
Setelah adegan yang membuat pelelangan tertunda berakhir, suasana gedung pelelangan kembali tenang.
Juru lelang wanita yang menerima kotak khusus ramuan spiritual segera menyapukan pandangannya ke kerumunan orang. Secara perlahan, dia membuka kotak itu, dan aroma harum yang menggiurkan segera memenuhi gedung pelelangan. Dia memandang ekspresi terkejut dari semua orang yang ada dalam gedung pelelangan. Sambil tersenyum, dia berkata, "Seperti yang kalian lihat, item yang akan dilelang selanjutnya adalah 10 buah ramuan spiritual Kelas 6 Tingkat Tinggi, 'Buah Roh Giok Ungu'. Saya fikir, semua orang sudah mengetahui kegunaannya bukan? Jadi, untuk mempercepat jalannya pelelangan, saya hanya akan menjelaskan kegunaannya sedikit. Buah ini adalah bahan utama untuk memurnikan 'Pil Peningkat Kekuatan Spiritual' Kelas 6 Tingkat Tinggi. Selain itu, buah ini juga bisa langsung dikonsumsi meskipun efeknya tidak sebaik ketika dijadikan pil. Harga dasarnya adalah 1 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah.. Penawaran dimulai.."
Segera, keributan pun terjadi begitu suara juru lelang wanita itu berakhir. Tidak hanya di deretan bangku diluar ruangan VIP, namun beberapa klan, pemimpin kota dan tiga sekte yang berada dalam ruangan VIP juga menyuarakan tawaran mereka. Lagipula, siapa yang tidak ingin meningkatkan kekuatan spiritual? Belum lagi ramuan spiritual ataupun pil untuk meningkatkan kekuatan spiritual sangat langka, dan sangat jarang ditemui dipasaran.
Satu demi satu penawaran disebutkan. Sepuluh menit setelah pelelangan itu dimulai, penawaran pun berhenti, dan akhirnya 'Buah Roh Giok Ungu' terjual pada Sekte Bulan Jingga dengan harga 2,7 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah.
Banyak tatapan iri dan berapi-api terarah ke ruangan Sekte Bulan Jingga. Mereka memandangi sosok-sosok yang mempesona dengan pinggang lembut seperti ular tanpa berkedip.
Diatas panggung kristal, juru lelang wanita itu segera menerima sebuah kotak lagi dari pelayan wanita. Perlahan membuka sedikit tutupnya, dan aroma harum yang membawa aura panas samar segera memenuhi gedung pelelangan lagi. Juru lelang yang memperhatikan antusiasme semua orang, dia dengan hati-hati mengambil salah satu buah dari dalam kotak. Dengan senyum lebar, dia berkata, "Item selanjutnya adalah Ramuan Spiritual Kelas 8 Tingkat Tinggi, 'Buah Phoenix Api'."
"Wahhh..."
Keributan pun segera meledak bahkan melebihi reaksi pelelangan 'Buah Roh Giok Ungu'. Bahkan semua orang yang berada di ruangan VIP kecuali Qing Shandian dan Qing Wenrou, berdiri. Godaan dari ramuan sekelas ini jelas bukan sesuatu yang bisa ditahan oleh siapapun bahkan oleh seorang tingkat Saint, dan lagi, 'Buah Phoenix Api' selain menjadi bahan utama untuk memurnikan 'Pil Roh Merah', itu juga bisa langsung dikonsumsi, dan keduanya sangat berguna bagi seseorang yang mempraktikkan teknik kultivasi maupun teknik bertarung atribut api.
Pria paruh baya yang dipanggil Lu Hairu dari Sekte Bulan Sabit, dengan sorot mata tajam sambil dengan cermat memandang buah ditangan juru lelang wanita itu berteriak. "Sungguh luarbiasa... Buah ini, aku menginginkannya... Hahaha.." Pungkasnya sambil diiringi tawa yang menggelegar.
Tetua Yun yang mendengar ucapan Lu Hairu pun segera menyahuti dengan cepat, "Hihi.. Tetua Lu Hairu menginginkannya, tapi aku minta maaf, Sekte Bulan Jingga ku juga menginginkan buah ini..."
"Sangat menarik.. Aku suka itu.. Sekte Langit Biru ku juga menginginkannya." Sahut Du Haoran ketika dia melihat item pelelangan dengan Kelas yang bahkan lebih jarang lagi ada dipasaran. Sikapnya yang dingin juga seolah lenyap begitu item lelang disebutkan. Bahkan ketakutannya setelah perdebatannya dengan Qing Shandian pun lenyap seketika.
