
Batu Waktu dan Mengikuti Kompetisi
--------------------------------------------------------------
Di dalam istana, suasana menjadi sunyi ketika Zhou Fenglian ingin membahas tujuannya mengadakan pertemuan. Kecuali para petinggi keluarga kekaisaran, delapan Pemimpin Klan terlihat sangat penasaran.
Zhou Fenglian memandang delapan Pemimpin Klan dengan tatapan tenang, lalu dia berkata, "Mengumpulkan kalian disini bukanlah sesuatu yang secara acak aku putuskan. Itu juga melalui banyak pemikiran dan pertimbangan. Karena hal ini akan mempengaruhi perkembangan Wilayah Timur kedepannya. Apa yang aku katakan, itu berkaitan tentang acara kompetisi berburu tahunan Benua Tianxia. Namun, kompetisi kali ini akan sangat berbeda dari tahun - tahun sebelumnya. Pertama : Tempat dimana kompetisi kali ini diadakan adalah Wilayah Utara yang dingin. Kedua : Setiap wilayah akan mengirim para elit mereka yang sudah terlatih dan dirawat dengan sangat baik jauh hari."
"Kaisar Zhou, apakah itu berarti bahwa kamu memilih kami, agar mengirim salah satu anggota terbaik klan kami untuk mengikuti kompetisi itu?" Sahut Xing Lihai dengan nada tenang ketika dia memahami maksud pembicaraan.
Zhou Fenglian mengangguk ringan dan berkata, "Itu benar. Wilayah Timur kita mendapatkan 10 Slot peserta. Aku ingin kalian mengirim satu orang terbaik dari klan kalian untuk mengikuti kompetisi mewakili Wilayah Timur. Klan Zhou juga akan mengirim satu. Namun, yang harus kalian ingat adalah bahwa umur maksimal peserta tidak boleh melebihi 20 tahun. Itu adalah syarat mutlak kompetisi tahun ini. Selain itu, kita hanya punya waktu 3 hari untuk mengumpulkan semua orang. Sedangkan untuk orang terakhir..." Pungkasnya sebelum kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Qing Shandian, dan menatapnya dengan tatapan serius
Delapan pemimpin klan dan petinggi keluarga kekaisaran juga mengikuti arah pandangan Zhou Fenglian, dan mereka segera mengerti maksud Zhou Fenglian.
Qing Shandian yang menyadari tatapan semua orang tertuju padanya, dia dengan sedikit linglung berkata, "Ada apa? Kenapa kalian menatapku begitu serius? Jangan katakan padaku bahwa aku adalah terakhir itu." Pungkasnya sambil mengerutkan alis.
Zhou Fenglian mengangguk dan berkata dengan nada serius. "Benar. Kamu akan menjadi peserta terakhir untuk mengikuti kompetisi berburu."
"Kaisar Zhou, jika itu adalah tujuanmu membawaku ke istana, maka maafkan aku. Dengan berat hati aku menolak usulan itu dengan keras. Karena aku tidak mempunyai waktu untuk itu." Qing Shandian membalas ucapan Zhou Fenglian sambil mengerutkan alisnya.
Begitu ucapan itu jatuh, ruangan itu kembali hening. Zhou Fenglian menatap Qing Shandian dalam-dalam, lalu berkata, "An kecil, ini bukan masalah kamu setuju atau tidak. Tapi ini berkaitan dengan seluruh Wilayah Timur. Jika Wilayah Timur bisa memenangkan posisi teratas, wilayah lain tidak akan berani mengusik Wilayah Timur. Selain itu, dengan memenangkan tempat teratas, Wilayah Timur akan semakin berkembang kedepannya. Tapi jika kalah, posisi Wilayah Timur akan menurun ke tingkat terendah."
"Kaisar Zhou, menang atau kalah bagiku itu tidak penting. Lagipula, aku juga tidak tahu bagaimana situasi di Wilayah Utara. Selain itu, aku juga memiliki urusanku sendiri yang tidak bisa aku tunda-tunda. Perjalanan panjang masih menantiku didepan." Qing Shandian menyahuti ucapan Zhou Fenglian dengan nada tenang sambil mengendikkan bahunya.
"Keluarga kekaisaranku akan memberimu hadiah yang murah hati jika kamu setuju untuk mengikuti kompetisi itu dan membantu memenangkan posisi teratas." Sahut Zhou Fenglian
"Hehe.. Hadiah yaa.." Qing Shandian terkekeh ringan.
