System Break the Limit - Qing Shandian' Journey

System Break the Limit - Qing Shandian' Journey
Ch.78 - Perburuan 6



Pembicaraan Setelah Pertempuran dan Merekrut Rajawali Elemen Api Es


"Wushh..Wushh..Wushh..Wushh..Wushh.."


Berdiri dengan tenang, Qing Shandian memandang anggota kelompoknya yang telah datang. Sambil menujuk medan pertempuran, dia dengan sedikit sedih berkata, "Lihat! Hatiku terasa sakit sekarang. Gara-gara kelompok mereka, mayat buruan kita lenyap tanpa sisa. Padahal itu sangat berguna bagiku."


Mendengar ucapan Qing Shandian, bibir Shi Zhifang dan lainnya berkedut-kedut. Bukankah beruntung bahwa dia bisa selamat? Kenapa sekarang malah membuat lelucon seperti itu.


Sun Mingzhou di sisi lain menjadi sedikit geram. Dia dengan cepat menepak kepala belakang Qing Shandian sedikit keras, dan mencerca. "Shandian! Kamu benar-benar bocah sialan! Tahukah kamu betapa menegangkannya pertarunganmu?! Beraninya kamu masih mengeluhkan mayat-mayat itu?! Bukankah kamu baik-baik saja itu yang terpenting?!"


Qing Shandian yang tidak siap dengan gerakan Sun Mingzhou sedikit terhuyung kedepan. Dia dengan kesal membalas sambil mengusap kepalanya. "Mingzhou! Apa kamu sangat senang memukul kepalaku? Lama-lama otakku bisa kopyor mencair karena sering kamu pukul."


Ucapan Qing Shandian menyebabkan anggota kelompoknya tertawa terbahak - bahak. Shi Zhifang di sela-sela tawanya menyahuti. "Shandian, bagaimana otak seseorang bisa menjadi kopyor setelah dipukul, jika orang itu sekuat kamu? Hahahahaha... Aduhh.. Perutku sakit."


"Rasakan! Itu balasannya karena kamu terlalu menyebalkan. Bisa-bisanya kamu mengeluh tentang mayat Binatang Spiritual yang lenyap sementara kami mengkhawatirkanmu." Celetuk Sun Mingzhou yang masih geregetan.


Bao Yinxue dan tiga wanita lainnya menggelengkan kepala. Dia berkata, "Sudah, sudah. Kalian selalu saja berdebat. Shandian, apa rencanamu sekarang?"


Qing Shandian tidak menjawab. Dia menatap ke arah sekelompok Binatang Spiritual yang sekarat. Berjalan pelan, dia menjawab. "Aku akan menundukkan mereka semua. Kita lihat bagaimana setelah itu."


Shi Zhifang dan yang lain saling bertukar pandang sesaat, sebelum kemudian mereka mengikuti Qing Shandian.


Ketika sampai di depan barisan Binatang Spiritual yang terkulai lemah, anggota kelompok Qing Shandian menelan ludah dengan kasar. Apa yang ada dihadapan mereka saat ini adalah kumpulan monster besar yang sangat menakutkan bagi mereka. Sementara itu, Qing Shandian menatap ke arah Hu Bing Yi, Huli Yue, Huli Xue, Lang Tian dan Jiu Tou Long yang menunduk. Dia dengan nada tenang berkata, "Apakah semua sudah kalian kumpulkan?"


"Sudah, Tuan. Hanya mereka yang tersisa dan berhasil selamat." Sahut Hu Bing Yi sambil menundukkan kepalanya.


Qing Shandian tidak berkomentar. Dia segera memulai proses penanaman segel kontrak. Sesaat setelah proses kontrak selesai, Qing Shandian mengeluarkan 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas Binatang Spiritual' dan menyebarkannya. Dia berkata, "Buka mulut kalian. Telan dan serap pil itu."


Mendengar ucapan Qing Shandian, mereka berusaha membuka mulut dan menelan pil yang ada dihadapan mereka. Setengah jam berlalu. Perlahan mereka membuka mata. Sambil menundukkan kepala, mereka secara serempak berkata dengan suara sedikit bergetar. "Terimakasih, Tuan."


