
Di dalam istana, suasana terlihat hidup dengan perbincangan. Yang muda berkumpul dengan yang muda, sementara delapan pemimpin klan berkumpul dengan para petinggi keluarga kekaisaran dan Zhou Fenglian.
"Wuusshh"
Ketika semua orang sedang asyik berbincang, Qing Shandian muncul dari udara tipis tanpa ada yang menyadarinya, dan berdiri dengan tenang sambil menyapukan pandangan ke semua orang. Dia berdehem ringan dan berkata, "Ehemm.. Apa kalian sudah lama menungguku?"
Ketika suara Qing Shandian jatuh, semua orang segera mengalihkan pandangan mereka ke arahnya. Zhou Fenglian segera memberikan tanggapan. "An kecil, akhirnya kamu datang juga. Apakah istirahatmu nyaman?"
Qing Shandian tidak segera menjawab. Dia berjalan ke arah kursi yang dekat dengan peserta lain untuk ikut duduk. Setelah itu, dia terkekeh dan berkata, "Hehe.. Tentu saja nyaman. Sangat nyaman.. Uhh.. Rasanya aku ingin berlama - lama beristirahat disana."
"An kecil.. Apa maksudmu sangat nyaman?" Zhou Fenglian bertanya sambil menaikkan alisnya sebelah.
"Bukan apa-apa. Lupakan tentangku. Ngomong-ngomong, apakah persiapan semua orang telah selesai?" Sahut Qing Shandian dengan nada santai, sambil menyapukan pandangan ke delapan pemimpin klan.
Mendengar pertanyaan Qing Shandian, delapan pemimpin klan mengangguk. Xing Lihai memandang kelompok pemuda pemudi yang duduk dengan tenang sambil menimpali, "Semua persiapan sudah selesai. Kondisi mereka juga sudah pulih. Selain itu, keluarga kekaisaran juga memberikan cukup banyak sumberdaya untuk menunjang kebutuhan mereka selama kompetisi berlangsung."
Qing Shandian mengangguk ringan. Dia menyapukan pandangannya ke arah pemuda pemudi juga. Dia berkata, "Itu memang menjadi tanggung jawab kekaisaran untuk memberi mereka hal seperti itu. Lagipula, semua juga demi Wilayah Timur, dan bukan untuk perorangan."
Qing Shandian berhenti sejenak, lalu menatap seorang gadis yang mengenakan pakaian putih dengan corak biru, yang tidak lain adalah Bao Yinxue. Dia dengan nada santai berkata. "Yinxue, keluarkan apa yang sudah diberikan oleh kekaisaran padamu. Aku akan memeriksanya."
Gadis yang dipanggil Bao Yinxue pun terlihat ragu dan gugup. Dia mengarahkan pandangannya pada seorang wanita paruh baya yang masih terlihat muda dan cantik, yang mengenakan jubah biru, yang tidak lain adalah Pemimpin Klan Bao atau Matriark Bao, Bao Biyu.
Sementara itu, Matriark Bao Biyu yang mengerti keraguan Bao Yinxue berkata sambil tersenyum lembut. "Tidak apa-apa, Yinxue. Keluarkan saja seperti yang dia minta."
"Baik, Matriark Bao." Ucap Bao Yinxue dengan nada pelan namun jelas. Dia pun segera mengibaskan tangannya, dan beberapa botol giok muncul di atas meja.
Ketika beberapa botol giok itu muncul, Qing Shandian mengernyitkan dahi nya. Dia berdiri perlahan, lalu memeriksa isi dalam botol-botol itu. Ketika dia tahu bahwa isi dalam setiap botol itu hanya pil kelas 5 tingkat rendah, Qing Shandian segera menatap Zhou Fenglian yang duduk di singgasananya dengan tatapan dalam. Dengan nada serius dia berkata, "Kaisar Zhou, apakah istana kekaisaranmu sangat miskin, sehingga hanya pil kelas 5 tingkat rendah yang kamu berikan untuk mereka?"
Zhou Fenglian yang mendengar itu pun mengerutkan alisnya dan berkata, "Apa maksudmu dengan 'Hanya'? Bukankah itu sudah cukup untuk mereka?"