"Kaisar Zhou, jika aku boleh tahu, hadiah seperti apa yang akan keluarga kekaisaran berikan untukku? Jika itu bisa menarik perhatianku, aku akan setuju untuk mengikuti kompetisi. Tapi jika tidak, lebih baik Kaisar Zhou mencari kandidat lain. Jujur saja, seleraku akan suatu item sangat tinggi." Qing Shandian melanjutkan ucapan dengan nada santai.
"Baik. Karena kamu sudah bicara, maka aku akan menyebutkannya. Pertama, Kamu bisa memilih 2 Teknik Bertarung Kelas Langit Tingkat Tinggi di Aula Teknik. Kedua, aku akan memberimu Senjata tipe Pedang Kelas Langit Tingkat Tinggi. Ketiga, aku akan memberimu 1 Batch 'Pill Pengumpul Qi Spiritual' Kelas 8 Tingkat Tinggi. Keempat, 100 Juta Batu Spiritual Tingkat Menengah. Bagaimana itu? Jika itu masih kurang, kamu bisa menyebutkan yang lain." Sahut Zhou Fenglian sambil tersenyum. Menurutnya, hadiah yang dia tawarkan untuk Qing Shandian sudah sangat murah hati, karena Teknik Bertarung dan Senjata Kelas Langit Tingkat Tinggi sangat berharga.
Qing Shandian tersenyum tipis ketika mendengarkan hadiah yang dimaksud. Dia tertawa ringan dan berkata, "Hehe... Kaisar Zhou memang murah hati. Tapi hadiah semacam itu, itu sama sekali tidak membuatku tertarik. Aku tidak kekurangan Batu Spiritual dan Pil. Sedangkan untuk Teknik dan Senjata, menurutku Kaisar Zhou bisa memperkirakan bukan, Teknik dan Senjata Kelas apa yang aku miliki?"
Zhou Fenglian benar-benar terdiam ketika mendengar ucapan Qing Shan. Sementara itu, semua orang dalam ruangan istana ternganga dan terbelalak karena terkejut.
Zhou Fenglian mengabaikan ekspresi para petinggi keluarga kekaisaran dan delapan pemimpin klan. Dia bertarung dengan fikirannya sendiri. Setelah beberapa saat tidak kunjung menemukan ide, dia dengan sedikit ragu berkata, "Nah, lalu apa yang kamu inginkan? Selama kamu mau menjadi salah satu peserta untuk mewakili Wilayah Timur, jangan ragu untuk bicara."
Qing Shandian merenung sambil memegang dagunya. Sesaat kemudian, dia menatap Zhou Fenglian dan berkata, "Aku ingin melihat koleksi harta karun yang dimiliki Istana Kekaisaran. Jangan pedulikan tentang kelasnya. Aku akan memeriksanya sendiri ketika aku melihatnya. Bagaimana itu? Aku rasa tidak akan ada yang dirugikan bukan?"
Mendengar ucapan itu, dia segera mengalihkan pandangannya ke arah pria tua berambut putih dengan jenggot tipis, yang mengenakan pakaian hitam bercorak emas, yang berada di barisan kursi sebelah kiri didepannya. Dia berkata dengan serius, "Tetua Fang, segera bawakan koleksi harta karun Istana Kekaisaran. Lakukan seperti yang dia katakan."
Pria tua yang dipanggil Tetua Fang pun segera menyahuti. "Baik, Yang Mulia."
Tetua Fang pun dengan cepat bergegas keluar dari ruangan istana untuk mengambil koleksi harta karun Istana Kekaisaran.
...…………………………...
Sepuluh menit kemudian, ruangan istana yang awalnya sunyi segera pecah ketika Tetua Fang melangkahkan kakinya dengan cepat sehingga suara langkahnya sangat keras. Ketika tiba didepan meja, Tetua Fang mengibaskan tangannya, lalu berbagai jenis item pun muncul dan berjajar rapi. Dia dengan suara nafas yang terengah-engah berkata, "Semua ada disini, Yang Mulia."
Zhou Fenglian mengangguk. Dia memperhatikan kilauan harta karun unik yang berjajar rapi diatas meja untuk sesaat, lalu menatap Qing Shandian dan berkata, "Lihatlah. Apakah ada sesuatu yang mungkin menarik perhatianmu."
"Emm... Aku akan memeriksanya." Sahut Qing Shandian, lalu dia berdiri dan mengamati item-item di atas meja. Dia cukup terpukau oleh koleksi harta karun Istana Kekaisaran. Ada logam penempaan, ramuan spiritual, artefak pelindung dalam bentuk aksesoris, batu giok, batu kristal, dll.
