
Kedatangan Lawan Kuat
"Wusshh..Wusshh..Wusshh..Wusshh.."
Setelah keluar dari dunia jiwa, Qing Shandian dan kelompoknya melesat dengan cepat, melompat dari cabang pohon ke cabang yang lain. Mereka terlihat sangat bersemangat setelah sesi latihan yang terakhir.
Setengah jam kemudian, Qing Shandian dan kelompoknya menghentikan pergerakan mereka. Saat ini, mereka berada di sebuah lembah yang sangat luas, yang diapit oleh dua barisan bukit yang memanjang. Qing Shandian memiringkan kepalanya ke arah kelompoknya dan berkata, "Perburuan kita akan berfokus di lembah ini untuk beberapa hari kedepan. Aku yakin kalian juga bisa merasakannya. Tidak jauh darisini, ada sejumlah kawanan Binatang Spiritual Kelas 3 tingkat menengah sampai Kelas 4 tingkat tinggi."
"Haha.. Shandian, apakah kamu sedang bercanda? Kelas 4 tingkat tinggi? Bukankah itu setingkat dengan kultivator Saint? Jangankan kelas 4 tingkat tinggi. Bahkan jika itu hanya kelas 4 tingkat rendah dan menengah, kami akan kesulitan untuk menanganinya." Shi Zhifang tertawa kering ketika dia membalas ucapan Qing Shandian.
"Itu benar, Shandian. Bukankah kamu mengatakan agar kami berhati-hati? Dengan kekuatan kami saat ini... Bukankah itu hanya akan mengantarkan nyawa?" Sahut Bao Yinxue dengan nada cemas, dan mendapat persetujuan anggukan dari tiga wanita lainnya.
Sementara untuk Sun Mingzhou, Xie Huang Yang, Yuan Huo Tian dan Meng Wanglu, mereka terlihat mematung ketika mendengar ucapan Qing Shandian. Sesaat kemudian, mereka pun tersadar dan menghirup udara dengan rakus seolah mereka sulit bernafas.
Qing Shandian menggelengkan kepalanya ketika melihat reaksi kelompoknya. Dia dengan tenang berkata, "Zhifang, Yinxue, kalian semua. Apakah aku mengatakan agar kalian melawan Binatang Spiritual se-kelas itu? Inilah alasanku bergabung dengan kalian. Aku akan menangani Binatang Spiritual Kelas 4, sementara kalian fokus menangani Kelas 3. Tapi, jika kalian ingin mencoba melawan kelas 4 tingkat rendah, aku tidak akan melarang. Asalkan kalian berhati-hati."
Ketika ucapan itu jatuh, mereka akhirnya mengerti. Namun, Sun Mingzhou segera menyahuti sambil mengerutkan alisnya. "Shandian, apakah kamu yakin? Meskipun jumlahnya mungkin tidak banyak, tapi untuk se-kelas itu jelas tidak mudah untuk mengalahkannya."
"Benar, Shandian. Kenapa kita tidak mencari tempat yang lain saja? Aku rasa, di tempat lain masih banyak yang hanya terdiri kawanan kelas tiga." Sahut Yuan Huo Tian menyarankan.
Qing Shandian menggelengkan kepalanya ringan dan berkata dengan serius. "Tidak. Ini adalah tempat perburuan terbaik. Selain itu, di tempat ini kalian bisa mengasah keterampilan kalian. Jadi, kita akan berburu di sepanjang area lembah ini. Bergerak!" Pungkasnya sebelum kemudian dia melesat berkelip cepat.
Shi Zhifang melongo sesaat sebelum kemudian dia melesat cepat sambil berteriak mengejar Qing Shandian. "Shandian! Kamu benar-benar sialan! Aku akan mengikutimu."
"Hahhh... Baiklah. Semuanya, kita juga harus bergerak. Tetap hati-hati." Ucap Sun Mingzhou mendesah panjang sebelum kemudian dia juga mulai bergerak diikuti oleh yang lain.
…………………………
"Crashh..Crashh..Crashh..Crashh..Crashh.."
"Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu.."
"Sringg..Sringg..Sringg..Sringg..Sringg.."
"Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr..."
