
Membantu Luan Feng dan Meningkatkan System
Bersamaan dengan saat berlangsungnya pembicaraan di ruang depan, Qing Shandian yang telah memasuki kamar segera membuat array penghalang. Setelah itu, dia menatap Luan Feng dan Luan Mei dengan tatapan santai dan berkata, "Aku akan membawa kalian ke tempatku. Jangan menolak kekuatan spiritualku."
Qing Shandian menyelimuti Luan Feng dan Luan Mei dengan kekuatan spiritualnya, lalu memasuki dunia jiwa.
...……………………………...
"Wuusshh"
Muncul tepat di depan rumahnya di dunia jiwa, Qing Shandian menatap Luan Feng dan Luan Mei yang mematung. Dia berdehem ringan, lalu berkata, "Ehemm.. Selamat datang di duniaku. Aku fikir kalian berdua sudah tahu maksudku, bukan?"
Luan Feng dan Luan Mei tersadar dari keterkejutan mereka, lalu menghirup nafas panjang untuk menenangkan diri. Luan Feng membalas tatapan Qing Shandian dan berkata, "Apakah maksud Tuan muda, bahwa kita saat ini berada di dunia jiwa?"
"Benar. Kita saat ini berada di dunia jiwaku. Bagaimana pendapat kalian tentang duniaku? Apakah itu lebih baik dari tempat asal kalian?" Sahut Qing Shandian dengan nada santai sambil meregangkan tubuhmya dengan malas.
Luan Feng menghirup nafas dalam-dalam, lalu berkata, "Sangat luarbiasa, Tuan muda. Ini adalah pertama kalinya kami merasakan kepadatan Qi Spiritual yang jauh lebih tinggi daripada Benua Tiantang. Terlebih, Qi Spiritual disini juga sangat murni."
"An gege, siapa kamu sebenarnya? Bagaimana kamu bisa memiliki dunia jiwa dengan tingkatan setinggi ini? Sedangkan kekuatanmu..." Luan Mei bertanya dengan nada serius sambil menatap Qing Shandian dengan tatapan rumit.
"Mei'er, jangan menanyakan sesuatu yang tidak seharusnya kamu tanyakan." Sahut Luan Feng menasehati putrinya.
"Ahh.. Maafkan aku, ayah. Aku hanya terbawa rasa penasaran. Ini sangat sulit dipercaya. Bahkan dunia jiwa yang ayah miliki sangat jauh jika dibandingkan dengan dunia jiwa An gege." Ucap Luan Mei dengan suara pelan sambil menundukkan kepala.
"Tidak apa-apa, Luan Feng. Jangan terlalu keras padanya. Lagipula dia tidak salah apapun." Ucap Qing Shandian menengahi. Dia kemudian menatap Luan Mei dan berkata, "Aku bukan siapa-siapa. Aku hanya seorang bocah kecil dengan tubuh dewasa, itu saja. Seperti yang kamu tahu, namaku Qing Shandian. Aku berasal dari Klan Qing. Sebuah Klan yang tersingkir dari Benua Tiankong."
Ketika ucapan itu jatuh, Luan Feng dan Luan Mei terbelalak dan ternganga. Mereka sangat terkejut mengetahui fakta itu. Luan Feng tersadar dan segera menyahuti dengan nada penasaran. "Apakah yang Tuan muda maksud adalah Klan Qing dari Kota Anggrek Bulan, Benua Tiankong yang itu?"
Qing Shandian mengangguk ringan dan berkata, "Emm.. Itu benar. Klan Qing dari Kota Anggrek Bulan. Apakah kalian tahu tentang Klan ku?"
Luan Feng menghirup nafas dalam-dalam, lalu berkata, "Tentu saja kami tahu, Tuan muda. Sebelum bersembunyi dan menetap di benua ini, kami cukup lama tinggal di Benua Tiankong. Kami selalu berpindah - pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Kami juga cukup lama menetap di Kota Anggrek Bulan dan mengetahui banyak hal. Sampai suatu ketika, kami menyaksikan pertempuran berdarah yang menimpa Klan Qing seratus delapan tahun yang lalu. Haahhh... Aku tidak menyangka, bahwa Tuan muda sebenarnya adalah dari Klan Qing yang sama."