Setelah cukup lama mengamati, Qing Shandian akhirnya tertarik pada sebuah batu berbentuk spiral segi enam yang cukup besar berwarna hitam dan memancarnya distorsi aneh disekelilingnya. Sambil mengerutkan alisnya, dia menggenggam dan mengamati batu itu. Batu itu terasa ringan, dan tidak sesuai dengan ukurannya. Ketika dia hendak bertanya pada Zhou Fenglian, dia mendengar suara pemberitahuan dalam fikirannya.
[Ding... Distorsi waktu terdekteksi... Selamat, An gege berhasil menemukan 'Batu Waktu']
[Ding... Apakah An gege ingin mempercapat proses upgrade dengan 'Batu Waktu'?]
Qing Shandian diam mematung ketika pemberitahuan itu terdengar di dalam fikirannya. Namun dia segera tersadar. Menghirup udara dalam-dalam, dia menekan kegembiraannya dan berkata dalam fikirannya. "Wenrou, bisakah 'Batu Waktu' ini benar-benar mempercepat proses upgrade?"
[Ding... Benar, An gege. Selain itu, An gege juga bisa menambahkan 'Batu Waktu' ke dalam toko system]
"Ohh? Apakah kamu yakin dengan itu? Batu itu memang terlihat unik dan selama ini hanya menjadi hiasan dalam gudang harta karun. Selain itu, kami juga tidak mendapatkan petunjuk apapun tentang kegunaannya. Apakah kamu tidak ingin memilih yang lain?" Zhou Fenglian sedikit terkejut ketika dia berbicara, dan mengangkat sebelas alisnya.
"Tidak masalah. Aku akan memilih yang ini. Sisanya simpan saja kembali." Sahut Qing Shandian sambil memindahkan batu yang dia genggam ke Inventory system.
Ketika batu hitam itu menghilang, Qing Shandian berkata dalam fikirannya, "Wenrou, gunakan 'Batu Waktu' untuk mempercepat proses upgrade dan tambahkan juga kedalam toko system."
[Ding... Karena 'Batu Waktu' terlalu besar, system akan secara otomatis memulai proses pemotongan menjadi potongan kecil]
[Ding... 'Batu Waktu' telah dipotong menjadi 2500 potongan kecil.]
[Ding... 1 'Batu Waktu' akan mempercepat 1 bulan proses. Menggunakan 120 'Batu Waktu' untuk mempercepat proses upgrade]
[Ding... Waktu upgrade telah selesai. Karena An gege menggunakan 'Batu Waktu' untuk mempercepat proses upgrade, system akan memulai cooldown selama 1 hari]
Ketika suara itu berakhir, Qing Shandian yang dalam keadaan sangat senang pun tertawa keras dan melupakan sekitarnya. "Hahahahaha... Benar-benar luarbiasa."
Zhou Fenglian yang sejak awal memperhatikan reaksi Qing Shandian, tidak bisa untuk tidak bertanya, "An kecil, apa yang membuatmu sangat bahagia?"
Mendengar pertanyaan itu, Qing Shandian segera tersadar, dan kembali ke sikap tenangnya. Sambil menggaruk kepala belakangnya, dia terkekeh dan berkata, "Hehe... Maafkan aku. Aku hanya terlalu bersemangat. Aku sudah mengambil hadiahku. Batu hitam tadi, itu sudah cukup." Pungkasnya menjelaskan dan segera duduk lagi.
Xie Feng Xue yang terdiam sejak awal memasuki ruangan istana, dia tidak bisa menahan untuk tidak bertanya. "An gege, apakah sesuatu terjadi?"
Qing Shandian memiringkan kepalanya ke arah Xie Feng Xue. Dia menatapnya dengan tatapan lembut dan berkata, "Bukan apa-apa. Hanya sesuatu yang menggembirakan saja."
Qing Shandian segera mengalihkan pandangannya ke arah Zhou Fenglian dan berkata, "Karena aku telah mengambil hadiahku, aku setuju untuk mengikuti kompetisi berburu dan mewakili Wilayah Timur. Aku juga akan memastikan keselamatan sembilan perwakilan lainnya sampai kompetisi berakhir. Anggap saja itu sebagai ucapan terimakasihku."
Mendengar ucapan terakhir Qing Shandian, Zhou Fenglian menatapnya dengan tatapan terkejut. Dia menghirup udara dalam-dalam, dan berkata, "Baik. Karena kamu sudah mengatakannya, aku tidak akan banyak mengatakan omong kosong."
