
Di tempat tinggal pribadi Qing Shandian, masih di ruang depan. Setelah cukup lama Qing Shandian memeluk Qing Wenrou, dia tiba-tiba teringat akan beberapa hal. Dia dengan rasa ingin tahu bertanya, "Wenrou, ketika aku mengunjungi kota Matahari terbit, aku mendapatkan sebuah logam unik tiga warna. Apakah mungkin kamu tahu sesuatu?" Pungkasnya sambil melambaikan tangannya, mengeluarkan sebuah kotak kayu.
Qing Wenrou segera turun dari pangkuan Qing Shandian, lalu duduk disampingnya. Dia menatap Qing Shandian dengan tatapan aneh. Dia terkikik dan berkata, "Hihihi... An gege, karena system telah kembali ke fungsi normalnya, An gege bisa mengucapkan 'Analisis' untuk menganalisa suatu item. Tapi, jika item itu diluar kemampuan level system saat ini, maka system akan menampilkan permberitahuan 'Error'."
Qing Shandian yang mendengar penuturan Qing Wenrou merasa gemas. Dia mengulurkan tangannya, lalu mencubit hidung kecil Qing Wenrou dan berkata, "Wenrou, apakah kamu senang ketika melihatku yang terlihat bodoh dan konyol?"
"Hihihi... Bukankah An gege sudah mendapatkan informasi tentang apa saja yang bisa system lakukan? Bukankah itu termasuk 'Analisis' suatu item?" Qing Wenrou kembali terkikik merdu sebelum berbicara.
Mendengar itu, Qing Shandian menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Meskipun dia malu, dia bersikap cuek seolah tidak ada sesuatu yang salah. Dia kemudian membuka kotak kayu itu, dan sebuah logam tiga warna yang berkilauan dengan bentuk tidak beraturan terpampang jelas di matanya. Dia berkata berkata pelan. "Analisis."
[Ding]
[Meteorit Bintang Tiga Warna «» Logam unik yang terbentuk dari penyatuan ratusan jenis material logam berbeda, setelah ribuan tahun proses penempaan dari tiga jenis petir dan pembakaran Api Langit. Bisa ditemukan di tempat yang banyak mengandung unsur petir dan unsur api yang sangat panas. Memiliki tingkat kekerasan yang sangat tinggi, namun sangat ringan. Bisa digunakan sebagai bahan penempaan senjata dan baju pelindung.]
[Ding… Level system terlalu rendah… Gagal melakukan penilaian Kelas item]
Qing Shandian diam mematung ketika mendengar pemberitahuan itu. Namun, dia juga cukup bersemangat meskipun tidak bisa mengetahui Kelas dari 'Logam Meteorit Tiga Warna' itu. Dia tidak memusingkannya untuk saat ini. Ketika saatnya tiba, dia pasti mengetahuinya. Qing Shandian menatap Qing Wenrou dan berkata, "Ngomong-ngomong, tentang hadiah 'Mata Kebenaran', apa itu? bisakah kamu menjelaskannya sedikit untukku?"
Qing Wenrou duduk dengan anggun sambil menatap Qinh Shandian dengan tatapan lembut. Dia tersenyum tipis dan berkata serius. " 'Mata Kebenaran' adalah sebuah mata khusus yang pernah dimiliki oleh seorang kultivator zaman kuno. Jika di transplantasikan pada seseorang, itu akan memungkinkan penggunanya untuk dapat mengetahui niat dan fikiran seseorang. Namun, jika terlalu sering menggunakannya, itu dapat membebani kekuatan spiritual dan mental. Dengan kekuatan An gege saat ini, jika menggunakan 'Mata Kebenaran', paling banyak hanya bisa dilakukan tiga kali dalam satu hari. Jika lebih dari itu, kekuatan spiritual An gege akan terkuras habis, dan tidak menutup kemungkinan bahwa An gege akan mengalami rasa sakit yang hebat di kepala."