Qing Shandian semakin menatap Zhou Fenglian dengan tajam. Dia dengan sarkastik berkata, "Aku tidak akan bicara omong kosong denganmu. Aku akan bertanya tentang beberapa hal. Pertama, berapa lama kompetisi berburu akan berlangsung? Kedua, Binatang Spiritual kelas berapa yang akan kami hadapi disana, dan berapa banyak jumlahnya? Ketiga, tidak mungkin bukan, jika peserta wilayah lain bisa bersikap netral terhadap peserta dari wilayah lain? Aku yakin, pasti akan ada bentrokan diantara para peserta. Keempat, bagaimana jika kami yang berada diposisimu, lalu kami memberikan beberapa botol sampah ini padamu untuk mengikuti kompetisi. Jangan menganggap bahwa kami hanya sekumpulan orang bodoh. Kami tidak akan dengan sukarela mengantarkan nyawa kami ke depan sarang harimau."
"An kecil, aku fikir kamu menjadi semakin berani bukan? Bahkan untuk bersikap tidak hormat padaku, apakah kamu siap menanggung konsekuensinya?" Zhou Fenglian menyahuti ucapan Qing Shandian dengan geram.
"Hahaha... Kaisar Zhou, jangankan hanya kamu, bahkan jika seluruh Ibukota Kekaisaran Tianhuo mendeklarasikan perang untukku, aku akan dengan mudah melenyapkan semuanya tanpa menyisakan abu. Jika kamu tidak percaya, kamu bisa mencobanya sekarang juga. Kamu tentu tahu bukan? Yang akan kami lakukan adalah berjuang dan bertempur untuk Wilayah Timur, dan bukan untukmu. Bukankah kamu sendiri yang mengatakannya dipertemuan sebelumnya? Aku hanya bertanya hal yang jelas dan kamu menjadi geram padaku? Ck.ck.ck.. Apakah ini sifatmu yang sebenarnya?" Qing Shandian tertawa keras sebelum dia berbicara membalas ucapan Zhou Fenglian. Dia merasa sangat tidak puas dengan sikapnya yang tiba-tiba berubah.
Disisi lain, delapan pemimpin klan juga merasa aneh dengan ucapan Zhou Fenglian. Padahal sebelumnya, diantara mereka baik-baik saja. Tapi sekarang, seolah itu sedang menyembunyikan suatu hal.
Zhou Fenglian semakin dalam mengerutkan dahinya. Dia terdiam ketika mendengar ucapan Qing Shandian yang menohok hatinya. Setelah beberapa saat hening, dia berkata, "Semua memang harus dilakukan untuk Wilayah Timur. Karena kamu ingin tahu, aku akan menjawab pertanyaanmu. Waktu kompetisi berlangsung selama satu bulan dalam dunia kecil. Sedangkan untuk binatang spiritual, tidak ada yang tahu berada di kelas apa mereka. Dan mungkin, pertarungan antar peserta juga bisa saja terjadi. Aku sudah memperhitungan kebutuhan kalian selama kompetisi. Dan apa yang keluarga kekaisaran berikan, itu adalah sesuai untuk kekuatan kalian."
Qing Shandian menggelengkan kepalanya dengan berat. Dia merasa kecewa dengan keputusan Zhou Fenglian. Dia dengan dingin membalas, "Jika begitu, bukankah akan lebih baik jika kalian mengirim anggota keluarga kekaisaran untuk mengikuti kompetisi? Biarkan mereka tahu bagaimana sikap kaisar mereka. Sebenarnya, aku yang bocah kecil, atau kamu yang seperti bocah kecil, kaisar Zhou? Tidak hanya aku, delapan pemimpin klan juga pasti memiliki pemikiran yang sama denganku. Waktu satu bulan di dunia yang tidak kami kenal, dan kami juga tidak tahu seperti apa kekuatan lawan kami, ditambah lagi, dengan kemungkinan akan terjadinya bentrokan dengan peserta dari wilayah lain. Apakah itu cukup menurutmu? Tentu saja itu jauh dari cukup."
