The Blackness Of Love

The Blackness Of Love
Part 15



Angel dan Axel masih saling diam. Angel yang dilema karena ia begitu ingin mengadopsi Lucas,tapi dia juga tidak mungkin kan menikah dengan cara tidak benar, terlebih hamil itu butuh waktu sementara Lucas entah bisa menunggu atau tidak. Panti asuhan tempat Lucas tinggal memang khusus balita. Sementara Lucas sudah 6 tahun. Dia sudah waktunya di adopsi atau dia akan di pindahkan ke panti asuhan lain dan tidak menutup kemungkinan buruk lain.


Sementara Axel berfikir bagaimana caranya supaya ia bisa menikahi Angel tanpa menghamilinya dulu, karena jelas ia tahu


pernikahan itu untuk syarat mengadopsi Lucas.


"Mm.... Ngel... " Panggil Axel.


"Ya.. kak.. " Gugup Angel,ia takut Axel memaksanya.


"Bagaimana jika kita,mmm..."


Angel masih menunggu kata-kata Axel dengan jantung berdebar.


"Ah.. kita temui Alex saja. Jika dia bicara dengan papa dan menolak perjodohan kalian siapa tahu papa setuju dengan kita. " Seru Axel.


"Nah.. iya kak, begitu lebih bagus. "


"Ya seperti itu saja. Besok pagi-pagi kita ke apartemen Alex. "


"Iya kak, seperti itu kita coba. " Angel nampak terlihat ragu.


"Ada apa? " Tanya Axel.


"Angel mau tanya. " Ujar Angel.


Axel mengangguk," Tanya saja. "


"Maaf kalau Angel nyusahin kak Axel, tapi kalau kak Axel terpaksa Angel tidak mau memaksa.Bagaimanapun kak Axel pasti punya kekasih yang kak Axel cinta, jadi kalau seperti itu lebih baik kita bat.... "


Ucapan Angel terhenti karena tiba-tiba Axel mengecup bibirnya.Hanya menempel membuat Angel tertegun.


Angel mengerjapkan matanya bahkan sampai Axel memundurkan wajahnya Angel masih terlihat bingung. Axel mengecup bibirnya hanya sebuah kecupan tidak ada ciuman panas seperti biasanya.


"Sudah tidur sana. "


"I.. iya kak. " Angel segera berdiri dan menuju kamarnya.


Axel menatap kepergian Angel, Axel mendesah mengingat pertanyaan gadis itu tadi. Apa iya jika dirinya yakin ingin menikahinya.Apa iya dia siap melepas status lajangnya. Axel tahu komitmen sebuah pernikahan.Apa iya dia sanggup bersama satu orang wanita saja di hidupnya.


"Apa ini akan berakhir indah nantinya? "


Axel tak tahu bagaimana kehidupan sebuah pernikahan.Dia tak pernah melihatnya papa dan mamanya bersama. Axel baru bertemu sang papa di saat mamanya sudah meninggal.Sementara kehidupan pernikahan kakaknya juga tidak berjalan baik.


Tapi mengingat kembali bagaimana Lucas dia melihat dirinya dulu saat kecil. Hidup dengan seorang ibu saja begitu membuatnya haus akan kasih sayang. Apa lagi ini Lucas, dia tak memiliki orang tua sama sekali. Dan dia hanya ingin bersama Angel,tidak mau orang lain.


.......


Naina tengah menyiapkan sarapan di meja makan, setelah semua siap dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Namun dia memilih menghampiri Alex di Sofa untuk membangunkannya terlebih dahulu.


"Tuan... tuan... bangun... " Ujar Naina seraya mengguncang bahu Alex. Naina kesusahan menelan ludahnya sendiri.


Alex tidur tanpa mengenakan kaus menampilkan perut sixpack dan dada bidangnya.


"Tuan bangun sudah jam 7,bukankah kau akan ke kantor?"


"Eghh... sebentar lagi, aku baru pulang jam 4 tadi. " Gumam Alex pelan.


"Tapi ini sudah siang, sudah jam 7 bangun lah, sarapan sudah siap. "


Baru tangan Naina menyentuh bahunya tiba-tiba Alex menariknya hingga ia jatuh ke dalam pelukannya.


"Ah.. " Pekik Naina kaget.


"Tu.. tuan... " Gugup Naina, jantungnya berdegup kencang.


"Biarkan seperti ini dulu, aku merindukanmu."


Blush....


Pipi Naina langsung bersemu merah mendengar apa yang Alex katakan.


Hingga tiba-tiba Naina Kaget merasakan sesuatu yang keras di bawahnya.


'Astaga apa ini.'Batin Naina.


Naina lebih terkaget saat ia merasakan hisapan di lehernya," Tuan.. jjjjangan lakukan ini.. " Ujar Naina di antara gugup dan takut.


Naina bergerak ingin melepaskan diri dari pelukan Alex yang makin menjadi mengeksplor lehernya.


Puk...puk...


Naina memukul dada Alex saat tiba-tiba Alex mencium bibirnya dan menahan tengkuknya.


"Ah... " Desah Naina saat Alex melepas ciuman dan pelukannya.


"Sebaiknya kamu jangan membangunkan harimau tidur jika tidak ingin menjadi mangsa." Ujar Alex yang kini sudah membuka matanya dan menatap Naina.


