
"Wuushh..Wuushh..Wuushh..Wuushh.."
Satu per satu anggota dari sembilan Klan keluar dari portal putih transparan. Mereka menapakkan kaki dengan tubuh mematung gemetaran begitu sampai di dunia jiwa.
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.. Boomm..Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
Sederet bunyi teredam disertai hembusan angin ringan terjadi diantara mereka yang kultivasinya di bawah tingkat Golden Core. Suasana yang awalnya tenang menjadi begitu riuh dengan berbagai seruan karena aktivitas terobosan instan mereka.
"Aku menerobos.."
"Aku juga...Hahaha..."
"Ahh.. Aku menerobos lagi!"
"Tempat ini sangat luarbiasa..."
"Lihat! Banyak yang menerobos..!"
Qing Shandian berdiri dengan tenang mengamati semua orang yang tenggelam dalam kegembiraan mereka. Dia sama sekali tidak terganggu dengan itu. Setelah beberapa saat, ketika suasana kembali tenang, Qing Shandian sambil menatap mereka berkata dengan suara santai. "Selamat untuk terobosan kalian. Mulai sekarang, kalian semua akan tinggal dan menetap disini. Aku berharap, kalian giat berlatih dan terus tumbuh menjadi lebih kuat. Sehingga disaat aku membutuhkan kalian, itu bisa membantuku menyelesaikan beberapa masalah yang datang di masa depan. Disini, selain kalian, sudah ada beberapa Klan yang mengikutiku lebih dulu. Diantaranya adalah Klan Qing-ku, Klan Mu, Klan Lin, Klan Xue, Klan Luo, dan Klan Sangguan. Selain itu, ada juga beberapa kelompok Binatang Kontrakku yang tinggal dan menempati halaman istana di hadapan kalian. Perlu kalian ingat, bahwa semua yang tinggal disini adalah bagian dari kita, keluarga besar Qing. Jadi, aku harap kalian bisa akrab dengan semuanya."
Penjelasan Qing Shandian membuat semua orang mengangguk-anggukan kepala. Dalam hati, mereka benar-benar sangat bahagia karena bisa tinggal di dunia yang tidak pernah ada dalam angan sekalipun.
Bersamaan dengan berakhirnya penjelasan singkat Qing Shandian, kerumunan besarnya mengusik keingintahuan penghuni dunia jiwa. Enam Pemimpin Klan dan Beberapa Binatang Kontraknya berdatangan. Mereka berdiri dengan tenang disamping kiri kanan Qing Shandian. Kehadiran mereka pun cukup membuat Sun Quan dan delapan Pemimpin Klan lainnya penasaran, karena tingkat kultivasi mereka tidak bisa dideteksi.
Qing Shandian tersenyum tipis diiringi kedutan di ujung bibirnya. Dia pun menatap sembilan Pemimpin Klan dan berkata, "Karena semua orang telah datang, aku akan memperkenalkannya untuk kalian. Mereka berenam di sebelah kananku adalah Pemimpin Klan yang telah aku sebutkan tadi. Dimulai tepat disampingku, dia adalah Qing Liqian, Lin Huangli, Xue Xinghuan, Mu Yuanzhou, Luo Bu, dan Sangguan Ling." Pungkasnya sambil menoleh ke sisi kanan.
Qing Shandian menghirup nafas ringan dan berkata lagi sambil menoleh ke kiri. "Sementara mereka yang di sebelah kiriku adalah Qing Yin Yue, Yin Xing Yue, Qing Hei Bao, Qing Jiao Long, Bing Yi Yu, Qing Lin Long, Qing Tian Shi, Qing Feng Hu, Qing Tian Yuan, Qing Xing Lang, Tian Yuan, Hu Bing Yi, Shi Xue Han, Huli Yue, Huli Yue, Lang Tian, Jiu Tou Long, Ying Bing Huo, Xiong Bing Guang, Yi Shuang dan Er Shuang. Mereka adalah pemimpin setiap kelompok dari masing-masing anggotanya."
Perkenalan Qing Shandian membuat sembilan Pemimpin Klan dan anggotanya cukup terkejut. Mereka tidak menyangka, bahwa sebenarnya Qing Shandian menyembunyikan kekuatan yang sangat besar. Itu membuat mereka menghirup udara dingin.
