
Ketegangan di luar area kompetisi yang disebabkan oleh ulah Qing Shandian dan kelompoknya jelas diluar sepengetahuan mereka. Sementara itu, saat ini debut pembantaian besar-besaran mereka sedang berlangsung. Area lembah yang luas dipenuhi dengan bau anyir darah yang mewarnai lapisan salju tipis dan mayat Binatang Spiritual yang bergelimpangan disana-sini.
"Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr.."
"Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu.."
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Duarr..Duarr..Duarr..Duarr..Duarr..Duarr.."
"Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg.."
"Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb.."
"Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm......"
Berbagai suara saling bersahutan menggema memekakkan telinga ketika serangan demi serangan membombardir kawanan besar Binatang Spiritual diikuti oleh robohnya mereka satu per satu, sebelum kemudian suasana riuh menjadi hening. Hanya suara hembusan angin yang tersisa menyapu kepulan debu dan bau menyengat ketika pertempuran besar berakhir. Senyum di wajah kelompok Qing Shandian tidak pernah luntur, meskipun nafas mereka terdengar berat dan tersengal-sengal karena kelelahan.
Bersamaan dengan berakhirnya pertempuran itu, Qing Shandian mendengar suara pemberitahuan dalam fikirannya, namun tidak terlalu menghiraukannya. Walaupun pada kenyataannya, dia cukup puas dengan perburuan ini. Selain poin perburuan meningkat pesat, pundi-pundi Poin System dan Poin Pengalaman juga terus bertambah. Selain itu, dia juga mendapatkan supplai nutrisi untuk perkembangan dunia jiwanya.
[Ding... An gege berhasil membunuh 2.650 Binatang Spiritual Kelas 3 Menengah, 1.860 Kelas 3 Tingkat Tinggi, Mendapatkan 10,23 Triliun PS, mendapatkan 5,115 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 1.120 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 11,2 Triliun PS, mendapatkan 5,6 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 670 Binatang Spiritual Kelas 4 Menengah, mendapatkan 16,75 Triliun PS, mendapatkan 8,375 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 270 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Tinggi, mendapatkan 13,5 Triliun PS, mendapatkan 6,75 Triliun PP]
[Ding... Total Poin System saat ini \= 341.734.077.222.000 PS]
[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 150,157255 Triliun/400 Triliun PP]
Qing Shandian merentangkan tangannya dan menyelimuti semua mayat Binatang Spiritual dengan kekuatan spiritualnya, lalu memindahkannya ke dunia jiwa. Setelah itu, dia menghampiri kelompoknya dan berkata, "Kita istirahat sebentar untuk memulihkan kekuatan kita. Setelah itu, kita akan memulai perburuan lagi." Pungkasnya sebelum kemudian dia mengeluarkan dua butir 'Pil Pemulih Qi Spiritual' dan langsung menelannya, lalu memasuki mode pelatihan untuk melakukan proses penyerapan.
Shi Zhifang dan delapan orang lainnya juga segera duduk bersila, dan memulihkan kekuatan mereka dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Qing Shandian.
Setelah setengah jam berlalu dengan tenang, Qing Shandian secara perlahan membuka matanya, diikuti oleh Shi Zhifang dan delapan orang lainnya. Dia perlahan berdiri dan meregangkan tubuhnya yang terasa kaku, lalu berkata, "Apakah kalian siap untuk perburuan yang lebih besar?"
"Hehe... Shandian, tentu saja kami akan selalu siap. Jika kami tidak mampu, kami pasti melarikan diri lebih dulu. Hahahaha..." Sahut Shi Zhifang dengan terkekeh kecil sebelum kemudian dia tertawa nyaring memecah kesunyian lembah.
Sun Mingzhou menggelengkan kepalanya dan menyahuti. "Zhifang, ah Zhifang... Apa hanya itu yang ada dalam fikiranmu?"
Ucapan Shi Zhifang membangkitkan gelak tawa Xie Huang Yang, Yuan Huo Tian dan yang lain. Sedangan Qing Shandian sendiri hanya menggelengkan kepalanya ringan dan berkata, "Sudahlah. Jangan berdebat. Lakukan saja semampu kalian. Jika memang tidak sanggup, jangan memaksakan diri. Segera mundur, dan tetap utamakan keselamaan."
"Hehe.. Kalau begitu. Ayo kita pergi. Aku sudah tidak sabar ingin memulai pembantaian berikutnya." Ucap Shi Zhifang terkekeh kecil sambil mengusap-usap telapak tangannya, sebelum kemudian dia merangkul Qing Shandian.
"Huuhhh.. Baiklah. Ayo pergi." Sun Mingzhou menghembuskan nafas panjang ketika dia menyahuti ucapan Shi Zhifang, lalu segera merangkul Qing Shandian juga, diikuti oleh yang lain saling berpegangan.
