System Break the Limit - Qing Shandian' Journey

System Break the Limit - Qing Shandian' Journey
Ch.34 - Pembicaraan Dengan Petinggi Rumah Dagang Bulan Jingga



Di jalanan kota, Qing Shandian dan Qing Wenrou berjalan dengan santai menuju arah Rumah Dagang Bulan Jingga, sambil menikmati keindahan kota.


Setelah 15 menit berjalan, dihadapan Qing Shandian dan Qing Wenrou terpampang jelas sebuah bangunan tinggi 5 lantai yang sangat megah dengan papan nama besar yang tertulis 'Rumah Dagang Bulan Jingga'. Mereka berhenti sejenak, lalu berjalan lagi memasuki lantai dasar Rumah Dagang Bulan Jingga. Qing Shandian segera mengajak Qing Wenrou langsung menuju meja Resepsionis.


"Selamat datang di Rumah Dagang Bulan Jingga, Tuan muda, Nona muda. Saya Li Feifei. Apakah ada yang bisa saya bantu?" Ucap Resepsionis itu sambil memperkenalkan diri.


Qing Shandian mengangguk, lalu berkata, "Emm.. Aku dengar, 3 hari lagi Rumah Dagang Bulan Jingga akan mengadakan lelang. Apakah sudah terlambat jika aku menambahkan barang untuk di lelang?"


"Maaf, Tuan muda, untuk penyerahan barang lelang, setidaknya dilakukan paling lambat 2 minggu sebelum lelang dilaksanakan." Ucap resepsionis itu dengan nada meminta maaf.


Mendengar balasan itu, sambil mengangguk Qing Shandian berkata dengan nada serius. "Oh.. Jadi begitu... Begini saja.. Sampaikan pada pimpinan Rumah Dagang Bulan Jingga, bahwa aku ingin menyerahkan beberapa barang kelas tinggi yang sangat jarang ditemui untuk di lelang.. Aku akan menunggumu disini."


Mendengar ucapan serius Qing Shandian, Resepsionis itu dengan cepat mengangguk, lalu berkata, "Baik, Tuan muda. Silakan tunggu sebentar." Pungkasnya sambil lalu segera pergi menuju lantai atas.


...…………………………...


Beberapa saat kemudian, Resepsionis itu datang dengan seorang wanita cantik bergaun biru langit, tepat menuju langsung ke arah Qing Shandian dan Qing Wenrou. Dia berkata, "Manager Lin, Tuan muda ini yang ingin menyerahkan barang untuk di lelang."


"Ohh?.. Benarkah?" Ucap Manager Lin singkat, lalu mengamati Qing Shandian dengan cermat. Setelah hening sesaat, dia berkata, "Tuan muda, bolehkah aku tahu siapa namamu?"


"Kamu bisa memanggilku Tuan muda An, Manager Lin." Ucap Qing Shandian dengan nada ringan.


Mengangguk-anggukkan kepalanya, Manager Lin berkata lagi, "Lalu, bisakah Tuan muda An menunjukkan barang yang ingin diserahkan untuk di lelang?"


Berdehem ringan, Qing Shandian menimpali, "Ehemm... Itu.. Manager Lin, apakah kamu yakin ingin aku menunjukkannya padamu disini? Karena barang ini sangat sensitif... Manager Lin tentu faham maksudku bukan? Aku tidak akan main-main untuk sesuatu yang serius." Pungkasnya dengan nada serius.


Melihat dan mendengar betapa seriusnya Qing Shandian berucap, Manager Lin segera mengerti situasinya. Dia berkata, "Baiklah... Ikuti aku ke ruang pemeriksaan." Pungkasnya sambil lalu berbalik dan melangkah pergi.


Qing Shandian dan Qing Wenrou pun segera mengikuti dengan langkah tenang.


...…………………………...


Di Ruang Pemeriksaan, ada beberapa orang tua berambut putih yang bertugas untuk memeriksa kualitas dan keaslian barang. Tanpa mempersilakan duduk, Manager Lin segera berkata, "Sekarang Tuan muda An bisa tenang. Silakan tunjukkan barang yang ingin Tuan muda An lelang. Aku tidak ingin membuang waktuku.."


Melihat sikap manager Lin yang berubah, dengan menghela nafas panjang Qing Shandian berkata, "Haaahhhh.... Baiklah.. Baiklah.. Aku juga paling tidak suka membuang-buang waktu yang tidak perlu."


Begitu Qing Shandian menyelesaikan ucapannya, dia mengusap cincin bulan bintang di jarinya, dan botol giok hijau semi transparan muncul ditangannya. Dia berkata, "Jika Alkemis kalian hanya kelas Langit, mereka tidak akan tahu kelas pil ini. Pil ini bernama 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas'. Kelas 8 Tingkat Tinggi... Periksalah.." Pungkasnya sambil melemparkan botol giok itu.