Qing Shandian menghirup nafas ringan dan melanjutkan ucapannya. "Aku akan memberitahumu sedikit. Pengikutku, paling rendah mereka mendapatkan Pil Kelas 8 Tingkat Tinggi untuk menunjang latihan mereka. Itu hanya latihan. Selain itu, aku juga menyediakan tempat yang baik dan nyaman bagi mereka. Jika dibandingkan dengan istana kekaisaran, apa ini? Kalian jelas tidak kekurangan uang jika hanya untuk membeli pil kelas 8 tingkat tinggi maupun menyewa alkemis kelas surga tingkat menengah. Jangan katakan padaku, bahwa pajak yang kalian terima dari rakyat hanya untuk kepentingan kalian sendiri. Renungkan ucapanku. Jika kamu tidak terima, aku akan dengan senang hati meluluh lantakkan kekaisaran yang berada dalam kepemimpinanmu, dan menggantinya dengan seorang pemimpin yang memiliki pemikiran luas, dan tidak mementingkan dirinya sendiri."
Zhou Fenglian dan para petinggi istana kekaisaran benar-benar tertunduk malu ketika Qing Shandian melontarkan ucapan yang terus menohok hatinya.
Qing Shandian menyapukan pandangan, menatap para petinggi istana kekaisaran dan berakhir pada Zhou Fenglian. Dia kembali berkata, "Kaisar Zhou, kamu adalah seorang pemimpin. Jika sikapmu seperti ini, cepat atau lambat wilayah timur akan hancur di bawah kepemimpinanmu."
Qing Shandian menatap pemuda pemudi yang duduk tidak jauh darinya. Dia dengan ringan berkata, "Keluarkan semua yang telah diberikan istana kekaisaran untuk kalian. Itu tidak akan berguna selama kompetisi. Kalian tidak harus mengorbankan nyawa kalian untuk seorang pemimpin yang egois."
Pemuda pemudi yang Qing Shandian maksud adalah orang yang sama. Mereka adalah salah satu anggota terbaik dari delapan klan yang ada dalam istana saat ini. Ketika suara Qing Shandian jatuh, mereka tidak ragu sedikitpun dan mengeluarkan semua yang mereka terima dari Istana Kekaisaran. Mereka juga berfikiran sama. Dengan jumlah sumberdaya itu, jika dibandingkan dengan lamanya waktu kompetisi dan binatang spiritual yang tidak diketahui kelas dan jumlahnya, kemungkinan besar mereka akan tewas dalam satu atau dua hari begitu mereka mengikuti kompetisi. Jelas, tanpa pendukung yang cukup, medan perang hanyalah tempat pembantaian berdarah.
Qing Shandian mengangguk ketika melihat bahwa mereka tidak ragu sedikitpun ketika mengeluarkan semua pemberian dari Istana Kekaisaran. Setelah itu, dia mengalihkan pandangan kearah delapan pemimpin Klan dan berkata, "Kalian sebagai pemimpin Klan, pasti bisa mengambil keputusan mengenai masalah ini bukan? Kalian juga melihat bagaimana tanggapan Kaisar Zhou. Tidak perlu mengantarkan nyawa untuk mengikuti kompetisi. Aku mungkin bocah kecil yang kejam. Tapi aku masih memiliki hati dan tidak sembarangan membunuh orang. Aku tidak pernah memanfaatkan orang lain untuk kepentinganku sendiri. Mereka adalah generasi muda yang baik dan tidak sombong. Selain itu, potensi dan bakat mereka juga tinggi. Jika mereka mati sia-sia di medan perang, itu akan sangat merugikan klan kalian."
Delapan pemimpin klan juga membenarkan ucapan Qing Shandian. Mereka bertukar pandang, lalu saling mengangguk. Wang Xiu, dia menoleh ke arah Zhou Fenglian dan berkata, "Kaisar Zhou, maafkan aku sebelumnya. Bukan maksudku untuk menentang perintah dari kekaisaran. Tapi, apa yang An kecil katakan semuanya memang benar. Kami delapan Pemimpin Klan juga sependapat dengannya. Jika An kecil tidak menanyakan sumberdaya yang Istana Kekaisaran berikan, kami mungkin tidak akan pernah tahu. Bahkan kami sendiri, untuk misi tingkat menengah, kami membekali mereka dengan setidaknya pil kelas 6 paling rendah. Karena itu, aku memawikili delapan pemimpin klan minta maaf jika harus mundur dari tugas sebagai perwakilan Wilayah Timur."