Qing Shandian yang melihat reaksi mereka pun hanya tersenyum tipis dan melanjutkan perkenalannya. "Semuanya, mereka yang baru tiba disini adalah bagian dari kita juga. Sembilan orang yang berdiri di hadapan kalian adalah pemimpin dari Klannya masing-masing. Mereka adalah Sun Quan, Wang Xiu, Xing Lihai, Bao Biyu, Shi Huang, Meng Xuan, Yuan Rufeng, Zhi Mingjun, dan Xie Jiu Ling. Aku harap kalian semua bisa mengakrabkan diri, karena semua adalah keluarga."
"Hahaha... Tentu saja, An kecil. Jangan khawatirkan tentang itu. Lagipula, dengan kehadiran mereka, tempat ini akan menjadi semakin ramai dan menarik. Hari-hari akan menjadi lebih semarak." Sahut Qing Liqian dengan tawa renyahnya.
Lin Huangli pun menyambung ucapan itu sambil tersenyum. "Selamat datang untuk kalian. Karena mulai sekarang kita adalah keluarga, jangan ragu untuk bertanya apapun. Kami akan memuaskan rasa ingin tahu kalian."
"Terimakasih atas sambutan hangat kalian. Jujur saja, tempat ini sangat membuat kami terkejut. Ini diluar angan-angan kami. Jadi, mohon bantuannya." Ucap Sun Quan sambil menangkupkan kedua tangannya.
"Salam, saudara saudari semuanya. Mohon bantuannya." Ucap Wang Xiu dan tujuh Pemimpin Klan lainnya bersamaan sambil menangkupkan kedua tangan.
"Haihh... Tidak perlu bersikap sopan seperti itu. Kita semua berada di perahu yang sama. Jadi buat diri kalian senyaman mungkin." Sahut Mu Yuanzhou sambil melambaikan tangannya dengan santai.
"Itu benar. Disini tidak ada formalitas apapun. Jadi, hilangkan kebiasaan canggung seperti itu." Sambung Luo Bu sambil tersenyum.
"Hehe.. Tentu, kami akan membiasakan diri." Sahut Xing Lihai dengan terkekeh pelan.
Qing Shandian sambil menatap mereka berkata, "Baiklah. Aku rasa cukup sampai disini perkenalannya. Kalian bisa melanjutkan obrolan, sementara aku akan mendirikan bangunan tambahan untuk semua orang. Zhifang, Mingzhou, dan kalian, lakukan apa yang kalian mau. Aku pergi dulu." Pungkasnya sambil lalu mengalihkan pandangannya ke arah Shi Zhifang dan delapan sahabatnya.
"Pergilah. Kami akan tetap disini bersama mereka dan sedikit memberikan penjelasan pada yang lain." Sahut Shi Zhifang sambil tersenyum.
Setelah itu, Qing Shandian meninggalkan semua orang dan melesat ke arah area yang berdekatan dengan kediaman enam klan. Sesampainya dia di area yang tidak beraturan dan ditumbuhi pepohonan, dia mengendalikan dunia jiwa dengan fikirannya, dan merubah area di depannya menjadi dataran luas yang rata namun masih di kelilingi pohon yang rindang. Dia pun berbicara dalam fikirannya. "Wenrou, tolong beli enam set bangunan kediaman untuk klan besar, dan tambahkan sepuluh Ruang Khusus Kultivasi di setiap kediaman."
[Ding... Membeli 6 Kediaman Klan Besar... Mengurangi 300 Milliar PS]
[Ding...Membeli 60 Ruang Khusus Kultivasi. Mengurangi 300 Milliar PS]
[Ding... Sisa Poin System saat ini \= 543,5489567 Triliun PS]
"Dhuummmm..."
"Wuusshhhh..."
Berakhirnya pemberitahuan itu, enam kediaman yang sangat luas secara bersamaan muncul dari udara tipis sebelum kemudian mendarat di area yang telah disiapkan Qing Shandian. Aktivitas itu pun menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang, diiringi dengan kepulan debu yang berhamburan ke segala arah.