Manager Lin sangat terkejut. Dia ternganga dengan mata terbuka lebar begitu mendengar penjelasan Qing Shandian.


"Manager Lin,, tangkap botol gioknya!" Ucap salah satu orang tua dengan cepat.


Manager Lin pun segera tersadar, dan buru-buru menangkap botol giok itu lalu mendekapnya dengan erat di dadanya. Dia menatap Qing Shandian dengan melotot.


Disisi lain, Qing Wenrou yang melihat ulah Qing Shandian pun terkikik pelan. Dia pun menjelaskan, "Manager Lin, jangan dianggap terlalu serius. An gege memang suka membuat ulah. Tapi, ketika dia sudah berbicara serius, dia tidak suka jika orang lain menganggapnya remeh."


Mendengar penuturan itu, Manager Lin segera berkata, "Maafkan aku, Tuan muda An."


"Sudahlah.. Lupakan saja... Botol giok yang ada dalam pelukanmu saat ini, itu hanyalah salah satu barang yang ingin aku lelang. Jika Rumah Dagang Bulan Jingga memiliki area yang sangat luas, aku akan menunjukkan barang kedua. Dan aku yakin, tidak hanya pil itu yang akan menarik perhatian banyak kekuatan, tapi barang kedua yang akan aku lelang, kemungkinan besar bisa menarik perhatian seluruh kekuatan Benua Tianxia."


Mendengar penuturan terakhir Qing Shandian, tubuh sintal manager Lin bergetar hebat. Begitu pun para orang tua yang ada dalam ruangan itu. Fikir mereka, barang apa yang mungkin bisa menarik perhatian seluruh kekuatan Benua Tianxia..


Melihat susana yang begitu hening, sambil terkekeh ringan Qing Shandian berkata lagi, "Hehe... Jangan terlalu difikirkan.. Aku hanya akan mengeluarkan barang kedua ini jika Rumah Dagang Bulan Jingga memiliki kekuatan yang cukup untuk mengendalikan situasi saat pelelangan. Jika tidak... Itu akan menjadi pembantaian berdarah... Namun, aku juga memiliki barang ketiga, dan keempat. Bahkan ada lebih banyak jika kalian siap menerimanya. Bagaimana manager Lin?... "


Manager Lin yang masih dalam keterkejutannya, kini dia hanya memandang Qing Shandian lekat-lekat sambil menggigit bibir bawahnya. Sesaat kemudian, dia menenangkan diri, menghirup udara dalam-dalam, lalu berkata, "Jika apa yang Tuan muda An katakan itu benar, masalah ini bukan pada wewenangku. Harus Pemimpin Rumah Dagang Bulan Jingga yang menangani masalah ini secara langsung."


"Manager Lin, aku akan jujur padamu. Sebelumnya, aku pernah bertemu Pemimpin Rumah Dagang lain. Namun, karena dia sama sekali tidak menganggapku, aku membatalkan kerjasama bisnis itu. Sekarang, manager Lin mengatakan tentang Pemimpin? Jika dia bersikap dengan cara yang sama, yang tidak menempatkan mitra bisnis di matanya, lebih baik tidak perlu menghubunginya. Aku sudah terlanjur membenci seseorang yang tidak menempatkan mitra bisnisnya di matanya." Tutur Qing Shandian menjelaskan.


"Tuan muda An bisa tenang. Aku sendiri yang akan memastikan agar hal itu tidak terjadi lagi. Tuan muda An akan menjadi tamu kehormatan kami. Oleh karena itu, sementara menunggu, mari aku antar ke rumah khusus tamu kehormatan." Pungkas manager Lin menjelaskan, sambil lalu melangkahkan kakinya mengantar Qing Shandian dan Qing Wenrou menuju rumah khusus.


Beberapa saat kemudian, mereka tiba di sebuah rumah yang cukup besar. Manager Lin segera berkata, "Silakan Tuan muda An beristirahat lebih dulu. Aku akan segera menemui Pemimpin Rumah Dagang Bulan Jingga. Aku permisi Tuan muda.."


"Baiklah.. Terimakasih atas keramahannya." Sahut Qing Shandian, sambil lalu memasuki rumah diikuti Qing Wenrou.


...…………………………...


Disebuah bangunan yang megah, saat ini berkumpul sebelas orang dengan wajah yang terlihat serius. Diantara mereka, salah satunya ada Manager Lin. Mereka segera mengadakan pertemuan darurat, setelah mendengar penjelasan panjang darinya.