Qing Shandian melambaikan tangannya dengan santai dan berkata, "Namaku Qing Shandian. Kalian tidak perlu takut. Aku bukan orang yang kejam pada anggotaku. Mulai sekarang, kalian akan mengikutiku kemanapun aku pergi. Jadi, cukup panggil aku dengan Tuan muda."


"Baik, Tuan muda." Sahut mereka serempak.


Qing Shandian mengalihkan pandangannya ke arah lima pemimpin Binatang Spiritual dihadapannya dan berkata, "Aku tahu bahwa kalian berlima adalah seorang pemimpin. Katakan, siapa nama kalian?"


"Namaku Hu Bing Yi, Tuan muda." Sahut 'Harimau Es Sayap Kristal'.


"Huli Yue menyapa Tuan muda." Ucap 'Rubah Bulan Kristal Hitam'.


"Huli Xue menyapa Tuan muda." Ucap 'Rubah Salju Berkepala Tiga'


"Lang Tian memberi hormat pada Tuan muda." Ucap 'Serigala Langit Sembilan Warna.


"Jiu Tou Long memberi hormat pada Tuan muda." Ucap Hidra Naga Berkepala Sembilan.


Qing Shandian mengangguk ringan dan berkata. "Baik. Aku akan mengingatnya."


Setelah menjawab perkenalan mereka, Qing Shandian mengalihkan pandangannya menatap ke arah sembilan 'Singa Salju Api Dingin'. Dia menunjuk ke salah satunya yang berada di Kelas 5 Tingkat Rendah dan berkata, "Kamu maju. Siapa namamu?"


"Ahh.. Aku, Tuan muda? Maaf, Tuan muda. Aku belum memiliki nama." Ucap 'Singa Salju Api Dingin' yang ditunjuk.


Qing Shandian mengangkat alisnya sebelah ketika mendengar itu. Dia lantas berkata, "Kalau begitu, kamu akan dipanggil Shi Xue Han. Mulai sekarang, kamu akan menjadi pemimpin kelompokmu. Apa kamu mengerti?"


"Baik. Terimakasih, Tuan muda. Aku mengerti." Sahut Shi Xue Han dengan nada tegas.


Qing Shandian mengangguk dan berkata. "Bagus. Lalu, apakah kalian memiliki anggota lain di tempat persembunyian kalian?"


Hu Bing Yi dengan sigap menjawab pertanyaan Qing Shandian. "Benar, Tuan muda. Aku masih memiliki anggota yang lain di tempat persembunyianku."


"Kami juga, Tuan muda." Sahut Huli Yue dan empat lainnya bersamaan.


"Berapa lama kalian bisa mengumpulkan mereka semua disini?" Tanya Qing Shandian.


"Itu... Tuan muda, mungkin akan memerlukan satu jam paling cepat. Karena tidak semua bisa terbang." Sahut Lang Tian dengan sedikit ragu.


"Satu jam ya... Lalu, apakah ada Binatang Spiritual terkuat lainnya di lembah ini? Atau mungkin kalian tahu dimana aku dan kelompokku bisa melakukan perburuan." Qing Shandian berbicara sambil memegang dagunya sebelum kemudian menatap mereka.


Hu Bing Yi, Huli Yue, Huli Xue, Lang Tian, Jiu Tou Long dan Shi Xue Han bertukar pandang. Lalu Jiu Tou Long menjawab. "Jika itu yang terkuat, mereka tidak ada disini, Tuan muda. Mereka berada di tempat yang berbeda dan setidaknya ada empat kelompok, Tuan muda. Mereka adalah kelompok 'Rajawali Elemen Api Es', 'Beruang Es Yin Yang', 'Kirin Es Bersayap' dan 'Naga Giok Kembar Skala Tiga Warna'."


"Untuk 'Kirin Es Bersayap', mereka semua sudah menjadi pengikutku. Berarti tersisa tiga kelompok. Apa kalian tahu, sesuatu yang mungkin bisa menarik minat mereka? Aku tidak ingin ada korban lagi kecuali jika terpaksa seperti kalian." Qing Shandian dengan tenang menyahuti.