Teriakan demi teriakan dari ruangan VIP membanjiri gedung pelelangan. Melihat rasa tidak sabar pada semua orang yang ada diruangan VIP pun, dia segera berkata sambil tersenyum. "Karena semua orang menjadi tidak sabar, maka saya umumkan, harga dasar adalah 5 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah.. Penawaran dimulai..."
Segera, begitu suara juru lelang wanita itu selesai, persaingan hebat diantara orang-orang dalam ruangan VIP terjadi. Seiring berjalannya waktu, dengan semakin tingginya harga penawaran, suasana gedung pelelangan menjadi mencekam. Hingga akhirnya, harga penawaran pun terus naik sebelum akhirnya berhenti pada angka 9,3 Juta, yang dimenangkan oleh Sekte Bulan Jingga lagi.
...…………………………...
Sementara itu, di ruangan VIP No.1, Qing Shandian terlihat acuh tak acuh dengan jalannya pelelangan. Meskipun item-item itu adalah darinya, namun dia tidak bersikap senang atau apapun. Duduk dengan santai, Qing Shandian berkata, "Wenrou, setelah urusan disini selesai, kita akan kembali berpetualang lagi. Apakah kamu masih mau menemaniku?"
Mendengar pertanyaan Qing Shandian, Qing Wenrou segera menoleh ke arahnya. Dengan tatapan lembut dan senyum yang mengembang, dia membalas, "Tentu saja Wenrou akan menemani An gege. Tapi, jika An gege ingin sendiri....." Pungkasnya dengan nada yang terdengar murung dengan ucapan yang menggantung.
"Aku sama sekali tidak memikirkan itu, Wenrou. Tentu aku sangat senang jika kamu menemaniku.." Qing Shandian menatap Qing Wenrou dengan tatapan hangat diiringi senyum yang menghias wajahnya ketika dia berbicara.
Qing Wenrou pun juga menatap Qing Shandian dengan tatapan hangat. Dia berkata, "Selama An gege mau, Wenrou akan selalu menemani An gege kemanapun.." Pungkasnya diiringi senyum yang semakin mengembang.
"Baiklah, kita lanjutkan dulu mengikuti pelelangannya... Ohh.. Aku baru ingat." Qing Shandian berkata dengan ekspresi tenang sebelum tiba-tiba dia mengingat sesuatu, lalu segera mengeluarkannya.
Qing Shandian meraih tangan Qing Wenrou, lalu memasangkan cincin penyimpanan di jari telunjuk kanannya. Dia dengan ringan sambil tersenyum berkata, "Di dalam cincin ini, ada 2500 botol pil Kelas 8 Tingkat Tinggi. Dan itu terbagi menjadi 5 jenis pil yang diantaranya adalah 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas', 'Pil Pemulih Qi Spiritual', 'Pil Pusaran Pengompres Qi Spiritual', 'Pil Peningkat Kekuatan Spiritual', dan 'Pil Teratai Tulang'. Aku tidak tahu apakah itu berguna atau tidak bagimu. Tapi setidaknya, itu bisa kamu gunakan jika terjadi sesuatu yang tidak terduga."
"Terimakasih An gege." Qing Wenrou membalas penjelasan Qing Shandian sambil sedikit menunduk memandang cincin di jari telunjuknya.
...…………………………...
Setelah berakhirnya lelang 'Buah Phoenix Api' yang menghasilkan harga penjualan yang tinggi hampir mencapai dua kali lipat, juru lelang wanita itu semakin bersemangat. Pelelangan terus berlanjut ke item lain seperti 'Buah Apel Emas Bergaris' yang terjual dengan harga 8,1 Juta, lalu 'Buah Roh Salju Biru' terjual 7,5 Juta, dan dilanjutkan lagi dengan lelang 10 botol 'Madu Lebah Awan Emas' yang di lelang secara terpisah hingga mendapatkan total penjualan 11,2 Juta. Ada yang puas, ada yang tidak puas ,dan ada juga yang geram dengan hasil pelelangan. Mereka dalam fikiran mereka masing-masing.
Pelayan wanita segera datang lagi membawa piring perak dengan 10 Botol Giok Hijau transparan diatasnya. Namun, dia tidak menyerahkannya kepada juru lelang wanita itu.