"Bagaimana menurut kalian, Tetua? Jika kita bisa bekerjasama dengan seseorang seperti itu, tidak hanya reputasi, bahkan kekuatan kita juga akan meningkat pesat. Baru barang pertama yang diserahkan, namun sudah begitu tinggi kelasnya. Dari namanya, itu jelas merupakan pil pemulih vitalitas dan durabilitas. Bahkan jika seseorang terluka sangat parah, dengan pil itu, sudah pasti akan langsung pulih ke kondisi puncak tanpa gejala sisa." Ucap Pemimpin Rumah Dagang Bulan Jingga dengan nada serius.


Sesaat, keheningan terjadi. Kemudian, salah satu Tetua wanita berkata, "Aku setuju denganmu, Pemimpin Wen. Sungguh bodoh rumah dagang sebelumnya yang menolak kerjasama yang begitu besar. Aku rasa, tidak perlu lagi kita meragukannya. Berani membawa barang dengan kelas yang tinggi tanpa seorang penjaga, sudah pasti dia memiliki kemampuan untuk menjaga barangnya."


"Lalu... Bagaimana dengan kekuatan yang kita miliki? Apakah menurut Tetua Yin, itu sudah cukup?" Sambung Pemimpin Wen.


"Baik, kita temui dia bersama dan memastikannya dengan mata kepala sendiri. Aku sangat penasaran dengan barang yang bisa menarik perhatian seluruh kekuatan Benua Tianxia." Sahut Tetua yang lain.


...…………………………...


Setengah jam kemudian, sebelas orang tiba secara bersamaan di depan rumah khusus tamu kehormatan.


Manager Lin mengetuk pintu, lalu berkata, "Tuan muda An, semua sesuai yang Tuan muda harapkan. Pemimpin dan para Tetua datang untuk bertemu.


Sesaat kemudian, pintu rumah terbuka. Qing Shandian dan Qing Wenrou memandang mereka semua, lalu dengan sedikit membungkuk dan menyatukan kedua tangan, mereka berkata bersamaan, "Salam semuanya.."


Melihat sikap yang ditunjukkan Qing Shandian dan Qing Wenrou, mereka mengangguk sebagai jawaban. Pemimpin Wen pun melangkah maju, lalu berkata, "Tuan muda, kedatangan kami ingin memastikan tentang apa yang sebelumnya sudah Tuan muda jelaskan. Bisakah Tuan muda...."


"Tentu... Aku tahu seberapa tinggi kekuatan yang dimiliki Rumah Dagang Bulan Jingga. Dengan adanya 2 kultivator tingkat Saint, aku merasa itu cukup. Belum lagi 5 tingkat Nirvana dan puluhan Sovereign... Baiklah,, bawa aku ke tempat yang sangat luas.." Sahut Qing Shandian.


Pemimpin Wen, para Tetua dan Manager Lin terkejut mendengar ucapan Qing Shandian. Bagaimana dia bisa tahu? Itulah yang ada dalam fikiran mereka.


Pemimpin Wen yang tersadar lebih awal memberikan deheman ringan, lalu berkata, "Ehemm.. Baiklah, ikuti kami ke suatu tempat." Pungkasnya membalas ucapan Qing Shandian, lalu berbalik dan memimpin jalan.


Sepuluh menit mereka berjalan, dihadapan mereka terpampang area kosong yang sangat luas, seperti tempat untuk latihan. Itu terlihat bersih.


Qing Shandian pun menganggukkan kepala, lalu menoleh ke arah Qing Wenrou. Dia berkata, "Wenrou, bisakah aku merepotkanmu untuk membuat penghalang di area ini?"


"An gege tidak perlu khawatir. Serahkan saja pada Wenrou.." Ucap Qing Wenrou sambil tersenyum. Setelah itu, dia membentuk segel, dan merentangkan tangannya. Cahaya putih samar segera menyebar menyelimuti seluruh area, membentuk sebuah penghalang berbentuk setengah lingkaran.


Menyaksikan bahwa penghalang sudah terbentuk, Qing Shandian berkata pada para Tetua dan Pemimpin Rumah Dagang Bulan Jingga. "Semuanya, bersiaplah, karena ini akan sedikit merepotkan." Pungkasnya sambil lalu melambaikan tangan membuka portal dunia jiwa. Dia mengirim pesan ke ayahnya, untuk melepaskan Urat Spiritual Kelas Langit Tingkat Tinggi yang mereka dapat saat berada di Lembah Hutan Bagian Timur Pegunungan Lingshan.


Mereka yang mendengar itu terlihat kebingungan. Namun, kebingungan mereka segera berubah menjadi keterkejutan.


"Wuusshhhh...."


Urat Spiritual yang sangat besar muncul dan hampir memenuhi semua area luas di depan mereka. Urat Spiritual itu berkelok-kelok seperti seekor naga. Dan bersamaan dengan munculnya Urat Spiritual itu, kepadatan Qi Spiritual di area yang diselimuti penghalang energi menjadi 10 kali lebih padat.