Di sisi Qing Shandian, diantara kawanan besar Binatang Spiritual yang terlihat seperti seekor Kadal, saat ini dia telah memulai debutnya melakukan pembantaian. Pedang dalam genggamannya terlihat meliuk-liuk menari dengan lincah, diikuti oleh pedang terbang bayangan yang juga bergerak cepat melakukan pembantaian sesuai dengan kendali spiritual Qing Shandian. Suara desingan, tebasan dan raungan saling bersahutan mengalunkan melodi ratapan kematian.
"Groorrrrr... Manusia Sialan!! Kau sangat lancang! Mencari kematian!!" Teriak salah satu Binatang Spiritual kadal yang berukuran lebih besar daripada lainnya sebelum kemudian dia menembakkan bola-bola energi ke arah Qing Shandian.
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Hahaha... Ayo lagi!" Sahut Qing Shandian sambil tertawa di sela pertarungannya. "Seribu Pedang Membelah Langit! Hujan Pedang!"
Ketika ucapan Qing Shandian jatuh, banyak pedang energi terbentuk di langit dan langsung menghujani kawanan Binatang Spiritual itu.
"Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu.."
"Sringg..Sringg..Sringg..Sringg..Sringg.."
"Crashh..Crashh..Crashh..Crashh..Crashh.."
"Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr..."
"Shandian! Kamu sialan! Jangan lupakan kami!" Teriak Shi Zhifang yang telah berhasil menyusul. "Tarian Tombak Langit! Tombak Penghakiman!"
Sama halnya seperti Qing Shandian, ketika ucapan Shi Zhifang berakhir, bayangan tombak Qi raksasa muncul di langit dan langsung menghujam dengan cepat.
"Wuusshhhh"
"Boommmm"
"Grooaarrrr...Grooaarrrr...Grooaarrrr..."
"Hahaha... Zhifang, teknikmu tidak terlalu buruk. Habisi semuanya!" Sahut Qing Shandian tertawa nyaring.
Area pertempuran benar-benar kacau oleh debut Qing Shandian dan Shi Zhifang. Suara desingan dan raungan bergema saling bersahutan.
Sesaat setelah itu, Sun Mingzhou, Xie Huang Yang, Yuan Huo Tian, Meng Wanglu, Wang Xu Jia, Zhi Miyue, Xing Yuezhi, Bao Yinxue juga datang. Mereka segera melakukan tugas masing-masing. Sun Mingzhou dan Xie Huang Yang menyerang langsung, Meng Wanglu dan Yuan Huo Tian memberikan serangan pendukung jarak jauh, sementara Bao Yinxue dan tiga wanita lainnya hanya membunuh sesekali sambil mengumpulkan mayat Binatang Spiritual yang terbunuh.
Pertempuran hanya berlangsung untuk lima menit sebelum akhirnya kawanan Binatang Spiritual itu terbantai, menyisakan bekas kekacauan.
Di sisi Qing Shandian, dia mendapat pemberitahuan ketika pembantaian itu berakhir.
[Ding... An gege berhasil membunuh 320 Binatang Spiritual Kelas 3 Menengah, 140 Kelas 3 Tingkat Tinggi, Mendapatkan 764 Milliar PS, mendapatkan 382 Milliar PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 86 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 860 Milliar PS, mendapatkan 430 Milliar PP]
[Ding... Total Poin System saat ini \= 158.799.177.222.000 PS]
[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 25,128255 Triliun/400 Triliun PP]
Qing Shandian mengabaikan suara pemberitahuan itu. Dia segera mengalihkan pandangannya ke arah Bao Yinxue dan 3 wanita lainnya yang telah berkumpul dengan Shi Zhifang dan empat pria lainnya, sebelum kemudian dia menghampiri mereka dan berkata, "Yinxue, Xu Jia, Miyue, Yuezhie, berikan cincin kalian. Aku akan memindahkan semua mayat Binatang Spiritual yang kalian kumpulkan."
"Ahh.. Oke." Ucap mereka serempak sebelum kemudian mereka melepas cincin penyimpanan mereka dan menyerahkannya pada Qing Shandian.
