
"Queen... "Lirih Mike lagi
"Alex.... " Anna langsung memeluk Alex penuh kelegaan
"Maaf sayang, aku terlambat menyelamatkanmu. "
"Hiks... dia memberiku obat hingga aku tak bisa berbuat apapun, aku takut dia melukai bayi kita..."
"Sudah sayang, sekarang kau aman. "Ujar Alex penuh syukur dan berkali-kali mengecup kepala Anna.
Sedang Mike hanya bisa menatap sendu dua sejoli di depannya, perlahan kakinya melemah dan ia mundur, hatinya sakit di saat wanita yang ia cintai selama ini justru berlari ke pelukan orang lain.
"Alex..."
Kretek....krekkk.....
Mike langsung menoleh ke arah lain, hingga...
Dor...
"Argh... "
Alex langsung membulatkan matanya, sedang Anna mengisyaratkan kebingungannya saat tiba-tiba ia merasakan berat di pundaknya.
Alex langsung bertindak cepat dengan mengarahkan kembali pistol di tangannya dengan tetap memeluk Anna
Dor.... Dor... Dor....
"Arrgghhhh..... "
Perlahan Alex melepas pelukannya pada Anna, Anna langsung berbalik dan menahan tubuh seseorang di belakangnya, ia menggelengkan kepalanya lalu perlahan duduk dan memangku kepala Mike
"Tidak, Mike..."
Mike tersenyum,"Qu...Queen... "Jawab Mike terbata dan meraih pipi Anna
"Mike..."
Anna terus menggeleng, menangkap pipi Mike di pangkuannya, "Mike aku mohon bertahanlah. "
"Sayang... "Ujar Alex setelah memastikan bahwa lawannya sudah tak bernyawa
"Q... Queen..."
"Mike... aku mohon bertahan demi aku... "
"Argh... "Mike menekan dadanya.
"Hiks... Mike... jangan...aku mohon..."
"Jangan menangis...ter... tersenyumlah... "
Anna terus menggeleng, "Tidak, aku mohon jangan tinggalkan aku. "
"Uhukkk.... "
"Mike... bertahanlah... tolong siapapun tolong..."Seru Anna
Mike tersenyum meski ia menahan rasa sakit yang amat luar biasa, tapi ada rasa lega karena wanita yang di cintainya masih memiliki kepedulian padanya
"A.. aku mencintaimu Queen. "
Anna mengangguk, "Aku tahu maka dari itu bertahanlah,kau janji akan membawaku pergi setelah aku melahirkan iya kan, maka dari itu bertahanlah, jangan pergi, biarkan aku membayar hutangku... "
"Anna... "Lirih Alex, ia tak menyangka jika hal itu yang ada di pikiran istrinya
"Mike, hutangku padamu tak bisa aku bawa mati, aku mohon bertahanlah. "
Mike tersenyum, "Apa... ah... apa kau masih mencintaiku ahgh... "
Anna langsung mengangguk, "Kamu selalu memiliki tempat tersendiri di hatiku Mike, aku mohon jangan banyak bicara."
Alex menatap Anna lekat, istrinya itu terlihat panik luar biasa, Anna benar, Mike akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati istrinya itu, tapi apakah Anna masih mencintai Mike?
Brummm....
Alex menoleh dan mendapati beberapa mobil anak buahnya datang dan langsung menolong Adam dan Axel yang sudah hampir tak sadarkan diri, begitu pula 2 orang lainnya.
Alex bangkit, "Cepat tolong dia. "Tunjuknya pada Mike di pangkuan Anna
"Sayang... "Ujar Alex membantu Anna untuk bangun dan membiarkan anak buahnya menolong Mike.
"Mike, kau harus bertahan, jangan tinggalkan aku... "
Sebenarnya sakit bagi Alex mendengar itu dari bibir istrinya, tapi saat ini cemburunya harus ia kesampingkan.
"Sayang, ayo kita juga harus ke rumah sakit."
Anna terus menatap Mike yang di bawa memasuki mobil lainnya.
Di dalam mobil, Alex terus memeluk Anna, juga membelai perut istrinya itu, ia khawatir kondisi Anna sekarang akan berpengaruh pada kondisi calon anak dalam kandungan Anna
"Mike... "Lirih Anna
Anna memejamkan matanya, ia sangat lelah, tapi ia takut jika Mika tak bisa bertahan,Anna pikir tembakan itu bisa saja mengenai jantung Mike.
Alex menghela nafasnya lalu mengecup puncak kepala istrinya, Anna syok dan dia lemah saat ini.Ia harus sabar tak boleh mengedepankan cemburunya, ia harus percaya pada cinta mereka.