"Urat Spiritual!" Ucap mereka bersamaan dengan tubuh bergetar hebat...


Menyaksikan reaksi terkejut merkeka, sambil berdehem ringan Qing Shandian berkata, "Ehemm.. Bagaimana semuanya? Apakah kalian puas dengan barang kedua ku?"


Mereka segera menatap Qing Shandian dalam-dalam, sebelum kemudian Tetua Yin sedikit melangkah maju, lalu berkata, "Tuan muda... Apakah kamu ingin melelang Urat Spiritual ini? Itu terlalu berharga bukan?..."


"Tidak masalah... Itu tidak begitu berharga bagiku.." Sahut Qing Shandian lalu memandang mereka dengan serius. Kemudian, dia berkata, "Namun... Aku juga bisa memberikannya pada kalian secara gratis, jika kalian membantuku dengan satu hal. Bahkan, aku mungkin akan menambahkan beberapa botol pil kelas 9 Tingkat Tinggi jika memang itu benar-benar membantuku."


Mendengar ucapan Qing Shandian, para petinggi Rumah Dagang Bulan Jingga menelan ludah dengan kasar, dan tubuh mereka bergetar hebat.


"Tu.. Tu.. Tuan muda, la.. la.." Ucap Pemimpin Wen dengan terbata-bata.


"Uhh.. Semuanya, tenangkan diri kalian.. Baru berbicara..." Ucap Qing Shandian menyela.


Mereka pun segera menenangkan diri mereka. Sesaat kemudian, Pemimpin Wen yang sudah tenang pun berkata, "Tuan muda, apa yang Tuan muda ingin kami bantu?"


"Tidak banyak. Hanya membantuku menemukan keberadaan 3 orang di Kota ini. Mereka adalah Qing Tian, Qing Yu, dan Qing Xue... Bisakah kalian membantuku melacak keberadaan mereka?..." Ucap Qing Shandian menjelaskan. Setelah itu, dia berkata lagi, "Kalian tidak perlu khawatir. Siapapun yang melakukan pencarian, aku tidak akan membiarkannya mengeluarkan keringat secara gratis. Jika berhasil menemukan lokasi keberadaannya, Aku akan menghadiahkan untuknya sebuah senjata, baju pelindung, dan 3 teknik bertarung yang semuanya itu adalah kelas surga tingkat tinggi. Namun, jika sudah mencari tapi tidak menemukan jejak, aku akan membiarkannya untuk memilih hadiah mana yang dia inginkan." Pungkasnya menjelaskan secara rinci.


Mereka yang mendengar ucapan panjang Qing Shandian pun kembali menghirup udara dalam-dalam.


"Aku rasa, ini kesempatan emas bagi kalian. Jika orang utusan kalian berhasil menemukan jejak, aku akan memberikan hadiah tambahan 100 botol 'Pil Pemulih Vitalitas dan Durabilitas', 100 botol 'Pil Pemulih Qi Spiritual', 100 botol 'Pil Pusaran Pengompres Qi Spiritual' yang kegunaannya sama seperti 'Pil Pengumpul Qi Spiritual' namun jauh lebih baik kualitasnya, dan semuanya pil kelas 8 tingkat tinggi. Intinya, jika berhasil menemukan jejak 3 orang yang aku sebutkan, aku akan memberikan hadiah yang sangat murah hati." Sambung Qing Shandian.


"Baik Tuan muda. Kami akan melakukan yang terbaik.." Ucap Pemimpin Wen dengan nada tegas. Lalu, dia tiba-tiba teringat sesuatu. Lalu dengan sedikit ragu dia berkata, "Maaf, Tuan muda, apakah tadi benar, jika Tuan muda mengatakan bahwa mereka adalah Qing Tian, Qing Yu dan Qing Xue?"


"Benar... Itu mereka. Apakah pemimpin Wen pernah mengetahuinya?" Sahut Qing Shandian.


"Untuk Qing Tian dan Qing Yu, aku belum tahu Tuan muda. Tapi untuk Qing Xue...." Ucap pemimpin Wen menggantungkan ucapannya.


"Kenapa? Ada apa dengan Qing Xue?... Cepat katakan!" Sahut Qing Shandian dengan cepat.


Pemimpin Wen dan para Tetua saling bertukar pandang, sebelum kemudian pemimpin Wen berkata dengan serius, "Lebih baik Tuan muda mengikuti kami ke suatu tempat.."


Mendengar itu, dia juga menjadi serius, lalu melambaikan tangannya dan menyimpan 'Urat Spiritual ke dalam Cincin Bulan Bintang. Dan mereka pun segera meninggalkan area luas itu.


...…………………………...


** Bersambung …