Phoenix Emperor

Phoenix Emperor
Chap 94. Jangan membuatku penasaran!



Beberapa hari kemudian.


Suasana di sekte Pilar Cahaya jauh lebih ramai dibandingkan biasanya, karena semua murid dan anggota sekte sedang melakukan persiapan acara pernikahan Yin Feng dan Duan Ling.


Walaupun pada awalnya tidak ada yang menerima pernikahan itu, namun setelah menyaksikan kemampuan Yin Feng dalam turnamen, tidak ada lagi yang berani meragukannya.


Selain semua anggota sekte, para tetua sekte-pun tidak ada lagi yang berani meragukan Yin Feng, khususnya tetua kedua yang telah menjajal kemampuan dan kehebatan Yin Feng.


Selain telah menerima kehadiran Yin Feng, para murid juga banyak yang meminta petunjuk padanya, bahkan ada yang menjadikannya sebagai panutan dalam berlatih.


Aula utama.


"Ling'er, apa dia sudah keluar?" tanya tetua kedua pada Duan Ling yang sedang mengobrol dengan gurunya.


"Sayangnya belum, tetua" jawab Duan Ling.


"Ini sudah beberapa hari, tapi kenapa dia masih bermeditasi?"


"Hahh..." Tetua kedua menghela napas panjang, kekecewaan nampak terukir jelas di wajahnya. "Apa kau tahu kapan dia akan selesai?"


Duan Ling menggeleng pelan, "aku juga tidak tahu, tetua."


"Tetua kedua, beberapa hari ini kau selalu mencari Yin Feng, apa ada yang salah?" tanya Zhu Guang yang mulai bingung dengan sikap tetua kedua.


"Bukan apa-apa, patriark. Aku hanya membutuhkan bantuannya saja."


"Bantuan? Maksudmu?"


"Sebenarnya..." tetua kedua kemudian menceritakan alasan kenapa ia mencari Yin Feng.


Walaupun awalnya tetua kedua tidak bisa menerima kekalahannya, namun pertarungannya dengan Yin Feng saat itu sudah memberikan sedikit pencerahan padanya.


Oleh karena itu, dalam beberapa hari terakhir ini tetua kedua selalu mencari Yin Feng, sebab ia yakin hanya Yin Feng yang bisa membantunya menembus ke ranah yang lebih tinggi.


Namun sayangnya, sampai saat inipun Yin Feng masih belum menyelesaikan meditasinya, dan tidak ada seorangpun yang mengetahui keberadaannya selain Duan Ling.


"Maaf tetua, tapi aku benar-benar tidak ingin mengganggunya" ucap Duan Ling.


"Sudahlah, tidak perlu minta maaf" sahut tetua kedua, kemudian meninggalkan aula utama.


"Kehadirannya membuat suasana sekte ini berubah drastis."


"Maksud guru?"


"Bukankah kau sudah tahu bagaimana sekte ini sebelumnya?"


Jauh sebelum Yin Feng menapakkan kakinya di sekte Pilar Cahaya, suasana di tempat itu benar-benar sangat berbeda dari sekarang, dan setiap harinya selalu saja ada masalah.


Sebelumnya, para murid hanya mementingkan diri sendiri, sangat sombong dan selalu merendahkan orang lain, padahal kekuatannya sendiri masih sangat lemah.


Akan tetapi, setelah menyaksikan pertarungan Yin Feng dengan tetua kedua, sikap mereka langsung berubah dan menjadi lebih giat dalam berlatih serta meningkatkan kekuatan.


"Andaikan saja suamimu itu mau menjadi bagian dari sekte ini, aku pasti sudah mengangkatnya menjadi seorang tetua."


"Guru, dia belum menjadi suamiku" sahut Duan Ling.


"Apa bedanya, bukankah besok kalian akan menikah?"


"I-itu..." Ucapan gurunya itu membuat Duan Ling tertunduk dan tidak bisa mengatakan apapun.


"Pergilah, temui dia. Aku yakin dia sudah menyelesaikan meditasinya."


"Bagaimana guru bisa tahu?" tanya Duan Ling.


"Beberapa saat yang lalu, aku merasakan getaran energi spiritual yang luar biasa" jawab Zhu Guang.


"Benarkah? Kenapa aku tidak merasakannya?"


"Jika kau tidak percaya, pergilah menemuinya sekarang."


Duan Ling mengangguk pelan, lalu meninggalkan aula utama dan bergegas menuju ke tempat Yin Feng berada.


Sementara itu.


