
"Tunggu dulu! Jika kalian ingin ke Wilayah Selatan, aku bisa menjadi penunjuk jalan untukmu. Kebetulan kami juga berasal dari sana. Katakan kemana tujuanmu, aku pasti akan mengantarmu kesana." Seru Ye Yuan pelan ketika melihat Qing Shandian hendak pergi.
Qing Shandian dan tiga orang lainnya pun segera mengurungkan niatnya untuk kembali ketika mendengar ucapan itu. Mereka pun berbalik. Qing Shandian menatap Ye Yuan dan berkata serius. "Paman Ye, sebenarnya tidak sulit bagiku untuk mengumpulkan informasi yang aku butuhkan begitu sampai di Wilayah Selatan. Tapi karena Paman Ye berkata demikian, tolong beritahu aku tentang beberapa hal menarik yang paman ketahui, terutama tentang kelompok Binatang Spiritual terkuat dan unik yang ada disana."
Ye Yuan mengernyitkan alisnya ketika mendengar hal itu. Dia dengan sedikit ragu berkata, "Shandian, apa kamu tertarik dengan Binatang Spiritual?"
Qing Shandian terkekeh ringan dan berkata, "Hehe.. Tentu saja. Itu adalah tujuan utamaku melakukan perjalanan ini. Apakah paman tidak merasakan perbedaan dari aura mereka berdua?" Pungkasnya sambil mengalihkan pandangan ke arah Huli Yue dan Huli Xue.
Ye Yuan dan tujuh orang anggotanya mengerutkan dahinya dalam-dalam dan memperhatikan Huli Yue dan Huli Xue dengan lekat. Sesaat kemudian mereka ternganga dan terbelalak lebar ketika mengetahui bahwa aura tipis yang mereka keluarkan merupakan ciri khas dari aura Binatang Spiritual.
Qing Shandian tersenyum kecut ketika melihat reaksi Ye Yuan dan kelompoknya. Dia pun berbicara dengan nada bercanda. "Paman Ye, rahangmu bisa terlepas kapan saja jika kamu menganga selebar itu. Bola matamu juga, itu seolah siap meloncat dari rongganya."
Ketika ucapan Qing Shandian jatuh, Ye Yuan dan anggotanya tersadar dari keterkejutan mereka. Ye Yuan menunjuk Qing Shandian dan berseru pelan. "Kamu.. Bagaimana kamu bisa memiliki mereka di sisimu? Dan juga, bagaimana mereka bisa memiliki bentuk manusia?! Bukankah tidak ada satu pun dari para Binatang Spiritual yang dapat berubah menjadi manusia?"
Qing Shandian menggaruk pipinya pelan dan berkata, "Paman Ye, bagaimana mereka ada di sisiku dan dapat berubah menjadi manusia, itu tidak penting. Kembali ke topik awal. Bisakah Paman Ye memberitahuku tentang hal yang aku sebutkan tadi?"
Ye Yuan menatap Qing Shandian lekat-lekat, lalu menghirup udara dalam-dalam, dan menenangkan dirinya. Meskipun dia sangat penasaran, namun dia menekan rasa ingin tahunya dalam hati, dan mengurungkan niatnya untuk bertanya lebih jauh. Dia dengan tenang berkata, "Jika kamu bertanya tentang hal menarik, aku rasa mungkin itu tidak ada. Tapi jika tentang Binatang Spiritual, aku bisa mengantarmu ke suatu tempat. Mungkin, itu akan menarik minatmu."
Qing Shandian mengangkat alisnya sebelah dan berkata, "Ohh? Apa Paman Ye bisa memberitahuku, Binatang Spiritual seperti apa itu? Lalu, jika dari sini, berapa lama kita dapat sampai di tempat itu?"
"Aku juga tidak tahu pasti, karena Binatang Spiritual itu selalu menghilang dengan cepat jika merasakan kehadiran manusia. Itu sangat cepat, hingga tampak seperti bayangan. Jika dari sini, setidaknya kita memerlukan satu minggu perjalanan jika menggunakan kecepatan penuh kapalku." Ye Yuan nenyahuti dengan gelengan kepala ringan.
Qing Shandian mengusap dagunya sambil merenung. Sebanyak yang dia tahu, tidak banyak Binatang Spiritual yang memiliki gerakan cepat. Tentang waktu, dia tidak mempermasalahkannya. Sesaat setelah itu, dia memukul telapak tangannya sambil berkata dengan mata berbinar. "Paman Ye, pimpin jalannya dan bawa kami kesana. Aku akan memastikannya sendiri."
Ye Yuan dengan tegas berkata, "Baiklah. Karena kamu memintanya, dengan senang hati aku akan mengantarmu. Sebelum itu, biarkan kami melenyapkan semua jejak agar tidak ada yang menemukan bukti kematian Xia Niu dan anggotanya."
