Sekar & Raja Phinisi

Sekar & Raja Phinisi
Bab 31, 32 & 33



Shan mencoba mendekati Raja untuk menenangkan bosnya itu. Dia menyodorkan botol whisky yang masih baru untuk Raja.


“Pak, mau saya bukakan whiskynya?” tanya Shan sedikit iba dengan kepedihan Raja. Raja mengusap wajahnya untuk menghapus air mata yang mengalir.


“Jauhkan semua alkohol dariku. Aku mau menyelesaikan membaca hari ini juga.”


“Baik, pak.” Shan menarik tangannya yang memegang botol whisky. Dia melangkahkan kakinya menjauhui Raja lagi. Sedangkan Raja melanjutkan membaca novel bab selanjutnya.


________


📖BAB 31 ‘Love Story Of Sekar’


Hai pembaca setia karyaku di Noveltoon! Maaf ya aku memang jarang up. Sebetulnya aku menginginkan happy ending di karyaku ini. Itulah mengapa aku jarang up karena aku masih menunggu mujizat kebahagian itu datang. Jujur aku masih berharap kisahku bisa bahagia seperti Kasih sahabatku di novelku sebelumnya. Tapi sepertinya kata bahagia itu masih jauh. Atau mungkin aku memang tidak akan menemukan kebahagiaan?


Pernah waktu itu aku melakukan video call dengan sahabatku Kasih yang juga tengah mengandung. Entah mengapa ada rasa iri yang mencuat saat aku melihat betapa perhatiannya suami Kasih. Suami Kasih itu mengusap perut Kasih dan memamerkan betapa harmonisnya kehidupan keluarga mereka. Rasanya aku mau menangis meratapi kehidupanku yang begitu kejam. Aku hanya bisa mengusap perutku dengan tanganku sendiri.


Aku telah mencintai laki-laki yang salah. Laki-laki yang hatinya sudah dimiliki oleh perempuan lain. Yah, mas Raja hanya mencintai Mona dari dulu. Di hatinya tidak pernah ada aku. Aku seharusnya tahu diri dari awal. Aku tidak secantik Mona. Tapi aku yang bodoh ini justru semakin terlena dengan ikatan cinta yang palsu.


Hari-hari ku waktu itu sangat sulit. Bahkan aku pernah berniat untuk aborsi. Aku hampir gila membayangkan masa depan apa yang akan ku jalani. Memiliki anak tanpa sosok suami? Itu membuat pikiranku kacau.


Untunglah dokter Ucy menguatkanku. Dia menyadarkan ku betapa berharganya nyawa yang sedang tumbuh di perutku ini. Nyawa yang belum mengenal dosa. Nyawa yang seharusnya aku jaga.


Semenjak saat itu aku dihantui rasa bersalah karena niat kejamku ini. Setiap menit dan setiap jam aku meminta maaf kepada janin yang tumbuh di perutku ini. Aku berjanji untuk melahirkan anak yang ku kandung… Bersambung…📖


_____


Raja tidak henti-hentinya meneteskan air matanya. Pikirannya semakin kalut membayangkan kehidupan Sekar yang berat karena ulahnya.


Maafkan aku Sekar yang terlambat menyadari isi hatiku untukmu. Aku mencintaimu… Sangat sangat mencintaimu, aku berjanji untuk membuat mu bahagia. Gumam Raja sambil menscroll bab berikutnya.


________


📖BAB 32 ‘Love Story Of Sekar’


Sudah lama aku tidak mengupload pada karyaku ini. Sebenarnya aku menyiapkan hatiku untuk berbagi kisah seram yang pernah ku alami ini.


Aku dipertemukan kembali dengan mas Raja di sebuah hotel di Tarempa. Dia membopongku menuju kamar yang dia tempati. Jujur saat itu ada rasa marah, takut dan rasa senang yang bergulat di hatiku. Mungkin karena aku mengandung anak mas Raja jadi janin yang aku kandung merindukan sentuhan ayahnya. Tapi pikiranku terus menolak dan memberontak untuk menjauhinya karena rasa sakit hatiku yang belum pulih.


Sampai pada akhirnya kami saling cekcok. Aku masih ingat suara lantangnya menyebut diriku ‘Pelacur’. Dan selanjutnya dia menuduh aku hamil dengan laki-laki lain? Hal yang sampai saat ini membekas diingatanku adalah tindakannya memaksa ku melakukan 53k5 an4l meskipun aku sudah mengatakan kalau aku sedang hamil. Aku tidak tahu, monster atau iblis apa yang merasuki diri mas Raja saat itu.


