REVENGE AND LOVE

REVENGE AND LOVE
PART 6



Cheriel yang melihat Gavin ada dirumahnya, sungguh dibuat terkejut


Ia tak mengerti apa sebenarnya tujuan Gavin sampai ia mendantangi rumahnya.


[Cheriel]


Ngapain lo ke rumah gue?


[Gavin]


Lo gak di ajarin ya? Memperlakukan tamu dengan baik?


Cheriel menatap sinis kearah Gavin, kesabarannya betul betul diuji saat harus berhadapan dengan Gavin.


[Cheriel]


Mending lo langsung to the point aja deh,gak usah basa basi...


[Gavin]


Gue kesini, cuma mampir doang kok


[Cheriel]


What.....


Cheriel benar benar tak habis pikir, jawaban seenteng itu bisa keluar dari mulut Gavin, Cheriel benar benar tak percaya kenapa ia harus dipertemukan dengan cowok seperti Gavin.


[Cheriel]


Kalau lo gak ada kepentingan mendingan lo pulang deh, lagian kita gak kenal juga jadi jangan sok akrab deh...


[Gavin]


Oh....jadi kalau gue mau kerumah lo, gue harus akrab dulu sama lo...


Oke....mulai hari ini lo bakal sering ketemu sama gue dan kita bakal akrab satu sama lain, gimana?


[Cheriel]


Seingat gue, waktu lo jatuh otak lo gak kebentur kan? Jadi pasti lo sehat dong


[Gavin]


Kenapa? Apa gue gak boleh dekat sama lo?


Atauu......cuma sih Rayshaka doang yang boleh dekat sama lo iya....???


Kesabaran Cheriel sudah tak ada lagi, dan ia tak mau meladeni kegilaan dari Gavin lagi.


Cheriel lalu menarik tangan Gavin dan menyeretnya keluar dari rumahnya.


[Cheriel]


Sekali lagi gue bilang ke lo, gue udah gak ada urusan apa apa lagi sama lo, jadi anggap aja kita gak saling kenal OKE...


Cheriel langsung menutup pintu tanpa mau memperdulikan Gavin sama sekali.


Sedangkan Gavin malah tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari Cheriel. Ia berlalu pergi meninggalkan rumah Cheriel dan melesat pergi dengan motor sportnya.


Cheriel masih tidak menyangka jika Gavin akan mendatangi rumahnya,bahkan dengan alasan yang sama sekali gak masuk akal.


[Bunda]


Loh...Teman kamu udah pulang riel?


[Cheriel]


Udah..


Dia Bukan teman riel bund....



Bunda hanya menatap heran ke arah Cheriel.


----------------------------


Ke esokkan paginya


Rayshaka yang ingin menjemput Cheriel untuk berangkat sekolah bersama dibuat terkejut,dengan apa yang dilihatnya di depan rumah Cheriel.


Karena Gavin telah berdiri disebelah motornya tepat di depan rumah Cheriel,seperti sedang menuggu.


[Rayshaka]


Gavin..???


Ngapain tuh anak didepan rumah Cheriel?


Rayshaka lau turun dari mobilnya dan menghampiri Gavin.


[Rayshaka]


Ngapain lo disini ?


[Gavin]


Bukan urusan lo


[Rayshaka]


Lo tau ini rumah siapa?


[Gavin]


Ya kali gue gak tau, terus buat apa gue berdiri disini ?


[Rayshaka]


Punya urusan apa lo sama Cheriel ? Bukannya urusan lo udah selesai


Gavin seolah malas menanggapi ucapan Rayshaka, ia malah sibuk dengan ponselnya ketimbang harus mendengarkan ucapan Rayshaka.


Dan tak lama kemudian Cheriel keluar dari rumah, Cheriel kembali dibuat bingung ketika melihat Gavin kembali lagi kerumahnya.


[Cheriel]


Shaka....


[Rayshaka]


Riel....udah siap?


[Cheriel]


Udah...


[Rayshaka]


Yaudah yukk....


Sontak Gavin yang melihat langsung berdiri menghadang di depan Cheriel & Rayshaka.


[Gavin]


Gue yang duluan sampai disini,seharusnya lo pergi bareng gue


Cheriel semakin dibuat aneh dengan kelakuan Gavin.


[Cheriel]


Sorry....


Kayanya lo harus ke rumah sakit deh, periksain otak lo,gue takut ada yang salah sama otak lo...