Ucapan Wang Xiu diangguki oleh tujuh pemimpin klan yang lain. Sementara itu, Zhou Fenglian menegakkan kepalanya menatap delapan pemimpin klan dengan tatapan tajam. Sesaat setelah itu, dia mengalihkan pandangan ke arah Qing Shandian. Dia dengan suara dalam berkata, "An kecil, kamu benar. Aku pemimpin yang egois. Tapi semua ini aku lakukan untuk Wilayah Timur. Kamu salah karena telah mencampuri urusan Istana Kekaisaran."
"Hahaha... Kaisar Zhou, Kaisar Zhou... Kamu bilang untuk Wilayah Timur? Renungkan lagi ucapanmu yang sangat konyol itu. Jika kamu melakukannya untuk Wilayah Timur, seharusnya kamu tidak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya tinggi untuk menunjang kebutuhan peserta yang mewakili Wilayah Timur bukan? Atau, kamu ingin mengatakan, bahwa semua uang dari pajak rakyat telah habis untuk peningkatan kekuatan Klan Zhou? Ck.ck.ck.. Sungguh konyol." Qing Shandian tertawa nyaring dan membalas ucapan Zhou Fenglian dengan nada sarkastik.
Zhou Fenglian mengangkat tangannya, dan sepuluh sosok berjubah hitam dengan basis kultivasi tingkat Saint bintang 8 segera muncul dari udara tipis. Dengan suara dalam dia berkata, "Tangkap dan hancurkan kultivasi bocah kecil itu! Aku ingin dia mengerti, bahwa tidak semua orang bisa dengan mudah untuk dia hancurkan!"
Ketika delapan pemimpin Klan melihat kemunculan sepuluh orang berjubah hitam, mereka dengan sigap segera menyambar anggotanya masing-masing dan segera menghilang dari ruangan istana dengan cepat.
"Baik, Yang Mulia." Sahut sosok berjubah hitam itu serempak sebelum kemudian mereka menerjang ke arah Qing Shandian dengan agresif.
"Hahaha.. An kecil, karena kamu sudah menggagalkan rencanaku, kamu tidak perlu lagi untuk terus hidup!"
Bersamaan dengan itu, Qing Shandian disisi lain sangat tenang. Dia melepas nafas ringan, sebelum kemudian aura ganas meletus dari dalam tubuhnya, diikuti oleh simbol bulan bintang. Seketika auranya melampaui sepuluh orang berjubah hitam, lalu dia pun menghilang dari tempatnya berdiri seperti bintang yang berkelip, dan menerjang ke arah sepuluh orang berjubah hitam yang juga sedang menerjang ke arahnya.
Zhou Fenglian, para petinggi istana kekaisaran dan sepuluh orang berjubah hitam terkejut ketika aura Qing Shandian meletus. Namun, sebelum mereka sadar dari keterkejutan mereka, Qing Shandian telah menghilang.
"Bangg..Bangg..Bangg..Bangg..Bangg.. Bangg..Bangg..Bangg..Bangg..Bangg.."
Sepuluh pukulan keras terdengar bersahutan seolah tanpa jeda. Qing Shandian kembali muncul di tempatnya berdiri sebelumnya dengan ekspresi tenang. Bersamaan dengan itu, sepuluh orang berjubah hitam terpental ke segala arah diiringi teriakan mereka.
"Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.. Ahh.."
Qing Shandian mengabaikan teriakan mereka. Dia dengan dingin menatap ke arah Zhou Fenglian dan berkata, "Kaisar Zhou, karena kamu ingin membunuhku hanya karena keegoisanmu ingin memanfaatkan orang lain, aku tidak akan ragu untuk memusnahkanmu dan semua pendukungmu. Aku akan menunjukkan padamu, seperti apa kekuatan yang sebenarnya."
"Meledak!" Teriak Qing Shandian.
"Bomm..Bomm..Bomm..Bomm..Bomm.. Bomm..Bomm..Bomm..Bomm..Bomm.."
Ketika ledakan itu terjadi, sepuluh orang berjubah hitam yang mendapat pukulan Qing Shandian segera lenyap menyisakan suhu panas tinggi yang menyapu ruangan istana. Bersamaan dengan itu, Qing Shandian juga menghilang dari dalam istana, dan muncul di langit diatas istana.
...…………………………...
"Wusshh"
Sementara itu, banyak orang yang menyaksikan kemunculan mereka dari udara tipis dengan ekspresi kebingungan, dan kegaduhan pun segera pecah.