Qing Shandian juga tidak menunda. Dia segera memeriksa dan memindahkan semua mayat Binatang Spiritual dari cincin penyimpanan ke dunia jiwa. Selesai dengan tugasnya, Qing Shandian mengembalikan cincin itu. Dia menatap kelompoknya dan berkata, "Perkembangan kalian membuatku puas. Tapi ingat, tetap hati-hati. Semakin banyak kalian bertarung, itu juga bagus untuk perkembangan mentalitas kalian."
"Hehehe.. Shandian, semua ini karena kamu telah memberikan bantuan terbaik. Jika tidak, mencapai tingkatan kami saat ini tentu saja mustahil." Sahut Shi Zhifang terkekeh ringan.
"Tidak perlu membahasnya. Jika kalian kuat, bukankah itu juga bagus untuk kelompok kita? Lagipula, dengan begitu aku bisa fokus bertarung melawan yang kuat, sementara kalian bisa menghabisi yang setingkat kalian." Ucap Qing Shandian dengan santai.
Bao Yinxue pun menyahuti, "Lalu, apakah kita akan langsung melanjutkan?"
"Tentu saja kita lanjutkan." Qing Shandian meregangkan tubuhnya dengan malas sambil berbicara. "Ayo pergi. Banyak poin yang menanti kita di sepanjang lembah ini."
"Hahaha... Ini akan sangat menyenangkan." Sahut Shi Zhifang sambil tertawa renyah.
Qing Shandian tersenyum tipis mendengar ucapan itu, sementara yang lain hanya menggelengkan kepala ringan, dan kembali bergerak menyusuri area lembah.
...…………………………...
Matahari kian menyingsing naik menyinari setiap sudut lembah, menguapkan kabut tipis, dan membuat lembah yang tertutup lapisan es tipis terlihat berkilauan.
Satu jam setelah Qing Shandian dan kelompoknya menyusuri lembah, kawanan besar Binatang Spiritual memasuki persepsi spiritual mereka. Namun, hal itu membuat tatapan Qing Shandian berubah menjadi cukup serius ketika dia merasakan puluhan aura kuat Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Tinggi ada diantara kawanan Binatang Spititual itu. Sambil tetap terus bergerak, Qing Shandian dengan nada serius berkata, "Kalian semua, dengarkan baik-baik. Jangan bertarung terlalu dekat denganku ketika pertempuran pecah. Didepan kita banyak kehadiran aura kuat yang tidak akan mampu kalian lawan. Kalian harus bekerjasama untuk menangani Binatang Spiritual dengan kelas 3 Menengah hingga Kelas 4 Rendah. Sisanya, serahkan padaku. Ingat!! Jangan ragu mengeluarkan semua yang kalian miliki. Jangan sampai konsentrasi kalian terpecah. Kalian harus saling melindungi. Apa kalian mengerti?!"
Ucapan serius Qing Shandian membuat ekspresi kelompoknya berubah menjadi sangat serius. Mereka merasakan debaran jantung mereka bertambah cepat. Mereka saling pandang sesaat dan secara bersamaan menjawab. "Kami mengerti."
"Bagus. Sekarang, kalian konsumsi 'Pil Roh Awan Api' untuk berjaga-jaga jika ada kemungkinan adanya Binatang Spiritual tipe racun. Selain itu, jangan ragu untuk mengkonsumsi 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas' jika kalian merasakan keadaan darurat. Aku akan bergerak lebih dulu untuk mengacaukan mereka dan memancing yang terkuat. Kalian bisa bergabung jika perhatian mereka menurun." Sambung Qing Shandian dengan serius sebelum kemudian dia melesat lebih cepat, berkelip seperti bintang jatuh.
"Sangat cepat!!" Seru Shi Zhifang dan delapan orang lainnya ketika dia melihat Qing Shandian yang bergerak menjadi jauh lebih cepat.
"Jangan hiraukan dia. Cepat konsumsi 'Pil Roh Awan Api' dulu sementara kita menunggu sinyal." Sahut Sun Mingzhou mengingatkan yang di jawab dengan anggukan oleh yang lain.
Sementara itu, berada jauh di depan Shi Zhifang dan anggotanya yang lain, Qing Shandian melayang di langit menggunakan 'Sayap Emas Petir Angin'. Dia menatap ke bawah ke arah kawanan besar Binatang Spiritual yang ada di lembah sambil menggenggam pedang di tangannya. Dia bergumam pelan sebelum kemudian mengayunkan pedangnya. "Seribu Pedang Membelah Langit.. Hujan Pedang!"