Cheriel mengabaikan Gavin dan memilih masuk kedalam mobil Rayshaka,sedangkan Rayshaka hanya tersenyum sinis ke arah Gavin.


Rayshaka & Cheriel pergi meninggalkan Gavin sendiri.


Gavin tak tinggal diam,dengan cepat ia menyusul mobil Rayshaka menuju sekolah.


Setelah mendatangi rumah Cheriel semalam,perasaannya kepada Cheriel semakin jelas,dan Gavin telah yakin akan perasaannya terhadap Cheriel.


Ia telah jatuh cinta kepada Cheriel,hal itulah yang membuat Gavin rela bangun pagi pagi dan langsung menuju rumah Cheriel.


Sesampainya di sekolah,Gavin bertemu ketiga sahabatnya.


[Reymond]


Gue gak salah lihat nih, Gavin ke sekolah sepagi ini...


[Christ]


Kayanya tuh anak salah makan deh


[Nhaya]


Lo berdua bisa gak sih berfikir positif ke Gavin


[Gavin]


Lo bertiga gak bisa kalau gak ribut...


[Christ]


Lo habis kesambet atau salah makan vin, gak biasanya lo sepagi ini kesekolah?


[Nhaya]


Gak usah didengerin vin, oh iya lo udah sarapan belum, kita sarapan ke kantin yukk...



Dan disaat yang bersamaan Rayshaka & Cheriel lewat dan memperhatikan Gavin dan teman temannya. Tapi Cheriel bersikap santai seolah tak mengenal mereka.


[Gavin]


Sorry nhay,gue udah sarapan kok



[Chirst]


Lo ngeliatin si Cheriel sama Shaka segitunya vin?


[Reymond]


Lo suka sama Cheriel ?


[Gavin]


Iya...gue suka sama Cheriel


Ucapan Gavin yang lantang itu membuat ketiga sahabatnya terkejut dan tak mempercayainya.Terutama Nhaya,ia sama sekali tidak percaya jika Gavin menyukai wanita lain.


Sedangkan dirinya lah yang selama ini selalu ada di sisi Gavin.


Rasa kesal,marah & kecewa menjadi satu dalam diri Nhaya,tapi sebisa mungkin ia menutupinya.


Reymond masih tidak percaya dengan ucapan Gavin, sama halnya dengan Christ, tapi ada rasa senang dalam diri Christ mendengar Gavin menyukai Cheriel,karena artinya Nhaya tak punya kesempatan lagi untuk mendekati Gavin.


Ya....Christ memang menyukai Nhaya,tapi Nhaya malah menyukai Gavin. Jika bukan karena bersahabat mungkin hubungan mereka tak akan bisa bertahan sampai saat ini.


Christ hanya bisa menjaga Nhaya dari kejauhan,dan ia hanya bisa berdiam diri saat melihat gadis yang dicintainya itu lebih memperhatikan laki laki lain yang tak lain adalah sahabatnya sendiri.


Bisa dibilang hubungan mereka sangatlah rumit,tapi saat ini Christ bisa bernafas lega setelah mendengar Gavin berkata menyukai Gadis lain.


[Reymond]


Wah....ni anak gesreknya mulai parah deh...


Lo yakin vin ? Bukannya kemarin lo kesel banget sama Cheriel, kenapa sekarang tiba tiba lo bilang suka sama dia ?


[Gavin]


Emang ada masalah kalau gue suka sama dia ?


[Reymond]


Yaaa....gak sih


Tapi setau gue Cheriel sama Shaka tuh dekat banget udah kaya perangko pasti mereka pacaran..


[Nhaya]


Bener kata rey, shaka sama tuh cewek pasti pacaran vin,lo gak ingat gimana paniknya si shaka waktu tuh cewek pingsan ...


[Christ]


Rayshaka sama Cheriel itu gak pacaran...


Mereka cuma dekat,saran gue sih vin lo terus dekatin Cheriel,gue yakin lama kelamaan dia bakal suka juga sama lo..


[Gavin]


Lo bener Christ, thanks bro sarannya..


Gavin dan Christ berjalan bersama menuju kelas mereka.


Sedangkan Reymond & Nhaya lagi lagi dibuat tak percaya pada ucapan Christ.


Karena tak seperti biasanya Christ mendukung semua yang mau dilakukan oleh Gavin.


[Reymond]


Wah....si Christ ikutan gesrek kaya Gavin, yaudah yuk nhay kita kelas...


Reymond & Nhaya menyusul menuju kelas.