"Apaaa!!" Seru mereka berenam karena terkejut.


Qing Shandian memberi mereka tatapan tajam sambil mengusap telinganya yang berdenging dan berkata, "Percaya atau tidak, jika kalian berteriak lagi didepanku, aku akan menjadikan kalian daging panggang."


"Maafkan kami, Tuan muda. Kami sangat terkejut." Sahut mereka dengan cepat sambil merunduk gemetaran.


"Sudahlah. Lupakan itu... Katakan, apa yang mungkin bisa menarik minat mereka agar mau mengikutiku tanpa harus bertarung." Ucap Qing Shandian sambil melambaikan tangannya.


Dengan sedikit ragu, Hu Bing Yi menjawab. "Aku tidak terlalu yakin. Tapi Tuan muda bisa memberikan mereka suatu kondisi atau penawaran untuk meningkatkan kekuatan mereka. Lalu, membantu mereka untuk mengambil bentuk manusia."


"Ehh? Perubahan bentuk? Tentang itu... Aku kehabisan 'Pil Perubahan Bentuk Binatang Spiritual'. Hahaha..." Qing Shandian berkata dengan kaget, lalu sedikit canggung dan kemudian tertawa nyaring. Setelah tawanya, dia menambahkan, "Kalian jangan khawatir, aku pasti membantu kalian semua untuk mengambil bentuk manusia. Aku berjanji."


"Terimakasih, Tuan muda." Ucap semua Binatang Spiritual secara serempak.


"Emm.. Jiu Tou Long, kirimkan padaku informasi lokasi dari tiga kelompok yang kamu katakan. Setelah itu, lakukan tugas kedua kalian. Kelompokku akan tetap disini, sementara aku mengunjungi tiga kelompok itu." Ucap Qing Shandian dengan tenang.


"Baik, Tuan muda. Aku akan mentransfer informasi rincinya. Tuan muda harus berhati-hati." Sahut Jiu Tou Long sebelum kemudian dia mentransfer informasi lokasi yang diminta Qing Shandian.


Setelah informasi yang dia butuhkan memasuki fikirannya, Qing Shandian menatap 62 Binatang Spiritual lain dan berkata, "Untuk kalian, selama aku pergi dan selama pemimpin kalian mengumpulkan anggota mereka, tugas kalian adalah melindungi sembilan sahabatku. Apa kalian mengerti?"


"Baik, Tuan muda. Kami mengerti." Sahut mereka bersamaan dengan nada tegas.


Qing Shandian mengangguk. Dia menatap Hu Bing Yi dan lima lainnya dan berkata, "Kalian pergilah. Kumpulkan anggota kalian. Tidak perlu membawa apapun. Karena nanti, aku akan membawa kalian ke tempat tinggal baru yang lebih baik."


"Baik, Tuan muda. Kalau begitu, kami pergi dulu." Sahut Hu Bing Yi sebelum kemudian dia melesat cepat ke suatu arah, diikuti oleh lima lainnya.


Melihat kepergian mereka, Qing Shandian menoleh ke arah kelompoknya dan berkata, "Zhifang, Mingzhou, Huang Yang, kalian semua. Tunggu aku disini. Pulihkan diri kalian. Aku akan pergi dulu."


Shi Zhifang menatap Qing Shandian dengan ekspresi rumit. Dia tersenyum tipis, menepuk ringan bahu Qing Shandian dan berkata, "Pergilah. Kami akan menunggumu disini. Berhati-hatilah. Kami percaya padamu."


Ucapan Shi Zhifang mendapat anggukan dari delapan orang lainnya diiringi senyum di bibir mereka. Qing Shandian membalas senyum itu dan berkata, "Kalau begitu, aku pergi dulu." Pungkasnya sebelum kemudian dia menghilang.


"Zheeppp"


...…………………………...


Melayang di langit, diatas area tebing curam yang memiliki suhu panas dan dingin, Qing Shandian muncul dari udara tipis.