Bahkan sampai sekarang bila aku mengingat hal itu, tubuhku terasa sakit dan dadaku terasa sesak. Aku benar-benar takut untuk bertemu dengannya lagi. Mungkin ini cara Tuhan agar aku lebih mudah mengiklaskan mas Raja untuk mbak Mona. Mungkin aku dan mas Raja memang tidak ditakdirkan bersama. Dari kejadian yang hampir membuat nyawaku melayang bersama janin di perutku ini, aku semakin bertekad untuk membahagiakan buah hatiku.


Aku tidak membutuhkan mas Raja lagi. Aku akan belajar menjadi sosok ayah dan ibu untuk buah hatiku. Bersambung…📖


________


Raja semakin menyesali perbuatan kejamnya kepada Sekar. Andai waktu boleh diputar, rasanya Raja ingin memperbaiki semua kesalahan yang telah dilakukannya.


________


📖BAB 33 ‘Love Story Of Sekar’


Hai untuk pembaca setia kisahku! Sudah 6 bulan lebih aku tidak mengupload apapun di novel ku ini. Maaf ya karena aku menikmati masa-masa kehamilanku.


Setelah banyaknya penderitaan yang aku alami, akhirnya aku berhasil berdamai dengan keadaan. Aku lebih bisa banyak bersyukur dengan apa yang terjadi dalam hidupku. Aku tahu Sang Pencipta Hidup ini tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan kita. Dan aku sungguh-sungguh merasakan hal itu.


Aku merasa sangat senang dengan orang-orang yang berada di sekelilingku saat ini. Mereka memang bukan keluargaku. Mereka hanya orang-orang baik berhati malaikat yang mau berbagi senyuman denganku. Ada pakcik penjual ikan napoleon, ibu susi penjual es jus dan ibu meimei penjual ikan selar yang selalu menghiburku. Termasuk dokter Ucy yang selalu menjaga kesehatanku dan kandunganku.


Terimakasih untuk kalian semua yang berjasa selama masa-masa sulitku. Ku harap suatu hari nanti kalian membaca novel ini. Aku benar-benar berhutang budi kepada kalian.


Sekarang aku sudah melahirkan buah hatiku. Kami akan hidup bahagia. Yah, aku akan memastikan kami akan hidup bahagia dari sekarang sampai seterusnya. Maaf ya novelnya sampai disini dulu. Meskipun tidak ada sosok laki-laki di dalam hidupku, aku sudah bahagia dengan buah hatiku. Sudah dulu ya, buah hatiku sudah Oek Oek minta asi… Terimakasih untuk Noveltoon sudah menjadi teman curhatku… Terimakasih juga untuk semua like, hadiah, vote, favorite dan komentar kalian… Tamat…📖


________


Tubuh Raja semakin lemas setelah membaca novel milik Sekar. Dia baru menyadari betapa kejamnya dirinya kepada Sekar. Masa dimana seharusnya dirinya berada di samping Sekar pada saat masa kehamilan justru Raja gunakan untuk bersama Mona. Penyesalannya semakin dalam membayangkan Sekar berjuang sendirian.


Terimakasih Sekar, kamu sudah melahirkan anakku. Terimakasih kamu sudah menjaganya untuk kita. Aku akan menebus seluruh kebodohanku yang lalu. Tunggu aku disana, aku akan menjemputmu kembali ke sisiku. Raja mulai meregangkan tubuhnya yang tegang setelah membaca novel.


“Shan… Ini handphonemu.” Shan segera menarik senar pancingnya dan menuju Raja.


“Udah selesai bacanya, pak?” tanya Shan sambil mengambil handphonenya.


“Yeah, sudah. Kita akan berangkat ke Tarempa. Sepertinya aku tahu dimana Sekar tinggal,” kata Raja mulai menghisap rokoknya. “Dan kamu… cek seluruh komentar yang menjelek-jelekkan nama saya di kolom komentar novel itu. Saya mau bikin perhitungan ke mereka semua. Paham?”


GLEK!


Mampus lah aku. Padahal aku juga kasih komentar jelek buat bos GILAAK! Gerutu Shan dalam batinnya.


“Em… Tapi pak… Komentar-kementar itu yang justru disukai bu Sekar. Kasihan bu Sekar kalau kolom komentarnya kosong nanti, pak…”


“Hm… Ok fine…” (ok baiklah)


Akhirnya Raja mempercayai kata-kata Shan. Raja mulai menjalankan yachtnya menuju Tarempa tempat dokter Ucy.


Bisa kacau dunia pernovelan di noveltoon kalau dia ngamuk. Untung aja bisa dikibuli… Batin Shan sambil tersenyum memperhatikan bosnya itu.


*****


Bersambung…


*****