Tanpa menjawabnya Naina bangkit dari atas tubuh Alex dan lari ke kamar.


Naina masuk ke kamar mandi dan menyandarkan dirinya di balik pintu.Dia pegang dadanya merasakan betapa kencang detak jantungnya saat ini.Wajahnya memanas mengingat Alex menciumnya dengan begitu panas.


"Astaga.. " Ujar Naina mengusap dadanya, " Pria itu sungguh berbahaya, kadang-kadang buas."


Sementara Alex duduk sebentar dan berjalan malas ke kamarnya.Dia masih sangat kelelahan, sahabatnya terlalu banyak memberikan tugas-tugas untuknya akhir-akhir ini hanya karena Adam fokus pada masalah rumah tangganya.


Alex kembali merebahkan dirinya di ranjang, masalah pengawalan sudah ia serahkan pada Ricard dan Joan asisten kepercayaannya. Tubuhnya benar-benar lelah.


Ceklek...


"Astaga. " Kaget Naina melihat Alex berbaring di ranjang.


Perlahan Naina mendekat dan melihat Alex tertidur,"Huhhhhh... " Naina lega. Ia menuju lemari pakaiannya untuk mengambil pakaian.


Baru menuju kamar mandi suara bel pintu menghentikan langkahnya.


Ting....Tong....


Naina memilih mengabaikannya namun suara bel yang terus berbunyi mengganggu tidur Alex yang terlihat sangat kelelahan.


"Naina lihat siapa yang pagi-pagi sudah mengganggu kita."


"I... iya... "


Naina memilih keluar kamar untuk membuka pintu dan melihat siapa yang bertamu pagi ini.


Ceklek....


"Cari siapa? " Tanya Naina melihat seorang gadis berdiri di depannya.


"Eh... kamu siapa? " Tanya Axel yang baru muncul di belakang Angel.


"S.. saya... " Belum selesai Naina mengenalkan dirinya Alex sudah terlebih dulu masuk di ikuti


Angel.


Naina yang bingung juga turut masuk setelah ia menutup pintu.


"Kalian siapa?" Tanya Naina lagi.


Axel memindai penampilan Naina dan matanya tiba-tiba fokus pada tanda merah di leher Naina.


"Saya tidak menyangka kalau kakak saya suka membawa perempuan ****** ke tempatnya. "


Tuduh Axel,ia yakin jika kakaknya itu tidak memiliki kekasih,jadi Axel yakin jika wanita dengan bathrobe di depannya hanyalah seorang wanita panggilan.Bagaimanapun Alex pria normal yang sudah pernah merasakan nikmatnya surga dunia,dia memiliki kebutuhan biologis yang perlu pelampiasan.


"Maksud anda apa? Datang-datang langsung berkata tidak sopan? " Sungguh sudut hati Naina merasa sesak dengan tuduhan Axel,bahkan airmatanya sudah menggenang.


Angel yang melihat wanita di depannya terlihat sedih langsung menahan Axel agar tidak berlebihan.


"Kak... "


Axel mendesah, " Di mana kak Alex?" Tanya Axel.


"Dia masih tidur. "


"Bisa minta tolong bangunkan, saya tidak mau masuk kamarnya yang pasti tersebar aroma panas. " Entah kenapa Axel tiba-tiba merasa tidak suka pada kakaknya, di saat dirinya pusing dengan perjodohan Alex dan Angel, kakaknya itu malah asik-asikan dengan wanita bayarannya.


Naina masuk ke kamar untuk membangunkan Alex, terlebih dia sudah tak tahan dengan tuduhan Axel padanya.


"Tuan, bangun... " Naina mengguncang tubuh Alex sedikit keras.


"Kenapa lagi sih? " Protes Alex membuka matanya dengan kesal.


Tatapan tajam Alex pada Naina berubah sendu saat di lihatnya mata Naina basah. Segera ia duduk dan menarik tubuh Naina agar duduk di depannya.


"Kamu kenapa menangis?" Tanya Alex khawatir.


"Itu...di luar ada yang mencarimu. "


"Mencariku? Lalu kenapa kamu menangis? " Tanya Alex masih penasaran.


"Dia menuduhku wanita ******... huaaaa.... " Tangis Naina seketika pecah tak terima dengan tuduhan itu, ia merasa harga dirinya di injak-injak.


"Sssttttt... sudah...jangan menangis." Ujar Alex yang kini memeluk tubuh Naina untuk menenangkannya.


"Jangan menangis,tenanglah,kamu pakai bajumu biar aku temui mereka, berani sekali menghina istriku. " Ujar Alex setelah melepaskan pelukannya. Dengan lembut ia hapus airmata Naina yang baru ia lihat.


Naina mengangguk sementara Alex bangkit dan keluar kamar untuk menemui orang yang sudah membuat Naina menangis.


Cast Yoona SNSD as Naina 2



.


.


Siapa yang kangen nih sama Alex dan Axel...


Ademin kalian dulu ya sama cerita ini saat yang sebelah lagi Hareudang....


.


.


Yang suka cerita ini dan mau aku cepat UP wajib Like, Vote dan ramaikan komen 😉


.


.


🖤🖤


@myAmymy