
Naina masih menatap wanita yang berdiri di depannya dengan bingung.Dia wanita yang cantik tapi siapa dia?Dan untuk apa dia datang ke apartemen Alex malam-malam begini.
"Ana... aku tahu, sudah seharusnya aku mencarimu sejak dulu, di mana anakku Ana... "
Ujar wanita itu.
"Ana? "Beo Naina bingung.
"Naina, siapa sayang yang datang?"Ujar Alex yang tak sabar kenapa istrinya itu belum kembali juga.
Di saat Alex memanggil ke dua wanita itu menoleh,Alex mendekat, dan seketika langkahnya terhenti melihat siapa yang berdiri di depan pintu apartemennya.
"Na.. Naina... "Alex tak percaya, ia dengan cepat menghampiri wanita itu, "Naina.. benarkah ini?"Tanyanya masih tak percaya.
"Alex.. "
Alex mengangguk, ia langsung memeluk wanita itu,"Naina... Kemana saja kamu selama ini,aku terus mencarimu... "
Alex begitu senang dengan kehadiran wanita yang telah lama ia cari dan ingin ia lupakan, ia lupa jika ada wanita lain di belakangnya yang terlihat begitu syok..
Wanita itu tahu Naina siapa yang di maksud,yang jelas bukan dia,sekarang Naina istri Alex yang sesungguhnya sudah kembali, Lalu siapa dia sekarang dan untuk apa lagi dia di sini,lalu kata-kata cinta Alex padanya kemarin, bahkan beberapa jam lalu.
"A.. Alex... "
"Ya Naina..."
"A... aku mau bertemu a...aanakku... "
Alex mengerutkan keningnya, "Anak? harusnya aku yang bertanya padamu, kau datang sendiri ,lalu di mana anakku? "
Naina menatap bingung pada Alex lalu beralih pada wanita yang berdiri menunduk di belakang Alex.
"Ana... bukankah anakku ada padamu Ana... "
"Ana? "Beo Alex, ia beralih mengikuti pandangan mata Naina, seketika ia memejamkan matanya, Astaga bagaimana dia bisa lupa pada Naina istrinya yang sekarang tapi tunggu, Naina mengenal Naina...
"Ana... katakan di mana anakku? "
"Tunggu Naina, kau mengenalnya? "
Dengan yakin Naina mengangguk, "Ya,tentu dia temanku sejak di panti, dia Sandriana, Aku memberikan anakku padanya dulu."
Naina atau Ana masih menunduk, ia masih mencerna semua yang terjadi dan mengatur pikirannya, Bayang-bayang masalalu mulai masuk ke dalam ingatannya. Keringat dingin bahkan keluar dari keningnya.
"Jadi namanya Ana? "
Naina mendekat lalu mengguncang tubuh Ana yang diam saja sejak tadi.
"Ana... katakan di mana anakku? "Tuntut Naina pada Ana dengan mengguncang lengannya, namun tiba-tiba...
"Ah.. Lep.. pas... "
"Naina apa yang kau lakukan?"Seru Alex saat Naina atau Ana mencekik Naina secara tiba-tiba dengan pandangan yang menggelap.
Dengan Sigap Alex melepas tangan Naina atau Ana dari leher Naina.
Plakkk....
Alex menatap tangannya yang baru saja menampar pipi Ana.
"Ana... kau...ah... belum sembuh...? "
Alex menatap Naina,sepertinya benar mereka saling kenal, lalu kembali menatap Naina atau Ana yang masih menoleh ke samping karena tamparannya,' Astaga dia menangis. 'Batin Alex.
"Sayang... maafkan aku. "Ujar Alex merasa bersalah sekarang.
"Sayang katamu Alex? "Tanya Naina bingung, "Apa maksudmu Alex, kamu memanggilnya sayang? "
Alex memejamkan matanya, dia bingung harus bagaimana sekarang, tapi ia pikir, ia harus menenangkan Naina atau Ana terlebih dahulu, kita tak akan pernah tahu perubahan apa yang akan terjadi pada wanita itu jika PTSD nya kambuh.
"Naina sayang..."Ujar Alex memeluk Naina atau Ana, "Maafkan aku... "
"Alex apa maksudmu, kamu memanggilnya Naina dan juga sayang? "Naina beralih menatap Naina atau Ana, "Ana... ada apa ini? Kamu berpura-pura menjadi aku? Kamu menyembunyikan anakku dan kamu mengambil suamiku? "
"Diam Naina, semua tidak seperti yang ada di pikiranmu! "Ujar Alex saat merasakan cengkraman kuat di kaos yang ia kenakan.
