The Blackness Of Love

The Blackness Of Love
Part 81



Alex masih menyusuri hutan menuju tempat di perkirakannya Anna ada di sana, sebuah perkampungan paling ujung yang terpisah hutan dengan perkampungan sebelumnya.


"Astaga banyak sekali ranting dan duri berserakan di tanah, bagaimana kalau kaki my Queen tertusuk duri-duri ini, dia tidak pakai sendalnya lagi. "


Alex menghentikan langkahnya saat mendengar kalimat seseorang tak jauh di belakangnya.


"Hei kenapa berhenti?"


Alex berbalik, "Apa tadi kau bilang?Istriku tak memakai sandalnya? " Tanya Alex pada Mike


Mike mengerutkan keningnya, "Kenapa?Ck,sepertinya aku jauh lebih perhatian darimu. "


Alex tak menjawab atau bertanya lagi, pria itu memilih berbalik dan melanjutkan langkahnya, dia harus cepat menemukan Anna.


"Hei, tunggu... "Seru Mike mengejar Alex


"Hei, jika nanti Anna ketemu, aku ingatkan jika aku tak akan menyerah agar Queen kembali padaku."


"Queen... heh... namanya Anna, Sadrianna. "


"Ck... bagiku dia tetap ratuku, my Queen. "


Lagi-lagi Alex tak menjawab dan terus melanjutkan langkahnya.


"Dasar, ck... bagaimana bisa Queen mau menjadi istri pria itu. "Gumam Mike hingga ia teringat sesuatu, "Hei tunggu, jangan bilang kau memanfaatkan ptsdnya agar dia mau menikah denganmu. "


Alex kembali menghentikan langkahnya, sebenarnya apa yang di katakan Mike tak sepenuhnya salah.


"Wah benarkan? kau memanfaatkan ptsd Queen."


Mike langsung berkacak pinggang, "Pria macam apa kau ini, memanfaatkan ketidakberdayaan seorang wanita. "


"Yang jelas, Anna sudah tahu siapa dirinya sekarang, dan dia sudah sembuh dari ptsdnya, dia wanita normal, begitupun hatinya, kami saling mencintai."Balas Alex


"Cih... dia mencintaiku. "Ujar Mike yakin


Alex tersenyum tipis, "Ku dengar dia mengkhianatimu hingga kau tertangkap waktu itu, dan itu jauh sebelum kami bertemu. Apa kau yakin dia masih mencintaimu saat itu. "


"Kau... "


Dug... brugggg....


Alex tersenyum, ia yang tersungkur karena pukulan dan tendangan Mike yang tiba-tiba lalu bangkit, ternyata Mike pria yang mudah terpancing emosinya.


"Dengar aku tak akan pernah melepaskan Queen."Ucap Mike tegas dan yakin bersiap melayangkan tinjunya lagi pada Alex tapi dengan cepat Alex menahannya.


Alex tersenyum tipis, "Kau mau melawanku? bukankah level bertarungmu ada di bawah istriku,ah mantan partner kerjamu. "


Mike mengetatkan rahangnya, dia akui memang benar, jika levelnya sebagai The Reapers ada di bawah R01.


Alex melepas tangannya yang menahan tangan Mike, "Sorry, aku tak berminat meladenimu saat ini,menemukan istriku jauh lebih penting sekarang."


Mike mengepalkan tangannya, Alex benar menemukan Queen jauh lebih penting, bagaimana jika pria tua itu memberikan obat-obatan pada Queen, sudah di pastikan wanita itu tak akan dapat melawan.


.....................


Bruggg....


Anna menutup mulutnya saat tiba-tiba pria tua yang tak lain adalah mantan ayah angkatnya tiba-tiba terjerembab jatuh ke tanah,lalu Anna menoleh ke arah mobil jeep di depannya bingung hingga kebingungannya terjawab saat seseorang keluar dari balik pintu mobil hitam itu.


"Bos Adam. "Lirih Anna,matanya langsung melihat ke sisi lain mobil berharap Alex datang menyelamatkannya.


"Axel. "Gumam Anna saat Axel yang muncul dari balik pintu mobil satunya bersama 2 orang lain yang mencekal seorang yang mungkin adalah supir yang akan menjemputnya tadi.


"Kau tak apa kakak ipar? "Tanya Axel khawatir


Anna langsung mengangguk, "Mana Alex? "


"Ah dia juga sedang kemari lewat hutan. "


"Ah... "


Anna dan Axel lalu menoleh ke arah Adam, saat ini Adam sedang bertarung dengan mantan ayah angkat Anna.


Dug....bug...


"Axel, bantu dia. "Ujar Anna khawatir


"Tenang saja kakak ipar, bos Adam adalah petarung yang baik, levelnya tak kalah dari Alex. "


Bug....


"Ah... "


Anna menutup mulutnya saat tiba-tiba Adam terjatuh dan memegang lehernya, sedang Axel bingung dengan apa yang terjadi.


Lalu Anna tersadar setelah melihat apa yang di buang oleh mantan ayah angkatnya itu,sebuah jarum suntik


"A... apa yang kau lakukan tua bangka?"


"Hahaha.... kau mungkin pria yang kuat anak muda, pukulanmu lumayan."


Adam langsung berusaha bangkit hingga ia tiba-tiba kembali terjatuh, "Apa yang terjadi?"Ujarnya bingung


"Teruslah bergerak jika kau mau ototmu membengkak dan robek."


"Apa yang terjadi?"Tanya Axel bingung.