Qing Shandian mendengarkan penuturan Qing Wenrou dengan khidmat. Meskipun dia merasa senang, namun ketika mengingat seriusnya konsekuensinya, dia menjadi tenggelam dalam fikirannya. Setelah sssaat hening, Qing Shandian tersadar. Dia menatap Qing Wenrou dan berkata, "Itu merupakan hal yang sangat luarbiasa. Jika itu disatukan dengan mataku, mungkin itu akan sangat membantuku. Selain itu, aku juga bisa mengetahui apa yang difikirkan lawanku. Konsekuensinya memang serius. Tapi, itu sebanding dengan fungsinya. Lalu, apa tidak ada suatu hal yang bisa mencegah rasa sakit itu, agar aku leluasa menggunakannya?"
"Tentu saja ada. An gege harus terus bertambah kuat dan meningkatkan kekuatan spiritual. Hihihihi..." Qing Wenrou membalas dengan nada sedikit menggoda, sebelum kemudian dia terkikik sambil menutup bibirnya.
Qing Shandian memutar matanya dengan malas. Dia merenung sejenak, lalu berkata, "Baiklah. Karena aku juga tidak menemukan ide apapun. Bisakah kamu membantuku tentang itu, Wenrou?"
"Tidak masalah. Tapi, itu mungkin akan sedikit sakit. Jadi, An gege harus bertahan sampai proses berakhir." Ucap Qing Wenrou memperingatkan.
"Aku mengerti." Sahut Qing Shandian singkat, lalu dia menutup matanya.
Sesaat setelah dia menyelesaikan ucapannya, Qing Shandian merasakan sakit yang hebat di matanya. Dia menggenggam tangannya, membelalak, dan berteriak keras, diikuti cahaya putih menyilaukan yang memancar dari matanya.
"Aaahhhh...."
Teriakan Qing Shandian bergema keras menyelimuti seluruh ruangan. Dia menutup matanya dengan kedua tangan. Sesekali, dia menggertakkan giginya hingga bergemerutuk, menahan rasa sakit. Dahinya dipenuhi dengan butiran keringat yang mengalir membasahi wajahnya.
Setengah jam berlalu. Ketika proses transplantasi selesai, teriakan Qing Shandian juga berakhir. Dia terduduk lemas dengan mata terpejam dan kepala yang menyandar di sandaran kursi. Perlahan, dia membuka matanya. Sisa rasa sakit masih tertinggal untuk beberapa saat sebelum akhirnya lenyap. Dia menghirup nafas pelan, lalu menatap Qing Wenrou. Dengan suara serak dia berkata, "Wenrou, itu tadi benar-benar sangat menyakitkan."
Qing Wenrou juga membalas tatapan Qing Shandian. Dia mengulurkan tangan, lalu menghapus sisa keringat yang ada di dahi Qing Shandian. Sambil tersenyum dia berkata, "Wenrou juga tidak tahu jika itu akan sangat menyakitkan. Tapi, jika An gege ingin menjadi kuat dan lebih kuat, An gege harus siap menghadapi rasa sakit seperti itu di kemudian hari."
Qing Shandian mendengarkan ucapan itu sambil menatap Qing Wenrou. Dia berkata, "Aku tahu. Sesulit apapun jalan didepan, aku akan terus melangkah maju. Ngomong - ngomong, Tentang apa yang kamu katakan, entah kenapa tiba-tiba aku teringat tentang bagaimana caranya mengumpulkan 'Poin Pengalaman' dengan cepat. Jika hanya mengandalkan perburuan, itu pasti akan membutuhkan ribuan Binatang Spiritual setidaknya Kelas 4 tingkat menengah hingga Kelas 5 tingkat rendah untuk satu kali terobosan."
Qing Wenrou tersenyum tipis. Dia dengan nada tenang menyahuti. "An gege tidak perlu merisaukannya. Bukankah system telah membuka fitur 'Misi'? Dengan menjalankan misi, An gege juga akan mendapatkan Poin System dan Poin Pengalaman."
Mendengar itu, mata Qing Shandian berbinar. Dia menganggukkan kepala, lalu berkata, "Kamu benar, Wenrou. Aku benar-benar melupakannya. Terimakasih sudah mengingatkanku. Setelah acara kompetisi dan urusanku di Wilayah Utara selesai, aku akan melihat daftar 'Misi' system." Pungkasnya dengan nada bersemangat, lalu dia berkata lagi. "Satu lagi, Wenrou. Tentang telur misterius itu, bagaimana cara untuk menetaskannya?"