Dengan hati-hati, juru lelang itu mengambil salah satu botol, kemudian dia menyapukan pandangannya pada semua orang yang ada dalam gedung pelelangan.
Sekali lagi, seluruh gedung pelelangan menjadi sunyi. Tatapan panas dari seluruh peserta lelang menatap tajam ke arah botol giok hijau transparan. Mereka sangat penasaran dengan item lelang yang disuguhkan didepan mata mereka.
Diatas panggung kristal, juru lelang wanita itu sekali lagi menyapukan pandangannya dengan tatapan penuh misteri. Sambil mengangkat botol giok ditangannya kedepan, dia berkata. "Item lelang selanjutnya, merupakan puncak pameran lelang kali ini. Dalam botol giok ini, adalah pil kelas 8 tingkat tinggi..."
"Semuanya, kalian tentu selalu membawa beberapa jenis pil pemulihan untuk melindungi keselamatan diri bukan? Namun, jika kalian membawa pil ini, kalian tidak akan memerlukan yang lain. Pil ini adalah 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas' Kelas 8 Tingkat Tinggi. Tidak hanya menyembuhkan luka baru dan luka yang telah berada dalam tubuh untuk waktu yang lama, ini juga dapat memulihkan vitalitas dan daya tubuh yang melemah... Harga dasarnya adalah 20 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah.. Penawaran dimulai.." Juru lelang wanita itu menambahkan penjelasan yang tidak terlalu panjang sambil menyapukan tatapan keseluruh gedung pelelangan.
Begitu suara juru lelang wanita itu berakhir, kesunyian segera melanda seluruh gedung pelelangan. Melihat itu pun, juru lelang tidak merasa putus asa. Dia dengan tersenyum lebar segera menjelaskan. "Kalian mungkin berfikir bahwa pil ini terlalu mahal. Namun kalian bisa yakin, bahwa dengan satu butir pil ini, itu berarti kalian memiliki satu nyawa tambahan. Oleh karena itu, sebagai pembuktian, Rumah Dagang Bulan Jingga kami akan melakukan pengujian khasiat pil pada seseorang yang berada pada nafas terakahirnya."
Juru lelang wanita itu bertepuk tangan dan segera setelah itu, empat orang datang dengan membawa seseorang yang ditandu. Melihat kedatangan orang-orang ini, Juru lelang wanita itu sekali lagi menyapukan pandangan keseluruh ruangan dan berkata, "Semuanya, orang ini harus segera ditangani, dan kalian dipersilakan untuk menguji, apakah kondisinya asli, atau bukan..."
Begitu suara juru lelang itu berakhir, pemimpin kota, dan beberapa orang dari dalam ruangan VIP dengan cepat melesat ke atas panggung. Satu demi satu, mereka secara bergantian melakukan pemeriksaan.
"Kondisinya bukan tipuan, dia benar-benar akan segera mati jika tidak segera ditangani dengan serius.." Pemimpin kota berkata dengan nada serius sambil menatap orang yang terluka sangat parah dihadapannya. Diikuti oleh anggukan yang lainnya.
Ketika juru lelang berjongkok, dia memampangkan pemandangan yang eksotis ketika rok panjangnya menyelingkap.. Dia mengabaikan tatapan panas para pria, dan segera memasukkan 'Pil Vitalitas dan Durabilitas' kedalam mulut orang yang terluka parah itu.
Beberapa saat kemudian, orang itu membuka matanya. Terlihat bahwa semua luka yang mengerikan itu sembuh dengan sangat cepat diikuti oleh vitalitasnya yang meningkat.
Ketika semua orang yang menyaksikan pemandangan itu terkejut, pemimpin kota yang tersadar lebih awal segera tertawa keras dan berkata, "Hahahaha... Sangat menakjubkan.. Tidak salah jika itu seperti satu nyawa tambahan... Aku pasti akan mendapatkannya..."
Du Haoran pun sambil menyipitkan matanya berkata dengan dingin, "Pemimpin kota Yan, jangan lupa bahwa banyak dari kami yang sama-sama menginginkannya..."
"Hehe.. Pemimpin Sekte Junior Du Haoran, semua orang bisa mengatakan penawarannya jika menginginkan pil ini.." Sahut pemimpin kota Yan dengan kekehannya yang dalam sebelum kembali ke ruangannya, dan yang lain segera mengikuti.
"Hihi... Karena semua orang begitu tidak sabar, maka saya umumkan, pelelangan berlanjut... Saya ulangi, harga dasar adalah 20 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah... Penawaran dimulai.." Ucap Juru lelang yang terkikik sebelum berbicara sambil menyapukan pandangannya.
