The Blackness Of Love

The Blackness Of Love
Part 34



Alex menoleh pada seseorang yang duduk di sampingnya kini. Naina benar-benar memutuskan untuk memgikuti kemanapun Alex pergi hari ini. Sungguh seandainya tidak ada kepentingan dengan Adam hari ini, lebih baik dia bawa istrinya itu ke hotel mumpung Naina sedang dalam mode agresifnya.


Alex tersenyum, lucu juga punya istri dengan dua kepribadian meski dia lebih suka Naina dalam mode seperti ini. Ya Sam sahabatnya sudah membuat kesimpulan jika Naina pada dasarnya memang memiliki dua kepribadian sebelum ia mengalami trauma yang membuatnya kehilangan ingatan masa lalunya.


Sekarang yang harus Alex cari tahu adalah siapa Naina sebenarnya, mereka tinggal menunggu sidik jari milik Naina kembali normal, maka Axel akan dengan mudah menemukan data-datanya. Hal itu juga sudah Sam cari tahu jika dari sample kulit telapak tangan Naina jika wanita itu sebelumnya kemungkinan tangannya sering di celupkan pada larutan yang bisa merusak jaringan kulitnya. Ya Alex akui saat awal pertemuan mereka kulit telapak tangan Naina sangat kasar,tidak seperti sekarang sangat halus tapi tipis,kata Sam tunggu beberapa bulan lagi maka sidik jari Naina akan kembali dengan sempurna.


"Kenapa si sayang dari tadi melihatku terus?" Tanya Naina yang kini tengah bercermin untuk memperbaiki sedikit riasannya.Alex mengatakan jika dia tidak akan ke kantor tapi langsung ke rumah bosnya, ini adalah kali ke dua dia di ajak ke rumah besar milik bos suaminya.


"Kenapa kamu dari tadi sibuk berdandan?Kamu sudah sangat cantik."


Naina menggeleng, "Tidak sayang aku tidak pede, istri bosmu itu sangat cantik. Aku minder,aku tidak mau membuatmu malu nanti ."


Alex mengangguk, Naina benar istri Adam memang sangat cantik,Alex melirik Naina, "Tapi bagiku kamulah yang tercantik. "Puji Alex.


Naina menurunkan cerminnya, lalu ia tersipu malu sesaat sebelum ia kembali memasang wajah Kesalnya, "Kalau aku cantik kenapa kamu selingkuh?"


"Selingkuh? Mana ada? "


Naina menarik nafasnya panjang lalu menghembuskan perlahan, "Tidak selingkuh,lalu kemarin apa Raisa?Dia hamil anakmu kalau di lihat dari usia kehamilannya itu artinya kalian berhubungan saat aku sudah ada dalam hidupmu kan? " Ujar Naina kesal.


Alex memejamkan matanya, sungguh bagaimana dia harus menjelaskannya, haruskah ia cerita alasan dia dan Raisa berhubungan waktu itu.


"Aku benarkan? Buktinya kamu tidak bisa menjawabnya. "


"Itu semua karena kamu. " Sanggah Alex cepat.


"Karena ku? " Tanya Naina tidak mengerti.


"Ya, karena kamu terus menggodaku tanpa bisa aku sentuh waktu itu. "


Naina seketika gugup, ia ingat beberapa kali memang Naina bisa merasakan gairah Alex yang datang saat bersamanya.


"Dasar omes. " Kesal Naina pada akhirnya.


Beberapa saat kemudian hanya hening yang terjadi dalam perjalanan mereka ke rumah Adam,sampai Naina kembali membuka suaranya.


"Lalu apa yang akan kamu lakukan dengan wanita itu."Lirih Naina,saat ini dia merasakan sedih, jika mengingat wanita itu jelas dia tidak mau mengalah, tapi mengingat bayi yang belum lahir membuatnya tidak tega.


"Tidak ada, dia hamil ya biarkan saja,aku akan tanggung jawab sebagai ayah bayi itu tapi tidak menjadi suaminya."


"Tapi seorang anak ingin keluarga yang lengkap nanti. "


Alex menghela nafasnya, "Naina... " Lirihnya,Kemudian Alex menepikan mobilnya dan langsung menghadap Naina setelahnya.


"Dengar, entah kamu percaya atau tidak tapi akan aku katakan hal ini padamu, Aku mulai mencintaimu." Ucap Alex yakin,"Aku tidak mau kehilanganmu. Cukup sekali aku kehilangan wanita yang aku cintai, sekarang tidak akan lagi. "


"Tapi... bayi itu... "


"Kita akan menghadapi ini bersama, demi Tuhan kesalahanku dengan Raisa sebelum kita menikah, jangan marah akan hal itu, sejak aku memilikimu menjadi istriku, maka hal seperti itu tidak akan pernah terjadi, aku adalah pria yang setia jika sudah mencintai seseorang."