"Itu mudah. An gege hanya perlu mentransfer Qi Spiritual untuk menetaskannya. Selain itu, An gege juga perlu menambahkan kekuatan spiritual. Agar disaat telur itu menetas, dia akan mengenali An gege sebagai tuannya. Lalu, tentang berapa lama dan berapa banyak kebutuhan Qi Spiritual yang dibutuhkannya untuk menetas, Wenrou tidak tahu. Jadi saran Wenrou, An gege lebih baik memanfaatkan percepatan waktu di Ruang Khusus Kultivasi." Sahut Qing Wenrou dengan tenang sambil tersenyum.
"Aku mengerti. Terimakasih, Wenrou." Ucap Qing Shandian dengan lembut, lalu mengecup kening Qing Wenrou, dan berkata, "Sekarang istirahatlah. Aku juga perlu membersihkan diri, lalu menyiapkan perlengkapan tempur untuk sembilan sahabatku."
Ketika ucapan itu jatuh, Qing Wenrou menundukkan kepalanya. Dia dengan nada sedikit sedih berkata, "An gege, bolehkah Wenrou menemani An gege untuk malam ini? Wenrou ingin menghabiskan hari sampai keberangkatan An gege. Lagipula, Wenrou juga tidak bisa menemani An gege, bukan?"
Mendengar itu, Qing Shandian mengusap lembut kepala Qing Wenrou. Dia dengan lembut berkata, "Baiklah. Kamu boleh menemaniku malam ini. Kamu tunggu saja dikamar, nanti An gege menyusul. An gege akan membersihkan diri dulu." Pungkasnya sambil perlahan berdiri.
"Emm.. Oke." Sahut Qing Wenrou lirih sambil menganggukkan kepalanya.
...…………………………...
Di dalam kamar, Qing Shandian duduk bersandar di sandaran tempat tidur. Sementara itu, Qing Wenrou meringkuk di pelukannya dengan kepala bersandar di lengan kanannya, dan dengan tenang memperhatikannya yang sedang sibuk berselancar di toko system.
[Ding... Membeli 5 Rompi Cicada Emas, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 500 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.419.577.222.000 PS]
[Ding... Membeli Pedang Awan Nafas Naga, Pedang Beku Meteorit Hitam, Pedang Cahaya Meteorit Bintang, Pedang Vulkanik Phoenix Kembar, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 400 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.777.222.000 PS]
[Ding... Membeli Cambuk Nukleus Kirin Petir, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.677.222.000 PS]
[Ding... Membeli Kipas Phoenix Langit, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.577.222.000 PS]
[Ding... Membeli Cakram Bulan Cincin Awan, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.477.222.000 PS]
[Ding... Membeli Panah Emas Naga Langit, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.377.222.000 PS]
[Ding... Membeli Tombak Naga Hitam, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.418.277.222.000 PS]
[Ding... Membeli 9 Cincin Hitam Poros Langit, Kelas Surga Tingkat Tinggi. 100 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.417.377.222.000 PS]
[Ding... Membeli 500 botol 'Pil Pemulih Qi Spiritual', Kelas 8 Tingkat Tinggi. 1 Milliar PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.416.377.222.000 PS]
[Ding... Membeli 100 botol 'Pil Roh Detoksifikasi', Kelas 8 Tingkat Tinggi. 500 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.415.877.222.000 PS]
[Ding... Membeli 100 botol 'Pil Roh Awan Api', Kelas 8 Tingkat Tinggi. 500 Juta PS berhasil dikurangi, Sisa Poin System 151.415.377.222.000 PS]
Setelah lama berselancar di toko system, Qing Shandian menghela nafas panjang. Menurutnya, persiapan yang diperlukan untuk menyambut hari kompetisi sudah cukup. Dia memejamkan mata diiringi dengan nafas tenangnya. Sesaat kemudian dia membuka matanya, dan menatap Qing Wenrou yang ada dalam pelukannya. Dia dengan lembut berkata, "Wenrou, maaf sudah membuatmu menunggu. Semua persiapan sudah selesai. Sekarang, kita bisa menikmati malam kita dengan damai." Pungkasnya sambil mengecup puncak kepala Qing Wenrou.
