System Break the Limit - Qing Shandian' Journey

System Break the Limit - Qing Shandian' Journey
Ch.41 - Gelombang Serangan Binatang Spiritual



"Dongg..Dongg..Dongg..."


Tujuh kali suara lonceng peringatan kota berbunyi dengan keras mencakup seluruh kota, sehingga menyebabkan keributan dimana-mana. Mereka semua bertanya-tanya sebelum tiba-tiba suara teriakan yang agak serak bergema menyelimuti kota.


"Semua jangan panik... Segera lakukan pengungsian di tempat pengungsian bawah tanah.. Gelombang serangan binatang spiritual sedang bergerak menuju arah kota Bulan Jingga. Bagi kultivator diatas tingkat Golden Core, segera berkumpul di taman kota."


Begitu suara itu berakhir, keributan semakin menjadi. Warga biasa dengan cepat berbondong-bondong menuju tempat pengungsian. Sementara untuk para kultivator Golden Core dan dibawahnya, mereka memprioritaskan warga biasa untuk mengungsi lebih dulu, meskipun ada juga kultivator yang lebih mementingkan keselamatan mereka sendiri.


Di waktu yang bersamaan dengan itu, saat ini satu demi satu kultivator diatas Golden Core mulai berdatangan, berkerumun memenuhi taman kota.


Di barisan paling depan, banyak tokoh kuat dari berbagai pihak yang mengamati kedatangan para kultivator ini, seperti pemimpin kota Yan, pemimpin Sekte Langit Biru, Sekte Bulan Jingga, Sekte Bulan Sabit dan beberapa pemimpin Klan yang memiliki kultivasi tingkat Saint. Bahkan perwakilan dari Rumah Dagang Bulan Jingga pun ikut serta.


"Semuanya, sebagai pemimpin kota Bulan Jingga, aku, Zhu Linyan, mewakili seluruh kota Bulan Jingga mengharap kesediaan kalian semua untuk membantu melindungi kota gelombang serangan kali ini. Tentu saja, kami yang berdiri disini akan memberikan imbalan yang sesuai untuk kalian." Ucap pemimpin kota Yan sambil menyapukan pandangannya ke kerumunan kultivator yang telah berkumpul memenuhi taman kota.


"Kalian bisa sedikit tenang, karena kita hanya akan menangani bagian utara dan timur kota. Sementara untuk bagian barat dan selatan sudah ada seseorang yang akan mengurusnya. Jadi sekali lagi, aku mewakili kota Bulan Jingga mengharap bantuan kalian. Jika ada yang keberatan, silakan meninggalkan barisan." Pemimpin kota Yan menjelaskan dengan serius namun tenang sambil sesekali menyapukan pandangannya ke kerumunan kultivator.


Para kultivator yang berkumpul di taman kota, satupun tidak ada yang membalikkan badan ketika mendengar penjelasan pemimpin kota Yan. Mereka sudah terbiasa terlibat pertempuran besar. Apalagi tentang gelombang serangan binatang spiritual, sudah pasti mereka banyak yang mendapati situasi serupa.


"Baiklah, karena tidak ada yang keberatan , kita akan membagi semua orang menjadi dua kelompok. Untuk pemimpin kelompok pertama adalah aku sendiri, sedangkan yang kedua, bisa mengikuti pemimpin Sekte Langit Biru. Selama pertempuran, sebisa mungkin jangan sampai ada jatuh korban. Bagi yang terluka, segera mundur. Semua harus saling membantu." Ucap pemimpin kota Yan sebelum dia mengatur kelompok dengan cepat.


...…………………………...


Di tempat lain, diatas tembok kota Bulan Jingga bagian barat, Qing Shandian saat ini menatap dengan dingin ke arah lautan binatang spiritual yang membawa kepulan debu yang membumbung tinggi di kejauhan sambil menggenggam erat 'Pedang Terbang Petir Angin'. Dia menghirup udara dalam-dalam sebelum tiba-tiba melesat dengan cepat menggunakan 'Sayap Emas Petir Angin', menerjang ke lautan binatang spiritual yang masih jauh seperti meteor yang jatuh dari langit.


