The Blackness Of Love

The Blackness Of Love
Part 12



Alex mengoleskan minyak kayu putih di hidung Naina berharap gadis itu segera sadar.Tiba-tiba Naina pingsan membuat Alex bingung pasalnya tadi Naina terlihat biasa-biasa saja.


"Nggghhhh.... " Naina mengerjapkan matanya hingga ia bisa melihat wajah tampan Alex di depannya.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Alex khawatir.


Naina berusaha bangkit dan duduk. Dengan Sigap Alex segera membantunya.


"Ini minum dulu. " Alex membatu Naina untuk minum.


"Terimakasih."


"Bagaimana apa perlu kita ke rumah sakit? "


Naina menggeleng, " Aku baik-baik saja, tadi hanya pusing tiba-tiba."


"Sebaiknya kita ke rumah sakit saja."


"Tidak perlu, sekarang aku baik-baik saja. "


Naina teringat sesuatu, " Maaf apa aku bisa tau paspor siapa tadi? "


"Oh, itu semua milik istriku."


"Istrimu, namanya Naina juga? "


"Ya. "


Pandangan Naina jauh entah kemana? Dan itu tak luput dari mata hitam Alex.


"Kenapa? " Tanya Alex.


Naina menggeleng, "Entahlah, aku hanya merasa tak asing dengan wajahnya. "


Alex langsung menoleh,matanya membola tak percaya," K.. kau pernah melihatnya? " Tanyanya tak sabar.


Naina memiringkan kepalanya, matanya bergerak gelisah, "Entahlah,aku hanya merasa dia tak asing, tapi aku tak bisa mengingat apapun. " Naina memijat kepalanya saat tiba-tiba ia merasakan pusing lagi.


Alex mendesah," Baiklah, sudah jangan di pikirkan lagi. " Dalam hati Alex bertanya apa mungkin Naina ini pernah bertemu dengan istrinya.Tapi jika benar pasti itu 6 tahun yang lalu,berarti tak lama setelah naina pergi darinya. Tunggu... tiba-tiba mata Alex berbinar.Naina pergi darinya 7 tahun yang lalu dan kecelakaan Naina juga 7tahun yang lalu.Jika benar Naina ini pernah bertemu dengan Naina istrinya berarti semakin menguatkan dugaan jika Naina istrinya masih hidup.


Alex pikir dia harus membantu gadis ini mendapatkan kembali kepingan ingatannya.Dia harus mulai mencari tahu apa yang terjadi pada dirinya.


"Lusa kita ke Indonesia,dan kau akan tinggal bersamaku. "


"Aku.. tapi aku tak mau merepotkanmu lagi. "


"Lalu kau akan kemana di saat kau saja tak tahu siapa dirimu apa lagi keluargamu di mana?"


"Ah... ya kau benar sekali. " Naina menatap kosong ke depan.


"Kau tenang saja, aku akan membantumu mencari tahu tentang apa yang terjadi padamu dan mencari anakmu. "


Naina langsung menoleh pada Alex, " Apa kau serius? Tapi aku tak bisa membayarmu. "


Alex manatap Naina dari atas hingga ke bawah membuat Naina merasa risih.


"Hei, tuan jangan bilang jika kau memintaku membayar dengan tubuhku. "


"Ck, buang pikiran kotormu jauh-jauh nona. "


"Terus kenapa kau memandangku seperti itu?"


"Begini saja kau bekerja sebagai asistenku, kau bisa membantuku ya,memasak,membersihkan rumah,menyiapkan pakaianku dan yang lainnya."


"Hei tuan kau memintaku menjadi ARTmu atau istrimu? kenapa aku merasa itu tugas istri bukan ART. "


Alex menyeringai, " Apa kau lupa jika kau akan memakai indentitas milik istriku nona? "


"Tunggu,bagaimana bisa aku memakai identitas istrimu,kau lihat wajah kami berbeda. "


"Soal itu kau tenang saja,kita bisa mengatakan jika kau melakukan operasi plastik." Tiba-tiba Alex nampak berfikir.


"Begini saja, bagaimana jika kita saling membantu. " Ujar Alex ragu-ragu.


"Maksudnya?" Tanya Naina tak mengerti.


"Begini,aku akan membantumu kau juga membantumu. "


"Iya, tapi apa yang bisa ku bantu untukmu. "


Alex nampak memikirkan kembali idenya, apa ini akan berhasil atau tidak,Selain itu juga desakan papa Bram soal perjodohan dirinya dengan Angel. Alex tak mau itu. sepertinya tak ada pilihan lain selain mengajaknya untuk bekerja sama.


"Kita bekerjasama. "


..................


Angel berdiri kaget mendengar ide konyol Axel.


"Kamu gila kak, bagaimana kamu bisa berfikir seperti itu. " Ujar Angel dengan pipi yang merona. Sungguh ia tak habis pikir bagaimana bisa Axel memiliki ide konyol seperti itu.


"Ya terserah kamu saja si mau atau tidak? Tapi resikonya Lucas akan di paksa menerima orang tua asuh lain. Kau tahu bahkan tak sedikit kasus tentang anak angkat yang di siska orang tua angkatnya.Bahkan ada yang di bunuh hanya untuk mendapatkan organnya juga... "


"Cukup... " Angel menutup kedua telinganya tak mau mendengar hal mengerikan yang Axel tuturkan padanya.


