia mengerutkan keningnya saat tak melihat istrinya di atas ranjang.
"Dia sedang ke kamar mandi."Ujar Angel yang berdiri tak jauh dari depan pintu kamar mandi.
"Kenapa tidak di bantu? "Tanya Alex khawatir
Angel tak menjawab, ia menatap ragu pada Alex, bingung harus menjawab apa.
Ceklek...
Alex dan Angel sama-sama langsung menoleh, Anna baru saja membuka pintu kamar mandinya.
"Sayang... "Ujar Alex menghampiri istrinya dan mencoba membantunya
Plak...
Alex menatap bingung istrinya saat tangannya di tepis kasar oleh Anna, "Sayang... "
Angel menghampiri Alex dan menarik lengannya, "Itu om, dia diam saja sejak tadi, dia juga seperti itu padaku. "
Alex menatap tak percaya pada Angel lalu beralih menatap khawatir pada istrinya yang kini sudah duduk, ia takut jika ptsd Anna akan kambuh lagi, bagaimanapun kejadian yang sudah di lewati istrinya itu pasti membuatnya syok, terlebih jika kambuh, ptsd Anna selalu kambuh setelah istrinya itu tidur.
"Jangan... "Seru Alex saat melihat Anna akan melepas infus di tangannya
Anna hanya mengerutkan keningnya sesaat namun ia kembali akan melepaskan infus di tangannya
"Sayang, aku mohon jangan dulu di lepas. "
"Ck... anda siapa? "Ujar Anna kesal
Deg...
Tepat dugaan Alex, tapi ia tak mau menyerah, ia lalu menuntun istrinya itu untuk duduk, "Duduklah... "Ujar Alex lembut membuat Anna menatapnya.
Alex lalu membelai perut buncit Anna, "Jangan di lepas, dia membutuhkannya. "
Mata Anna menatap tangan Alex yang mengusap lembut perutnya, "Pe... perutku kenapa?"Tanyanya cukup kaget, kenapa ia baru menyadari jika ada yang berbeda dari tubuhnya
"Kamu hamil sayang, anak kita."
Anna langsung menatap Alex tak percaya, "Hamil.... "
"Iya, ada bayi kita di sini. "
Anna langsung sedikit terkekeh, "Lucu sekali, hamil anakmu.. kita saja tidak saling kenal. "
Alex menatap Angel, "Angel bisakah kau katakan pada Axel untuk meminta Sam kemari. "
"Iya om. "Angel langsung pamit dan keluar dari kamar inap Anna
Alex lalu menatap istrinya, ia menghela nafasnya sesaat, untuk saat ini dia harus sabar dan pelan-pelan.
"Anna... "Ucap Alex lembut
"Dengar tuan, kita tak saling kenal bagaimana aku bisa hamil anakmu. "Anna langsung nampak berfikir, "Apa ini anak Mike... "
Deg...
Sesak sungguh yang Alex rasakan, ia bisa sabar jika Anna belum ingat dirinya, tapi istrinya justru teringat Mike bahkan mengira anak yang di kandungnya adalah anak Mike
Anna lalu menggeleng membuat Alex sedikit berharap Anna mengingatnya, "Mike kan impoten, dia tidak bisa. "
"Benar sayang, dengar kamu dan Mike sudah putus, dan kamu menikah denganku. "
Anna menatap Alex lekat, lalu ia kembali tertawa, "Jangan bercanda tuan. "
Alex langsung menggeleng lalu mengambil ponselnya
"Lihat... "Tunjuk Alex pada layar ponselnya
Anna pun mengerutkan keningnya saat melihat ada banyak foto dirinya bersama pria di sampingnya
"Dan lihat ini foto pernikahan kita di gereja. "
Anna kembali menatap Alex, 'pria ini tak mungkin mengedit foto sebanyak itu.'Batin Anna
Lalu ia membelai perutnya, benarkah jika dia hamil anak pria di sampingnya, tapi bagaimana bisa?
"Ah... "
"Sayang..."Ujar Alex khawatir saat tiba-tiba istrinya meremas kepalanya
"Sayang... jangan di paksa jika kamu tak mengingatnya... "
"Ah... "
Ya Tuhan, Alex sangat khawatir sekarang, ia lalu menarik istrinya ke dalam pelukannya.