......................
Alex menatap istrinya yang terbaring di ranjang rumah sakit, ia lega karena kondisi Anna dan anak mereka baik-baik saja. Anna hanya perlu menunggu efek obat pelemah yang di berikan lelaki tua itu hilang dengan sendirinya nanti.
Ceklek....
Alex menoleh dan ia mendesah, papa Bram datang bersama Angel, Ibrahim dan mantan istrinya,Naina.
"Bagaimana keadaannya Lex? "Tanya Bram
Alex lalu menceritakan kondisi Anna, "Bagaimana dengan Axel?"
"Ck, anak itu sudah asik bermain game di ranjang nya. "Jawab Bram
"Syukurlah. "
"Lalu bagaimana keadaan pria itu? "Tanya Alex yang memang belum melihat kondisi Mike
"Masih di lakukan operasi, sepertinya peluru itu hampir mengenai jantungnya."
Alex menghela nafasnya, satu lagi pengorbanan Mike untuk nyawa Anna,'Begitu besar cinta Mike untuk istriku. 'Batin Alex
Meski begitu, Alex tak mau menyerah, dia juga begitu mencintai Anna, jika dia di posisi Mike, juga ia rela berkorban nyawa untuk istrinya itu. Alex tidak akan menyerah hanya karena hal itu. Lagi pula, Anna juga mencintainya.
"Kak, apa kak Anna baik-baik saja, dia pingsan atau tidur?"
"Tidur, dokter memberinya obat agar pikirannya tenang, agar fisiknya bisa benar-benar istirahat. "
"Syukurlah, kasihan dia, sedang hamil tapi harus melalui hal berat seperti itu, aku pernah di posisinya. "Ucap Naina tiba-tiba, teringat dulu saat ia harus lari dari kejaran papa Bram.
"Jangan menyindirku dasar menantu tidak sopan. "
"Pa... "Tegur Ibrahim
"Ck... salah sendiri, lagi pula aku tak berniat membunuh cucuku, aku hanya ingin memastikan bayi itu anak Alex atau Ibrahim, baru ambil sikap harus bagaimana."
"Sudah sayang, jangan di anggap. "Ujar Ibrahim menenangkan Naina.
Alex menghela nafasnya melihat perdebatan papanya dan Naina, di banding Anna da Angel, sikap papa pada Naina seolah Naina menjadi menantu yang tak di sukai papanya.
"Pa... hentikan sikap papa yang seperti itu."Ujar Alex, "Lagi pula, andai dulu kalian jujur maka aku pastikan jika aku akan mengalah jika kalian saling mencintai."
Naina menunduk, mengingat pengkhianatannya pada Alex dulu, "Maafkan aku Alex. "
Alex berdiri, "Angel, bisakah kau jaga Anna sebentar?"
"Iya kak. "
....................
Alex duduk di rooftop gedung rumah sakit, ia menghisap rokok di antara jarinya lalu menghembuskan nafasnya perlahan.
Ia baru saja dari ruang operasi, Mike masih kritis, pria itu banyak kehilangan darah, peluru itu juga hampir saja mengenai jantungnya.
Sebagai manusia, tentu Alex berharap pria itu selamat, tapi sebagai seorang suami, ia takut jika nanti istrinya memilih pria itu karena pengorbanannya.
"kau janji akan membawaku pergi setelah aku melahirkan iya kan, maka dari itu bertahanlah, jangan pergi, biarkan aku membayar hutangku... "
Dulu Naina juga pergi darinya saat ia pikir tengah hamil anaknya, lalu apakah sekarang Anna juga akan meninggalkannya sama seperti Naina.
'Kenapa nasib percintaanku selalu ketemu titik seperti ini? 'Batin Alex
Dulu ia begitu mencintai Naina, dan di saat cinta pertamanya pergi, dan dia mendapatkan pengganti haruskah ia mengalami nasib yang sama?
Alex menghela nafasnya panjang, lalu menggeleng, "Aku tak akan rela jika harus kehilangan Anna. "
Drttt.... Drtttt....
Alex mengambil ponselnya, "Angel. "Gumamnya sebelum mengangkat panggilan telepon dari adik iparnya
"Hallo njel... "
"Apa... baik aku segera ke sana."
Alex langsung turun dari tepi rooftop dan segera berlari turun," Aku harap semua baik-baik saja."Gumamnya
.......
.......
...................myAmymy.................
...**Akan seperti apa nasib Alex nanti ya, Akankah ia tetap bersama Anna, atau Anna memilih bersama Mike? ...
...🖤🖤...
...@myAmymy** ...