Ya Alex memang Setia, selama dalam hatinya terukir nama seorang wanita maka seluruh jiwa dan raganya memang tertuju padanya seorang.Dan soal dia yang mulai melampiaskan hasratnya pada wanita bayarannya, itu dia lakukan dua tahun terakhir, dan Alex pikir saat itu, dia sudah menyerah pada perasaannya mengenai Naina, istrinya yang dulu.


Menunggu bertahun-tahun tanpa petunjuk akhirnya benar-benar membawa pikirannya jika bukti jasad wanita dalam mobil itu benar adalah Naina.


"Apa kamu yakin Alex?" Tanya Naina ragu-ragu.


"Sangat yakin. "


Naina benar-benar merasa terharu kali ini, air matanya sudah menggenang, Tanpa kata Naina langsung menghambur memeluk Alex, "Aku rasa aku juga mencintaimu Alex, hanya kamu orang yang aku miliki di dunia ini, aku takut kamu juga pergi dariku karena wanita itu, aku takut aku akan sendiri lagi. Itu sangat menakutkan.Aku tidak mau hidup sendiri lagi. Aku mencintaimu,aku takut kehilanganmu, jangan pergi..."


Alex melepas pelukannya lalu menatap mata Naina dan segera menghapus airmata istrinya, "Aku mencintaimu." Ucap Alex sekali lagi sebelum ia menyatukan bibirnya dengan bibir istrinya.


"Cukup. " Ucap Alex setelah menyudahi ciuman mereka, "Bisa-bisa aku batal bekerja hari ini. "


Naina hanya bisa mengulum senyumnya lalu mengambil tisu di dashboard dan mengarahkannya pada bibir Alex, "Ada lipstikku di sini. " Ucap Naina malu-malu.


"Terima kasih sayang... kita lanjut perjalanannya. "


Naina lalu mengangguk dan kembali membenarkan penampilanya.


...............myAmymy................


Naina berjalan di belakang Alex dengan tangan nya yang tak pernah di lepas Alex sejak mereka turun dari mobil tadi.


"Tunggu sayang. " Ucap Naina menahan Alex.


"Ya, kenapa? "


Naina kembali merapikan rambutnya, "Aku cantik kan? "


Alex menggeleng, Naina begitu minder karena kecantikan Dara, "Di mataku kamu yang paling cantik, dan jika kamu ingin terlihat cantik seperti Dara, maka bukan penampilanmu yang harus kamu jaga, tapi hatimu."


Naina tersenyum canggung, "Hehe. "


Alex mengecup kening Naina, "Sudah jangan gugup, percayalah kalian akan berteman baik nanti. "


Pada akhirnya Naina mengangguk yakin lalu melanjutkan langkah mereka memasuki kediaman Dermawan.


"Di mana Mr. Adam? " Tanya Alex pada anak buahnya.


"Di ruang keluarga bos, tengah bermain bersama si kembar. "


Tanpa menunggu Alex langsung membawa Naina menuju ruangan di mana Adam berada.Tak lama kemudian mereka akhirnya sampai menemui Adam. Bisa di lihatnya Adam tengah bermain bersama kedua putranya yang sudah menginjak usia 2 tahun.


"Papi iyat eyo abis cucutnya, iyo ayah pi. " Seru balita dengan pakaian bernama Leo.


Adam dan Dara memang memberi nama pada setiap baju yang di kenakan oleh si kembar, itu untuk memudahkan orang lain mengenali putranya, karena putra kembar Adam dan Dara benar-benar identik.


"Mr. Adam. " Sapa Alex menunduk.


Adam menoleh menatap Alex dan Naina,Adam bahkan harus menahan senyumnya melihat tangan Alex yang tidak lepas menggenggam tangan. istrinya,'Akhirnya kamu tahu bagaimana rasanya menjadi budak cinta istrimu Lex. 'Batin Adam.


"Janny,panggil istriku katakan jika Alex datang bersama istrinya." Titah Adam pada anak buahnya yang ia tugaskan menjaga si kembar.


"Baik sir. "


"Leo, Lio lihat siapa yang datang,Om Alex datang dengan aunty cantik."


..............myAmymy..............


Yang kangen Adam dan Dara tunggu part selanjutnya ya, mau tahu kan bagaimana kelucuan si kembar Leo dan Lio? tunggu di part selanjutnya ya.


jangan lupa VOTE 😉


...🖤🖤...


...@myAmymy...