Mendengar penuturan itu, minat Qing Shandian menjadi terusik, dan ekspresinya menjadi serius. Dia berkata, "Lalu, apakah kamu tahu, siapa yang menyerang Klan Qing saat itu?"
Perubahan Qing Shandian jelas tidak lepas dari mata tajam Luan Feng dan Luan Mei. Dengan sedikit ragu, Luan Feng berkata, "Tentang itu, aku tidak terlalu yakin, Tuan muda. Satu-satunya petunjuk yang aku dapat selama pengamatan saat itu adalah sebuah simbol anak panah lengkap dengan busurnya berwarna abu-abu di ujung jubah hitam penyerang misterius itu. Itu sangat samar, Tuan muda. Jika tidak diperhatikan dengan teliti, tidak akan ada seorang pun yang tahu. Itu pun merupakan hal yang tidak sengaja aku dapat ketika penyerang itu terluka parah sebelum melarikan diri."
Qing Shandian mendengarkan penuturan Luan Feng dengan khidmat. Dia tampak termenung ketika Luan Feng mengakhiri penjelasannya. Dengan suara yang dalam, dia berkata, "Terimakasih, Luan Feng. Setidaknya, sekarang aku memiliki petunjuk, meskipun itu masih menjadi teka-teki. Baiklah, sekarang ikuti aku. Aku akan membantumu melepas segel racun di tubuhmu. Sebagai gantinya, empat item sebelumnya akan menjadi milikku."
"Ahh... Itu.. Tuan muda. Ambillah. Ini sudah menjadi milik Tuan muda. Maafkan aku karena hampir melupakannya." Sahut Luan Feng sedikit kaget ketika Qing Shandian menyebutkan empat item yang dia titipkan dipertemuan awal mereka di Toko Antik Dong Shang, sambil lalu mengeluarkan empat item itu dan menyerahkannya pada Qing Shandian.
Qing Shandian pun tidak menolak dan langsung menerimanya. Dia lantas berjalan pelan ke arah Ruang Khusus Kultivasi sambil lalu berbicara. "Ikuti aku. Aku akan menepati ucapanku sebelumnya." Pungkasnya sebelum kemudian membuka pintu perlahan dan mengirim transmisi suara ke Qing Wenrou.
"Kreekkk"
Ketika pintu terbuka, itu menimbulkan suara berderit. Qing Shandian, Luan Feng dan Luan Mei memasuki ruangan lalu menutup pintu itu lagi. Dengan langkah tenang, dia berjalan menuju tangga dan terus naik hingga lantai ke delapan. Tanpa adanya Yin Xing Yue, Qing Yin Yue dan yang lain, Ruang Khusus Kultivasi kembali menjadi sepi setelah kepindahan mereka ke halaman istana.
Sesampainya mereka di lantai delapan, Qing Shandian segera duduk bersila, lalu mengeluarkan pena dan tinta khusus pembuatan array, serta delapan plat hitam transparan. Dia dengan ekspresi serius mulai menorehkan sebuah simbol rumit pada pada plat-plat itu. Setelah beberapa saat, dia menyelesaikannya. Dia berdiri, lalu mulai meletakkan delapan plat itu di lantai ruangan, pada delapan sisi berbeda. Namun itu masih belum berakhir. Dia menorehkan serangkaian simbol array di sekeliling plat-plat itu dan menghubungkannya satu sama lain, dan menyisakan ruang di bagian tengah berbentuk lingkaran. Dia menatap Luan Feng dan berkata, "Luan Feng, kamu duduklah disini. Luan Mei, kamu carilah kenyamananmu sedikit jauh."
Tanpa mengatakan apapun, Luan Feng dengan sigap segera duduk bersila di ruang kosong diantara delapan plat itu, dan menunggu intruksi selanjutnya. sementara Luan Mei duduk dengan anggun agak jauh dari mereka berdua, dan memperhatikan apa yang akan dilakukan Qing Shandian.
Qing Shandian, mengeluarkan botol giok ungu gelap dan memberikannya pada Luan Feng, sambil lalu berkata, "Telan pil di dalam botol giok itu, lalu serap. Aku akan mengaktifkan array pemecah segel ini untuk membantumu mempercepat pengangkatan segel di tubuhmu."