"Pengganda Bayangan! Pedang Terbang Bayangan!"


Sambil melesat, dia melemparkan pedang terbangnya ke arah lautan binatang spiritual, diiringi dengan penggunaan dua teknik secara bersamaan, sehingga menciptakan ribuan pedang yang terbang melesat dengan cepat seperti anak panah dan menghujani lautan binatang spiritual dari langit. Sementara itu juga, Qing Shandian juga mengendalikan pedang-pedang itu dengan kekuatan spiritualnya.


Dia sengaja tidak menggunakan serangan terkuatnya karena dia berfikir, mayat binatang itu bisa bermanfaat untuk perkembangan penghuni dunia jiwa. Selain itu, mayat mereka bisa dijadikan persembahan untuk memperkuat Qi Spiritual di dunia jiwa. Banyak pengetahuan yang dia dapatkan dari warisan Pak tua Fengying kala itu. Dan ritual pengorbanan ini hanyalah salah satunya.


Dengan ganas pedang-pedang terbang bayangan itu menari-nari menghabisi satu demi satu lautan binatang spiritual. Raungan demi raungan saling bersahutan menggema luas menjangkau jarak yang jauh. Mayat bergelimpangan dimana-mana, berserakan disegala tempat, diikuti oleh darah yang mengalir membanjiri tanah hutan diluar kota Bulan Jingga. Qing Shandian tetap dalam ekspresi dinginnya selama pembantaian itu sambil melayang dilangit mengendalikan pedang-pedang bayangan itu. Hutan yang hijau, bahkan terlihat porak-poranda menampakkan tanah yang gersang dengan pohon-pohon yang tumbang disana-sini. Tidak sampai sepuluh menit pembantaian sepihak itu berlangsung, suara pemberitahuan terdengar dalam fikirannya.


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 2.500 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Tinggi, 4.800 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Menengah, 9.500 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Rendah... Menghitung Poin... Mendapatkan 6,8 Milliar PS, mendapatkan 3,4 Milliar PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 3.700 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Tinggi, 6.400 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Menengah, 12.500 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Rendah... Menghitung Poin... Mendapatkan 27,4 Triliun PS, mendapatkan 13,7 Triliun PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 400 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Menengah, mendapatkan 10 Triliun PS, mendapatkan 5 Triliun PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 1500 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 15 Triliun PS, mendapatkan 7,5 Triliun PP]


[Ding... Total Poin System saat ini \= 104.383.227.715.750 PS]


[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 34,9673 Triliun/120 Triliun PP]


Setelah pembantaian yang cukup lama dan melelahkan, Qing Shandian segera mengkomsumsi 'Pil Pemulih Qi Spiritual' Kelas 8 tingkat tinggi untuk memulihkan Qi Spiritualnya yang terkuras.


Memandangi lautan mayat binatang spiritual yang bergelimpangan dimana-mana, Qing Shandian segera melepaskan kekuatan spiritualnya dan menyelimuti seluruh mayat binatang spiritual, lalu memindahkannya ke dalam dunia jiwa. Perlahan membalikkan badan, Qing Shandian segera melesat terbang ke bagian selatan kota Bulan Jingga, tempat Qing Wenrou memulai aksinya.


...…………………………...


Di langit, Qing Shandian yang melihat itu segera menambah kecepatannya, dan berhenti tepat disamping Qing Wenrou. Dia memandang wajah teduh dan tenang itu untuk sesaat sebelum mengalihkan pandangannya ke arah ribuan binatang spiritual. Dia pun segera mengeluarkan pedang terbangnya, lalu melemparkannya.


"Pengganda Bayangan! Pedang Terbang Bayangan!"


"Wuushh..wusshh..wuusshh..."


"Siuu..siuu..siuu.."