Disisi Qing Shandian, semua orang terlihat kebingungan dengan panggilan mendadak Qing Shandian. Lin Lianhua yang sadar akan ekspresi kemarahan Qing Shandian pun segera melangkah maju dan bertanya, "An'er apa yang terjadi? Kenapa tiba-tiba kamu memanggil kami? Apakah sesuatu yang serius telah terjadi?"
Qing Shandian menatap ibunya, lalu menyapukan pandangan ke semua orang. Dia pun berkata, "Maafkan An'er, Bu, semuanya. Sebenarnya ini juga diluar kemauan An'er. Tapi, An'er ingin menunjukkan pada kaisar bodoh Zhou Fenglian, seperti apa arti kekuatan itu. Dia ingin An'er dan delapan klan terpilih mengikuti kompetisi di Wilayah Utara, tapi yang dia berikan tidak sesuai dengan resiko yang akan kami hadapi. Hanya karena aku memberikan pengingat, kaisar bodoh itu tidak terima dan justru berhasrat ingin membunuhku. Jika An'er lemah, kalian bahkan mungkin tidak akan pernah melihat mayat An'er. An'er hanya minta satu hal. Tunjukkan pada keluarga kekaisaran, bahwa kita bukan kesemek lembut. Kita gabungkan serangan 'Kemarahan Naga Petir'. An'er muak dengan sikapnya. Sudah saatnya dunia tahu, bahwa kita bukan sekedar bayangan yang muncul dan menghilang tanpa jejak."
Apa yang dikatakan oleh Qing Shandian membuat mereka yang hadir merasakan kemarahan yang sama. Qing Yuan langsung meledak marah ketika mendengar penuturan Qing Shandian. Dia segera meraung keras, "Sungguh lancang! Kaisar sialan, keluar kau! Berani-beraninya kau ingin membunuh putraku!"
Teriakan nyaring Qing Yuan yang disertai kekuatan spiritualnya bergema luas melingkupi seluruh Ibukota Kekaisaran Tianhuo, sehingga segera menarik perhatian para tokoh kuat. Sejak menetap di dunia jiwa, kekuatan setiap orang melambung tinggi. Tidak hanya Qi Spiritual yang padat, tapi mereka juga didukung oleh Ruang Khusus Kultivasi dan juga pil dari kelas yang tinggi.
Selama berlangsungnya teriakan itu, Zhou Fenglian dan para petinggi Istana Kekaisaran juga dengan cepat melesat ke langit, berdiri melayang cukup jauh dari barisan Qing Shandian. Dia terbalalak terkejut karena dia tidak bisa melihat tingkatan kultivasi orang-orang disekitar Qing Shandian. Dengan tingkatannya di Saint King bintang 4, dia tidak mampu melihatnya, lalu apa artinya itu?
Qing Yuan melangkah maju. Dia memandang Zhou Fenglian yang berdiri di barisan paling depan. Dia dengan dingin berkata, "Kaisar Zhou, aku sudah mendengar penjelasan putraku. Aku tidak menyangka, bahwa ternyata kau memiliki sikap yang seperti itu. Padahal, aku dulu selalu mengagumi caramu memimpin kekaisaran. Tapi sekarang, aku merasa menyesal telah mengagumi orang yang salah. Karena kau berani memiliki hasrat untuk membunuh putraku, maka tidak perlu lagi ada jalan damai. Aku akan mencari penggantimu setelah ini!" Pungkasnya sebelum kemudian dia membentuk segel tangan.
"Petir Suci! Kemarahan Naga Petir!" Ucap Qing Yuan yang telah benar-benar tenggelam dalam kemarahan.
Mendengar suara Qing Yuan, barisan dibelakangnya segera mengikuti secara bersamaan, termasuk Lin Lianhua.
"Petir Suci! Kemarahan Naga Petir!"
"Petir Suci Semesta! Kemarahan Naga Petir Semesta!" Ucap Qing Shandian ketika dia selesai membentuk segel tangan yang rumit.
"Jederr...Jederr..Jederr..Jederr..Jederr..."
"Rawrrrr..Rawrrrr..Rawrrrr..Rawrrrr.."
Sambaran petir dan raungan keras bersahutan ketika puluhan pusaran awan hitam berbalut petir terbentuk di langit, diikuti oleh sosok naga petir raksasa yang satu demi satu keluar dari pusaran awan hitam itu, dan yang terakhir, disusul oleh Naga Petir Tiga Warna dari teknik Qing Shandian.