"25 Juta"
Baru sesaat setelah suara juru lelang wanita itu berakhir, pemimpin kota Yan dengan cepat menyuarakan penawarannya.
"Hehe... Kalau begitu aku akan meramaikannya... 26 Juta." Sahut pria paruh baya yang dipanggil Lu Hairu.
"Aku juga akan ikut... 30 Juta.." Sahut Tetua Yun dengan suara serius.
"31 Juta"
"32 Juta"
Persaingan harga terus berlanjut hingga mencapai angka 37 juta sebelum berhenti, dan dimenangkan oleh pemimpin kota Yan. Dan pelelangan terus berlanjut hingga sepuluh pil dalam sepuluh botol giok terlelang semuanya, dengan total penjualan mencapai 392 Juta Batu Spiritual Tingkat Rendah.
...…………………………...
Juru lelang wanita itu tersenyum lebar dan sangat puas dengan pameran lelang kali ini. Sebagai orang yang berpengalaman, dia tahu bahwa orang-orang ini tidak suka menunggu. Oleh karena itu, begitu acara puncak lelang telah berakhir, sambil tersenyum, dia segera berkata, "Semuanya, semua item telah selesai dilelang. Oleh karena itu, sebagai penutupan dari pameran lelang kali ini, siapapun yang ingin melelang barang mereka, dipersilakan naik keatas panggung."
Mendengar ucapan juru lelang wanita itu, kesunyian segera menyelimuti gedung pelelangan. Sementara itu, dalam ruangan VIP No.1, Qing Shandian yang sebelumnya tampak malas, dia segera menghilang bersama Qing Wenrou dari ruangannya sebelum tiba-tiba muncul diatas panggung kristal.
Tatapan semua orang segera tertuju pada mereka, sesaat setelah kemunculannya yang tiba-tiba. Suara riuh bergemuruh memenuhi gedung pelelangan dengan berbagai bisikan.
Qing Shandian mengabaikan reaksi itu dan menyapukan pandangannya pada semua orang di gedung pelelangan dan dengan serius berkata, "Semuanya, aku tidak akan berbasa-basi. Disini, aku akan membagikan sebuah pil untuk kalian."
Begitu ucapannya berakhir, kebingungan pun melanda, sebelum kemudian gedung pelelangan menjadi sunyi sekali lagi karena kemunculan banyak botol giok biru transparan.
Diatas panggung kristal, Qing Shandian menyapukan pandangannya keseluruh ruangan sekali lagi, dan dia berkata dengan serius. "Kita tidak perlu melakukan penutupan pelelangan... Lebih baik kalian memfokuskan persepsi spiritual kalian untuk melihat situasi diluar kota Bulan Jingga."
Begitu suara Qing Shandian berakhir, meskipun awalnya mereka kebingungan, pada akhirnya mereka tetap melepaskan persepsi spiritual hingga keluar dari gedung pelelangan, menjangkau area yang luas. Dan sesaat setelah itu, ekspresi di wajah mereka berubah menjadi serius. Secara serempak, mereka bergumam dengan nada terkejut. "Gelombang serangan Binatang Spiritual.."
"Karena sepertinya kalian sudah tahu apa yang aku maksud, aku akan membagikan pil-pil ini pada kalian. Ada dua jenis pil disini. Pertama, 'Pil Pemulih Qi Spiritual' Kelas 8 Tingkat Tinggi. Kedua, 'Pil Peledak Kekuatan' Kelas 6 Tingkat Tinggi. Untuk 'Pil Peledak Kekuatan' ini, gunakan hanya jika kalian benar-benar terdesak." Ucap Qing Shandian ketika mengamati ekspresi serius orang-orang yang berada dalam ruangan VIP. Kemudian segera membagikannya pada semua orang.
"Satu botol giok berisi 10 butir pil. Gunakan dengan baik. Aku akan menangani wilayah bagian barat dan selatan kota. Sementara itu, kalian bisa membagi tugas untuk menangani bagian utara dan timur kota... Dan satu hal lagi... Jangan ada yang mendekati pertarunganku." Qing Shandian berkata setelah dia selesai membagikan semua botol giok ke setiap orang. Lalu dia segera menghilang bersama Qing Wenrou, meninggalkan gedung pelelangan tanpa jejak sedikitpun.
...…………………………...
** Bersambung …