"Baik, Tuan muda." Sahut Luan Feng dengan nada mantap sebelum kemudian dia membuka tutup botol giok di tangannya dan menelan pil berwarna ungu gelap, lalu mulai menyerapnya.
Bersamaan dengan itu, Qing Shandian segera mengaktifkan susunan array yang telah dia siapkan tadi.
"Wuushh"
Qing Shandian memperhatikan itu untuk sesaat, lalu dia berjalan ke arah tangga menuju lantai sembilan sambil berkata, "Luan Mei, jaga ayahmu disini. Kamu juga bisa memanfaatkan ruang ini untuk berkultivasi. Ruang ini memiliki array pengumpul Qi Spiritual Kelas Surga Tingkat Tinggi dan array 100 kali percepatan waktu. Aku akan naik dulu."
"Ahhh... Baik. Aku mengerti." Sahut Luan Mei dengan keterkejutannya.
...…………………………...
Di lain, setelah Qing Shandian sampai di lantai sembilan, dia segera duduk bersila dengan tenang, lalu mengeluarkan telur misterius dari dalam 'Inventory' system. Dia memegang telur itu dengan kedua tangan sambil bergumam pelan. "Telur kecil, berapa lama lagi kamu akan tetap diam? Apakah kamu tidak ingin keluar dan melihat dunia? Kamu benar-benar rakus. Berapa banyak lagi Qi Spiritual yang kamu butuhkan untuk menetas?"
Sebelumnya, Qing Shandian telah memulai proses transfer Qi Spiritual pada telur itu selama waktu istirahat dua hari di dunia jiwa. Bahkan dia selalu kehabisan Qi Spiritual hingga harus memulihkan diri berkali-kali. Awalnya, ketika Qing Shandian mengalirkan kekuatan spiritualnya bersamaan Qi Spiritual, telur itu menolak. Namun setelah berulang kali mencoba, akhirnya telur itu mulai menerima kekuatan spiritualnya. Meskipun samar, dia bisa merasakan benang ikatan antara dia dan telur misterius itu. Setelah gumamannya, dia menghela nafas panjang, lalu mulai mengalirkan Qi dan kekuatan spiritualnya.
Seiring berjalannya waktu, Qing Shandian mulai kelelahan dengan butiran-butiran keringat memenuhi dahinya dan mengalir deras melalui pelipisnya. Setelah satu jam, dia menghentikan proses transfer Qi dan kekuatan spiritualnya, lalu mengusap peluhnya. Dengan sigap dia mengeluarkan dan menelan lima butir 'Pil Pemulih Qi Spiritual', lalu melakukan penyerapan.
Setelah setengah jam penyerapan, dia menghembuskan nafas keruh. Qing Shandian segera membuka matanya ketika aroma harum memasuki hidungnya. Ketika pandangannya mendapati sosok cantik dan menawan sedang berdiri di hadapannya, dia tersenyum tipis sambil lalu berkata pelan, "Wenrou, sejak kapan kamu tiba disini?"
Qing Wenrou perlahan duduk dengan anggun di depan Qing Shandian, lalu menyelipkan rambutnya yang menjuntai ke telinganya. Dia menatap Qing Shandian dengan tatapan lembut, lalu dia berkata, "Itu tidak lama. Mungkin lima menit yang lalu Wenrou tiba. Karena An gege sedang bermeditasi, jadi Wenrou tidak mengganggu. Ohh.. Ngomong-ngomong, apakah dua orang di lantai delapan adalah pengikut baru An gege?"
"Benar. Laki-laki paruh baya bernama Luan Feng, sedangkan yang wanita adalah Luan Mei. Mereka adalah ayah dan anak." Sahut Qing Shandian dengan nada santai.
Qing Weneou terkikik merdu sambil lalu menutup bibirnya dan berkata, "Hihihi... An gege sangat beruntung bisa menarik mereka ke sisi An gege. Mereka berdua sangat kuat. Sudahlah.. Lupakan... Apakah An gege baru saja mengalirkan Qi Spiritual untuk menetaskan telur itu?" Pungkasnya sambil lalu mengalihkan pandangannya ke arah telur di depan Qing Shandian.