Pedang itu melesat cepat sebelum menjadi banyak banyangan pedang yang terbang melesat ke segala arah menerjang lautan binatang spiritual yang sedang sibuk melakukan perlawanan terhadap tornado petir angin. Qing Shandian dengan ekspresi tenangnya, sekali lagi mengendalikan pedang - pedang terbang itu, membantai satu demi satu binatang spiritual. Pedang - pedang bayangan itu terkadang terpisah, terkadang juga akan berkumpul membentuk sekumpulan pedang terbang bayangan yang besar, menari-nari membantai binatang spiritual sesuai dengan kelasnya. Jika kelas rendah, pedang-pedang itu akan terpisah menjadi pedang seukuran normalnya, begitupun sebaliknya.


Waktu berjalan dengan cepat, dan dalam dua puluh menit, ribuan Binatang Spiritual itu terbantai habis dengan mayat yang berserakan di segala tempat. Sungai darah kembali membasahi tanah coklat sehingga mengubahnya menjadi tanah merah, dengan banyak pohon-pohon yang hancur berantakan di segala sisi.


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 4.000 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Tinggi, 7.500 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Menengah, 18.800 Binatang Spiritual Kelas 2 Tingkat Rendah... Menghitung Poin... Mendapatkan 11,45 Milliar PS, mendapatkan 5,725 Milliar PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 5.200 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Tinggi, 8.400 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Menengah, 16.400 Binatang Spiritual Kelas 3 Tingkat Rendah... Menghitung Poin... Mendapatkan 37,68 Triliun PS, mendapatkan 18,84 Triliun PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 880 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Menengah, mendapatkan 22 Triliun PS, mendapatkan 11 Triliun PP]


[Ding... Memulai menghitung... An gege berhasil membunuh 2300 Binatang Spiritual Kelas 4 Tingkat Rendah, mendapatkan 23 Triliun PS, mendapatkan 11,5 Triliun PP]


[Ding... Total Poin System saat ini \= 187.074.677.715.750 PS]


[Ding... Akumulasi Poin Pengalaman 76,313025 Triliun/120 Triliun PP]


Suara pemberitahuan berakhir ketika Qing Shandian juga telah selesai membungkus semua mayat binatang spiritual sebelum dia memindahkannya juga ke dunia jiwa. Hutan yang porak-poranda hanya meninggalkan sisa-sisa merah ditanah tanpa satu mayatpun.


"Wenrou, terimakasih sudah mengulur waktu untukku." Qing Shandian berkata sambil mengalihkan pandangannya ke wajah cantik yang teduh dan tenang disampingnya, yang dibalas dengan tatapan lembut Qing Wenrou juga.


Setelah jeda sesaat, dia pun melanjutkan berkata dengan senyum yang mengembang di wajahnya. "Setelah urusan kita di kota Bulan Jingga selesai, aku akan memberimu hadiah upgrade system lagi."


Qing Wenrou yang mendengar itu pun tidak segera menjawab. Dia memandang Qing Shandian dengan lembut, lalu berkata diikuti oleh senyum yang menghias wajahnya juga. "Wenrou senang membantu An gege. Jadi, ucapan terimakasih tidak diperlukan.. Tentang upgrade system... Wenrou sangat senang mendengarnya.. Terimakasih An gege." Pungkasnya dengan lirih sambil menundukkan kepala, menyembunyikan rona merah yang perlahan mewarnai pipinya...


Mendekatkan wajahnya tepat di depan Qing Wenrou yang menunduk, Qing Shandian berkata pelan, "Wenrou, cepat angkat kepalamu.. An gege-mu sangat penasaran dengan wajahmu sekarang.. Apakah itu terasa hangat hingga menjadi merah?" Pungkasnya sebelum dia melesat dengan cepat menuju sisi lain kota. Dia khawatir akan mendapatkan cubitan lagi..


"An gege bodoh... Bodoh mesum... Jangan kabur!!.." Teriak Qing Wenrou sambil mengejar Qing Shandian yang telah cukup jauh melesat.


"Hahahahahaha...." Sahut Qing Shandian dengan tawanya yang menggelegar melanglang buana...


...…………………………...


** Bersambung …