"Wuusshhh"


Qing Shandian menyapukan pandangannya ke arah berbagai cerukan yang ada di sisi tebing. Dia menyapukan persepsi spiritualnya dan mendapati banyak aura kuat yang menempati area tebing. Dia berbicara dengan mengalirkan sedikit kekuatan spiritualnya. "Pemimpin 'Rajawali Elemen Api Es', aku Qing Shandian datang berkunjung."


Suara Qing Shandian bergema luas melingkupi seluruh area tebing curam. Sesaat setelah dia berbicara, dua belas aura kuat melesat cepat ke arahnya. Dia bisa melihat seekor rajawali besar dengan bulu merah dan biru menghiasi tubuh mereka. Qing Shandian menunggu dengan tenang.


"Wuusshh.. Wuusshh.. Wuusshh..."


Ketika dua belas rajawali itu tiba, mereka menatap Qing Shandian dengan rasa penasaran. Seekor rajawali yang memiliki jambul di kepalanya berkata, "Sungguh tidak terduga bahwa Bocah manusia berani datang sendirian ke tempatku. Namaku Ying Bing Huo. Mereka dibelakangku adalah petinggi di kelompokku. Katakan, apa maksud tujuanmu datang kesini?"


"Ohh? Pembicaraan serius? Kalau begitu, ikuti aku ke tempatku. Kita bisa bicara dengan nyaman disana." Sahut Ying Bing Huo dengan sedikit terkejut, lalu dia segera memimpin jalan mengajak Qing Shandian ke tempatnya.


Qing Shandian tidak ragu maupun khawatir sedikitpun. Jika dia bisa datang secara instan, maka dia juga pergi secara instan.


Hanya sesaat Ying Xiulan, Qing Shandian dan yang lain bergerak, mereka tiba di cerukan besar di sisi tebing, dan segera berjalan masuk.


Ketika sampai di ruangan luas di dalam cerukan, Ying Bing Huo membuka pembicaraan dengan nada tenang. "Shandian, kamu adalah manusia pertama yang memiliki keberanian untuk mengunjungi tempatku bahkan setelah ribuan tahun."


Qing Shandian menggelengkan kepalanya ringan, lalu berkata, "Ini bukan tentang berani atau tidak. Hanya saja, kebetulan aku mempunyai maksud. Jadi aku berkunjung."


"Lalu, tentang apa itu? Jangan ragu untuk mengatakannya." Sahut Ying Bing Huo penasaran.


Qing Shandian tidak segera menjawab. Dia menyapukan pandangannya ke sebelas rajawali yang ada di ruangan itu sebelum kemudian menatap Ying Bing Huo dengan tatapan serius. Dia berkata, "Apa yang akan aku katakan, aku tahu ini akan sangat sensitif bagi kalian. Aku minta agar kalian jangan marah. Tapi, dengarkan sampai aku selesai bicara. Setelah itu, kalian bisa membuat keputusan."


"Baik. Lanjutkan." Sahut Ying Bing Huo.


"Tujuanku datang kesini karena aku ingin kalian menjadi pengikutku. Di benua ini, aku tidak akan singgah terlalu lama. Suatu hari nanti, aku akan naik ke benua yang lebih tinggi."


"Shandian, apakah kamu serius dengan ucapanmu? Kamu ingin agar kami menjadi pengikutmu? Lalu apa yang akan kami dapatkan jika kami menjadi pengikutmu?" Sahut Ying Bing Huo dengan suara dalam.


"Hahh.. Itulah sebabnya aku mengatakan, dengarkan sampai aku selesai bicara." Qing Shandian melepas nafas ringan ketika dia menyahuti.


"Baik, baik. Lanjutkan penjelasanmu. Kami akan mendengarkannya." Sahut Ying Bing Huo kembali ke sikap tenangnya.


"Aku tidak akan memaksa kalian jika tidak ingin mengikutiku. Namun, jika kalian mengikutiku, aku bisa memastikan bahwa kalian tidak akan pernah menyesalinya. Tapi aku perlu mengingatkan kalian di awal, bahwa perjalananku kedepannya tidak akan mudah. Jatuh bangunnya, kalian sudah pasti akan terkena imbasnya." Ucap Qing Shandian dengan tenang.