Begitu ucapan itu jatuh, di atas Qing Shandian terbentuk banyak pedang Qi dan dengan cepat menghujam menghujani kawanan besar Binatang Spiritual.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr..."
Hujan pedang Qi menyebabkan ledakan beruntun dan diiringi oleh raungan pedih kawanan besar Binatang Spiritual.
Sementara berlangsungnya serangan Qing Shandian, kelompok Binatang Spiritual tertentu dengan cepat melesat menghalau hujan pedang yang menghujani kawanannya.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
Bersamaan dengan itu, Shi Zhifang dan kelompoknya dengan tenang mengawasi aksi Qing Shandian agak jauh dari kawanan besar Binatang Spiritual.
Ketika asap dari ledakan itu menghilang, sosok Qing Shandian memasuki pandangan mereka. Mereka pun segera melesat ke langit, berdiri melayang agak jauh dan menatap Qing Shandian dengan tatapan tajam penuh kemarahan.
"Bocah manusia! Kamu benar-benar memiliki keberanian untuk membantai kelompokku! Sungguh lancang!" Ucap salah satu dari kelompok Binatang Spiritual itu meraung marah.
Qing Shandian membalas tatapan mereka. Kelompok itu terdiri dari Binatang Spiritual jenis ular, burung, banteng dan kadal. Dia dengan santai menyahuti. "Tujuanku kesini memang untuk membantai. Jadi sudah pasti aku akan melakukan pembantaian."
"Hmphh!! Benar-benar lancang! Karena kamu berani memiliki pemikiran untuk melakukan pembantaian, jangan harap bisa meninggalkan tempat ini hidup-hidup! Bunuh dia!" Sahut salah satu dari Binatang Spiritual berjenis ular mendengus dingin meraung marah, sebelum kemudian dia dan kelompoknya menerjang ke arah Qing Shandian.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
Qing Shandian menyipitkan matanya dan menjawab dengan nada dingin. "Untuk itu, kita harus mencari tahu siapa yang akan membunuh siapa dan berdiri sampai akhir! Pengganda Bayangan!"
Ketika ucapan Qing Shandian jatuh, dia juga menerjang menyambut serangan sekelompok Binatang Spiritual itu diikuti oleh klon yang terbelah dari tubuhnya.
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
Pecahnya pertarungan di langit membuat area disekitarnya menjadi riuh gaduh bergemuruh. Mereka berbentrokan, beradu serangan dan saling kejar.
Sementara itu, kawanan Binatang Spiritual yang menyaksikan pertempuran itu sama sekali tidak memperhatikan sekitarnya. Dan bersamaan dengan dimulainya pertempuran itu, Shi Zhifang dan delapan orang lainnya yang melihat tanda dari Qing Shandian dengan cepat melesat maju menggempur kawanan Binatang Spiritual yang mengendurkan kewaspadaan mereka.
"Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh..Wuusshh.."
"Siuu..Siuu..Siuu..Siuu..Siuu.."
"Sringg..Sringg..Sringg..Sringg..Sringg.."
"Crashh..Crashh..Crashh..Crashh..Crashh.."
"Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..Jederr.."
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr..."
Bilah angin, panah energi, tombak Qi, dan berbagai serangan yang diluncurkan oleh kelompok Shi Zhifang menghujami kawanan besar Binatang Spiritual yang sedang lengah dengan brutal. Raungan keras menggema saling bersahutan. Satu demi satu dari mereka dengan cepat ditumbangkan, membuat area lembah benar-benar dalam kekacauan.
Bersamaan dengan pecahnya kekacauan di area lembah, membuat konsentrasi kelompok Binatang Spiritual yang bertarung dengan Qing Shandian sedikit terpecah. Qing Shandian tidak melewatkan apapun. Dia dengan sigap meluncurkan serangan lainnya.
"Jangan pernah mengalihkan konsentrasimu pada lawanmu! Pedang Bayangan!" Seru Qing Shandian sambil mengayunkan pedangnya, diikuti oleh klon-nya yang meluncurkan teknik yang sama.
"Boomm..Boomm..Boomm..Boomm.."
"Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr...Grorrr..."
Sebuah pedang Qi berkelip cepat tanpa mampu direspon oleh lawan Qing Shandian, yang akhirnya bersarang menembus tubuh mereka. Mereka pun terpental jauh dengan darah bertebaran di langit menghujani lembah, diiringi oleh raungan keras yang menggema.
Salah satu dari mereka yang berjenis banteng meraung berteriak marah. "Grooarrr... Manusia terkutuk!! Kamu telah merencanakan semua ini! Kamu pantas mati! Bola Angin Penghancur!!"
"Bola Nafas Api!!"
"Racun Menelan Bumi!!"
"Badai Angin!!"
Satu demi satu kelompok Binatang Spiritual itu meluncurkan serangan mereka. Qing Shandian terlihat tenang. Dia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi lalu bergumam pelan, sebelum kemudian dia mengayunkan pedangnya, menyambut serangan itu.
"Seribu Pedang Pemusnah!"
Begitu suara Qing Shandian jatuh, pedang Qi terbentuk dengan cepat, berkumpul dan menyatu membentuk pedang Qi raksasa sebelum kemudian melesat cepat menyambut serangan yang terarah padanya. Dia berteriak, "Zhifang, kalian semua!!Cepat!! Jauhi medan pertempuran!!" Pungkasnya sebelum kemudian dia menghilang.
Sementara itu, begitu teriakan Qing Shandian jatuh, Shi Zhifang dan delapan orang lainnya tanpa penundaan langsung melesat cepat meninggalkan medan pertempuran secepat yang mereka bisa.
"Zzztttzzeeppppp"
"Booommmmmmmmmm"
"Grroooaaarrrrrrrr"
Ketika serangan mereka akhirnya saling berbenturan, itu menyusut kecil terkompres kuat sebelum akhirnya meledak hebat menggetarkan area lembah, menjangkau area yang sangat luas. Ledakan dahsyat itu terjadi sesaat setelah Shi Zhifang dan kelompoknya telah pergi menjauh. Itu menyebabkan mereka menelan ludah dengan kasar. Tubuh mereka bergetar lembut dengan butiran keringat mengalir di wajah mereka. Mereka merasa ngeri ketika melihat badai energi yang dengan ganas menyapu medan pertempuran.
[Ding... An gege berhasil membunuh 340 Binatang Spiritual Kelas 3 Menengah, 180 Kelas 3 Tingkat Tinggi, Mendapatkan 968 Milliar PS, mendapatkan 484 Milliar PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 260 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 2,6 Triliun PS, mendapatkan 1,3 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 180 Binatang Spiritual Kelas 4 Menengah, mendapatkan 4,5 Triliun PS, mendapatkan 2,25 Triliun PP]
[Ding... An gege berhasil membunuh 24 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Tinggi, mendapatkan 1,2 Triliun PS, mendapatkan 600 Milliar PP]
[Ding... Total Poin System saat ini \= 168.561.177.222.000 PS]
[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 29,762255 Triliun/400 Triliun PP]
"Zheeppppp"
"Apa kalian baik-baik saja?" Ucap Qing Shandian ketika dia secara tiba-tiba muncul.
"Ahhhh..." Teriak Shi Zhifang dan delapan orang lainnya sambil terjingkat kaget.
Shi Zhifang dengan tangan gemetar menunjuk Qing Shandian dan berseru. "Shandian!! Kamu sialan! Kenapa kamu selalu mengagetkan kami hah?! Apa kamu ingin kami semua mati jantungan?! Kamu benar-benar sialan! Hah..hah..hah.." Pungkasnya terengah-engah sambil memegang dadanya dengan tangan yang lain.
"Huuhhh... Shandian, tahukah kamu bahwa kami masih merasa terkejut dan ngeri dengan ledakan itu? Lihat itu! Bahkan lembah yang luas luluh-lantak karena badai energi ledakan itu." Sahut Sun Mingzhou melepas nafas kasar sambil menunjuk-nunjuk ke arah medan pertempuran.
Yuan Huo Tian mengangguk setuju. Dia berkata, "Aku setuju. Jika kamu terlambat memperingatkan kami, mungkin saat ini kami bersembilan sudah tidak bernyawa lagi."