"Makanya lebih baik kamu terima ide dariku."


"Tapi... " Sungguh Angel dilema, dia sangat ingin mengadopsi Lucas,tapi syarat dari panti memang menyulitkan Angel. Tapi ide Axel...


"Bagaimana?Atau kau mau menerima perjodohanmu dengan Alex? "


Axel menjentikan jarinya di depan muka Angel," Maka lebih baik kau terima ideku, kita menikah dan kau bisa mengadopsi Lucas. Aku juga tak masalah membesarkan Lucas sebagai anakku. "


"Tapi kamu playboy kak, aku tak mau suatu hari nanti aku di selingkuhi olehmu, bagaimana pun aku ingin memiliki suami yang mencintaiku. "


"Tapi aku menyukaimu. "


"Hanya suka, bukan cinta, dan nanti pasti kau juga akan tertarik pada wanita lain. "


Axel mengangguk, dia juga tak yakin jika dia cinta pada Angel,kenyataanya dia masih mudah tertarik pada wanita cantik dan seksi yang lain.


"Atau begini saja kak... " Seru Angel yakin.


"Apa kau ada ide? "


Dengan cepat Angel mengangguk. Sementara Axel mengangkat satu alisnya.


"Apa idemu. "


Angel menggeleng, " Bukan ide, tapi sebuah perjanjian. "


"Perjanjian? " Beo Axel.


"Hmm... " Angel mengangguk," Kita menikah hanya pura-pura, maksudku kita benar-benar menikah tapi kita tak tidur Bersama, maksudku kau jangan menyentuhku. "


"Apa... " Pekik Axel tak terima.


"Kita menikah hanya agar aku bisa mengadopsi Lycas. "


"Hei itu untung di kamu rugi di aku."


"Rugi? " Tanya Angel, " Rugi di mana? "


"Ya rugi, masa aku mengurus kalian, menafkahimu memberi tempat tinggal untuk kalian aku tak dapat untung apapun? "


"Kau tak akan rugi kak, aku akan tetap mengurusmu sebagai seorang istri,aku bisa mengerjakan semua tugas ibu rumah tangga." Ucapnya yakin.


"Semua?" Axel mendekati Angel dan langsung merengkuh pinggal Angel.


"K... kak, jangan seperti ini,Nanti anak-anak panti melihat. " Gugup Angel, pipinya langsung bersemu merah.


"Katakan dulu apa saja tugas istri selain menjadi ibu rumah tangga?"


"Mm... itu... "


"Aku beri tahu kamu." Axel mendekati telinga Angel dan membisikan sesuatu di sana.


"Ah... " Axel meringis karena Angel menyikut jack dengan lututnya.


"Apa yang kau lakukan?" Protes Axel sambil memegang asetnya.


"Ka.. kau mesum kak... " Angel langsung berbalik meninggalkan Axel,tak peduli pada pria itu yang tengah merintih kesakitan.


"Hei bagaimana dengan keputusanmu?" Tanya Axel di sela rasa sakitnya.Tapi Angel tak peduli, dia hanya menoleh sekilas saja dan tetap meninggalkan Axel.


..................


Naina menggaruk tengkuknya, ia masih memikirkan ide Alex.


"Bagaimana? " Tanya Alex.


"Hanya pura-pura kan? " Tanya Naina ragu.


"Terus apa kau berharap sungguhan, lupakan pikiran itu,sampai kapanpun tempat itu tak akan tergantikan dengan wanita manapun. "


"Tapi... " Ucap Naina ragu.


"Dengar,kau tak usah takut, aku tak akan macam-macam padamu. Pertama aku hanya ingin menghindari perjodohan konyol yang di atur ayahku. Kedua aku ingin mengungkap apa yang terjadi pada istriku. Jika kau muncul sebagai Naina istriku pasti akan ada sesuatu yang terungkap nanti."


"B.. bagaimana jika tidak."


"Entahlah, sampai sekarang aku yakin jika istriku masih hidup dan pasti ada seseorang di balik semua yang terjadi."


Naina nampak berfikir,dia sudah mendengar apa yang terjadi pada istri Alex. Naina merasa terharu pada pria itu yang ternyata sangat setia menunggu istrinya kembali.


"Bagaimana? " Tanya Alex sekali lagi.Entahlah kenapa Alex tiba-tiba bisa memiliki ide konyol itu, meminta gadis ini untuk berpura-pura menjadi istrinya, menjadi Nainanya.


"Bagaimana jika mereka tahu yang sebenarnya nanti, bagaimanapun aku bukan Nania istrimu. "


Alex mendesah, " Nanti akan aku katakan apa saja tentang Naina, kau bisa mempelajari semua tentang istriku. "


Sungguh Alex masih tak percaya idenya, tapi dia sudah kepalang tanggung memintanya pada Naina, tapi kenapa ia tiba-tiba ragu dengan idenya.


"Aku... " Ucap Naina ragu.


.


.


Kakak adik satu sama. 🙄


.


.


🖤🖤


@myAmymy