"Sakit... "Gumam Anna
Setelah beberapa saat dalam pelukan pria yang mengaku sebagai suaminya, Anna mulai terasa tenang, terlebih saat telinganya mendengar debaran pria yang mendekapnya juga aroma tubuh pria itu entah kenapa dirinya merasa tenang dan nyaman
"Tenanglah, jangan di paksa."Ujar Alex sambil sesekali mengecup kepala istrinya
Merasa jika jantungnya yang kini justru berdebar tak beraturan Anna langsung melepas pelukan Alex
"Maaf, aku.. "Anna menghela nafasnya, "Aku butuh waktu untuk mempercayai semuanya."
Alex berharap Anna akan segera ingat semuanya, termasuk keadaan Mike nanti.
Anna menatap langit-langit ruangan itu, lalu tangannya mulai membelai perutnya, ada kehidupan di dalam perutnya, di dalam rahimnya.
Deg...
Anna tak dapat menahan rasa harunya saat ia merasakan tendangan kecil dari dalam perutnya, dirinya benar-benar hamil, tapi kenapa ia tak bisa mengingatnya.
"Sssshhh... jangan menangis. "Ucap Alex sambil menghapus airmata yang mengalir dari sudut mata Anna
"Semua akan baik-baik saja."
Anna lalu memejamkan matanya, "Tolong biarkan aku sendiri dulu."Pinta Anna
Alex menghela nafasnya, "Baiklah, aku ada di luar, panggil aku jika kamu butuh sesuatu. "
Cup...
Alex lalu mengecup kening istrinya cukup lama sebelum ia keluar dari ruangan itu
Setelah mendengar suara pintu di buka dan di tutup, Anna kembali membuka matanya dan kembali memikirkan semuanya
"Dia siapa?"Gumamnya
'Benarkah jika dia suamiku? Tapi bagaimana bisa aku menikah dengannya, Di mana Mike? 'Batin Anna
"Aku haus... juga lapar. "Gumam Anna saat merasa perutnya keroncongan
Anna menatap pintu, dalam hati haruskah ia meminta tolong pada pria yang mengaku suaminya itu
"Siapa namanya ya? "Gumam Anna saat ia memutuskan untuk meminta bantuan pria yang mengaku suaminya itu, ayah bayi dalam kandungannya
"H.. Hei... kau di luar?" Seru Anna
Ceklek...
Anna cukup kaget ketika pintu tiba-tiba di buka dan dengan cepat Alex masuk ke dalam dan menghampirinya,bahkan Anna menatap Alex tak berkedip saat pria itu sudah berdiri tegap di depannya
"Kamu baik-baik saja sayang? "Tanya Alex khawatir, "Apa anak kita baik-baik saja? "Tanyanya lagi sambil menyentuh perut istrinya
Anna yang masih terpaku dengan sikap Alex, menganggukan kepalanya,"Ya... dia lapar. "
"Ah ya, kamu bahkan belum makan sejak kembali. "
"Kembali?Kembali dari mana? "Tanya Anna bingung
Alex bingung harus menjawab apa, ia belum yakin dengan kondisi Anna, "Maksudku sejak bangun tadi."
Alex lalu mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang dan menyebutkan beberapa menu makanan
'Bahkan dia tahu makanan kesukaanku.'Batin Anna
"Apa ada yang kau inginkan sayang? "Tanya Alex yang hanya di jawab dengan gelengan kepala oleh istrinya
"Ya, itu saja, Max 30 menit. "Ujar Alex sebelum menutup panggilan teleponnya
"Dari mana kau tahu kalau aku suka makanan itu?"Tanya Anna
Alex memasukan kembali ponselnya, "Sudah aku katakan kalau aku suamimu, aku tahu semua tentangmu sayang. "
Deg...
Anna langsung menatap intens Alex,"Semuanya? "Tanyanya
Alex mengerutkan keningnya, "Ya... tentu."
"Apa kau tahu kalau aku...."Tanya Anna ragu-ragu
"The Reapers."Jawab Alex
Anna langsung menutup bibirnya sesaat, "Kau tahu?"
"Ya... "
"Tunggu... siapa kau? "
"Aku suamimu. "
"Bukan, maksudku namamu? "
Alex menghela nafasnya, "Alex... "
Anna langsung meremas selimut yang menutupi tubuhnya, "Alex... DG... S? "Tanya Anna tak percaya lalu ia memindai penampilan Alex dan mengingat gerakan cepat Alex tadi.
'Bagaimana bisa aku menikah dengan musuhku?'Batin Anna
"Mike... "Gumam Anna, "Di mana Mike?"
.......
.......
... ..............myAmymy.................
...**Akankah Anna mengetahui keadaan Mike nanti, dan akan bagaimana sikapnya setelah mengetahui keadaan Mike? ...
...🖤🖤...
...@myAmymy** ...