Qing Shandian menaikkan alisnya sebelah. Namun segera, dia mengabaikan ucapan Qing Wenrou tentang Luan Feng dan Luan Mei. Dia mengangguk ringan lalu menyahuti dengan nada santai. "Emm.. Aku melakukannya. Telur kecil ini sangat rakus. Bahkan dengan kekuatanku saat ini, dan dengan proses yang berulang, itu masih belum menunjukkan reaksi apapun. Binatang apa sebenarnya yang memerlukan Qi Spiritual sangat banyak hanya untuk menetas? Hahhh.. Itu membuatku sangat penasaran" Pungkasnya sebelum kemudian dia menghela nafas tidak berdaya.
"Lalu, apakah An gege perlu bantuan Wenrou untuk menetaskannya?" Ucap Qing Wenrou sambil lalu mengambil telur itu.
Qing Shandian menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak perlu. Biar aku saja yang melakukannya. Oh iya, ngomong-ngomong ada yang ingin aku bicarakan. Dengan jumlah Poin Systemku saat ini, berapa banyak itu bisa meningkatkan system?"
"Apakah An gege bermaksud untuk meningkatkan system lagi?" Sahut Qing Wenrou dengan nada bersemangat dan mata yang berbinar.
Qing Shandian mengangguk dan tersenyum tipis, lalu berkata, "Emm.. Itu benar. Aku ingin meningkatkannya lagi. Bisakah kamu memberitahuku tentang itu?"
"Baik. Tunggu sebentar." Sahut Qing Wenrou sebelum kemudian dia menutup matanya sesaat, lalu membukanya lagi dan berkata, "Setelah perhitungan singkat, dengan poin An gege saat ini, itu bisa meningkatkan system hingga Level 21. Sedangkan lama waktu peningkatannya adalah 25 tahun. Bagaimana? Apakah An gege ingin meningkatkan system sekarang?"
Qing Shandian mengusap dagunya sambil bergumam. "25 tahun yaa... Jika aku ingin mempercepat prosesnya dengan 'Batu Waktu', maka itu akan membutuhkan setidaknya 300 Batu Waktu. Emm... Wenrou, lakukan peningkatan system, dan gunakan 'Batu Waktu' untuk mempercepat proses." Pungkasnya dengan sedikit mengeraskan suaranya.
Qing Wenrou tidak segera menjawab. Dia merapatkan posisinya ke arah Qing Shandian, lalumengecup pipi kanannya. Sambil tersenyum manis, dia berkata dengan suara lembut, "Terimakasih. Kalau begitu, Wenrou pergi dulu. Sampai jumpa lagi, An gege."
"Baiklah, pergilah. Sampai jumpa lagi." Sahut Qing Shandian sambil tersenyum lebar.
Setelah menyelesaikan ucapannya, Qing Wenrou diselimuti cahaya putih samar sebelum kemudian dia menghilang. Bersamaan dengan itu, Qing Shandian mendengar suara pemberitahuan dalam fikirannya.
[Ding... Meningkatkan system ke Level 21... Mengurangi 3,75 Kuadriliun Poin System. Sisa poin system saat ini 544,4489567 Triliun PS]
[Ding... Mengurangi 300 'Batu Waktu' untuk mempercepat proses peningkatan...]
[Memulai proses peningkatan system... 1%..5%..10%..25%..50%..75%..100%]
[Ding... Proses peningkatan telah selesai. Karena An gege menggunakan 'Batu Waktu' untuk mempercepat peningkatan, system akan mengalami cooldown selama 1 hari sebelum berfungsi sepenuhnya. An gege bisa menggunakan fitur system secara manual]
Setelah pemberitahuan itu berakhir, Qing Shandian menjalankan system secara manual untuk memeriksa ketersediaan misi. Setelah cukup lama mencari, dia terlihat agak kecewa. Dia menghela nafas pamjang, lalu bergumam pelan. "Haahhh... Sayang sekali system tidak menyediakan misi lainnya di Wilayah Utara. Lebih baik aku lanjutkan penetasan telur rakus ini. Aku harap kamu tidak mengecewakanku." Pungkasnya sambil lalu meraih dan memegang telur di hadapannya.
Sama seperti sebelumnya, Qing Shandian mulai mengalirkan Qi dan kekuatan spiritualnya pada telur itu. Semakin banyak kekuatan spiritualnya di serap, semakin jelas pula ikatan yang dia rasakan.
...…………………………...
** Bersambung …