"Sudah, sudah. Kalian jangan terus berdebat. Bukankah kita baik-baik saja? Itu yang terpenting. Sekarang, ayo bantu kami mengumpulkan semua mayat-mayat itu. Akan sangat melelahkan jika hanya kami berempat yang menanganinya." Sahut Bao Yinxue melerai.
Tatapan Qing Shandian terlihat sangat serius ketika menatap medan pertempuran. Dia dengan cepat berseru pelan. "Jangan ada yang bergerak! Cepat!!.. Sembunyikan aura kalian!!"
Seriusnya nada bicara Qing Shandian tidak ada satu pun yang berani ragu. Shi Zhifang dan delapan orang lainnya dengan cepat menyembunyikan aura mereka sebaik mungkin, dan mengalihkan pandangan mereka ke arah medan pertempuran. Mereka terbelalak ketika melihat puluhan Binatang Spiritual melayang di langit, diatas medan pertempuran.
Shi Zhifang dengan gugup berkata, "Shandian, ap..apakah kamu tahu mereka berada di kelas apa?"
Ketika ucapan Shi Zhifang jatuh, delapan orang lainnya memasang telinga dengan baik menunggu jawaban Qing Shandian.
Qing Shandian menoleh kearah mereka dan menatap dengan serius, lalu dengan suara pelan dia menjawab. "Mereka berada di Kelas 4 Tingkat Tinggi, dan Kelas 5 Tingkat Rendah. Jangan ada yang berteriak!!"
Jawaban Qing Shandian membuat mereka dengan cepat menutup mulut dan terbelalak karena sangat terkejut. Tubuh mereka mematung bergetar hebat.
"Shan..Shandian, la..lalu, ap..apa yang harus kita lakukan sekarang? Kita tidak mungkin mampu menangani mereka. Itu terlalu kuat." Ucap Bao Yinxue lirih dengan terbata-bata.
"Kalian tetap bersembunyi disini. Ingat ini baik-baik. Apapun yang terjadi, jangan ada yang keluar dari tempat ini. Aku akan menangani mereka." Qing Shandian sekali lagi berbicara dengan suara serius.
Sun Mingzhou dengan cepat menyahuti. "Shandian, apa kamu ingin mencari mati?! Mereka jelas terlalu kuat. Jangan gegabah mengambil tindakan acak!"
Ucapan Sun Mingzhou di angguki oleh yang lainnya. Qing Shandian menatap mereka dan berbicara dengan serius. "Aku tahu kalian cemas. Terimakasih untuk itu. Tapi aku akan tetap pergi. Kalian tidak akan mengerti meskipun aku menjelaskannya. Jadi, ingat baik-baik peringatanku. Jika kalian mengabaikannya, aku tidak peduli jika nyawa kalian terancam. Aku sangat serius!" Pungkasnya sebelum kemudian dia menghilang dari hadapan kelompoknya.
Sepeninggalan Qing Shandian, Sun Mingzhou menghela nafas panjang dan berkata, "Haaahhhh... Tidak ada gunanya kita mencegahnya. Lebih baik kita amati saja apa yang akan terjadi. Melihat ekspresi seriusnya, aku yakin dia bisa menangani mereka. Itu juga mengingat betapa kuatnya serangan dia sebelumnya. Kita berharap saja yang terbaik."
"Haahhhhh... Kamu benar. Jika kita memaksa, aku takut dia benar-benar akan sangat marah. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana ekpresinya saat dia menegur kita. Dia terlihat cukup marah dengan kecerobohan kita sebelumnya, namun dia menahan kemarahannya." Sahut Shi Zhifang menghela nafas panjang.
Bao Yinxue dan yang lainnya mengangguk. Dia berkata, "Itu benar. Lagipula, kita tidak bisa membandingkan diri dengannya. Serangan sebelumnya, aku yakin itu bukan serangan terkuatnya. Aku rasa, kalian masih ingat bagaimana dia melenyapkan keluarga kekaisaran Zhou waktu itu bukan? Jadi, lebih baik kita percaya padanya."
"Kamu benar. Aku hampir melupakannya." Sahut Shi Zhifang sambil menatap jauh ke arah medan pertempuran.
...…………………………...
** Bersambung …