Fenomena yang ditimbulkan oleh teknik itu membuat semua orang di Ibukota Kekaisaran Tianhuo gemetar ketakutan. Puluhan naga petir seolah memenuhi luasnya Ibukota Kekaisaran dan itu sudah jelas termasuk Zhou Fenglian dan para petinggi Istana kekaisaran, serta delapan pemimpin klan dan anggotanya yang sebelumnya juga ada dalam istana. Mereka jelas tidak menduga, jika dibelakang Qing Shandian, sebenarnya tersembunyi kekuatan yang mengerikan.
Qing Shandian segera maju, dan berdiri melayang berdampingan dengan ayahnya. Bedanya, dia menggunakan teknik terbang, sementara ayahnya tidak. Dia menatap Zhou Fenglian dan berkata, "Kaisar Zhou, sudah aku katakan, bahwa aku akan dengan senang hati meluluh- lantakkan Istana Kekaisaran dan menggantinya dengan seorang pemimpin yang lebih baik. Seharusnya kamu sadar dengan sikapmu yang salah, dan bukan semakin tidak terkendali. Karena kamu bahkan tidak bisa untuk sekedar diingatkan, maka kepemimpinan 'Zhou' akan berakhir hari ini!"
"Meraunglah! Hancurkan untukku!"
"Rawwrrrrrrrrr..."
"Rawrrrr..Rawrrrr..Rawrrrr..Rawrrrr.."
Ketika naga-naga itu meraung bersahutan, banyak orang segera menjauhi lokasi pertempuran. Sedangkan Zhou Fenglian segera terbelalak lebih lebar. Dia berteriak, "An kecil, tunggu, aku salah, aku salah! Jangan hancurkan keluarga kekaisaranku! Berhenti! Tidakkk"
"Sudah terlambat!" Sahut Qing Shandian dengan ekspresi dingin.
"Zzttt..zzttt..zttt..zttt ...zzttt..."
"Wushh..wushh..wushh..wushh..wushh.."
"Booommmmm... Booommmmm... Booommmmm... Booommmmm... "
Ledakan yang menggetarkan bumi bergema dan saling bersahutan untuk waktu yang lama sebelum akhirnya berhenti. Kepulan debu membumbung tinggi menyelimuti area yang luas.
Qing Shandian mengabaikan apa yang tersaji dalam pandangannya. Dia menengadahkan kepalanya ke langit sambil berkata, "Ayah, apa An'er terlalu kejam? Atau beginikah kehidupan kultivator di tempat lain? Haruskah selalu ada pembantaian tak berujung?"
Qing Yuan memiringkan kepalanya ketika dia mendengar pertanyaan Qing Shandian. Dia menatapnya dengan tatapan hangat, namun terlihat rumit.
Sementara itu, dibarisan belakang, seorang pria tua berambut putih dengan jenggot panjang namun masih terlihat kekar dan mengenakan jubah biru hitam bercorak garis emas, yang tidak lain adalah pemimpin klan Qing, Qing Liqian, dia perlahan melangkah maju dan berdiri disamping Qing Shandian. Dia menatap wajah halus Qing Shandian yang memiliki ekspresi rumit. Dia dengan tenang berkata, "An'er, jika bukan karena kamu, aku mungkin tidak akan pernah berani mengambil keputusan untuk mengikutimu. Itu semua ketika aku mengingat kejadian yang melanda Klan Qing saat itu. Disini, semua ini terlihat kejam. Namun di tempat itu, hal seperti ini bukanlah apa-apa. Pembantaian berdarah selalu terjadi dimana-mana. Oleh karena itu, aku sangat takut saat itu. Jangan menyalahkan dirimu sendiri. Tataplah masa depan dengan semangat mudamu. Suatu hari, kamu akan semakin mengerti tentang dunia kultivasi. Dimanapun kamu berada, kamu akan semakin sering menjumpai hal serupa. Aku sebagai pemimpin Klan, hanya bisa mengatakan ini secara garis besar saja. Selebihnya, kamu harus terus belajar dari setiap langkahmu. Karena itu akan mempengaruhi setiap keputusan yang akan kamu ambil."