...…………………………...
"Wusshh"
Muncul di sisi lain lembah, Qing Shandian dan kelompoknya tidak segera melakukan aksi mereka. Cukup jauh dari mereka, kawanan besar Binatang Spiritual terlihat bergerombol layaknya seekor lebah dalam sarangnya. Qing Shandian menyapukan persepsi spiritualnya untuk mendeteksi aura kuat terlebih dulu. Setelah beberapa saat pemantauan, dia menghirup udara dalam - dalam, lalu berkata dengan nada serius. "Kalian tetap disini dulu. Aku sudah membuat perhitungan. Keseluruhan dari kawanan mereka berjumlah 32.100 ekor. Biarkan aku menangani mereka yang berada di Kelas 4 terlebih dahulu. Ada lebih dari 8.000 dari mereka yang berada di kelas 4, dan ada setidaknya 246 dari mereka yang berada di Kelas 5 Tingkat Rendah. Jadi, persiapkan diri kalian."
"Begitu banyak?! Shandian, apa kamu yakin ingin melanjutkan perburuan ini?" Seru Shi Zhifang sedikit keras karena terkejut.
"Plakk"
"Ahh... Mingzhou! Kenapa kamu memukul kepalaku?" Seru Shi Zhifang lebih keras lagi ketika mendapat tamparan keras di kepala belakangnya.
"Dasar bodoh! Pelankan suaramu!! Kenapa kamu berbicara begitu keras? Apa kamu ingin mati disini?!" Seru Sun Mingzhou dengan suara pelan menegur Shi Zhifang.
Baru saja Sun Mingzhou selesai berbicara, suara raungan yang saling bersahutan mengagetkan mereka. Seketika itu pula, pandangan mereka tertuju ke arah kawanan besar Binatang Spiritual. Alangkah terkejutnya mereka ketika melihat banyak Binatang Spiritual menerjang ke arah mereka.
Qing Shandian menghela nafas ringan dan berkata, "Haahh.. Sudah terlambat untuk melarikan diri. Lindungi diri kalian masing - masing. Zhifang, jika kamu masih hidup setelah pertempuran ini, aku harap kamu tidak mengulangi kecerobohanmu lagi. Aku pergi dulu."
"Wuusshhh"
Qing Shandian dengan cepat melesat ke arah pusat kekuatan kawanan besar Binatang Spiritual menggunakan 'Sayap Emas Petir Angin' tanpa menunggu respon dari kelompoknya.
Sementara itu, kelompok Qing Shandian masih terdiam mematung. Sun Mingzhou yang tersadar lebih awal dengan sedikit keras berseru, "Sialan!! Lihat ulahmu sekarang!! Aku tidak akan peduli bahkan jika kamu mati disini!! Dasar bodoh sialan!!"
Setelah ucapan itu, Sun Mingzhou juga melesat ke arah gerombolan Binatang Spiritual yang menerjang ke arah mereka. Seruan Sun Mingzhou juga menyadarkan semua orang. Tanpa berkomentar apapun, Xie Huang Yang dan yang lain segera menyusul Sun Mingzhou. Sementara itu, Shi Zhifang tertunduk kaku menyesali sikapnya. Dia menghela nafas panjang sebelum kemudian melesat cepat menyusul kelompoknya.
...…………………………...
Di sisi Qing Shandian, dia tidak lagi bersikap tenang. Tanpa menahan sedikitpun kekuatannya, dia dengan ganas menyerang kekuatan utama kawanan Binatang Spiritual.
"Petir Suci! Hujan Petir"
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Groarr..Groarr..Groarr..Groarr..Groarr.."
"Pengganda Bayangan! Pedang Terbang Bayangan!"
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
"Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg.."
"Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb.."
"Groarr..Groarr..Groarr..Groarr..Groarr.."
"Wuusshhhh"
"Manusia terkutuk! Kamu sangat berani! Sungguh lancang! Badai Pisau Angin!" Raung salah satu Binatang Spiritual dengan kemarahannya yang meledak.
"Bola Api Membakar Bumi!"
"Nafas Racun Kematian!"
"Jarum Es ....."
"Badai Api..."
Satu demi satu, Binatang Spiritual itu meluncurkan serangan balasan mereka dengan aura membunuh yang meletus dari tubuh besar mereka.
"Petir Suci! Badai Petir!" Seru Qing Shandian dengan keras ketika meluncurkan serangan sambutan.
Ketika ucapannya berakhir, awan hitam menggulung di atas langit, lalu membentuk puluhan pusaran yang diiringi dengan tornado angin berbalut petir putih yang menyambar - nyambar ke segala arah, menyapu apapun yang dilaluinya.