Qing Shandian menatap enam kediaman siap huni itu dengan tatapan puas. Setelah itu, dia kembali melesat ke arah kerumunan besar yang masih terlibat dalam obrolan. Ketika sampai, dia berdiri dengan tenang dan memandang Sun Quan dan yang lain, lalu berkata, "Sepertinya kalian sudah sangat akrab dengan yang lain. Itu bagus. Aku hanya ingin menyampaikan, bahwa kediaman baru untuk klan kalian sudah aku siapkan. Semuanya sudah aku lengkapi dengan masing-masing 10 Ruang Khusus Kultivasi. Lalu mengenai sumberdaya, kalian bisa bergabung dengan yang lain untuk membahasnya. Aku akan menambah stok yang ada agar bisa bertahan untuk waktu yang lama."
Sun Quan dan delapan orang tediam. Mereka sama sekali tidak bisa berkomentar apapun. Meskipun sebelumnya mereka sudah menyaksikan bagaimana Qing Shandian mengeluarkan 20 bangunan dari udara tipis, namun itu berbeda dengan enam kediaman klan. Yang pasti jelas jauh lebih luas. Selain itu, ada tambahan bangunan lain. Lalu tentang sumberdaya, darimana bisa semudah itu didapat? Mereka sangat penasaran tentang hal itu. Namun, rasa penasaran itu hanya mereka simpan dalam hati. Karena mereka juga sadar, bahwa itu adalah rahasia Qing Shandian.
"An kecil, kebetulan kami juga sudah menjelaskan hal itu pada mereka. Jadi kamu tenang saja." Sahut Qing Liqian dengan nada santai.
Qing Shandian mengangguk dan berkata, "Itu bagus. Kalau begitu, aku akan menyelesaikan kekurangan yang ada. Lalu, untukmu Yin Yue dan kalian, siang ini tolong temui aku di tempat tinggalku. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian." Pungkasnya sambil lalu mengalihkan pandangan pada Qing Yin Yue, Yin Xing Yue dan kelompoknya.
Qing Shandian membalas dengan anggukan dan segera menghilang dari tempatnya berdiri.
...…………………………...
"Wuusshh"
Muncul di depan rumahnya, Qing Shandian perlahan membuka pintu dan segera masuk. Sesampainya di dalam, dia disambut dengan senyum hangat dari sosok cantik dan menawan yang duduk dengan anggun di kursi panjang.
"Selamat datang kembali, An gege." Ucap Qing Wenrou dengan nada lembut.
Qing Shandian membalas senyumnya dan berkata, "Aku pulang..."
Qing Shandian berjalan menghampirinya, lalu duduk disamping Qing Wenrou. Dia menatap Qing Wenrou dengan tatapan hangat. Dia tersenyum tipis dan berkata, "Wenrou, kamu terlihat semakin cantik dan menawan. Entah kenapa, senyummu membuatku tak jemu memandangnya dan selalu membuatku rindu."
Qing Wenrou yang mendengar pujian itu seketika pipinya memerah. Dia menutup wajahnya dengan kedua tangan, lalu berkata dengan suara pelan, "An gege, kenapa kamu selalu menggodaku? Itu memalukan..."
Qing Shandian tidak menjawab. Dia mengulurkan tangannya dan membuka tangan Qing Wenrou yang menutupi wajahnya, lalu berkata, "Kenapa Wenrou malu? Hanya ada kita berdua disini. Lagipula, kamu memang semakin cantik dan menawan. Bahkan sekarang semakin bertambah manis ketika pipi kamu memerah seperti ini."
Qing Wenrou menjadi semakin tersipu malu. Dia dengan sigap segera beringsut ke pelukan Qing Shandian dan membenamkan wajahnya di dada bidangnya. Dia pun berkata, "An gege jangan menggoda Wenrou terus. Wenrou sangat malu." Pungkasnya sambil lalu mencubit pinggang Qing Shandian.
"Aahhh... Itu sakiitt, sakiittt.. Baik, baik. Aku tidak menggoda Wenrou lagi." Seru Qing Shandian sambil meringis kesakitan.
Qing Wenrou terkikik pelan sambil mengusap pinggang Qing Shandian, lalu berkata, "Hihi.. Salah sendiri selalu senang menggoda Wenrou. Itu adalah balasannya."
Qing Shandian memejamkan matanya dan menikmati usapan lembut Qing Wenrou. Dia dengan nada santai berkata, "Wenrou, aku lupa menanyakannya padamu. Sejak system naik ke Level 21, apakah toko system menyediakan alat transportasi udara?"