Qing Shandian mendengarkan penuturan Qing Liqian dengan khidmat. Dia lalu menolehkan kepalanya menatap Qing Liqian dengan tatapan tenang dan berkata, "Terimakasih pemimpin Klan. Aku akan terus belajar dari semua hal yang aku temui. Setidaknya untuk saat ini, fikiranku sedikit lebih terbuka."
Qing Liqian menatap Qing Shandian sambil tersenyum, lalu mengulurkan tangannya, menepuk bahu Qing Shandian dan berkata, "Itu bagus jika kamu mengerti. Teruslah berjuang sekuat tenaga, dan jadilah kuat. Kamu adalah satu-satunya harapan kami semua."
"Hehe.. Pemimpin Klan jangan khawatir. Aku akan selalu berusaha sekuat tenaga untuk semua orang. Ketika saatnya tiba, kita akan sekali lagi melihat dunia luar bersama-sama dengan tenang dan damai." Qing Shandian terkekeh ringan ketika dia membalas ucapan Qing Liqian. Dia berhenti sejenak, lalu membalikkan badannya, dan menatap para petinggi lima klan yang telah dia panggil dari dunia jiwa. Sambil tersenyum lembut, dia berkata, "Pemimpin Klan Luo, Pemimpin Klan Sangguan, Pemimpin Klan Xue, Kakek Buyut, para Tetua semuanya, terimakasih telah bersedia memenuhi panggilanku. Setelah urusanku selesai, aku akan memberikan kalian hadiah yang tidak pernah kalian bayangkan. Mulai darisini, aku akan berjuang sedikit lebih keras untuk membantu kalian semua."
Semua orang mengangguk ringan sambil membalas senyuman Qing Sahndian. Lin Huangli melangkah maju. Dia menepuk bahu Qing Shandian dan berkata, "An'er, Kamu sudah berjuang keras untuk kami. Tanpamu, akan sulit bagi kami untuk mencapai tingkatan kami yang sekarang dengan cepat. Lakukan semampumu. Jangan memaksakan diri."
"Baik, Kakek buyut. An'er mengerti. Kalau begitu, An'er akan mengirim kalian kembali." Sahut Qing Shandian dengan nada tenang, lalu mengibaskan tangannya, membuka portal dunia jiwa.
Beberapa saat kemudian, semua orang telah kembali ke dunia jiwa, hanya menyisakan Qing Yuan dan Lin Lianhua.
Qing Shandian memandangi mereka berdua dengan lekat lalu berkata, "Ayah, Ibu, An'er sangat puas dengan peningkatan kalian. An'er tidak menyangka, jika kalian telah mencapai Saint King dalam waktu sesingkat ini."
"An'er, semua karena kamu yang menyediakan fasilitas dan tempat terbaik untuk menunjang pelatihan kami. Lalu bagaimana denganmu? Kenapa kamu tidak berlatih saja di dunia itu? Dengan begitu, kamu juga akan dengan cepat meningkat bukan?" Ucap Lin Lianhua dengan nada lembut.
"Ibumu benar, An'er. Kenapa kamu menempuh jalan yang sulit?" Sahut Qing Yuan dengan penasaran.
Qing Shandian menatap mereka sambil tersenyum, lalu berkata, "Jalan kultivasi An'er tidak akan semudah seperti ayah dan ibu. Cara tercepat bagi An'er untuk meningkat adalah melalui pertarungan. Semakin banyak An'er membunuh, semakin cepat An'er akan meningkat."
"Apakah harus dengan membunuh?" Sahut Lin Lianhua penasaran.
"Emm.. Hanya itu. Jika mengandalkan meditasi, akan sangat lama bagi An'er untuk menerobos. An'er tidak bisa menjelaskan alasannya pada ayah dan ibu. Yang pasti, An'er tidak akan sembarangan melakukan pembantaian." Ucap Qing Shandian mengangguk ringan ketika dia berbicara.
"Haahh.. Baiklah. Lakukan sebisamu. Jangan memaksakan diri. Kami akan kembali. Lanjutkan perjalananmu yang tertunda." Sahut Qing Yuan sambil menghela nafas tak berdaya.
"Baik. An'er mengerti." Ucap Qing Shandian sebelum melambaikan tangannya, mengirim Qing Yuan dan Lin Lianhua kembali ke dunia jiwa.
...…………………………...
** Bersambung …