Qing Shandian melambaikan tangannya dan berkata, "Tidak perlu. Kita tinggalkan tempat ini sekarang."
"Tapi...." Ucap Ye Yuan ingin memberi sanggahan, namun terhenti ketika melihat delapan baut petir hitam keemasan muncul tiba-tiba dan menghancurkan delapan kapal hitam tanpa sisa. Dia dan tujuh orang anggotanya tampak terkejut hingga bergidik ngeri.
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Sudah selesai. Tolong pimpin jalannya, Paman Ye. Aku dan kelompokku akan mengikuti di belakang kalian." Ucap Qing Shandian dengan nada santai, sebelum kemudian dia melesat kembali ke kapal, dengan She Xiaoqi, Huli Yue dan Huli Xue mengikuti di belakangnya.
Berakhirnya ucapan Qing Shandian, membuat Ye Yuan dan anggotanya tersadar dari keterkejutan mereka. Tubuh mereka terlihat gemetar ketika menatap tempat kosong dimana delapan kapal hitam sebelumnya berada. Mereka pun dengan sigap segera memutar balik kapal dan menjalankannya dengan kecepatan penuh. Sementara itu, kapal Qing Shandian bergerak di belakang mengikutinya.
...…………………………...
Satu minggu kembali berlalu. Setelah perjalanan panjang melintasi lautan, kelompok Qing Shandian dan Ye Yuan di suguhi oleh pemandangan lautan pepohonan yang tinggi dan rimbun. Kapal mereka melintas di langit secara beriringan. Ye Yuan menoleh ke arah kiri dimana Qing Shandian berada di kapalnya dan berkata melalui transmisi suara, "Shandian, kita sudah memasuki Wilayah Selatan. Tidak jauh lagi kita akan sampai di tujuan. Tempat itu adalah sebuah lembah yang terlindung oleh array. Di dalamnya, itu merupakan makam pedang peninggalan kuno. Hehe.. Jika kamu beruntung, mungkin kamu dan kelompokmu akan mendapatkan sesuatu yang sangat bagus disana."
Qing Shandian yang mendengar transmisi suara itu segera mengalihkan pandangan ke arah kapal Ye Yuan dan membalas melalui transmisi suara. "Hahaha.. Baiklah. Kalau begitu, lebih baik kita bergerak melalui hutan."
Qing Shandian menoleh ke arah Yin Xing Yue dan berkata, "Xing Yue, hentikan kapalnya. Kita sudah dekat dengan tempat tujuan. Jadi, mulai dari sini kita akan melakukan pergerakan melalui hutan."
"Baik, Tuan muda." Sahut Yin Xing Yue yang dengan sigap segera menghentikan laju kapal.
"Ayah, ibu, semuanya, ayo kita turun." Ucap Qing Shandian mengajak kelompoknya, sebelum kemudian dia melompat ke arah hutan di bawahnya.
Qing Yuan, Lin Lianhua, She Xiaoqi, Qing Wenrou dan yang lain dengan sigap segera mengikuti Qing Shandian, dengan Yin Xing Yue yang paling akhir.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
"Tapp..Tapp..Tapp..Tapp..Tapp..Tapp.."
Ye Yuan dan anggotanya sangat terkejut dengan jumlah kelompok Qing Shandian. Selain itu, mereka tidak dapat menyelidiki seberapa tinggi kekuatan yang dimilikinya. Namun, mereka sebisa mungkin berusaha mengendalikan keterkejutan mereka, seolah tidak ada yang terjadi.
Qing Shandian menatap Ye Yuan dan kelompoknya. Dia tersenyum dan berkata, "Mereka semua adalah bagian dari keluarga besarku. Di sebelah kiriku, mereka adalah kedua orangtuaku, Yuan Qing dan Lian Hualin, lalu adikku Xiaoqi. Sedangkan di sebelah kananku, mereka adalah calon istriku, Wenrou, Lingyun, Feng Xue dan Shui Jing. Selanjutnya, mereka yang berada di belakangku adalah pengikutku."
Qing Yuan dan Lin Lianhua saling bertukar pandang sesaat ketika dia mendengar nama mereka yang dibalik oleh Qing Shandian. Mereka pun faham, bahwa dia bermaksud menyembunyikan identitas klan-nya.
Ye Yuan dan tujuh orang anggotanya pun tidak bisa lagi menahan keterkejutannya. Mereka terbelalak dan ternganga lebar ketika mendengar pengenalan singkat Qing Shandian. Sesaat kemudian, mereka tersadar dengan reaksi bodoh mereka. Ye Yuan menatap semua orang, lalu menangkupkan kedua tangannya dan berkata, "Kalian bisa memanggilku Ye Yuan. Sekali lagi aku mengucapkan terimakasih karena telah menolong kami sebelumnya. Dan juga, maafkan kami, jika kami kurang sopan pada kalian."