"Hahh..." Yin Feng menghela napas panjang seraya membuka matanya. "Hanya satu bintang" gumamnya pelan.


Dalam beberapa hari terakhir, Yin Feng memang fokus bermeditasi untuk meningkatkan kultivasinya, dan ia berhasil meningkatkan level kultivasinya sebanyak satu bintang.


Sebelumnya, kultivasi Yin Feng berada di ranah Emperor bintang lima, setelah bermeditasi selama beberapa hari, kultivasi-nya saat ini meningkat hingga ke bintang enam.


Sebenarnya, ada satu sumber daya yang bisa meningkatkan kultivasinya sebanyak tiga bintang bahkan mungkin bisa menembus ranah, yaitu kristal jiwa milik ular berkepala sembilan.


Namun Yin Feng berniat menggunakan kristal jiwa itu nanti, tepatnya setelah ia menikah, karena ia ingin meningkatkan kekuatan Duan Ling melalui proses kultivasi ganda.


Dahi Yin Feng berkerut saat melihat raut wajah Duan Ling. "Apa ada masalah yang terjadi selama aku bermeditasi?"


"Tidak ada."


"Lalu kenapa..."


"Aku buru-buru ke sini setelah mendengar perkataan guru" ujar Duan Ling memotong perkataan Yin Feng.


"Memangnya apa yang dia katakan?"


"Apa kultivasi-mu meningkat?"


"Jadi begitu..."


Yin Feng tersenyum, ia tidak menyangka jika Zhu Guang bisa merasakan pancaran energi spiritual yang berasal dari dirinya. Padahal ia sudah menyembunyikannya dengan baik.


"Benar! Kultivasi-ku telah meningkat."


"Jadi, berada di ranah apa kultivasi-mu sekarang?"


"Emperor bintang enam" jawab Yin Feng.


"Apa?!"


Duan Ling tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, ia tentu sudah tahu bahwa Yin Feng sangat kuat, namun tidak menyangka jika kultivasi-nya hampir setara dengan gurunya.


"Kenapa kau sangat kaget?"


"Aku hanya tidak menyangka bahwa kultivasi-mu bisa setinggi itu."


"Tenang saja, setelah kita menikah aku akan membantu meningkatkan kultivasi-mu."


"Benarkah? Bagaimana caranya?"


"Mudah saja, kita hanya perlu..." Ucapan Yin Feng langsung terhenti, hampir saja ia mengatakan seharusnya tidak ia katakan.


"Jadi, apa yang harus kita lakukan?"


"Lupakan saja!"


"Jangan membuatku penasaran!" ujar Duan Ling.


"Aku akan memberitahumu nanti."


"Kenapa tidak sekarang?!"


"I-itu..."


Duan Ling kemudian menghampiri Yin Feng, lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Yin Feng. Benar-benar dekat hingga hidung mereka hampir bersentuhan.


Situasi ini membuat Yin Feng tidak bisa berkutik, wajahnya memerah dan jantungnya berdetak kencang, seluruh tubuhnya terasa panah hingga darahnya terasa mendidih.


"Katakan! Apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan kultivasi-ku!"


"I-itu..."


"Katakan!"


"Ku-kultivasi ganda!"


Duan Ling langsung terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun, kali ini justru wajahnya yang terlihat memerah bagaikan sebuah tomat yang telah siap untuk dipanen.


"Dasar mesum!" ujar Duan Ling, lalu pergi meninggalkan tempat itu.


"Duan Ling, tunggu!"


"Hahh..." Yin Feng hanya bisa menghela napas panjang, ia sudah berusaha menghentikan Duan Ling, namun calon istrinya itu sudah sangat jauh dari jangkauannya.


"Semoga saja dia tidak mengatakan hal ini pada orang lain" gumam Yin Feng, lalu meninggalkan tempat tersebut.


Setelah kembali ke sekte Pilar Cahaya, Yin Feng tidak menyusul Duan Ling yang telah kembali ke kediamannya, melainkan pergi menemui Zhu Guang di aula utama sekte.


"Bagaimana hasilnya?" tanya Zhu Guang ketika Yin Feng memasuki aula utama.


"Bukankah anda sudah mengetahuinya?"


"Apakah salah jika aku ingin mendengarnya darimu secara langsung?"


"Tentu tidak, tapi untuk apa menanyakan sesuatu yang jawabannya sudah diketahui? Bukankah akan lebih baik jika membahas hal yang lain?"


"Yang kau katakan memang ada benarnya. Baiklah, silahkan duduk dan temani aku mengobrol."