"Naina, tenanglah, ada aku,tenang sayang. "
"Kepalaku sakit Alex... sa... kit... "Hingga Alex merasa berat pada tubuh yang ia peluk, "Naina.. sayang.. astaga dia pingsan." Alex langsung menggendong tubuh Naina atau Ana dan membawanya ke ranjang.
Dengan hati-hati Alex merebahkan wanita itu ke ranjang, lalu dengan sigap mengambil botol obat yang Sam berikan waktu itu untuk berjaga jika hal seperti ini terjadi, perlahan dengan hati-hati pria itu meminumkannya pada istrinya.
"Alex sebenarnya apa yang terjadi?"Tanya Naina penasaran.
Alex menghela nafasnya, "Dia istriku sekarang."
"A.. apa... "Ujar Naina kaget, ia mundur ke belakang, "Kamu menikah lagi? Dengannya? "
Alex berdiri lalu menatap Naina, "Kita bicara di luar. "
Naina menatap wanita yang kini terbaring di ranjang, dia tak salah, wanita itu adalah sahabat kecilnya di panti.
"Sekarang katakan Kemana saja kamu selama ini? "Tanya Alex to the point.
"Aku... aku... "Naina bingung harus bagaimana dia menjelaskan.
"KATAKAN Naina... "Bentak Alex,"Tidak tahukah kau, aku bertahun-tahun mencarimu meski orang-orang mengatakan jika kamu sudah mati, aku tetap yakin jika mayat itu bukan dirimu. "
Naina menunduk, "Maafkan aku. "
Alex berbalik menatap Naina istri pertamanya yang tengah menunduk dan menangis, pria itu menghela nafasnya lalu mendekat pada Naina dan memeluknya.
"Maaf..."Lirih Alex.
Setelah beberapa saat di rasa Naina tenang ia meminta wanita itu menceritakan apa yang terjadi padanya.
"Aku... di culik. "Jawab Naina, "Waktu itu setelah melahirkan aku berhasil kabur dari rumah sakit lalu aku menghubungi Ana dan menitipkan anakku padanya, aku takut sesuatu terjadi pada bayiku."
Alex sepertinya mengerti apa yang terjadi selanjutnya, bayi yang di katakan oleh Naina atau Ana adalah anaknya.
"Dia juga kehilangan bayi itu saat di bandara saat dia mau pergi, dan hingga sekarang kami masih mencari tahu apa yang terjadi."
"Bagaimana bisa dia menjadi istrimu Alex, apa dia merencanakan semua ini,dia ingin merebut..."
"Tidak Naina, dia hilang ingatan saat kami bertemu dan aku memberinya identitasmu untuk membawanya kembali ke Indonesia."Alex menghela nafasnya,"Dan kami menikah atas permintaan papa. "
"Papa... "Naina memejamkan matanya, Bram menolaknya menjadi istri Alex tapi pria tua itu menerima Ana, padahal mereka sama-sama berasal dari panti asuhan.
"Sekarang bisa minta tolong kamu ceritakan siapa dia sebenarnya?Aku butuh cerita masalalunya untuk mengungkapkan semuanya. "
"Dia... "Naina bingung harus mulai cerita dari mana,"Dia bernama sandriana, aku biasa memanggilnya Ana, kami bertemu di panti saat usianya 8 tahun, dia lebih muda dariku 2 tahun,dulu yang aku dengar semua keluarganya mati di depan matanya oleh perampok dan saat itu dia mengalami trauma itu yang aku tahu,lalu saat ia berusia 13 tahun dia di bawa ke rumah sakit jiwa karena dia sering mengamuk dan sejak itu aku tak pernah mendengar kabarnya. "
Alex memejamkan matanya,sepertinya ia paham dari mana istrinya itu mulai menderita PTSD. "Lalu bagaimana bisa kalian bertemu lagi dan kamu memberikan anak kita padanya? "
"5 bulan sebelum pernikahan kita, kami bertemu di reuni anak-anak panti,katanya dia di adopsi oleh seseorang dan di rawat hingga dia sembuh dan di bawa ke Jerman."
Naina menatap Alex, "Alex apa kamu mencintainya sekarang? "
..............myAmymy.......... ...
...Bingung pasti bacanya? sama aku juga bingung ngetiknya 🤣...
...Sabar ya di next part,Naina istri kedua Alex akan kita sebut sebagai Ana....
...lalu apakah semua rahasia terungkap semudah ini? ...
...🖤🖤...
...@myAmymy...