Qing Wenrou melepas pelukannya. Dia menatap Qing Shandian, lalu menyahuti dengan rasa ingin tahu. "Itu benar. Sekarang toko system menyediakan varian item tambahan, dan itu termasuk alat transportasi yang An gege maksud. Untuk apa An gege menanyakannya? Bukankah An gege bisa terbang dan berteleportasi?"
Qing Shandian menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan berkata, "Memang aku bisa melakukannya. Tapi untuk kali ini, itu berbeda. Aku ingin perjalanan kali ini kita menyeberangi samudera luas. Aku sangat penasaran dengan itu."
"Ohh? Samudera? Apakah maksud An gege adalah lautan pemisah antar wilayah?" Sahut Qing Wenrou sedikit kaget.
Qing Shandian mengangguk ringan dan berkata, "Emm... Itu benar. Selain itu, untuk perjalanan kali ini, kita akan melakukannya bersama Yin Yue dan yang lain. Aku ingin suasana yang berbeda. Selain itu, mereka lebih sensitif terhadap sejenisnya. Jadi itu akan memudahkanku untuk menemukan kelompok Binatang Spiritual lainnya. Apakah Wenrou keberatan?" Pungkasnya sambil lalu menatap Qing Wenrou.
"Tidak sama sekali. Menurut Wenrou, itu juga bagus. Dari informasi yang Wenrou miliki, wilayah lautan sangat ganas. Sudah ribuan tahun sejak terakhir kali ada yang berani menyeberanginya. Perjalanan kali ini, Wenrou yakin itu pasti akan sangat menarik." Sahut Qing Wenrou sambil menggelengkan kepalanya ringan.
"Apakah itu berarti Wenrou setuju dengan ide ini?" Ucap Qing Shandian dengan nada bersemangat.
Qing Wenrou membalas dengan anggukan disertai senyum manis yang mengembang di bibirnya.
Qing Shandian yang melihat itu pun menangkup pipi Qing Wenrou dan mencium keningnya, lalu berkata, "Terimakasih, Wenrou. Kamu memang yang terbaik dan paling mengerti aku." Pungkasnya sebelum kemudian dia menyambar bibir mungil Qing Wenrou.
"Emmhhh"
******* kecil keluar dari sela bibir Qing Wenrou. Dia terbelalak untuk sesaat sebelum kemudian dia memejamkan mata dan membalas pagutan bibir Qing Shandian.
Setelah cukup lama mereka berpagutan mesra, Qing Shandian mengusap lembut pipi Qing Wenrou, berkata, "Terimakasih."
Qing Wenrou memeluk Qing Shandian dengan erat, lalu menjawab, "Selama itu membuat An gege senang, Wenrou juga pasti senang. Lagipula, dalam perjalanan ini Wenrou juga ikut. Jadi itu sudah cukup membuat Wenrou bahagia."
Qing Shandian membalas pelukan itu sambil mengusap lembut punggung Qing Wenrou. Dia berkata, "Aku juga senang. Sayangnya, aku masih terlalu lemah jika dibandingkan denganmu. Mungkin, aku akan terus merepotkanmu untuk beberapa hal."
"Tidak apa-apa. Lagipula, Wenrou juga tidak keberatan tentang itu. Justru Wenrou merasa senang bisa membantu An gege." Sahut Qing Wenrou dengan nada lembut.
Qing Shandian mendekatkan bibirnya ke telinga Qing Wenrou dan berbisik, "Wenrou, bagaimana kalau sekarang kita mandi bersama? Aku sangat penasaran dengan ini." Pungkasnya sambil lalu memegang sesuatu yang kenyal dan lembut.
"Eemmmhhhh.... An gege! Kamu mesum!" Qing Wenrou berseru pelan setelah ******* lolos dari celah bibir mungilnya.
"Aahhh... Sakiitt! Aku salah.. Aku salah.." Teriak Qing Shandian yang mendapat cubitan lebih keras di pinggangnya.
"Rasakan! Rasakan! Ini sebagai bonus karena An gege mesum!" Seru Qing Wenrou sambil menambahkan beberapa kali cubitan lain.
Suasana dalam ruangan itu pun tampak ramai dengan teriakan Qing Shandian yang terdengar bersahutan berulang kali.
...…………………………...
** Bersambung …