Usai membalas ucapan Qing Shandian, dia menyapukan pandangannya ke delapan pemimpin klan dan berkata, "Kalian semua juga mendengarnya bukan? Jadi, kalian tidak perlu khawatir dengan keselamatan anggota kalian yang ikut dalam kompetisi ini. Lebih baik, kita tidak menunda waktu lagi dan segera mengumpulkan semua kandidat."
"Itu... Kaisar Zhou, waktu kita hanya tiga hari bukan? Bagaimana bisa melakukan perjalanan secepat itu? Untuk perjalanan bolak-balik, aku membutuhkan 5 hari paling cepat." Ucap Xing Lihai dengan ekspresi tidak berdaya.
"Itu benar Kaisar Zhou, bahkan aku juga sama, dan mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama." Sahut seorang pria paruh baya berambut hitam bercampur putih dan mengenakan jubah sutra berwarna biru tua dan putih. Dia adalah Pemimpin dari Klan Bao, Bao Biyu.
Apa yang dikatakan oleh Xing Lihai dan Bao Biyu juga diangguki oleh enam pemimpin klan yang lain. Mereka memang dari klan yang kuat. Namun, karena perbedaan lokasi kota yang berjauhan, sudah pasti waktu adalah masalah utamanya.
Zhou Fenglian juga dalam kebingungan. Meskipun dia mungkin juga menguasai teknik teleportasi, jangkauannya hanya jarak dekat. Jika ingin menempuh jarak yang jauh, itu jelas mustahil. Setelah sesaat perenungan, entah kenapa dia tiba-tiba sangat bersemangat. Dia segera menatap Qing Shandian dengan tatapan berbinar-binar. Dengan sedikit keraguan dia berkata, "An kecil, bukankah kamu juga menguasai teknik teleportasi? Aku fikir, itu setidaknya mampu untuk digunakan dalam jarak jauh bukan?"
Sudut mata Qing Shandian berkedut-kedut ketika mendengar pertanyaan frontal Zhou Fenglia. Dia menghembuskan nafas ringan dan berkata, "Huhh... Kaisar Zhou, Kamu benar-benar seperti kata pepatah. 'Jahe Tua lebih pedas daripada Jahe Muda'. Kenapa aku selalu merasa bahwa kamu terus memanfaatkanku?"
"An kecil, itu bukan memanfaatkan. Tapi memang hanya itu satu-satunya cara untuk mempersingkat waktu perjalanan mereka bukan? Jadi jangan mengeluh. Hahaha..." Sahut Zhou Fenglian diikuti oleh tawanya yang nyaring.
"Haiihh... Benar-benar menyebalkan. Aku harap kamu akan memberikanku hadiah tambahan untuk ini. Jika tidak, aku tidak mau melakukannya dengan cuma-cuma. Karena untuk berteleportasi jarak jauh, aku membutuhkan Qi Spiritual yang tidak sedikit." Qing Shandian menimpali dengan nada yang tidak puas. Kemudian dia segera memandang delapan pemimpin klan, lalu berkata dengan nada serius. "Aku akan membantu kalian. Tapi sebelum itu, aku ingin kalian mengirimkan lokasi Kediaman Klan kalian secara akurat kedalam fikiranku. Selain itu, aku perlu mengingatkan satu hal. Perjalanan menggunakan teknik teleportasi mungkin akan sedikit membebani tubuh kalian untuk pertama kalinya. Jadi, pastikan kalian dalam keadaan puncak kalian. Jika tidak, kalian mungkin akan merasakan sakit yang hebat di kepala kalian. Apakah kalian mengerti?"
Melihat ekspresi serius Qing Shandian, delapan pemimpin klan mengangguk mengerti. Wang Xiu pun berkata, "Baik. Aku akan menjadi yang pertama. Aku akan mengirimkan lokasi akurat Kediaman Klan Wang padamu."
Qing Shandian mengangguk. Sesaat setelah itu, rangkaian informasi lokasi Kediaman Klan Wang memasuki fikirannya. Dia pun berdiri, lalu menoleh ke arah Xie Feng Xue. Sambil tersenyum lembut dia berkata, "Feng Xue, kamu tunggu disini. Aku harus membantu mereka terlebih dahulu."
"Baik. Feng Xue akan menunggu An gege disini." Ucap Xie Feng Xue sambil tersenyum.
Qing Shandian mengangguk. Dia menoleh ke arah Wang Xiu, lalu memegang bahunya dan berkata, "Kita akan pergi sekarang."
"Baik. Aku siap kapanpun kamu mau." Sahut Wang Xiu dengan nada bersemangat.
"Zheepp"
Setelah percakapan singkat itu, Qing Shandian dan Wang Xiu menghilang dari tempat mereka berdiri.
...…………………………...
** Bersambung …