"Tidak apa-apa. Wenrou sudah cukup merasa nyaman dengan An gege yang menemani." Ucap Qing Wenrou pelan sambil mendongak menatap Qing Shandian yang tersenyum padanya.
Qing Shandian menatap Qing Wenrou dengan tatapan kompleks. Dia berkata, "Maafkan aku hanya bisa menemanimu untuk malam ini. Sebagai gantinya, kita bisa berpetualang bersama lagi nanti. Bagaimana dengan itu?"
"Benarkah? Apakah Wenrou boleh ikut berpetualang lagi nanti?" Sahut Qing Wenrou dengan mata berbinar dan bersemangat.
Qing Shandian mencolek hidung kecil Qing Wenrou. Dia terkikik dan berkata, "Hihihi... Tentu saja boleh. Wenrou boleh menemani An gege berpetualang. Dengan begitu, bukankah kita juga akan memiliki banyak waktu bersama?"
"Terimakasih, An gege. Kalau begitu, selesaikan urusan An gege dengan cepat, lalu kita berpetualang bersama lagi." Sahut Qing Wenrou sambil memeluk Qing Shandian dengan erat.
Qing Shandian tersenyum semakin lebar ketika mendengar balasan itu. Dia mendekatkan bibirnya ke telinga Qing Wenrou, lalu berbisik. "Wenrou, jika kamu bersikap seperti ini, apa kamu tidak takut jika An gege memakanmu? Saat ini, An gege merasakan sensasi lembut dan kenyal sedang menekan dada An gege."
Hembusan nafas Qing Shandian dan bisikannya membuat Qing Wenrou merasa geli. Dia dengan gemas mencubit dada Qing Shandian pelan dan berkata, "An gege mesum... Bodoh mesum.."
"Hahaha... Itu Wenrou juga tahu, jika An gege-mu ini sangat mesum bukan? Meskipun begitu, kenapa kamu masih berani dan bahkan dengan tenang meringkuk di pelukan An gege? Apa ini sebuah lampu hijau agar An gege segera memakan hidangan utama?" Qing Shandian tertawa lepas ketika berbicara, sambil tangannya mengusap lembut pinggang ramping Qing Wenrou.
"Emmmhhh..."
Desa han kecil lolos dari bibir Qing Wenrou. Dia merasakan seolah ada aliran listrik kecil yang menjalar di tubuhnya. Dia mendongak menatap Qing Shandian dengan tatapan sayu, lalu berkata, "An gege... Jangan sekarang, oke? Wenrou belum siap."
Qing Shandian membalas tatapan itu. Dia mengusap lembut pipi Qing Wenrou, sebelum kemudian meraih tengkuknya, lalu mencium dan memagut bibir kecil Qing Wenrou.
Qing Wenrou terbelalak karena kaget. Awalnya dia ingin menolak. Namun, ketika ciuman Qing Shandian semakin intens, dia membalas ciuman dan pagutan bibirnya.
Setelah beberapa saat, Qing Shandian melepaskan ciumannya. Dia menatap Qing Wenrou yang telah memerah setelah sesi ciuman mereka. Dia dengan lembut berkata, "An gege tidak akan memaksa Wenrou. Bagaimana kalau kita istirahat? Besok, Wenrou juga tentu akan mulai sibuk bukan?"
Qing Wenrou tidak segera membalas. Dia terlihat terengah-engah, sebelum kemudian menyandarkan kepalanya di dada bidang Qing Shandian sambil memejamkan mata, dia mengatur nafas. Sesaat setelah nafasnya kembali normal, dia berkata, "An gege benar-benar bodoh mesum. Wenrou hampir saja kehabisan nafas. Kita istirahat sebentar lagi, oke? Wenrou ingin menikmati suasana seperti ini sedikit lebih lama."
Qing Shandian yang mengerti akan sikap manja Qing Wenrou pun segera merengkuh tubuhnya, dan mendekapnya dengan erat. Dia dengan lembut berkata, "Baiklah. Kita istirahat sebentar lagi."
Mereka berdua pun berpelukan dengan mata terpejam. Hingga tanpa sadar, mereka akhirnya terlelap dalam posisi duduk.
...…………………………...
** Bersambung …