"Dia pasti memberikan obat-obatan perusak otot, katakan pada bos Adam lebih baik dia diam. "Ujar Anna


"Bos... "Ujar anak buah Adam mendekati bosnya itu.


"Ah... "Pekik Anna karena tiba-tiba dirinya kembali di cekal oleh mantan ayah angkatnya.


"Kau... "Kaget Axel


"Hei, urus bocah itu."Perintah ayah angkat Anna pada orang suruhannya yang telah lepas dari cekalan anak buah Adam.


"Uncle ku mohon berikan obat penawarnya... "


"Cih... Kau ikut aku... ayo.... "Perintahnya pada Anna agar masuk ke dalam mobil.


Anna menggeleng hingga tiba-tiba cekalan di tangannya terlepas, di lihatnya jika Axel mencoba melawan mantan ayah angkatnya itu


"Axel hati-hati, dia memiliki banyak jarum suntik di balik jaketnya. "Seru Anna.


Namun seruan Anna justru membuat Axel hilang fokus dan...


"Argh..." Axel pun sama dengan Adam, pria itu terhuyung ke belakang sambil memegang lehernya lalu mencabut jarum suntik yang masih tertancap di sana.


"Ah... uncle aku mohon lepaskan aku... "


"Cih, cepat masuk mobil. "


Anna menatap Adam dan Axel yang terlihat lemah, lalu pada 2 anak buah Adam yang juga sama kondisinya, lalu Anna memindai sekelilingnya, sungguh ia berharap Alex datang saat ini.


"Cepat..."


"Ah... iya uncle... " Jawab Anna pasrah,demi anak dalam kandungannya.


Dorrr....


Anna dan mantan ayah angkatnya langsung menoleh, ada Alex dan Mike yang terlihat baru saja menembak ban mobil jeep di depannya.


Anna tersenyum, akhirnya Alex datang.


"Alex... "Lirih Anna penuh harap


"Sial... "


"Lepaskan istriku. "


Mantan ayah angkat Anna langsung mengerutkan keningnya, "Istri? "Gumamnya lalu menatap Mike.


"Hahaha.... istri katamu? "Tawanya, lalu ia menatap Mike, "Kau lihat Mike, Anna mengkhianatimu."


"Argh... banyak omong. "Ujar Mike kesal, lalu bersiap menodongkan pistolnya kembali sebelum Alex menahannya saat Anna kembali menjadi sandranya.


"Tembak saja Mike, maka Ratumu ini akan aku bunuh. "


Alex mengepalkan tangannya saat melihat ada pistol dekat kepala Anna.


"Lepaskan istriku, demi kebaikanmu. "Ucap Alex


"Cih... kau lihat mereka, heh... lihatlah, maka kalian pun akan bernasib sama. "


Alex dan Mike langsung melihat ke arah Adam dan Axel juga yang lainnya.


"Mereka pasti di lumpuhkan dengan obat-obatan hasil karyanya. "Ujar Mike


Alex lalu menatap Anna lekat, dan Anna seolah mengerti dengan kode yang di berikan Alex padanya.


"Sebaiknya kalian menyerah. "


"Ku bunuh kau dasar tua bangka."


Dor... Dor...


"Argh... " Mike menatap pistolnya yang terlempar ke tanah karena tembakan mantan ayah angkatnya.


"Kau lupa siapa yang mengajarimu menembak Mike?"


Drakk.... Dug...


Dor.....


"Ah... "


Anna menatap pria tua yang baru saja tersungkur ke tanah sambil memegang lengannya yang baru saja kena tembak oleh Alex.


Tadi dengan kode yang di berikan Alex, Anna berhasil menjatuhkan pistol di tangan mantan ayah angkatnya hingga Alex memiliki kesempatan untuk menembak mantan ayah angkat istrinya


"Queen.... " Seru Mike lega


"Sial... "


Anna menatap mantan ayah angkatnya lagi, lalu ia perlahan melewati pria tua itu dan berlari kecil ke arah Alex dan Mike


"Queen... "Lirih Mike lagi


"Alex.... " Anna langsung memeluk Alex penuh kelegaan


"Maaf sayang, aku terlambat menyelamatkanmu. "


"Hiks... dia memberiku obat hingga aku tak bisa berbuat apapun, aku takut dia melukai bayi kita..."


"Sudah sayang, sekarang kau aman. "Ujar Alex penuh syukur dan berkali-kali mengecup kepala Anna.


Sedang Mike hanya bisa menatap sendu dua sejoli di depannya, perlahan kakinya melemah dan ia mundur, hatinya sakit di saat wanita yang ia cintai selama ini justru berlari ke pelukan orang lain.


"Alex..."


Kretek....krekkk.....


Mike langsung menoleh ke arah lain, hingga...


Dor...


"Argh... "


Alex langsung membulatkan matanya, sedang Anna mengisyaratkan kebingungannya saat tiba-tiba ia merasakan berat di pundaknya.


Alex langsung bertindak cepat dengan mengarahkan kembali pistol di tangannya dengan tetap memeluk Anna


Dor.... Dor... Dor....


"Arrgghhhh..... "


Perlahan Alex melepas pelukannya pada Anna, Anna langsung berbalik dan menahan tubuh seseorang di belakangnya, ia menggelengkan kepalanya lalu perlahan duduk dan memangku kepala Mike


"Tidak, Mike..."


Mike tersenyum,"Qu...Queen... "Jawab Mike terbata dan meraih pipi Anna


"Mike..."


.......


.......


................myAmymy...............


...**Mike selamat gak nih? ...


...🖤🖤...


...@myAmymy** ...