Dia mengambil nafas panjang dan melanjutkan. "Huuhhhh... Jika kalian mengikutiku, banyak hal yang akan kalian dapatkan. Pertama, tempat yang jauh lebih baik daripada disini dengan kepadatan Qi Spiritual 60-70 kali lebih padat. Kedua, kalian tidak akan hidup menyendiri seperti saat ini. Disana, ada banyak jenis Binatang Spiritual yang merupakan Binatang Kontrakku dan ada juga kultivator manusia. Ketiga, aku bisa membantu kalian mengambil bentuk manusia. Namun, untuk saat ini, aku tidak bisa melakukannya. Karena aku kehabisan 'Pil Perubahan Bentuk Binatang Spiritual'. Keempat, selain dari tiga hal yang aku sebutkan, kalian juga akan mendapatkan sumberdaya terbaik. Pil, senjata, baju pelindung, teknik, semua adalah dari kelas yang tidak ada di benua ini. Sekarang, keputusan itu aku kembalikan pada kalian. Karena mau bagaimanapun, kalian juga yang akan menjalaninya."


Mendengar banyaknya manfaat yang di jelaskan oleh Qing Shandian, Ying Bing Huo dan sebelas rajawali yang lain terlihat sangat terkejut, namun juga sedikit ragu. Dia dengan serius berkata, "Shandian, apa yang kamu jelaskan, itu semua sangat menggiurkan. Itu terlalu mengejutkan bagi kami. Tapi, bukti apa yang bisa kamu berikan agar kami mempercayaimu?"


Qing Shandian tidak menjawab. Dia dengan santai melambaikan tangannya membuka portal dunia jiwa dan memanggil Yin Xing Yue.


"Wuusshh"


"Salam, Tuan muda." Ucap Yin Xing Yue ketika dia keluar dari dalam portal.


Kemunculan Yin Xing Yue yang memiliki aura kuat membuat Ying Bing Huo dan sebelas rajawali waspada. Qing Shandian yang melihat reaksi mereka segera berkata, "Pemimpin Ying tidak perlu waspada. Dia adalah Yin Xing Yue. Salah satu binatang kontrakku. Bukankah Pemimpin Ying ingin bukti? Lalu, siapa yang mau mengikutinya untuk melihat tempat yang aku katakan?"


Yin Xing Yue juga menatap dua belas rajawali di ruangan itu. Dia dengan tenang menambahkan, "Tidak perlu ragu dengan ucapan Tuan mudaku. Jika dia ingin membunuh, dia mungkin sudah melakukannya tanpa pembicaraan. Siapa diantara kalian yang ingin mengikutiku? Aku akan menunjukkan sebentar tempat itu."


"Baik. Biarkan aku sendiri yang memastikan tempat yang dikatakan Shandian. Pimpin jalannya." Sahut Ying Bing Huo.


"Pemimpin Ying, apakah kamu yakin?" Ucap salah satu rajawali paling depan.


"Kalian tidak perlu khawatir. Aku percaya padanya." Sahut Ying Bing Huo menenangkan sebelas rajawali lainnya.


"Kalau begitu, ikuti aku." Ucap Yin Xing Yue dengan tenang sambil memasuki portal putih transparan, lalu diikuti Ying Bing Huo.


Setelah satu menit berlalu, Yin Xing Yue keluar lagi dari portal diikuti Ying Bing Huo yang tubuhnya gemetar dengan tatapan kosong karena masih terkejut, sebelum kemudian portal itu menghilang.


Rajawali paling depan dengan cepat berkata, "Pemimpin Ying, apa yang terjadi padamu? Apakah sesuatu terjadi?"


Ketika Ying Bing Huo mendengar suara memasuki telingannya, dia segera tersadar. Menghirup udara dalam-dalam, dia berkata, "Ahh.. Aku baik-baik saja. Aku hanya terlalu terkejut."