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Groarr..Groarr..Groarr..Groarr..Groarr.."
Serangan yang diluncurkan kawanan kuat Binatang Spiritual saling berbenturan dengan serangan Qing Shandian. Sayangnya, itu tidak mampu membendung kekuatan penghancurnya. Ledakan yang bersahutan pun terjadi di langit hingga menimbulkan badai energi yang menyapu mereka ke segala arah.
"Pengganda Bayangan! Pedang Terbang Bayangan!"
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
"Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg.."
"Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb.."
"Groarr..Groarr..Groarr..Groarr..Groarr.."
Raungan itu bukanlah raungan kemarahan, melainkan akhir bagi mereka. Qing Shandian jelas tidak akan membiarkan buruannya lenyap begitu saja. Dia dengan sigap menghilang kesana kemari sambil lalu memindahkan mayat-mayat itu ke dunia jiwa.
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
Ketika selesai, Qing Shandian yang masih berdiri melayang di langit terlihat sedikit pucat dan terengah-engah. Wajar saja, karena dia terlalu memaksakan dirinya menggunakan teknik teleportasi terus menerus. Tatapannya sangat serius ketika kelompok Binatang Spiritual Kelas 5 Tingkat Rendah mulai berdatangan, melesat cepat ke arahnya.
Namun hal itu tidak membuatnya panik. Dia dengan sigap mengeluarkan lima butir 'Pil Pemulihan Qi Spiritual' sekaligus dan langsung menyerapnya dengan kecepatan maksimal.
"Groaarrr... Manusia! Kamu sangat lancang telah membantai kelompokku! Kau pantas mati!" Ucap Binatang Spiritual yang terlihat seperti kerbau namun hanya memiliki satu tanduk di kepalanya. Dia terlihat sangat marah karena ribuan anggotanya telah dilenyapkan Qing Shandian tanpa menyisakan satu pun mayat.
Qing Shandian tidak menggubris raungan itu. Dia tetap melayang diam sambil memejamkan matanya, memfokuskan diri menyerap khasiat pil.
Sementara itu, Binatang yang seperti kerbau itu semakin marah ketika merasa dirinya diabaikan. Dia dengan suara yang dalam berseru, "Bahkan kamu mengabaikanku. Kamu memang punya nyali. Karena begitu, aku tidak akan bersikap sopan lagi. Kamu harus mati disini!! Kita bunuh dia! Jangan biarkan dia kabur!"
"Bola Angin Penghancur!"
"Semburan Kabut Pengikat!"
"Pusaran Atom Api!"
"Wuushh..Wuushh..Wuushh..Wuushh.."
Udara nampak terdistorsi ketika ratusan jenis serangan meluncur ke arah Qing Shandian. Itu menyebabkan berbagai riak energi saling tumpang tindih, diiringi suara angin yang menderu-deru.
Bersamaan dengan itu, Qing Shandian yang semula terpejam, dengan cepat membuka matanya. Tatapannya sangat dingin. Dia dengan cepat membentuk segel tangan, lalu berseru. "Petir Suci Semesta! Kemarahan Naga Petir Semesta! Hancurkan untukku!"
Setelah meluncurkan tekniknya, Qing Shandian melesat mendur menjauhi area yang akan menjadi pertemuan serangan. Awan hitam legam kembali bergulung sangat cepat membentuk pusaran, lalu seekor naga petir tiga warna raksasa keluar dan langsung melesat cepat menyambut serangan yang mengarah padanya.
"Raawwrrrrrr"
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
Ratusan Binatang Spiritual terbelalak karrna terkejut. Salah satu dari mereka berseru, "Tidak baik!! Cepat mundur!!"
Sayangnya, seruannya sudah terlambat, karena serangan mereka telah beradu lebih dulu dan meledak dengan sangat kuat.
"Boommm...Boommm...Booommmmmm.."
"Groaarrrr..Groaarrrr..Groaarrrr..Groaarrrr.."
Ledakan-ledakan itu membuat ruang retak seperti jaring laba-laba seolah-olah akan pecah kapan saja. Raungan menggema bersahutan, dan ratusan Binatang Spiritual yang dekat dengan area ledakan tersapu ke segala arah. Sementara itu, badai energi yang ganas masih berlangsung di langit.
...…………………………...
Sementara itu, di sisi Sun Mingzhou dan delapan orang lainnya, pertempuran sangat kacau. Terlihat bahwa mereka kuwalahan menghadapi gempuran sepuluh ribu lebih Binatang Spiritual. Meskipun mereka penuh tekad dan bersemangat, namun kondisi mereka juga tidak lebih baik.
""Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr.."
"Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu.."
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Duarr..Duarr..Duarr..Duarr..Duarr..Duarr.."
"Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg.."
"Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb.."
"Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr..Groarrr.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm......"
Berbagai serangan meluncur bersamaan dan saling beradu, meningkatkan kekacauan yang sudah ada. Sun Mingzhou dan yang lain bahkan tidak mempedulikan sekitarnya lagi, karena kondisi mereka juga semakin lama semakin terlihat tidak baik.
"Uhukk.. Uhukk.. Sialan! Uhukk.. Uhukk.. Apakah kita akan mati disini hari ini?" Ucap Sun Mingzhou pelan sambil terbatuk dan memuntahkan darah. Dia terduduk lemah.
Shi Zhifang dan tujuh orang lainnya juga tidak lebih baik. Baju luar mereka terlihat compang camping diwarnai darah. Meskipun mereka memiliki perlindungan baju pelindung kelas surga dan mampu bertahan cukup lama, namun wajah mereka terlihat pucat dan lemah karena Qi Spiritual mereka telah terkuras habis.
Shi Zhifang dengan suara serak dan pelan berkata, "Uhukk.. Uhukk.. Maafkan aku telah membuat kalian menderita. Uhukk.. Ini salahku sehingga kita mendapat situasi seperti ini. Aku sudah mencapai batasku. Maafkan aku. Uhukk.. Uhukk.."
"Maafmu tidak ada gunanya. Semua sudah terjadi. Mungkin ini adalah akhir bagi kita." Sahut Xie Huang Yang dengan suara lemah, ketika dia melihat ribuan Binatang Spiritual kembali berdatangan menerjang ke arah mereka.
Hening diantara mereka. Tidak ada lagi pergerakan dan komentar apapun. Semua terduduk lemah sambil menutup mata. Mereka pasrah dengan gempuran susulan Binatang Spiritual yang semakin mendekat.
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
"Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg..Sriingg.."
"Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb..Sleebb.."
"Groarr..Groarr..Groarr..Groarr..Groarr.."
Disaat-saat terakhir yang mereka nanti, suara desingan dan raungan yang saling bersahutan membuat Sun Mingzhou dan delapan orang lainnya membuka mata. Apa yang nampak dalam pandangan mereka tidak lain adalah lautan mayat Binatang Spiritual yang bergelimpangan, dengan Qing Shandian yang berdiri memunggungi mereka. Secara bersamaan mereka bergumam, "Shandian!"
Qing Shandian menoleh ke belakang dengan memutar sedikit badannya dan berkata, "Pulihkan diri kalian. Konsumsi 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabitas'. Serahkan mereka padaku." Pungkasnya sebelum kemudian dia melesat cepat menerjang ke arah kawanan Binatang Spiritual yang tersisa.
Sun Mingzhou dan delapan orang lainnya masih terdiam sambil menatap punggung Qing Shandian yang semakin tidak terlihat. Dengan lemah Bao Yinxue berkata, "Kita.. Selamat... Kita selamat!"
Sun Mingzhou yang masih memiliki sedikit kekuatan menyahuti. "Cepat. Jangan membuang waktu. Pulihkan diri kalian."
...…………………………...
Waktu terus bergulir dan berlalu dengan cepat. Di sisi Qing Shandian, dia telah menyelesaikan pertempurannya yang melelahkan.
[Ding... An gege berhasil membunuh 10.300 Binatang Spiritual Kelas 3 Menengah, 6.460 Kelas 3 Tingkat Tinggi, Mendapatkan 34,36 Triliun PS, mendapatkan 17,18 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 4.810 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 48,1 Triliun PS, mendapatkan 24,05 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 2.660 Binatang Spiritual Kelas 4 Menengah, mendapatkan 66,5 Triliun PS, mendapatkan 33,25 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 1.420 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Tinggi, mendapatkan 71 Triliun PS, mendapatkan 35,5 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 246 Binatang Spiritual Kelas 5 Tingkat Rendah, mendapatkan 123 Triliun PS, mendapatkan 61,5 Triliun PP]
[Ding... Total Poin System saat ini \= 684.594.077.222.000 PS]
[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 321,587255 Triliun/400 Triliun PP]
Qing Shandian sangat puas, namun dia tidak terlalu menghiraukan pemberitahuan itu maupun keadaan sekitarnya. Dengan nafas yang terengah-engah dan wajah yang pucat, dia segera duduk bersila, lalu mengeluarkan lima butir 'Pil Pemulih Qi Spiritual' dan langsung menelannya, dilanjutkan dengan proses penyerapan.
Suasana sangat sunyi. Hembusan angin yang menerpa area lembah membawa aroma anyir darah yang sangat pekat. Lautan mayat menghampar luas dimana-mana. Menyisakan kehancuran di segala penjuru.
...…………………………...
** Bersambung …