Qing Yuan melambaikan tangannya dan berkata, "Tidak masalah. Tidak perlu terlalu formal. Lagipula, kami hanya kebetulan melewati jalur itu dan tidak sengaja bertemu dengan kalian yang sedang dalam pertarungan."
"Meskipun begitu, itu tidak dapat dipungkiri bahwa kenyataannya kalian telah menyelamatkan kami. Kami berhutang budi pada kalian. Baiklah.. Lupakan itu.. Tujuan kita sudah tidak terlalu jauh. Jika kita bergerak cepat, mungkin dalam satu jam kita bisa sampai disana."
Qing Shandian dengan santai berkata, "Paman Ye, apakah di tempat itu terdapat keanehan atau apapun yang berbahaya?"
"Bahaya mungkin saja ada. Sementara untuk keanehan, kalian akan mengetahuinya begitu kita memasuki tempat itu. Bagaimana jika kita bergerak sekarang, selama hari masih awal?"
Qing Shandian mengangguk dan berkata, "Tentu. Paman Ye tolong pimpin jalannya."
"Baik. Ikuti aku." Sahut Ye Yuan singkat sebelum kemudian dia melesat bersama anggotanya.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
Qing Shandian dan kelompoknya pun mengikuti tidak jauh di belakang mereka.
Lin Lianhua menghampiri Qing Shandian, lalu berbicara dengan pelan. "An'er, ini adalah pertama kalinya kamu berada di Wilayah Selatan, bukan? Apakah kamu percaya begitu saja dengan ucapannya? Bagaimana jika memiliki motif lain dan menjebak kita?"
Qing Shandian memiringkan kepalanya. Dia tersenyum tipis dan berkata, "An'er mengerti maksud ibu. Tapi, ibu tidak perlu khawatir. An'er percaya padanya, karena memiliki sesuatu yang dapat mengetahui fikiran dan niat buruk seseorang. Lagipula, meskipun dia menyimpan motif lain dibalik lengan bajunya dan menjebak kita, kita dapat dengan mudah melenyapkan mereka, bukan?"
"Pantas.. Tidak heran kamu selalu bersikap tenang. Rupanya kamu memiliki sesuatu seperti itu. Jika demikian, bukankah itu akan memudahkan kita untuk menjauhi masalah yang tidak perlu di masa depan?" Sahut Qing Yuan sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
"Itu memang hal baik. Meskipun begitu, kamu harus selalu berhati-hati, An'er. Ibu yakin, untuk sesuatu yang luarbiasa seperti itu, pasti memiliki harga yang mahal untuk dibayarkan, bukan?" Ucap Lin Lianhua mengingatkan.
Qing Shandian mengangguk dan berkata, "Emm.. Ibu benar. Untuk menggunakannya, dengan kekuatan An'er saat ini, paling banyak yang dapat An'er lakukan adalah sebanyak lima kali dalam sehari. Jika lebih dari itu, maka Qi dan kekuatan spiritual An'er akan terkuras habis."
"Huhh.. Itu wajar, mengingat kegunaannya yang luarbiasa, sudah pasti akan menguras kekuatan." Sahut Qing Yuan sambil menghembuskan nafas ringan.
"Surga tidak adil.. Bagaimana mungkin hal baik seperti itu hanya diberikan pada kakak An? Sungguh membuat iri saja.." Celetuk She Xiaoqi sambil memanyunkan bibirnya.
Sikap She Xiaoqi pun membuat yang lain tertawa renyah dan terkikik. Lin Lianhua sambil menutup bibirnya berkata, "Xiao'er, tidak perlu iri dengan kakakmu. Bukankah dia tidak menyimpan hal baik lainnya untuk dirinya sendiri? Bahkan kakakmu sudah memberikan yang terbaik untukmu, bukan?"
"Memang.. Tapi tetap saja itu tidak adil." Sahut She Xiaoqi dengan menggerutu.
Qing Shandian menggelengkan kepala tidak berdaya dan berkata, "Xiaoqi, jika kamu menjadi seperti kakakmu ini, maka hari - harimu tidak akan lagi damai dan tenang. Apa kamu sudah sangat ingin menjadi nenek-nenek? Ck.ck.ck.. Lihat... Bahkan bibirmu sudah mirip dengan paruh angsa. Hahaha..." Pungkasnya dengan tawa nyaring sambil lalu mempercepat pergerakannya meninggalkan yang lain.
She Xiaoqi dengan cepat berseru, "Kakak bau! Beraninya kamu mengejekku lagi! Jangan kabur! Lihat bagaimana Xiaoqi memberimu pelajaran." Pungkasnya sambil lalu mengejar Qing Shandian.
Qing Yuan dan Lianhua menggelengkan kepala ketika melihat tingkah mereka berdua. Sementara yang lain, mereka hanya tersenyum sambil lalu juga meningkatkan kecepatan untuk mengejar ketertinggalan.
...…………………………...
** Bersambung …