"Shandian, meskipun aku tidak tahu siapa kamu sebenarnya. Tapi jika tempat yang baru saja aku kunjungi adalah tempat yang kamu katakan, aku Ying Bing Huo, sebagai pemimpin 'Rajawali Elemen Api Es' setuju untuk mengikutimu." Ying Bing Huo berbicara dengan serius sambil menatap ke arah Qing Shandian.


"Itu bagus jika begitu. Lalu, bisakah pemimpin Ying mengumpulkan semuanya? Aku akan menanam segel kontrak untuk kalian. Dengan begitu, aku juga akan diyakinkan dengan kesetiaan kalian." Ucap Qing Shandian dengan nada tenang sambil membalas tatapan Ying Bing Huo.


Ying Bing Huo mengangguk dan berkata. "Tidak masalah. Kalau begitu, kita keluar."


Qing Shandian mengangguk, lalu dia berjalan keluar meninggalkan ruangan bersama Yin Xing Yue, Ying Bing Huo dan sebelas rajawali lainnya.


Begitu mereka sampai diluar, Ying Bing Huo dengan keras berteriak, "Semua 'Rajawali Elemen Api Es' segera berkumpul! Ini perintah!"


Ketika suara Ying Bing Huo bergema, satu demi satu rajawali dari yang kecil hingga yang besar dengan cepat berdatangan dan berkumpul, melayang di depan Ying Bing Huo, Qing Shandian dan lainnya. Jumlah mereka bisa dikatakan sangat banyak, mencapai 300 ekor lebih.


Ying Bing Huo menatap mereka dan dengan serius berkata, "Dengarkan! Jangan ada yang membuat gaduh. Mulai hari ini, kita akan pindah ke tempat baru yang lebih baik. Aku sudah memeriksa sendiri tempat itu. Bocah manusia di sebelahku akan menjadi Tuan kita mulai sekarang. Aku sebagai pemimpin kalian bisa memastikan bahwa kalian tidak akan pernah menyesal. Apa ada yang keberatan?"


Salah satu rajawali besar di barisan paling besar memberanikan diri bertanya. "Maaf, Pemimpin Ying. Jika kita mengikutinya, bukankah itu berarti kita juga akan kehilangan kebebasan kita dan hanya akan menjadi alat baginya?"


Qing Shandian mengangkat tangannya agar Ying Bing Huo tidak berbicara. Sebagai gantinya, dia dengan tenang menyahuti. "Aku akan memperkenalkan diri lebih dulu. Namaku Qing Shandian. Mungkin kalian berfikir begitu. Tapi aku disini akan mengatakannya pada kalian semua. Kalian memang akan menjadi binatang kontrakku dan mengikutiku. Tapi, aku bukan orang yang kejam terhadap anggotaku sendiri. Aku tidak akan meminta kalian melakukan tugas yang berada diluar kemampuan kalian. Selain itu, aku lebih suka menyelesaikan masalahku sendiri selama aku mampu. Disampingku, dia bernama Yin Xing Yue. Dia juga binatang kontrakku. Hanya saja, dia sudah bisa mengambil bentuk manusia. Kalian juga akan bisa mengambil bentuk manusia jika kalian mengikutiku dan setia untukku. Selain itu, banyak manfaat lain yang akan kalian dapatkan. Tidak ada gunanya jika hanya berbicara tanpa bukti. Siapapun yang tidak ingin mengikutiku, aku tidak akan memaksa. Namun, aku harap kalian tidak akan menyesal jika memilih untuk tinggal."


"Kalian sudah mendengar sendiri bukan? Sekali lagi aku katakan, aku memastikan bahwa kalian tidak akan pernah menyesal sedikitpun. Apakah ada dari kalian yang menolak?" Sahut Ying Bing Huo menambahkan.


"Kami akan mengikuti perintah pemimpin Ying." Ucap mereka serempak, kecuali rajawali dibawah Kelas 3.


"Sangat bagus. Aku senang mendengar keputusan kalian. Dengan begitu, kita tidak akan terpisah." Ucap Ying Bing Huo mengangguk puas. Dia menoleh ke arah Qing Shandian dan berkata, "Shandian, lakukan proses penanaman segel kontraknya. Aku percaya padamu."


"Aku mengerti." Sahut Qing Shandian singkat sebelum kemudian dia menggores telapak tangannya, lalu membentuk segel tangan. Dia merentangkan tangannya, lalu simbol segel besar melayang di atas kelompok rajawali sebelum akhirnya itu jatuh menimpa mereka. Ketika cahaya putih samar menyala, simbol bulan bintang juga terbentuk di dahi mereka sebelum kemudian menghilang.


Qing Shandian mengulangi proses yang sama, menanam segel pada Ying Bing Huo dan sebelas rajawali dalam barisannya. Ketika proses itu selesai, dia berkata, "Apakah ada yang ingin kalian bawa sebelum meninggalkan tempat ini?"


"Tuan muda, tidak perlu membawa apapun. Tempat ini akan menjadi kenangan bagi kami." Sahut Ying Bing Huo dengan nada sedikit sendu ketika pandangannya menatap tempat yang sudah ribuan tahun menjadi hunian bagi mereka.


Qing Shandian mengerti itu. Dia dalam fikirannya berkata, "Wenrou, bisakah aku merepotkanmu untuk memindahkan area tebing ini ke dunia jiwa? Aku tidak tega melihat tatapan sendu mereka."


[Ding... Itu mudah. 50 Triliun PS diperlukan untuk proses pemindahan :-) ]


"Uhuukk.. Uhuukk.. Uhukkk..."


Qing Shandian terbatuk-batuk sambil memegang dadanya ketika mendengar suara itu. Yin Xing Yue yang berada disampingnya dengan cemas berkata, "Tuan muda, apa yang terjadi? Apakah Tuan muda baik-baik saja?"


Qing Shandian mengangkat tangannya dan berkata, "Uhukk.. Uhukk.. Aku baik-baik saja, Xing Yue."


"Wenrou, apakah memang semahal itu biaya pemindahannya?" Qing Shandian berkata dalam fikirannya dengan nada sedih.


[Ding... Hmph! Itu sebagai ganti karena tidak menemui Wenrou saat An gege kembali ke dunia jiwa. Setuju atau tidak]


"Haahhh.. Baiklah, lakukan pemindahannya. Aku akan menemui Wenrou nanti ketika aku kembali ke dunia jiwa." Sahut Qing Shandian yang merasa sakit.


[Ding... Berhasil mengurangi 50 Triliun PS.. Terimakasih An gege... Memulai proses pemindahan :-P]


Sudut mata Qing Shandian berkedut-kedut ketika melihat emot itu. Ingin rasanya dia membalas. Namun sayangnya dia masih mempunyai urusan lain.


Bersamaan dengan berakhirnya pemberitahuan itu, cahaya putih samar menyelimuti seluruh area tebing sebelum kemudian area tebing dihadapan mereka menghilang tanpa jejak.


"Hah! Apa yang terjadi?! Kemana menghilangnya tempat tinggal kita?" Ucap Ying Bing Huo terkejut.


Fenomena itu menyebabkan suasana menjadi gaduh. Qing Shandian dengan cepat berbicara untuk menenangkan kegaduhan. "Semua tenang! Tempat tinggal kalian hanya aku pindahkan ke dunia baru kalian. Jadi, kalian masih bisa menempatinya lagi. Sekarang, semuanya, tolong ikuti Yin Xing Yue. Jangan ada yang tertinggal." Pungkasnya sebelum kemudian dia membuka portal dunia jiwa yang lebar. Dia menoleh ke arah Yin Xing Yue dan berkata, "Xing Yue, jelaskan pada mereka apa saja yang ada disana. Kenalkan juga mereka dengan yang lain. Setelah itu, bawa mereka ke arah barat dari tempat tinggal pribadiku. Kamu akan menemukan lokasi tebingnya. Sekarang pergilah."


"Baik, Tuan muda. Aku mengerti." Sahut Yin Xing Yue dengan nada tenang. Dia pun segera memasuki portal diikuti oleh kelompok rajawali elemen api es.


Setelah beberapa saat kepergian mereka, tempat itu menjadi hening. Qing Shandian juga segera menghilang dari tempatnya.


...…………………………...


** Bersambung …